
Kini Cellyn dan Dellon tiba di sebuah pusat perbelanjaan, kedua nya masuk kedalam toko tas branded mengingat Lucy mengatakan menginginkan sebuah tas membuat Cellyn berniat untuk membeli nya, setelah mendapat kan apa yang ia cari Cellyn kemudian mengajak Dellon pulang mengingat ia mengatakan pada Daddy nya akan segera pulang.
Namun Dellon justru mengajak Cellyn untuk mampir di toko pakaian, bukan kah nanti malam mereka akan ke pesta ulangtahun Lucy? Tentu mereka membutuh kan pakaian untuk itu, dan itu yang sedang Dellon pikirkan, pria itu mengajak Cellyn untuk membeli sebuah dres mengingat Cellyn selalu memakai jeans pendek dan hoodie membuat Dellon mengira jika gadis itu mungkin tidak punya dress sama sekali.
“Tapi Dellon aku tidak butuh.. aku sudah..”
“Jangan banyak bicara, ayo masuk.” timpal Dellon menarik tangan Cellyn masuk ke dalam toko membuat gadis itu mau tak mau harus ikut ke dalam dan mencoba beberapa dress yang Dellon pilih.
Hingga akhir nya sebuah dress sederhana namun terlihat elegan menjadi pilihan Cellyn, bukan pilihan nya sebenarnya melainkan Dellon, selera pria itu tidak begitu buruk menurut Cellyn membuat Cellyn tidak menyesal memilih dress itu.
“Sudah, sekarang kita pulang.”
Ucap Dellon menarik tangan Cellyn keluar dari sana, kedua nya akhir nya memilih untuk segera pulang seperti yang Cellyn inginkan, namun saat akan keluar dari pusat perbelanjaan itu tanpa sengaja Cellyn menabrak seseorang hingga membuat paper bag di tangan nya terjatuh.
“Maaf mas.”
Ucap Cellyn membungkukkak tubuh nya, tanpa melihat orang yang ia tabrak, sedang kan orang itu kini memunguti paper bag milimk Cellyn yang terjatuh dan menyerahkan nya pada gadis itu, Cellyn mengambil paper bag itu lalu mengucap kan terima kasih dan mengangkat wajah nya menatap orang itu.
Ia terdiam menatap datar pada pria yang ada di hadapan nya itu, sama seperti pria itu yang sedang menatap nya datar lalu beralih menatap Dellon yang terlihat menggenggam tangan Cellyn dengan erat.
“Maaf kak.”
Ucap Cellyn pada Kendra, ya pria yang ia tabrak adalah Kendra, seperti biasa mereka akan bertemu di tempat yang tak terduga namun beda nya kali ini Kendra sendirian dan tidak bersama Avika namun Cellyn tidak peduli dan segera mengajak Dellon pergi dari sana meninggalkan Kendra yang terus saja menatap tangan kedua nya yang tengah berpegangan.
Setiba nya di rumah Cellyn di sambut oleh wajah datar sang Daddy yang sudah menunggu kepulangan nya sejak tadi, beruntung Cellyn sudah menyuruh Dellon untuk pulang dengan alasan bersiap siap untuk datang ke pesta ulangtahun Lucy, meskipun pria itu awalnya menolak lantaran ingin menjelaskan semua pada orang tua Cellyn.
__ADS_1
“Sekarang sudah berani membangkang perintah Daddy?”
Cellyn diam seraya menunduk, ia tahu diri nya salah dan ia mengakui nya namun dia menepati janji dengan segera pulang dan tidak mampir kemana pun lagi, namun tentu sang Daddy tidak membutuhkan penjelasan nya itu lantaran bagaimana pun Cellyn memang sudah melanggar perintah Daddy nya.
“Karena kau sudah melanggar perintah Daddy jadi Daddy akan menjodohkan mu dengan anak teman Daddy, malam ini kau tidak boleh kemanapun karena teman Daddy dan keluarga nya akan datang kesini.”
Deg!
Mendengar itu tentu saja Cellyn tidak setuju, bukan hanya karena perjodohan ini melainkan karena malam ini ia harus pergi ke pesta ulangtahun Lucy dan ia tidak mungkin melewati nya karena Lucy adalah sahabat nya lagipula dia sudah membeli kado untuk Lucy.
“Tapi dad, Cellyn harus ke pesta ulangtahun sahabat Cellyn dan Daddy tahu itu!”
