
Hari berlalu begitu cepat, waktu seakan bergulir dengan singkat, tak terasa kini Raja sudah berhasil menyelesaikan pendidikan S1 nya. Ia lulus di jurusan Manajemen Bisnis internasional.
Raja Alvaro Pradipta. S.Mb (Sarjana Manajemen Bisnis)
Begitulah namanya sekarang, gelar yang ia dapatkan dengan usaha yang keras. Walau dulu ia ingin sekali menjadi seorang tentara namun nyatanya sang pemilik kehidupan berkehendak lain.
Akhirnya dengan berunding bersama Zahran, Raja memutuskan untuk mengambil Manajemen Bisnis dan kelak ia akan mengganti kan Zahran menjadi seorang CEO di perusahaan nya. Karena Arda sudah menjalani sekolah penerbangan itu berarti Arda akan menjadi seorang Pilot.
Dan hari yang di tunggu tiba, Raja akhirnya bisa menginjakan kakinya di negara kelahirannya yaitu Indonesia.
Suasana Bandara begitu Ramai sehingga Raja sulit menemukan kedua orang tuanya untuk menjemput. Hingga sebuah suara yang begitu ia kenal memanggil namanya.
“Abang” panggil Zhalfa.
Raja berlari kearah Zhalfa dan juga kedua orang tuanya, dengan penuh kerinduan ia memeluk Zenia begitu erat, tak lupa ia mencium punggung tangan Zahran dan juga Zenia.
“Alhamdulillah Abang selamat sampai Indonesia” seloroh Zhalfa yang terlihat sangat cantik sekarang.
“Iya Dek, Alhamdulillah banget” balas Raja.
“Ayo pulang, kita lanjut ngobrolnya di mobil” pinta Zahran kemudian.
Raja menganggukan kepalanya, ia mengikuti langkah kedua orang tuanya dan juga Zhalfa. Raja duduk di samping Zahran yang mengemudikan mobil sementara Zenia duduk di belakang bersama Zhalfa.
Kurang lebih 6 tahun Raja tak pulang ke Indonesia, rasanya banyak perubahan terhadap kota kelahiran nya itu. Mata Raja terus menatap sekeliling, sekali-kali ia menoleh untuk menjawab pertanyaan dari Zenia.
“Besok Abang harus bersiap untuk Baba kenalkan di perusahaan. Baba sudah mengurus semuanya” ucap Zahran
“Tapi Ba, apa Raja mampu menjadi pemimpin mereka. Raja masih takut salah Ba” jelas Raja karena memang ia masih ragu untuk menjadi seorang Presedir.
“Nanti akan Baba bimbing Nak tenang saja. Baba tidak akan melepaskan kamu begitu saja. Ada Om Zaidan juga yang akan membantu”
“Baiklah kalau begitu Ba”
__ADS_1
Suasana mendadak hening, hingga sampai di depan rumah yang sudah Raja tinggalkan beberapa tahun. Tak ada yang berubah dari rumah ini. Warna masih sama, dan lingkungan nya pun sama. Hanya berbeda dengan tata letak taman yang berada di depan rumah.
“Assalamualaikum” ucap Raja saat memasuki rumah nya.
“Walaikumsalam” jawab Zahran dan Zenia yang sudah duluan masuk.
“Selamat datang kembali Anak Bunda” ujar Zenia.
“Terima kasih Bun”
Raja menatap setiap interior rumahnya. Sama seperti tadi tak ada yang berubah disana.
“Adel tidak pulang Bun ??” tanya Raja.
“Tidak Nak, adik mu itu sedang PKL di rumah sakit sekarang, doakan saja semoga ia berhasil menjadi seorang dokter” jawab Zenia.
Memang benar saat ini Adel kuliah di Universitas Gadjah Mada (UGM) di Yogyakarta. Mengambil jurusan Kedokteran, dan nanti akan kembali melanjutkan spesialis di Luar negeri. Karena Adel ingin menjadi dokter Spesialis Kandungan.
“Nanti kapan-kapan Abang ke Jogja lah nengokin dia” ucap Raja karena memang ia rindu dengan adik perempuan nya itu. Waktu Raja wisuda Adel tidak bisa hadir karena banyak tugas di kampus. Raja pun memahami hal itu.
