CINTA DALAM DENDAM

CINTA DALAM DENDAM
BAB 26


__ADS_3

“Ma, apa maksud nya ini?”


Tanya Cellyn terdengar sedikit protes, sedangkan Liliana dan Rachel hanya saling menatap lalu tertawa melihat reaksi wajah Cellyn yang begitu memuaskan, Ya itulah rencana Liliana yang sengaja mendatangkan wanita baru agar Cellyn sakit hati.


“Ayo sayang kita masak untuk Kendra.”


Ucap Liliana pada Rachel dan tentu hal itu membuat Cellyn tidak terima lantaran tugas memasak adalah milik nya terlebih untuk Kendra, tentu ia tidak akan membiarkan siapa pun mengambil hati suami nya atau mendekati suami nya.


“Tidak bisa, aku yang akan memasak untuk suami ku!”


Ucap Cellyn menerobos kedua wanita itu hingga membuat Rachel terjatuh ke lantai, wanita itu meringis lebay padahal tidak begitu keras tapi ia sengaja melakukan hal itu di depan mama Kendra agar Cellyn di marahi oleh Liliana.


“Rachel? Maaf aku tidak sengaja.”


Ucap Cellyn hendak membantu Rachel lantaran ia benar benar tidak sengaja mendorong Rachel, namun wanita itu menolak bantuan dari Cellyn dan memilih menerima bantuan dari Liliana, Cellyn hanya diam menatap Rachel yang mulai berdiri dengan bantuan dari mama mertua nya.


“Ada apa ini?”


Suara bariton seseorang mengalihkan perhatian ketiga wanita itu, ketiga nya kini menoleh pada sumber suara dimana saat ini Kendra berdiri tak jauh dari mereka, melihat keberadaan Kendra tentu saja Rachel dan Liliana tidak ingin melewati kesempatan yang ada, dengan cepat Rachel menghampiri Kendra.


“Kendra, lihat istri mu mendorongku hanya karena aku ingin memasak makanan untuk mu, padahal kita sudah berteman sejak kecil dan tak seharusnya dia cemburu pada ku.”


Ucap Rachel pada Kendra membuat pria itu menatap tajam pada Cellyn yang menunduk, kesal dan terkejut mini Cellyn rasakan kala mengetahui Rachel adalah teman masa kecil suami nya, dan kesal ia rasakan karena ini musuhnya akan bertambah satu lagi.


“Cellyn, tidak semua keluarga ku harus kau musuhi!”


Deg!


Cellyn mengangkat wajah nya menatap Kendra yang kini menatap tajam pada nya, entah mengapa kata kata yang keluar dari mulut Kendra lebih pedas dari pada ucapan mama mertua dan adik ipar nya yang selalu memfitnah nya.


Tanpa kata Cellyn berlari menuju kamar nya, tak hanya sakit hati tapi ia juga malu lantaran Kendra lebih memilih wanita bermuka sepuluh itu dari pada diri nya yang jelas jelas berstatus sebagai istri sah nya.


“Cellyn!”


Pekik Kendra menatap Cellyn yang sudah masuk ke dalam kamar mereka, ada rasa bersalah karena membuat istri nya itu tersinggung padahal ini buka sepenuhnya salah Cellyn lantaran wanita itu juga tidak tahu jika Rachel dan diri nya benar benar akrab sejak dulu.


Kendra memilih untuk mengejar Cellyn namun tangan nya di tahan oleh Rachel yang meminta Kendra untuk tetap berada di sana dengan alasan masih merindukan pria itu lantaran sudah cukup lama tidak bertemu, mau tak mau Kendra akhir nya menurut dan menunda niat nya untuk menyusul Cellyn.


“Maaf karena aku, kau dan istri mu harus bertengkar.”