Sentak Cellyn kesal, bagaimana bisa Daddy nya dengan gampang meminta nya untuk membatalkan janji Cellyn pada Lucy, padahal sudah jauh jauh hari Lucy datang kerumah nya hanya untuk mengundang nya datang ke pesta ulangtahun Lucy.
“Daddy tidak peduli, kau boleh pergi tapi hanya untuk menyerahkan kado pemberian mu lalu segera pulang, atau kau tidak boleh pergi sama sekali.”
Hingga malam pun tiba Kini Cellyn sudah siap dengan dress yang tadi siang ia beli bersama Dellon, gadis itu kini tengah menunggu Dellon menjemput nya lantaran pria itu memaksa akan menjemput Cellyn meskipun gadis itu sudah menolak.
“Lama sekali dia? Padahal pakai motor kenapa bisa selama ini?”
Gumam Cellyn menatap layar ponsel nya padahal belum lama ia menunggu pria itu tapi ia sudah merasa menunggu terlalu lama, hingga tak lama terlihat satu pesan dari Dellon masuk ke ponsel nya membuat Cellyn segera membacanya.
[Aku sudah sampai di luar rumah mu, apa aku boleh masuk?]
Melihat pesan itu membuat Cellyn segera turun dan keluar dari rumah nya, ia melarang keras Dellon untuk masuk ke rumah nya lantaran takut sang Daddy mengatakan hal yang tidak tidak pada Dellon, Cellyn segera keluar dan menemui Dellon sebelum pria itu masuk ke rumah nya.
__ADS_1
Namun sesampainya di luar Cellyn mengerutkan kening kala melihat bukan motor melainkan sebuah mobil sport mewah yang terparkir di depan rumah nya membuat gadis itu ragu jika itu benar Dellon lantaran selama ini tidak pernah melihat Dellon menyetir mobil.
Tak lama terlihat Dellon yang keluar dari mobil itu menghampiri Cellyn, seketika Cellyn terpaku melihat Dellon yang terlihat sangat tampan menggunakan jas, ini pertama kali nya ia melihat pria itu berpakaian rapi seperti itu.
“Hei, kenapa melamun?”
Ucap Dellon menyadarkan lamunan Cellyn, gadis itu menggelengkan kepala lalu mereka segera berangkat ke pesta ulangtahun Lucy, di sana Cellyn bertemu dengan beberapa teman sekolah mereka yang masih mengingat Cellyn.
Hingga Cellyn lupa jika ia berjanji pada sang Daddy hanya akan datang sebentar, tanpa ia sadari sudah cukup lama ia berada di sana membuat nya segera mengajak Dellon untuk mengantarnya pulang lantaran takut sang Daddy akan marah pada nya.
Dellon pun menurut lalu mengantar Cellyn pulang, sesampainya di depan rumah gadis itu, Dellon menghentikan Cellyn yang akan turun dari mobil nya dan masuk kerumah nya, Dellon menarik tangan Cellyn seraya menatap wajah gadis itu dengan lekat.
“Cellyn... sebenarnya aku menyukai mu, apa kau menyukai ku? Apa kau ingin menjadi kekasih ku? Tidak masalah jika kau belum mencintai ku, aku akan berusaha membuat mu mencintai ku.”
Cellyn mematung mendengar ungkapan perasaan dadakan Dellon, jujur ia tidak tahu bagaimana perasaan nya pada Dellon saat ini, yang jelas ia merasa nyaman berdekatan dengan pria itu membuat Cellyn mengangguk kan kepala nya.
Dellon tersenyum kemudian memeluk tubuh Cellyn, mulai hari ini mereka resmi berstatus sebagai pacar, Dellon kemudian mengucapkan selamat malam pada gadis itu sebelum akhirnya gadis itu masuk ke dalam rumah nya.
“Selamat malam cantik ku.”
Ucap Dellon membuat Cellyn mati matian menahan malu mendengar ucapan Yang sebenarnya sudah terbiasa dia dengar namun kali terasa berbeda lantaran saat ini mereka berstatus sebagai pacar.
“Hati hati.”
Ucap Cellyn lalu segera masuk ke dalam rumah nya, sesampainya di rumah Cellyn sedikit lantaran takut jika Daddy nya akan marah mengingat ia pulang cukup terlambat, Cellyn masuk dengan langkah kecil namun mendadak tangan nya di tarik oleh sang Daddy yang mengajak nya untuk ke sofa.
__ADS_1
“Nah ini putri saya, Cellyn kenalkan ini Kendra putra om pramudana.”
Deg!