Cinta Dan Sang Pemilik Cinta

Cinta Dan Sang Pemilik Cinta
Bab 19


__ADS_3

Waktu terus berjalan, bulan terus berganti hingga tak terasa ujian akhir semester satu telah di selesaikan. Raja tak menyangka akhirnya dirinya bisa kembali meraih juara pertama di kelasnya walaupun ia masih dikatakan murid baru.


“Selamat ya Bang, akhirnya bisa juara satu lagi” ucap Arda memberi selamat.


“Makasih, Kakak juga hebat walaupun juara dua”


Raja dan Arda langsung pulang kerumah, membawa rapot dan juga hadiah yang mereka terima. Tak sabar untuk memberi tahu Baba dan Bunda tentang keberhasilan mereka masing-masing.


Setelah sampai dirumah. Arda langsung mengambil ponselnya dan mengajak Raja menelpon keindonesia.


“Halo Assalamualaikum Ba” ucap Arda setelah sambungan telepon di jawab oleh Zahran.


“Walaikumsalam, ada apa kak ??” tanya Zahran diseberang sana.


“Kakak cuman mau ngasih tau kalau Kakak dan Abang sudah pembagian rapot. Alhamdulillah Abang berhasil juara pertama, tapi Kakak Ar cuman dapat juara 2 Ba, tidak apa-apakan Ba”


“Alhamdulillah kalau begitu. Anak-anak Baba memang semua pintar. Dengar ya Kak apapun keberhasilan yang Kakak dan Abang Raja terima Baba akan selalu bangga”


Arda tersenyum senang, begitupun dengan Raja.


“Makasih ya Ba, oh iya maaf Ba, Kakak dan Abang gak jadi pulang, soalnya liburnya cuman sebentar terus Abang juga pas masuk nanti udah banyak banget tugasnya, kan udah mau ujian” jelas Arda lagi.


“Tidak apa-apa asal kalian berdua sehat terus disana itu Udah bikin Baba dan Bunda bahagia. Ya sudah kalau begitu Baba tutup dulu ya telepon nya sekali lagi selamat atas keberhasilan kalian berdua. Assalamualaikum”


“Walaikumsalam Ba”


Setelah panggilan telepon terputus. Arda dan Raja masuk kekamar masing-masing.


Di dalam kamar Raja kembali mengingat nama Keyla. Selalu nama itu yang menjadi penyemangat nya selama ini. Ingin sekali dirinya kembali mengirim surat tapi rasa takut di dirinya begitu besar.


Takut kalau semua itu mengganggu Keyla. Mengganggu kehidupan Keyla disana.


Padahal tanpa sepengetahuan Raja di Indonesia Keyla juga begitu tersiksa. Selama beberapa bulan terakhir ini ia begitu berharap Raja akan pulang pas libur semester nanti. Keyla masih ingat bagaimana ia bertanya dengan Adel tentang Raja di Turki.


Flasback On..


“Ada apa ya mbak Key ??” tanya Adel saat Keyla meminta nya bertemu.

__ADS_1


“Hmmm, kamu pesan dulu deh, Mbak yang teraktir” ucap Keyla merasa sungkan dengan Adel.


“Maaf mbak. Tapi ini hari Kamis jadi Adel lagi puasa. Mbak Key aja kalau mau pesan makanan. Tidak apa-apa kok”


Keyla sempat tertegun mendengar tutur kata Adel yang begitu lembut. Apalagi saat ini Adel tengah puasa bagaimana bisa semua itu ia tak tau.


“Mbak cuman mau nanya boleh Gak ??” Keyla bicara begitu pelan.


“Nanyain tentang Abang Raja ya ??” jawab Adel yang sudah bisa menebak yang hendak Keyla tanya.


“Eh kok kamu udah tau sih” jawab Keyla dengan tersipu malu.


“Hehe, padahal Adel cuman nebak aja Mbak”


“Ya udah deh kalau kamu udah tau, kabar Raja bagaimana Del ??” Tanya Keyla yang sudah menghilangkan rasa malu nya, toh Adel juga sudah tau apa tujuan nya untuk mengajak Adel bertemu.