__ADS_1


Ucap Rachel memelas, tentu itu hanya drama agar Kendra tidak marah pada nya, dan bodoh nya Kendra percaya begitu saja pad Rachel karena memang wanita itu sangat akrab dengan nya dan Kendra juga sudah sangat mengenal sikap nya.


“Tidak usah merasa bersalah karena ini bukan kesalahan mu.”


Ucap Kendra membuat Rachel dengan tidak tahu diri nya memeluk Kendra dengan begitu erat, bukan tanpa alasan ia melakukan itu lantaran ia sempat melihat Cellyn mengintip dari dalam kamar nya membuat Rachel harus mengambil kesempatan yang ada.


“Ya ampun, aku benar benar merindukan mu, lihat lah tubuh mu semakin kekar.”


Ucap Rachel menyentuh dada Kendra yang berbentuk kotak kotak itu membust Cellyn yang sedang mengintip kini mengepalkan tangan nya kesal pada Kendra yang diam saja mendapat sentuhan dari wanita gatal itu.


“Apa dia suka tubuh nya di sentuh wanita lain?”


Gumam Cellyn lalu memilih untuk kembali ke ranjang nya dari pada melihat pemandangan yang membuat mata nya terasa sangat sakit, ingin sekali rasanya melempar vas bunga yang ada di kamar nya itu pada Kendra dan Rachel, Tak lama kemudian Kendra masuk ke dalam kamar nya membuat Cellyn berpura pura membaca majalah.


Kendra kemudian menatap Cellyn yang terlihat fokus dengan majalah di tangan nya lalu menghampiri istri nya itu membuat jantung Cellyn berdetak lebih kencang, entah lah ia masih saja gugup ketika Kendra mendekati nya.


“Maaf.”


Ucap Kendra membuat Cellyn mengangkat wajah nya lalu mengangguk tanpa kata dan kembali menatap majalah yang ia lihat, namun mata Kendra teralihkan pada majalah yang ada di tangan Cellyn, sontak kening nya berkerut kala melihat sesuatu yang aneh di sana.


“Bagaimana bisa kau membaca majalah terbalik seperti itu.”


Cellyn sontak menatap majalah di tangan nya, benar juga majalah yang ia pegang sejak tadi terbalik membuat nya dengan cepat membalik tubuh nya agar majalah itu bisa di baca, benar benar alasan yang tidak masuk akal, kenapa tidak majalahnya saja yang dibalik, kenapa justru tubuh nya yang di balik dengan kaki yang berada di kepala ranjang.


Kendra hanya bisa menahan tawa melihat kelakuan random istri nya itu, lalu memilih untuk segera masuk ke dalam kamar mandi melepaskan tawa yang sejak tadi ia tahan, sengaja ia tidak tertawa di depan Cellyn lantaran tak ingin wanita itu berharap lebih pada nya.


Setelah Kendra masuk ke dalam kamar mandi, kini giliran Cellyn yang merutuki kebodohan nya, entah kenapa otaknya bisa berjalan sejauh itu padahal ada jalan yang lebih dekat kenapa justru memilih jalan yang jauh? Tak lama kemudian Kendra keluar dari kamar mandi dengan handuk yang melilit di pinggang nya.


Cellyn menatap tubuh kekar Kendra, mendadak ia teringat saat Rachel menyentuh dada bidang suami nya itu yang membuat Cellyn kembali kesal, tak tahan mengingat hal itu membuat Cellyn ingin meluapkan rasa tak suka nya.


“Kendra.”


Kendra menoleh kala mendengar suara lembut Cellyn memanggil nama nya, ia kemudian menghampiri Cellyn yang terlihat masih berada di atas ranjang, Cellyn melipat kedua bibir nya kala melihat Kendra di depan mata nya, air yang menetes dari rambut nya benar benar membuat Cellyn tak karuan, Memang ini bukan pertama kali nya ia melihat pemandangan indah seperti ini, tapi biasanya itu terjadi ketika mereka melakukan pergulatan panas, dan tidak untuk saat ini.