“Iya Bun. Abang Istirahat dulu”
“Iya Nak” sahut Zahran.
-----------
Setelah menempuh pendidikan 4 tahun dengan jurusan Sarjana Hukum Keyla kembali meneruskan pelatihan nya yaitu Pendidikan Khusus Profesi Advokat yang ia jalani selama 1 tahun.
Setelah menyelesaikan PKPA (Pendidikan Khusus Profesi Advokat ) Keyla melakukan kerja Magang, dimana dia belajar dari pengacara yang memenuhi syarat. Setelah itu barulah ia bebas menjadi pengacara swasta atau pengacara kantor hukum yang memenuhi syarat.
Keberhasilan nya saat ini tak luput dari bantuan Kenan, ia sebagai seorang Daddy akan memberikan pendidikan yang terbaik untuk putrinya. Menjadi Pengacara yang handal adalah impian Keyla sejak kacil jadi dengan semangat Kenan mendukung Keyla untuk mengejar karirnya.
“Kerja di kantor Daddy saja Key, ngapain kamu kerja di kantor Hukum segala” ucap Kenan.
__ADS_1
“Key ingin meraih kesuksesan Key dengan jalan Key sendiri Dad. Kalau kerja di kantor Daddy ya gak enak dong. Soalnya mereka akan memandang Keyla sebagai anak Daddy bukan sebagai pengacara” jawab Keyla.
“Huuu. Terserahlah” ujar Kenan pasrah.
“Jangan marah Dad. Kita sebagai orang tua hanya bisa mendoakan, jika memang itu keinginan Keyla kita dukung saja semoga Keyla berhasil. Lagian Keyla juga masih di rumah kan sama kita” sahut Alya
“Iya Mom” Kenan kembali menjawab dengan pasrah walau sebenarnya ia ingin sekali Keya bekerja di kantornya karena ia sudah semakin tua untuk meneruskan perusahaan.
“Kamu belum ingin menikah Nak ?? umurnya sudah pas Lo kalau mau nikah” ucapan Alya berhasil membuat Keyla terdiam.
Selama 6 tahun ini ia tak pernah dekat dengan laki-laki. Ia masih menunggu seseorang yang sampai saat ini tak tau kabarnya. Sekarang Keyla lelah dengan menunggu seperti ini. Haruska ia memulai untuk membuka kembali hatinya untuk pria lain.
“Kok melamun. Rencananya Daddy mau memperkenalkan kamu dengan anak teman Daddy, kalau Key setuju besok malam Minggu kita ketemuan” ucap Alya lagi.
“Siapa Mom ??” tanya Keyla ingin tau.
“Nanti kalian kenalan sendiri ya. Biar enak”
Keyla tak lagi menanggapi mungkin memang sudah saatnya ia membuka hati untuk pria lain. Karena penantian nya selama ini tak pernah membuat nya bahagia. Ia hanya terpuruk dengan kesedihan bertahun-tahun.
---------
Raja duduk di sudut kamarnya, memandang keluar jendela dengan senyum mereka
“Bagaimana kabarmu Key ?? semoga kamu masih sendiri saat ini. Karena aku juga masih sendiri aku ingin menghalalkan mu untuk mempertanggung jawabkan perbuatan ku waktu itu” ucap Raja.
Ingatan nya kembali saat beberapa tahun yang lalu saat ia di jebak bersama Keyla di hotel. Namun saat itu ia belum punya keberanian untuk menghalalkan Keyla Karen ia belum punya apa-apa.
Namun sekarang dengan menjabat sebagai seorang CEO di perusahaan milik Zahran. Ia yakin akan bisa mencukupi kebutuhan Keyla.
“Aku janji akan membahagiakan kamu Key, semoga atas izin Allah kita akan segera di pertemukan”
“Aku tidak ingjn menemui mu sekarang biarlah Allah yang mengaturnya. Karena rencana Allah adalah yang terbaik”
__ADS_1
“Tetap lah setia Keyla”
Rentetan kata terus terucap di bibir Raja. Rasanya sudah tidak sabar menunggu hari itu tiba dimana Ia akan bertemu dengan Keyla. Wanita yang sudah membuatnya jatuh cinta pada pandangan pertama selama ini.