Cinta Dan Sang Pemilik Cinta

Cinta Dan Sang Pemilik Cinta
Bab 32-Fitting baju pengantin


__ADS_3

Hari ini Bunda Zenia akan membawa calon menantunya untuk pergi ke butik, karena Raja tidak bisa menemani Keyla.


Sebelum berangkat Bunda Zenia menelpon Keyla terlebih dahulu.


"Assalamualaikum Bunda" suara Keyla di seberang sana terdengar sangat sopan dan begitu lembut membuat Bunda Zenia tersenyum.


"Wa'alaikumsalam Nak, bagaimana kabarnya ?"


"Alhamdulillah Key baik Bun, Ada apa ya Bun ?"


"Hari ini Bunda mau ngajakin Keyla fitting baju, apa Keyla tidak sibuk"


"Tidak Bun, baik Bun dimana tempatnya ?"


"Di Allisha Pengantin. Key tau kan ?"


"Iya Bun, Key tau"


"Bunda tunggu disana ya !"


"Baik Bun Key akan segera berangkat"


"Hati-hati ya Key ! Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam Bunda"


Setelah panggilan terputus Bunda Zenia langsung bersiap untuk ke tempat Fitting baju pengantin.


Raja yang memang belum berangkat mendekati sang Bunda.


"Bun nanti di tanya dulu kalau Key gak suka sama baju pilihan Abang suruh Key aja yang milih sendiri" ucap Raja.


"Iya Nak, bunda ngerti kok"


"Abang udah pilih semua kok baju untuk akad sama resepsi"


Bunda Zenia kembali mengangguk, ia tersenyum melihat Raja begitu antusias dalam menyiapkan pernikahan nya.


Dengan di antar sang sopir Bunda Zenia sudah tiba di Allisha Pengantin. Sebuah toko baju yang begitu mewah dan sangat terkenal. Di toko itu hanya menyediakan pakaian pengantin dari yang biasa sampai yang paling mewah.


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


"Mom aku pergi dulu" ucap Keyla tampak buru-buru karena gak enak sudah di tunggu oleh calon mertuanya.


"Hati-hati" jawab Mommy Alya dengan sedikit berteriak karena kini Keyla sudah di ambang pintu hendak keluar.


Keyla mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang, ia akan selalu mengingat pesan Raja untuk selalu berhati-hati.


Beberapa menit kemudian Keyla sudah berhenti di depan toko yang di beritahukan oleh Bunda Zenia. Ia dapat melihat Bunda Zenia sedang berdiri di depan toko mungkin menunggu dirinya.


"Assalamualaiukum Bun" ucap Keyla dan langsung menyalami tangan Zenia dengan sopan.


"Waalaikumsalam"


"Maaf Bun lama"

__ADS_1


Bunda Zenia menatap Keyla dengan tersenyum "Tidak apa-apa ayo masuk"


Keyla mengangguk kemudian mengikuti langkah kaki Bunda Zenia kedalam toko, di sana mata Keyla terbelalak kagum karena melihat begitu banyak gaun pengantin yang sangat mewah.


Seketika Keyla tersenyum simpul karena sebentar lagi ia yang akan memakai di antara deretan gaun itu dan bersanding dengan orang yang paling ia cintai.


Seorang pria dengan tubuh bergemulai mendekati mereka. Ia tersenyum dengan ramah ke arah Bunda Zenia dan Keyla.


"Masya Allah, akhirnya Ustadzah datang juga" seloroh pria itu.


"Pasti datang dong kan mau lihat gaun yang udah dipesan sama anak saya" balas Bunda Zenia.


Keyla sedikit terkejut mendengar kalau Raja sudah memesan gaun pernikahan mereka. Rasa bahagia ia rasakan lagi.


"Ya sudah ayo di lihat di jamin langsung suka" pria bertubuh gemulai itu mengajak mereka berdua untuk melihat gaun yang dipesan sama Raja.


"Ini pesanan Abang sendiri Key, ia yang ingin gaun nya di bentuk seperti itu" bisik Bunda Zenia.


"Semoga kamu suka ya, tapi kata Abang kalau Key gak suka bisa cari lagi" ucap Bunda Zenia lagi.


Keyla hanya menjawab dengan anggukan, ia semakin tak sabar untuk melihat gaun yang di pesan oleh Raja.


