Cinta Dan Sang Pemilik Cinta

Cinta Dan Sang Pemilik Cinta
Bab 44.


__ADS_3

"Sehebat apa sih suami nya Keyla" gumam Erik.


Ia menatap wajah Keyla dengan seksama, membuat Keyla semakin kesal karena risih dengan tatapan Erik.


"Kalau sudah tak ada keperluan silahkan pergi bapak Erik yang terhormat" ucap Keyla dengan menekankan setiap kalimat yang ia ucapkan. Sangat berharap bahwa laki-laki yang duduk di depan nya itu segera pergi.


"Kalau saya tidak mau" ucap Erik tanpa rasa malu sedikitpun walaupun sudah di usir secara harus oleh Keyla.


Dengan menarik nafas panjang Keyla hendak menjawab kembali ucapan Erik, namun suara nya langsung tertahan di udara saat telingahnya mendengar suara seseorang yang sudah tak asing lagi terdengar.


"Kalau begitu silahkan berhadapan dengan saya" ucap Raja yang entah kapan berdiri di antara Erik dan Keyla.


Serempak Keyla dan Erik memandang kearah Raja.


"Abang" panggil Keyla.


"Oh ini rupanya suami Keyla" sahut Erik yang seperti meremehkan Raja. "Tak sebanding dengan saya" gumam Erik lagi.


Raja tersenyum lalu mendekati sang istri, Hanum yang melihat kedatangan Raja langsung mendekat, ia ingin menyaksikan pertikaian antara Raja dan Erik.


"Pasti seru ni" batin Hanum kemudian.


"Perkenalkan saya Raja, suami dari Keyla wanita yang anda dekati terus menerus" ucap Raja menjulurkan tangan nya namun tak di balas oleh Erik membuat Keyla semakin kesal saja.


Karena tak ada balasan dari Erik, Raja kembali menarik tangannya, lalu melingkarkan di pinggang sang istri.


"Ada keperluan apa Anda menemui istri saya lagi ?" tanya Raja masih dengan nada lembut.


"Saya membutuhkan istri anda untuk membantu saya memenangkan kasus yang saya alami" jelas Erik


"Bukankah sudah ada Hanum yang menjadi pengacaranya ? kenapa harus istri saya ?"


"Saya tidak suka kinerja Hanum, dan saya suka dengan kinerja Keyla"


Raja justru terkekeh, ia kembali menatap laki-laki itu dengan seksama.


"Apa anda tak tau siapa istri saya ?" .


Kali ini Erik membalas menatap Raja "Memangnya siapa Keyla, dia kan hanya seorang pengacara" ucap Erik tanpa pernah memperhatikan nama lengkap Keyla.


Kini mala Keyla yang mencebik, ia menatap Erik semakin tak suka.


"Keyla Adzkia Putri Abraham, anak pertama dari bapak Kenan Putra Abraham. Tidak mungkin kan anda tak mengenal keluarga Abraham" jelas Raja. Ia terpaksa membuka jati diri Keyla karena sudah sangat kesal dengan Erik.


"Ampuni hamba ya Allah karena sudah menyombongkan kekayaan istri hamba" batin Raja penuh penyesalan.


Erik tercengang mendengar siapa Keyla sebenarnya, begitupun dengan teman-teman yang lain sementara Hanum sudah tau karena ia hadir di acara pernikahan Raja dan Keyla.

__ADS_1


"Begitupun dengan suamiku, dia adalah seorang CEO perusahaan Arsalan grup, putra pertama dari Ustadz Zahran" Sahut Keyla.


"Astaga aku berhadapan dengan orang yang salah" batin Erik.


Tanpa mengucapkan satu katapun Erik langsung pergi meninggalkan Raja dan Keyla, membuat Keyla tersenyum senang.


"Astaghfirullah" gumam Raja.


"Kenapa kamu bilang tentang Abang sih Neng" Raja menatap wajah istrinya.


"Kan Abang duluan yang membuka jati diri Key, ya udah kita buka sama-sama biar mereka gak ada yang berani deketin Key atau Abang"


Raja menggelengkan kepalanya, ia juga terpaksa melakukan semua itu.


"Tapi kok Abang bisa di sini ?" tanya Keyla tak mengerti.


"Iya tadi Abang ada perlu dikit sama kamu makanya Abang kembali"


"Ada apa Bang ?".


