
"Derrrrtt....Derrrttt...!"
Keyla melihat layar ponselnya, sejak kepergian sang suami hatinya mendadak tak karuan. Tak menunggu waktu lama Keylan menyapu layar ponselnya dan mendapati satu pesan WhatSapp yang berisi pesan singkat namun menenangkan.
"Neng, Abang sudah sampai, dan Alhamdulillah Abang baik-baik saja. Jangan khawatir !" itulah isi pesan dari Raja. Dengan sigap Keyla membalas pesan tersebut.
Malam mendera dan semakin larut, dan sampai sekarang Raja belum mengabari Keyla kembali, hanya pesang singkat tadi soreh yang ia terima. Hingga membuat Keyla gelisah dan tak tenang...
Hujan rintik-rintik dan bulan yang menyembunyikan sinarnya mendukung Keyla untuk termenung malam ini, rasanya ada penyesalan telah membiarkan sang suami pergi tadi.
"Kok gak ada SMS lagi sih dari Abang" gumam Keyla.
Di atas ranjang tempat tidur, Ada Zhalfa yang sedang terlelap, Keyla melirik sebentar lalu kembalu fokus kelayar ponsel.
Entah sampai kapan ia akan menunggu sang suami kembali mengabarinya, rasa rindu sudah menggebu ingin sekali rasanya Keyla mendengar suara Raja.
Hingga jam sudah menunjukan pukul 11 malam namun Raja tak juga mengirimi nya pesan Keyla memutuskan untuk tidur saja. Rasanya sudah sangat ngatuk.
Ia merebahkan diri di samping Zhalfa yang kini terlelap dengan damai.
πππππ
Suara Adzan subuh berkumandang, menjadi Alram bagi kedua wanita yang saat ini masih terlelap dalam tidurnya. Keyla menggeliat ia membuka matanya secara perlahan begitupun dengan Zhalfa. Rasa ngantuk masih menguasai keduanya.
Hal utama yang Keyla cari adalah ponsel, ia langsung meraihnya setelah tau ponselnya yang berada di atas meja nakas. Ada 10 panggilan tak terjawab dan 20 pesan masuk.
"*Assalamualaikum Neng"
"Maaf Abang baru bisa mengabari Neng, soalnya setelah sampai di sini langsung di sibukkan dengan pekerjaan"
"Neng jangan khawatir, Abang akan baik-baik saja ! kalau kerjaan disini sudah beres Abang akan langsung pulang"
"Abang juga merindukan kamu*"
Belum sempat Keyla membaca pesan dari sang suami, layar ponselnya langsung beralih karena ada panggilan masuk dari Raja.
Dengan cepat Keyla menggeser menu hijau untuk menjawab panggilan video call dari Raja.
"Assalamualaikum Bang" seru Keyla dengan senang.
"Wa'alaikumsalam, Baru bangun ya ?" tanya Raja di seberang sana.
"Iya Bang"
"Masih belum bersih ?"
"Iya Bang, tapi keknya besok udah bersih"
"Nanti kalau Abang pulang bisa di pakai dong"
"Suut" Keyla menempelkan telunjuknya di bibir "Jangan keras-keras ada Zhalfa lagi sholat"
"Ow.. Hehe. Maaf Neng"
Keyla tersenyum tak ada lagi yang bicara di antara mereka, hanya saling pandang kemudian tersenyum.
Hingga terdengar suara David di seberang sana, Keyla yakin kalau sudah saatnya mereka mengakhiri panggilan mereka..
__ADS_1
"Udah mau kerja ya Bang ?" tanya Keyla dengan lesu.
"Belum sayang, itu David ngajakin sarapan"
"Oh kirain"
Raja terkekeh membuat Zhalfa yang baru selesai sholat ikut bergabung, kini layar ponsel menampilkan wajah Keyla dan Zhalfa.
"Abang udah sholat ?" tanya Zhalfa.
"Alhamdulillah udah dek, sama siapa kerumah kemaren ?"
"Diantar sama Baba Bang"
"Oh, bagaimana kabar Bunda ?".
"Baik, tapi katanya kangen sama Abang"
"Nanti kalau Abang pulang, Abang kerumah sama Key".
"Iya Bang"
Keyla mendengarkan setiap kata yang di ucapkan suami dan adik iparnya, ia dapat menyimpulkan kalau Raja sangat menyayangi keluarganya.
"Ya sudah Abang tutup dulu teleponnya, Abang mau sarapan. Kalian jangan lupa sarapan ya !"
