
"Abang dimana ?" teriak Keyla masih didalam kamar.
Keyla membuka pintu kamar, ia melihat suasan rumah yang sepi. Hal utama yang Keyla lakukan adalah mengecek ruang kerja sang suami. Namun hasilnya tetap sama Raja tidak ada di tempat.
"Abang kemana sih ? gak biasanya Abang pergi tanpa pamit" gumam Raja.
Walau ragu Keyla mencoba turun kelantai bawah. Ia ingin mengecek dapur siapa tau Raja ada disana, dengan sangat pelan Keyla menuruni setiap anak tangga. Sepi dan gelap hingga membuat Keyla merinding ketakutan.
"Abang"
"Abang dimana ?"
Keyla masih berusaha memanggil suaminya, sementara Raja yang mendengar panggilan dari sang istri langsung tersenyum. Ia sebenarnya khawatir saat Keyla menuruni tangga takut kalau Keyla jatuh.
"Maafin Abang ya sayang !" batin Raja.
Kedua orang tua Keyla pun sudah bersiap untuk bernyanyi dan menerbangkan balon-balon yang sudah di tiup.
Setelah ada kode dari Raja, lampu ruang tengah menyalah membuat Keyla terkejut, di susul dengan kehadiran Momy dan Daddi sambil menyanyikan lagu selamat ulang tahun.
*Happy Birthday to you
Happy Birthday To you.
Happy Birthday-Happy Birthday, Happy Birthday To you*.
Keyla sampai menutup mulutnya karena kaget dengan kehadiran kedua orang tuanya, apalagi melihat sang suami membawa kue ulang tahun yang lilinya sudah menyala.
"Selamat ulang tahun istriku" ucap Raja.
Mata Keyla mendadak berkaca-kaca, ia tak menyangka bahwa akan mendapat kejutan seperti ini.
"Makasih Bang ! ternyata Abang ingat ulang tahun Key"
"Gak mungkin Abang lupa"
"Ayo tiup lilinnya Nak ! jangan lupa berdoa dulu" sahut Momy
Keyla memejamkam matanya, ia berharap dengan bertambah usianya sekarang dapat menjadi lebih baik lagi, bisa menjadi istri dan ibu yang baik untuk anak nya kelak. Dan semoga ia selalu di beri kesehatan sehingga bisa terus menemani suaminya.
Setelah menyampaikan harapannya, Keyla meniup lilin yang memyala dengan terang.
"Selamat ulang tahun sayang nya Momy" ucap Momy sambil memeluk tubuh Keyla.
"Makasih Mom"
"Selamat ulang tahun Anak Daddi"
"Makasih Dad"
Begitu juga dengan Ibra, Pak Asep dan Bi Lastri yang mengucapkan selamat ulang tahun pada Keyla, mendoakan ibu hamil itu supaya sehat sampai lahiran nanti.
Setelah semuanya selesai barulah Raja yang memberi kata selamat, ia memeluk tubuh istrinya dengan erat sembari berkata.
__ADS_1
"Selamat ulang tahun sayang, sehat selalu dan tetap setia dengan Abang. Tetap mencintai Abang sampai kapanpun dan menemani Abang sampai tua. Terima kasih sudah mengandung anak Abang. I Love You" ucap Raja.
Tes....
Air mata Keyla menetes dengan deras, ia begitu terharu dengan ucapan sang suami, kepalanya terus mengangguk di pelukan Raja.
"Sampai kapanpun Key akan mencintai Abang, Key gak akan pernah ninggalin Abang"
Daddi Momy menjadi terharu dengan keromantisan anaknya, seolah semua itu mengingatkan dengan masa muda mereka.
"Ya sudah ayo makan kuenya !" ucap Momy.
Keyla melepaskan pelukannya, lalu terkekeh sambil menyusut air mata nya.
"Momy yang potong kue nya !" titah Keyla.
"Loh kok Momy sih ? kan yang ulang tahun kamu"
"Iya enggak papa lah Mom, Key ingin di suapin lagi sama Momy"
"Dasar manja"
Semua yang ada disana menjadi tertawa, sayangnya tidak ada Bunda dan adik-adik Raja serta Zio yang ikut. Seandainya mereka ada pasti akan sangat ramai malam ini.
ππππππ
"Mas, Mas Afdhal" Adel menggoyangkan tubuh suaminya.
