
Keyla langsung mematung seketika saat mendengar ucapan Raja, bahkan beberapa orang yang hendak masuk kedalam kafe mendadak berhenti demi melihat adegan selanjutnya anatara Keyla dan Raja.
Di depan pintu masuk Kafe ada Kenan, Pras dan juga David, mereka bertiga terus saling pandang seolah bertanya tentang hubungan Raja dan Keyla selama ini, namun ketiga nya serempak mengangkat bahu karena memang tidak tau.
“Terima-Terima-terima” tiba-tiba suara seseoang yang berhasil membuat yang lainnya mengikuti
“Astaga kenapa jadi begini, banyak banget yang kumpul Ya Allah” batin Raja merasa tak enak hati
“Bagaimana Key, apa kamu mau menikah dengan ku” Raja mengulang pertanyaan nya.
“Hei” teriak Kenan dari ambang pintu, ia berjalan mendekati Raja dan Keyla.
“Kalau mau melamar anak orang lihat tempat dong, masa di sini sih” gerutu Kenan dengan nada kesal.
“Maaf Om” ucap Raja, ya bagaimana tidak Meraka sudah di kerumuni oleh semua orang, sudah seperti layaknya adegan Film saja.
“Masuk !” titah Kenan dengan tegas.
Raja mengangguk, ia kembali memandang Keyla yang langsung berjalan duluan.
Setelah kembali di ruangan VVIP, Raja duduk di seberang sofa bersama David, sementara Keyla dan Kenan duduk bersampingan hanya Pras yang sendiri.
“Ada hubungan apa kalian berdua ?” tanya Kenan.
“Kami tidak ada hubungan apa-apa Dad” jawab Keyla, karena memang itu kenyataan nya, ia dan Raja hanya bersahabat tidak lebih.
“Terus kenapa dia melamar kamu, dan Sampai bilang bertanggung jawab segala” Kenan menatap Raja.
“Begini Om, setelah kejadian di hotel 6 tahun yang lalu saya merasa sudah menodai Keyla, saya ingin menikahi dia untuk bertanggung jawab” jelas Raja
“Dan yang utama saya mencintai anak Om, saya ingin menyempurnakan ibada saya dengan cara menikah Keyla” ucap Raja lagi.
Keyla merasa tak percaya kalau Raja mencintai dirinya, berarti selama ini rasa cinta yang ia miliki tidak bertepuk sebelah tangan.
“Memangnya kamu bisa berjanji untuk membahagiakan anak saya ?” tanya Kenan lagi.
“Saya tidak bisa berjanji Om karena saya hanya lah manusia biasa yang selalu bikin kesalahan, tapi saya akan berusaha sekuat tenaga untuk membahagiakan Keyla” jawab Raja yakin, sorot mata teduh itu memandang ke arah Keyla, namun buru-buru ia berpaling karena segera sadar kalau Keyla belum halal untuk ia pandangi.
“Keyla” panggil Kenan.
“Iya Dad” jawab Keyla.
“Apa kamu suka dengan pria ini ?” tanya Kenan kepada sang putri.
Dengan ragu dan juga gugup yang teramat, Keyla menganggukan kepalanya, karena memang ia sudah mencintai Raja saat pertemuan pertama mereka.
“Dia adalah laki-laki yang Key cinta setelah Daddy” jawab Keyla.
Kenan mengangguk-anggukan kepalanya, tidak menyangka kalau ia sebentar lagi akan segera menjadi mertua, ia bahkan belum puas menggendong Keyla namun waktu berlalu begitu cepat karena Keyla akan segera menikah.
“Raja” panggil Kenan kepada Raja.
__ADS_1
“Iya Om”
“Ajak kedua orang tua mu untuk datang kerumah saya malam ini, lamar anak saya secara resmi” ujar Kenan.
“Jangan malam ini Om, besok malam saja karena Baba saya lagi kesembarang, nanti soreh baru pulang”
“Baiklah kalau begitu besok malam saya tunggu kedatangan kamu sekeluarga”
“Insya Allah saya akan datang”
Dan acara pertemuan itu yang awalnya akan membahas masalah pembangunan malah membahas masalah pertunangan dan pernikahan Raja dan Keyla.
Keyla memasuki rumahnya dengan senyum mereka, Zio yang melihat tingkah sang Kakak langsung keheranan.