"Bicara di luar yuk".


Keyla mengangguk, ia mengikuti langka sang suami.


"Ada apa Bang ?" tanya Keyla setelah keduanya sudah di depan kantor.


"Abang mau pamit" ucap Raja tiba-tiba.


"Abang mau lihat pembangunan di kampung kuning, kebetulan perusahaan Abang bekerja sama dengan itu, dan hari ini seluruh investor di suruh mengecek lokasi pembangunan" jelas Raja.


"Berapa hari Bang ?"


"3 hari, jika semuanya sudah beres Abang langsung pulang"


Keyla menunduk, air matanya sudah membendung di kelopak matanya, rasanya tak ingin jika suaminya pergi sangat berat jika harus berjauhan seperti ini.


"Neng" panggil Raja dengan lembut.


"Kalau Key tak membiarkan Abang pergi, apa Abang akan tetap pergi ?"


Terdengar helaan nafas panjang dari Raja "Maaf Neng, tapikan Abang jadi pemimpin baru sebentar, ini juga hal pertama bagi Abang ikut bekerja sama membangun gedung, jadi dengan berat hati Abang akan tetap pergi"


Keyla mendongak menatap wajah suaminya dengan seksama, mungkin ia terlalu egois jika melarang Raja pergi karena Raja adalah seorang pemimpin, sama seperti Daddinya yang selalu pergi meninggalkan sang Mommy.


"Ya sudah Key izinin, Abang hati-hati di jalan" ucap Keyla dengan berat hati.


"Iya Sayang, kamu juga jaga diri baik-baik ya di rumah, kabarin Abang kalau ada apa-apa. Nanti Abang telepon Zhalfa buat nemenin kamu di rumah kalau Adel sudah kembali ke jogja" jelas Raja.

__ADS_1


"Iya Bang" tak ada kata lain yang harus Keyla katakan selain iya.


Raja mengulurkan tangannya "Abang pergi, hati-hati di rumah" ucap Raja.


Keyla menerima punggung tangan sang suami lalu menempelkan keningnya disana. Sekuat tenaga Keyla menahan air matanya supaya tak jatuh.


Ia pasti bisa karena Raja juga hanya pergi selama 3 hari, Keyla yakin kalau Raja bisa menjaga hati dan akan pulang dengan selamat.


"Assalamualaikum" ucap Raja.


"Wa'alaikumsalam Bang" balas Keyla


Sebelum pergi Raja mencium kening istrinya, lalu masuk kedalam mobil dimana David sudah membukakan mobil untuknya.


Lambaian tangan Raja masih bisa di lihat oleh Keyla, lalu hilang karena mobil Raja sudah menyatu dengan yang lainnya.


"Jaga suami ku Ya Allah, pulangkan ia dengan keadaan baik-baik saja" doa Keyla dalam hati.


Dengan langka yang teramat lemas Keyla kembali masuk kekantor, ia terkejut melihat teman-temannya sedang berkerumun di mejanya.


"Kalian ngapain ?" tanya Keyla bingung.


"Kita hanya ingin foto sama keturunan keluarga Abraham Key, kalau saja kita tau dari dulu udah lama kita minta foto bareng" balas Raisa


Keyla tersenyum, ia mendekati teman-temannya. Inilah yang Keyla tak suka jika semua orang tau tentang siapa dirinya, karena Keyla akan mendapatkan teman yang hanya memandang status nya saja.


Dulu saat semua orang tak tahu siapa Keyla, teman-temannya jarang tersenyum ramah bahkan ada yang terang-terangan menampakan kebenciannya. Tapi hari ini setelah mereka tau kalau Keyla keturuan dari keluarga Abraham ia di perlakukan layaknya seorang ratu.


"*Biar kita aja Key !"


"Udah kamu duduk aja disana kita yang ngerjain semua ini"


"Makan bareng yuk Key*"


Dan semua itu membuat Keyla jengah karena pada akhirnya mereka semua berkata.


"Bantuin kita supaya dapat kerja di perusahaan Abraham grup dong Key, kita pingin banget kerja disana, gajinya besar dan perusahaan terhebat juga"


-


-


**LIKE DAN KOMEN.


ADD FAVORIT


RATE BINTANG LIMA

__ADS_1


KASIH HADIAH. ( KOPI / BUNGA )


KASIH VOTE JUGA**


__ADS_2