Cinta Dan Sang Pemilik Cinta

Cinta Dan Sang Pemilik Cinta
Lagu untuk Neng Cantik


__ADS_3

Para tamu sudah tak banyak lagi naik keatas panggung, ini menjadi kesempatan Raja untuk menyanyikan sebuah lagu untuk sang istri tercinta.


"Tunggu sini ya Neng !" bisik Raja.


"Abang mau kemana ?" tanya Keyla.


"Sebentar saja janji gak akan lama"


Akhirnya Keyla hanya menganggukan kepalanya, membiarkan sang suami meninggalkan dirinya, entah kemana Raja pergi.


Mata Keyla terus mengamati langka kaki sang suami untuk naik kebaikan musik, Seketika Keyla teringat kalau tadi Raja akan bernyanyi.


"Abang mau nyanyi apa ?" gumam Keyla.


Raja sudah mengambil Mix nya, kemudian berbisik pada pemain musik supaya memainkan musik untuk lagu yang akan ia nyanyikan.


"Ehmm-Ehmm" Raja mulai berkata membuat para tamu yang hendak makan atau yang baru mengambil makanan terhenti seketika. Mereka semua memandang kearah panggung dimana Raja sedang berdiri dengan gagahnya.


"Assalamualaikum warahmatullah hiwabarakatuh" ucap Raja dengan suara hasnya.


"Waalaikumsalam" jawab para tamu serempak.


"Saya disini akan menyanyikan lagu khusus untuk orang yang saya sayangi, yaitu istri saya Keyla" ucap Raja sambil menatap sang istri yang kini sedang menatapnya juga.


"Semoga kamu suka Sayang, Bismillah"


Wajah Keyla langsung bersemu merah mendengar kata 'Sayang' yang Raja ucapkan.


Kemudian musik mulai di petik, mengiringi suara Raja yang begitu merdu.


Tuhan memberikanku cinta


untuk ku persembahkan hanyalah padamu


Dia anugerahkanku kasih


hanya untuk berkasih berbagi denganmu


Raja mulai bernyanyi, hingga suara merdunya berhasil membuat semua orang langsung terdiam seketika. Hening tak ada suara melainkan suara Raja dan musik pengiring.


Atas restu Allah ku ingin milikimu


ku berharap kau menjadi yang terakhir untukku


restu Allah ku mencintai dirimu


ku pinang kau dengan Bismillah


Hampa terasa bila ku tanpamu


hidupku terasa mati jika ku tak bersamamu


hanya dirimu satu yang aku inginkan


ku bersumpah sampai mati hanyalah dirimu (hanyalah dirimu)


Atas restu Allah ku ingin milikimu


ku berharap kau menjadi yang terakhir untukku


restu Allah ku mencintai dirimu


ku pinang kau dengan Bismillah


Atas restu Allah ku ingin milikimu


ku berharap kau menjadi yang terakhir untukku


restu Allah ku mencintai dirimu


ku pinang kau dengan Bismillah


(Catatan : Mending saat baca bab ini di saran kan sambil mendengarkan lagu yang berjudul 'Kupinang Kau Dengan Bismillah' )

__ADS_1


Mata Keyla mendadak berkaca-kaca, ia tak menyangka jika sang suami bisa seromantis ini.


Hingga tak berapa lama Raja sudah kembali keatas pelaminan.


"Jelek ya suara Abang ?" ucap Raja


"Bagus Bang, bagus banget" balas Keyla.


Raja mengu lum senyumnya "Makasih Sayang"


Untuk kedua kalinya wajah Keyla kembali bersemu merah saat mendengar kata Sayang yang Raja ucapkan.


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


Suara Adzan maghrib yang berkumandang menjadi tanda selesainya acara resepsi pernikahan Raja dan Keyla.


Untuk malam ini Raja dan Keyla menginap di hotel yang sudah di siapkan oleh Raja, itulah yang tadi Raja katakan pada David.


"Kita mau kemana Bang ? kenapa gak pulang kerumah aja ?" tanya Keyla saat sang suami membawanya ke hotel bintang lima.


"Malam ini kita nginap disini dulu ya !" balas Raja dengan lembut.


"Baiklah"


Didepan lobi hotel David sudah menunggu.


"Mari saya antar tuan" ucap David sopan.


"Makasih Vid"


Hingga mereka sampai di depan kamar, David langsung membuka pintu tersebut, dan tatapan Keyla langsung kagum saat melihat kamar itu mewah dan wangi.


"Bang, ini mewah sekali" ucap Keyla.


"Neng suka ?" tanya Raja..