“Alhamdulillan Abang sehat. Udah bisa beradaptasi selama sekolah disana. Memangnya Mbak Key gak pernah teleponan ??” Adel memandang wajah Keyla dengan seksama.


Keyla menggeleng karena memang ia tak menyimpan nomor Raja, yang Keyla simpan adalah Nomor lama Raja dulu pernah Keyla mencoba menghubungi Raja di nomor itu tapi nomor nya sudah tak aktif lagi.


“Abang ganti Nomor sih pas pindah ke Turki, tapi Adel punya kok kalau Mbak Key mau” ujar Adel lagi.


“Oh begitu” Adel tampak menganggukkan kepalanya.


“Itu, Raja kira-kira pulang gak pas libur semester nanti ??” tanya Keyla lagi.


“Mungkin pulang Mbak, soalnya Kakak Ar akan pulang”


Keyla tersenyum senang. Itu yang sangat ia harapakan sebelumnya.


Flasback Off..


Dan sekarang sudah libur semester. Keyla benar-benar menunggu Raja semoga Raja beneran pulang dan dia bisa menanyakan tentang kenapa Raja mengirimkan sebuah Baju untuk dirinya.


Berulang kali Keyla mencoba untuk melupakan Raja, perasaan nya kian tumbuh besar. Padahal Keyla begitu ingin melupakan laki-laki itu.


Tok--tok--tok..

__ADS_1


“Key lagi apa ??” tanya Mommy Alya dari luar kamar.


“Bentar Mom” balas Keyla berteriak.


Dengan cepat Keyla membuka pintu kamar.


“Ada apa Mom ??” tanya Keyla lagi.


“Daddy mau ngajakin kita liburan ke Jepang, sekalian Daddy mau lihat perusahaan disana. Key ikut kan ??”


Keyla nampak berpikir, apa yang mesti ia lakukan. Jika Keyla ikut bagaimana kalau Raja pulang ke Indonesia itu berarti mereka tidak akan bertemu. Namun jika Keyla tak ikut alasan apa yang mesti ia katakan pada Kenan dan Alya. Mereka pasti akan bertanya kenapa Keyla tak ikut.


“Kamu berpikir aja dulu, nanti malam kasih keputusan sama Daddy dan Mommy ya !!”


“Memang kapan berangkat Mom ??”


“Lusa Key”


Keyla menghela nafas panjang. Setelah kepergian Mommy ia kembali masuk kedalam kamar.


“Huuu. Mungkin memang aku dan Raja tidak akan bertemu lagi” batin Keyla sedih.


Memang benar menunggu seseorang yang tak kunjung ada kabar sangat lah menyakitkan. padahal Keyla sendiri yang tak mau menyimpan nomor Raja waktu Adel ingin memberikan nya. Coba jika Ia sudah menyimpan nomor Raja mungkin Keyla bisa langsung bertanya apakah Raja akan pulang atau tidak.


Tidak selalu seperti ini hanya menanti kabar dari Raja, yang tak tau akan pulang atau tidak.


Hingga saat waktunya makan malam. Keyla turun kebawah. Dimana sudah ada Kedua orang tuanya dan adik satu-satunya yaitu Zio.


“Bagaimana Key, apa kamu mau ikut ??” tanya Alya setelah Keyla duduk di kursi samping Zio.


“Harus ikut !! mau apa disini sementara Mommy dan Daddy sedang tidak ada di rumah, mau bebas ??” sahut Kenan dengan menantap Keyla dengan tajam.


“Iya Dad Key akan ikut” jawab Keyla pasrah.


“Lusa kita berangkat” ucap Kenan lagi.


Keyla hanya mengangguk sangat berbeda sekali dengan Keyla yang tak senang walau akan liburan kejepang. Zio akan begitu bahagia karena Zio juga bercita-cita ingin meneruskan pendidikan nya di Jepang. Dan juga Zio akan meneruskan perusahaan Kenan yang adai di Jepang.

__ADS_1


Sebenarnya Keyla juga senang bisa liburan bersama keluarga. Hanya saja saat ini ada seseorang yang sedang ia tunggu kepulangan nya.


“Mungkin memang kita tak berjodoh Ja” batin Keyla.


__ADS_2