“Kakak kenapa ?? sakit atau rada-rada Gila”
Plaaak.
Keyla langsung memukul kepala Zio dengan keras.
“Ngomong tu di filter dong, masa Kakak di katain gila” jawab Keyla tak terima.
“Ya lagian Kakak pulang-pulang senyum terus, kan Zio mikirnya aneh”
“Ada apa sih, kalian ini ribut terus” omel Alya yang barusan muncul dari dapur.
“Ini nih Kakak, datang-datang senyum sendiri Zio kira dia udah rada-rada Gi--”
Belum sempat Zio meneruskan ucapannya Keyla kembali memukul kepala Zio, Keyla sudah tau kalau Zio akan mengatakan dirinya Gila lagi.
“Ini aset penting Kak, jangan main mukul sembarangan dong” ucap Zio sambil mengelus kepalanya yang terkena pukulan.
“Sudah-sudah” lerai Alya.
“Kamu juga Key sama adik tu ya ngalah dikit dong” ucap Alya kepada anak bungsunya.
“Iya Mom”jawab Keyla.
“Lagian kamu kenapa kok kelihatan nya bahagia sekali ?” tanya Alya lagi.
“Putri kita habis dilamar Mom” sahut Kenan yang barusan muncul.
Alya dan Zio langsung melotot tak percaya, mereka memandang Keyla dengan penuh tanda tanya.
“Kamu serius Dad ?” tanya Alya kesang Suami.
“Iya dong, masa iya Daddy bohong, lihat aja tu wajahnya bersinar” jawab Kenan sambil menunjuk wajah Keyla.
“Kakak di lamar siapa ?” tanya Zio yang juga penasaran.
__ADS_1
“Dilamar Abang ganteng” jawab Keyla kemudian berlalu dari sana, ia tak menjelaskan masalah pertunangan nya yang akan di selenggarakan besok malam karena Kenan pasti akan menjelaskan nya.
Sementara itu.
Setelah makan malam Raja langsung mengutarakan keinginan nya untuk melamar Keyla kepada Zahran dan Zenia, tadi soreh Raja sudah deg-deg kan karena Zahran tak juga pulang hingga menjelang Maghrib barulah Zahran tiba dirumah.
“Ba, Bunda” panggil Raja lalu ikut duduk di sofa sambil menonton televisi bersama kedua orang tuanya.
“Iya Bang” jawab Zahran, ia tau kalau Raja sudah memanggil seperti itu pasti Raja ingin menyampaikan sesuatu.
“Abang mau nikah”
Uhukkkk.
Zenia tersedak air liurnya sendiri, ia langsung memandang wajah putra pertamanya itu, benarkah kalau Raja akan segera menikah padahal Raja baru saja kembali dari Turki kemaren.
“Abang serius ?” tanya Zenia.
Raja mengangguk “Iya Bun” jawab Raja.
“Sama siapa ?” kali Ini Zahran yang bertanya.
“Sama Keyla anaknya Om Kenan dari perusahaan Abraham grup”
“Kok bisa ?” tanya Zenia lagi.
Raja menceritakan semuanya, berawal ia di jebak bersama Keyla di hotel waktu itu hingga membuat perasaan Raja merasa tidak tenang karena itu.
“Bagus Bang, Baba suka cara Abang yang menjaga wanita” ucap Zahran.
“Ah Baba jadi ingat sama Bunda kamu, dulu tiba-tiba meluk Baba ya sudah langsung Baba nikahi, kan salah siapa meluk laki sembarangan” kata Zahran lagi, ia tertawa ketika mengingat masalalunya bersama Zenia.
“Byby stop” ucap Zenia “Jangan bahas masalah itu, kan Nia malu”
Raja tersenyum melihat keromantisan kedua orang tuanya, ia ingin kelak rumah tangga nya bersama Keyla akan seperti rumah tangga kedua orang tuanya.
“Kapan Abang akan melamarnya ?” tanya Zahran lagi.
“Besok malam Ba”
“Astaga Abang” pekik Zenia langsung.
“Kenapa sayang ? kok teriak-teriak ?” tanya Zahran.
“Ini Abang kenapa dadakan gini ? kan belum ada persiapan” ujar Zenia kebingungan.
“Kan yang penting Abang nya siap Bun” jawab Raja dengan tenang tanpa tau apa yang membuat Bundanya uring-uringan.
-
__ADS_1
-
Bersambung....