"Ini dia gaunnya,, yang ini" pria bertubuh gemulai itu menunjuk gaun yang di sebelah kanan. "Untuk akad nikah"



"Terus yang itu" kemudian menunjuk gaun yang kirinya "Untuk resepsi"



Keyla mendekati dua pasang gaun itu, sangat cantik dan mewah, Ia langsung tersenyum karena Raja ternyata bisa juga memilih gaun yang bagus.


"Ada lagi ?" tanya Bunda Zenia mewakilkan Keyla yang hendak bertanya tentang itu.


"Ada dong, tapi yang ini khusus untuk Neng Cantik katanya." Ucap Pria gemulai itu.


Keyla langsung tersipu malu mendengarnya, Tapi panggilan Neng Cantik yang Raja ucapkan entah kenapa sesuatu banget untuk Keyla.



"Ini gaunya, kata Bang Raja ini buat ganti jika nanti ada hal yang tak terduga terjadi"


Sekarang Keyla bergeser dan mendekati satu gaun yang masih terpajang.


"Kenapa semuanya warna putih Bun ?" tanya Keyla.


"Kata Abang hari itu akan menjadi hari suci untuk kalian dan hari yang baru untuk kehidupan kalian, makanya Abang ingin semuanya warna putih yang akan selalu suci seperti cinta Raja dan Key" jelas Bunda Zenia membuat Keyla kembali tersipu malu.


"Bagaimana Neng cantik, apa puas dengan gaunnya atau mau ada yang di rubah ?"


"Saya suka banget tak perlu ada yang di ganti" jawab Keyla yakin.


Bunda Zenia tersenyum di balik cadarnya "Nanti pakai hijab ya Key pas akad dan resepsi apa Key tidak apa-apa"


"Tidak Bun, maaf sekarang Key belum terbiasa berhijab"

__ADS_1


Bunda Zenia mengelus rambut Keyla yang panjang "Tidak apa-apa Nak, nanti ada saatnya Key akan menutup aurat"


Sehabis Fitting baju pengantin Bunda Zenia dan Keyla langsung kembali dan gaunnya akan di kirim sebelum akad nikah di laksanakan.


"Mau kemana dulu Key ?" tanya Bunda Zenia.


"Terserah Bunda saja, Key ikut" jawab Keyla sopan.


"Baik, yuk temani Bunda belanja bulanan mau gak ?"


Dengan semangat Keyla mengangguk "Mau Bun"


"Satu mobil saja bagaimana ?" tanya Bunda Zenia lagi.


"Ya sudah mobil Key tinggal aja Bun nanti biar di jemput sama sopir" jawab Keyla lagi.


"Ya sudah ini Key saja yang bawa mobilnya"


Keyla langsung menerima kunci mobil yang di berikan Bunda Zenia, setelah itu keduanya masuk kedalam.


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


Sore hari Keyla sudah kembali kerumah ia terus tersenyum karena hari ini Keyla merasa sangat bahagia.


"Kesambet apa kak" seloroh Zio


"Apa sih kepo aja jadi orang" jawab Keyla kesal.


Keyla masuk kekamarnya, dan langsung mendapatkan ponsel berbunyi.


"Assalamualaikum Neng cantik" ucap Raja di seberang sana membuat Wajah Keyla kembali berbunga-bunga.


"Walaikumsalam Abang"


"Bagaimana tadi Neng, senang gak ?"


"Senang banget"


"Alhamdulillah kalau begitu, gaunnya suka gak Neng ?"


"Suka Bang, ternyata Abang pintar juga ya milih gaun"


"Untuk Neng cantik mah apa aja, cuman milih gaun doang"


Keyla terkekeh, Ia menjadi rindu dengan laki-laki itu, rasanya sudah gak sabar nunggu bulan depan untuk akad nikah dan memiliki Raja sepenuhnya.


"Ya sudah, Abang mau mandi dulu, jangan lupa tersenyum Neng"


"Iya Abang, Key juga mau mandi"


Setelah panggilan terputus, Keyla langsung menyambar handuknya dan masuk kekamar mandi.


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


---

__ADS_1


Hai para rieder jangan lupa like dan komen ya !


kasih hadia yang banyak supaya novel ini nangkring di beranda !!


__ADS_2