Keyla mengangguk "Suka banget Bang, makasih Ya!"


"Apapun akan Abang lakukan untuk membahagiakan kamu"


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


Kembali kegedung Resepsi..


Setelah melaksanakan sholat maghrib di masjid sekitar Zhalfa hendak kembali menemui kedua orang tuanya, namun saat akan memasuki gedung Zhalfa tak sengaja menabrak seseorang, hingga membuat Zhalfa jatuh sedangkan pria yang di tabrak baik-baik saja.


"Maaf Nona, apa anda tidak apa-apa ?" tanya laki-laki itu, ia hendak menyentuh Zhalfa namun keburu Zhalfa menghindar.


"Saya bisa sendiri jadi tolong jangan sentuh saya !" ucap Zhalfa sedikit ketakutan.


"Ok-Ok saya tidak akan menyentuhmu" balas pria itu lagi.


Zhalfa berdiri.


"Saya Kaisar siapa namamu" ternyata Pria yang Zhalfa tabrak adalah Kaisar.


"Zhalfa" balas Zhalfa namun tak membalas jabatan tangan Kaisar, ia hanya mengantupkan kedua tangan nya didada.


"Dek ngapain disini ?" suara seseorang membuat Zhalfa langsung menatap kesumber suara


"Kak Ar" Zhalfa langsung berlari mendekati Arda.


"Tadi adik Anda tak sengaja menabrak saya" jelas Kaisar yang melihat tatapan Arda.


Arda langsung khawatir "Kamu gak apa-apa kan dek ?" tanya Arda.


Zhalfa menggelengkan kepalanya dan tersenyum "Alhamdulillah aku gak papa kak"


Terdengar kelegaan di diri Arda "Ya sudah ayo ke tempat Baba dan Bunda, mereka udah nungguin" ajak Arda.


Namun sebelum meninggalkan tempat Arda memandang wajah Kaisar "Maafkan karena adek saya menabraka anda Bang" ucap Arda.


"Yes, no problem" Balas Kaisar.

__ADS_1


Setelah Arda dan Zhalfa pergi, Kaisar tersenyum penuh arti.


"Ternyata dia adiknya Raja, cantik sangat cantik. Gue gak tau kalau Lu punya adik secantik dia" batin Kaisar.


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


Kembali ke Hotel.


Setelah berganti pakaian, Raja dan Keyla duduk di atas ranjang dengan perasaan canggung.


"Aduh kenapa mendadak gugup begini" batin Raja.


"Ya Allah apa malam ini Abang akan meminta hak nya"


Keduanya terlarut dengan pikiran masing-masing.


"Bang"


"Neng"


Ucap kedua serempak. Membuat mereka terkekeh bersama.


"Kenapa Neng ? udah ngantuk ya ?" tanya Raja.


"I--ya Bang" jawab Keyla berbohong.


"Ya sudah tidur yuk !" ajak Raja.


"Hh-anya tidur Bang ?"


"He.em, memangnya mau ngapain ?"


Keyla langsung menggeleng, tidak mungkin ia akan menjelaskan tentang ritual yang sering terjadi pada sepasang suami istri.


"Sini tidur sini !" Raja menepuk bantal sebelahnya.


"Baik Bang"


Dengan degup jantung yang bergemuruh kedua nya berbaring terlentang, mata mereka masih nyalang dan menatap langit-langit kamar mereka.


"Neng" panggil Raja.


"Iya Bang ?" jawab Keyla.


"Kalau Abang minta haknya Abang malam ini kira-kira Neng bersedia gak ?" tanya Raja hati-hati.


Deggg.


Keyla langsung terdiam, bersedih gak ya ? batin Keyla.


Tapi jika ia menolak Keyla akan sangat berdosa, namun malam ini dirinya masih sangat gugup.


"Kalau belum tidak apa-apa Neng, Abang paham kok" ucap Raja dengan lembut.


"Abang akan menunggu sampai Neng siap" lanjut Raja lagi.


Keyla masih terdiam, bukan karena memikirkan ucapan Raja hanya saja kepala Keyla penuh dengan pikiran apa yang mesti ia lakukan saat memberikan hak Raja, bagaimana supaya Raja puas dengan dirinya. Ah rasanya Keyla malu sendiri memikirkan hal itu.


"Aku bersedia Bang"


Akhirnya kata itu terucap sudah. Membuat Raja tersenyum penuh dengan kebahagiaan.


-


-


**LIKE DAN KOMEN


ADD FAVORIT


RATE BINTANG LIMA


KASIH HADIA KOPI / BUNGA

__ADS_1


KASIH VOTE JUGA**.


__ADS_2