Afdhal menggeliat, ia membuka mata dan menatap sang istri "Ada apa Sayang ?" tanya Afdhal dengan suara serak.
"Jam berapa sekarang ?"
"Jam 02 Mas"
"Ya sudah kamu duluan berwudhu baru Abang"
Adel mengangguk, ia melangkahkan kakinya menuju kamar mandi yang terletak di samping dapur. Memang rumah Afdhal tak sebesar rumahnya yang ada di Jakarta, tapi Adel tetap bahagia ia ikhlas menerima semuanya.
Menikah dengan Afdhal adalah pilihan Adel, jadi apapun yang terjadi ia akan bertahan.
"Kalau Mas ada rezeki lebih kita buat kamar mandi di kamar ya, biar sama seperti kamar kamu di Jakarta"
Begitu kata Afdhal waktu pertama kali ia datang kerumah ini, Adel tau suaminya pasti akan berusaha untuk membahagiakan dirinya.
Selesai mengambil Wudhu Adel kembali kekamar, namun ia tak sengaja mendengar suara seseorang yang mengaji, langka kaki Adel berhenti sejenak ia meresapi setiap bacaan yang di bacakan oleh adik iparnya itu.
"Sehat terus ya dek" gumam Adel.
Setelah itu barulah ia masuk kekamar, Adel membentangkan Sajadah dan menunggu suaminya selesai berwudhu, barulah mereka akan melaksanakan sholat berjama'ah.
Setiap selesai sholat malam hal utama yang Adel lakukan adalah mendoakan Baba Zahran, berharap setelah ini rasa rindunya akan sedikit terobati.
ππππππ
__ADS_1
Pagi kembali datang, namun ternyata pagi ini cuacanya tak secerah kemaren, awan hitam kerap menutupi langit yang cerah, bahkan tak ada cela sedikitpun akan datanganya sinar matahari.
Usai melaksanakan sholat Subuh, Keyla kembali tidur padahal Raja sudah melarang karena tidur sehabis subuh tidak baik. Namun karena terlalu mengantuk Keyla tak menghiraukan ucapan suaminya.
"Sayang" panggil Raja dengan suara pelan.
"Bangun dulu, Abang mau berangkat kerja nih"
Keyla menggeliat, perlahan matanya terbuka walaupun masih sangat berat. Ia menatap sang suami yang sudah siap dengan pakaian kerjanya.
"Abang, udah mau kerja" tanya Keyla dengan suara serak khas bangun tidur.
"Iya Sayang, makanya bangun dulu !"
"Ngantuk Bang"
"Tahan sayang, tidur pagi-pagi itu gak baik loh"
Keyla tersenyum "Lagian ini salah Abang karena ngajakin Key begadang semalam"
"Lah kok Abang yang salah sih ? kan kamu yang bangun"
"Iiihh ngeselin" Keyla memukul lengan sang suami.
Raja menjadi terkekeh, dan beberapa saat kemudian Raja mendaratkan sebuah ciuman di kening istrinya. "Yuk bangun dulu Abang punya sesuatu untuk kamu"
Memang semalam Raja belum memberikan hadiah ulang tahun untuk istrinya, kalung yang ia beli kemaren masih terbungkus rapih.
"Apaan Bang" tanya Keyla penasaran.
"Makanya bangun dulu !"
Keyla menurut, ia mendudukan diri di atas kasur. Kedua tangannya mengucek mata supaya penglihatannya tak terlalu kabur.
Kemudian Raja duduk di hadapan Istrinya, ia mengeluarkan kotak merah di dalam saku jasnya.
"Nih hadiah ulang tahun untuk istri Abang tersayang" ucap Raja dengan lembut.
"Ini benar buat Key ?"
Raja menjawab dengan anggukan "spesial untuk istri Abang tersayang"
"Ya Allah makasih Bang, makasih banget"
"Sama-sama Sayang"
"Boleh di buka ?"
"Tentu, kan milikmu"
Keyla membuka kotak merah berbentuk hati tersebut, matanya langsung berbinar saat melihat sebuah kalung yang begitu cantik, Keyla tau kalau kalung ini adalah keluaran terbaru dan hanya ada satu di dunia.
"Masya Allah cantik sekali Bang"
__ADS_1
"Tapi masih cantikan istri Abang kok"