“Apa?”


Ucap Kendra membuyarkan lamunan Cellyn, dengan cepat wanita itu mengatur nafas nya lantaran sedikit takut menyampaikan rasa tidak suka nya, mengingat tadi saja Kendra memarahi nya di depan Rachel hanya karena percaya dengan ucapan wanita itu.


“Aku tidak suka melihat mu berdekatan dengan Rachel.”

__ADS_1


Akhir nya ungkapan itu ia ucapkan pada Kendra, namun reaksi pria itu justru membuat Cellyn kesal lantaran tak ada jawaban dari Kendra, ia justru memilih untuk ke walk in closet untuk mengganti pakaian nya, setelah selesai berpakaian Kendra keluar dan kembali berhadapan dengan Cellyn yang menatap nya tajam.


“Cellyn, dengarkan aku, Rachel adalah teman masa kecilku dan kau tidak berhak mengatur ku untuk berdekatan dengan siapapun, jangan terlalu besar kepala hanya karena aku mulai bersikap baik padamu!”


Ucap Kendra lalu segera meninggalkan kamar mereka, Cellyn hanya diam padahal ia hanya ingin mengungkapkan rasa tidak suka nya karena wanita itu benar benar menyebalkan tapi ia justru kembali mendapatkan rasa sakit dari mulut Kendra.


“Apa aku salah karena protes? Aku istri nya jadi wajar jika aku cemburu.”


Batin Cellyn, ia kemudian segera keluar untuk makan malam, salah lebih tepatnya melayani keluarga suami nya untuk makan malam, namun baru saja turun lagi lagi pemandangan tidak enak yang Cellyn dapat kan dimana Rachel tengah melayani Kendra saat ini membuat Cellyn dengan cepat mengambil alih.


“Aku saja, aku istri nya jadi aku lebih berhak!”


Ketus Cellyn pada Rachel membuat wanita itu kembali berdrama dengan menuduh Cellyn masih tidak menyukai nya, tentu hal itu membuat kesal Kendra dengan sikap tidak sopan Cellyn pada Rachel yang berstatus sebagai teman masa kecil nya.


“Cellyn! Jaga sikap mu, dia teman ku!”


Sentak Kendra, Cellyn tak peduli dan tetap melayani Kendra seperti biasanya, jika sudah tentang pelakor Cellyn benar benar tidak akan membiarkan sedikit celah pun untuk pelakor masuk ke dalam hubungan rumah tangga nya.


“Dia cuma teman mu Ken, sedangkan aku istri mu, jika dia benar benar wanita baik maka dia akan sadar diri dimana posisi nya!”


Ucap Cellyn menatap Rachel dengan tajam, jangan tanya bagaimana reaksi wanita itu, jika saja tidak ada Kendra dan Pramudana mungkin ia sudah menarik rambut Cellyn yang benar benar berani mengatai nya tidak tahu diri.


“Dia tahu lebih banyak tentang ku dari pada diri mu, jadi jangan betingkah tidak sopan pada Rache! Ingat itu!”


Ucap Kendra pergi meninggalkan semua orang yang bahkan belum memulai makan malam, semua nya ikut menyusul Kendra meninggalkan meja makan hingga membuat Cellyn merasa bersalah lantaran membuat makan malam kali ini menjadi kacau.


Cellyn segera menghampiri Kendra yang berada di dalam kamar mereka, terlihat jika pria itu tengah duduk di sofa kamar seraya memainkan ponsel nya membuat Cellyn segera menghampiri nya.


“Kendra, maafkan aku.”


“Pergilah, aku sedang tidak ingin melihat wajah mu!” timpal Kendra.


.


.


.


Lebaran pertama Author tetap up, tapi gak tau lebaran kedua nanti, semoga author punya waktu buat up ya, jangan lupa dukungan nya buat Author.

__ADS_1


Selamat hari raya idul Fitri semua🥰


__ADS_2