Serempak Keyla dan Zhalfa mengangguk "Daaaah. Waalaikumsalam" ucap keduanya padahal Raja belum mengucapkan salam. Itu membuat Raja kembali terkekeh.
"Assalamualaikum, Kalau begitu"
Hingga layar ponsel Keyla berubah menampilkan menu ponselnya.
"Mbak gak mandi dulu ?" Zhalfa menatap wajah Keyla.
"Nanti abis sarapan" balas Keyla dengan diiringi tawa.
ππππ
Sementara itu.
Di sebuah rumah mewah Kaisar baru bangun dari tidurnya, semalam ia menginap disini dan kembali berbohong pada Mama kalau ia lembur.
"Tuan, semalam wanita yang di tugaskan untuk kami jaga menginap di rumah saudaranya" ucap seorang pria bertubuh tinggi pada Kaisar.
"Dimana "
Pria itu menyebutkan lokasi perumahan dimana Keyla tinggal, dengan cepat Kaisar mencari siapa pemilik rumah itu. Ia langsung legah karena Zhalfa menginap dirumah Raja dan Keyla.
"Awasi terus ! saya gak mau dia kenapa-napa !" pinta Kaisar dengan tegas.
"Baik Tuan"
"Siapkan saya makan ! saya lapar, 15 menit lagi saya turun kebawah"
"Baik Tuan"
Kaisar bangkit dan menuju kamar mandi, ia mengguyur tubuhnya menggunakan air sower. Rasa dingin namun menyegarkan membuat tubuh Kaisar terasa segar.
__ADS_1
Habis mandi Kaisar kembali kekamar lalu memakai pakaian nya semalam, ia sengaja tak berganti pakaian supaya sang Mama tak curiga.
Setelah berganti pakaian, Kaisar keluar dari kamarnya dan menuju meja makan. Ada banyak pelayan di rumah itu.
"Ini makanan anda tuan" ucap seorang wanita yang bertugas menjadi kepala pelayan.
Kaisar duduk lalu mengibaskan tangannya tanda jika semuanya harus meninggalkan dirinya.
ππππ
"Mbak Key aku duluan ya ! ada kelas pagi !" ucap Zhalfa yang kini sudah siap dengan pakaian kuliahnya, gamis panjang dan pasmhina yang senada dengan gamis yang Zhalfa pakai.
"Minta anter sama pak Asep dek !" balas Keyla.
"Gak usah Mbak, Aku udah pesan taksi online"
Keyla menoleh dan menatap wajah Zhalfa "Nanti habis kuliah kesini lagi kan dek ?"
"Iya mbak, nanti Zhalfa kesini lagi"
"Ya sudah hati-hati di jalan !"
Sebelum pergi Zhalfa menyempatkan mencium punggung tangan Keyla, lalu kemudian berlalu dan keluar rumah.
Setelah kepergian Zhalfa, kini giliran Keyla yang bersiap untuk bekerja, rasanya sangat malas untuk melakukan aktifitas, rasa rindu yang membelenggu menjadikan Keyla ingin kembali tempat tidur supaya ia merasa waktu cepat berlalu.
"Kenapa waktu terasa sangat lambat sih" gerutu Keyla kesal.
"Biasanya juga kalau ada Abang cepet banget, kenapa sekarang beda ya ?"
"Ah, Abang pulang dong Key kangen sama Abang"
Serentetan kata yang ia ucapkan membuat rasa rindunya semakin besar. Hingga akhirnya ia memutuskan untuk tak berangkat kerja. Keyla lebih memilih menghungi Jihan.
"Halo Key ada apa ?" suara Jihan di seberang sana.
"Salam dulu woy !" sungut Keyla kesal.
"Ya elah, semenjak jadi mantu ustadz udah makin alim Lu Key, biasanya juga langsung ngerocos gitu aja" seloroh Jihan terdengar semakin menyebalkan.
"Serah Lu deh. Yang penting hari ini temenin gue !"
"Kemana ?"
"Shopping yuk ! gue lagi bete nih, suami gue lagi gak ada di rumah "
"Lah emang Raja kemana ?"
"Lagi ngurus kerjaan, Lusa baru pulang"
"Pantesan neleponin gue, lagi gak ada suami ternyata"
Keyla mencibir "Mau gak ?" tanya Keyla seperti tak sabaran.
"Iya mau, lagian udah lama gue gak belanja. Ketemuan di Mall aja ya !"
"Sip. Gue berangkat sekarang"
__ADS_1
"Ya elah sabar dikit napa Key, ini masih setengah 8 itu mall belum pada buka. Jam 10 lah. Gue aja belum mandi"