Cinta Dan Sang Pemilik Cinta

Cinta Dan Sang Pemilik Cinta
Kelahiran Junior.


__ADS_3

Jihan membekun seketika, degup jantungnya berdetak kencang seiring dengan langkah kaki Ibra yang mendekat.


"Apa benar yang kamu katakan Mas ?" tanya Jihan gugup.


"Tentu, akan aku buktikan"


"Makasih Mas karena sudah membalas cinta ku"


Ibra mengangguk dan tersenyum, ia juga bahagia karena bisa membalas perasaan Jihan.


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


Hari berlalu begitu cepat tak terasa kandungan Keyla sudah 9 bulan. Bahkan sekarang sudah lewat dari HPL dokter. Keyla tetap memutuskan untuk melahirkan secara normal beruntung Daddy tak lagi memaksakan kehendak.


Menjelang persalinan Raja membawa istrinya untuk tinggal kembali di rumah Bunda, begitupun dengan kedua orang tua Keyla yang juga ikut menginap disana takutnya Keyla merasakan sakit saat malam hari.


Pagi ini Keyla kembali jalan-jalan biasa, ia berjalan tanpa alas kaki katanya bisa mempercepat persalinan, kata dokter jika 3 hari lagi Keyla belum juga melahirkan maka akan di lakukan tindakan Caesar karena takut bayi nya kenapa-napa.


"Sayang, anak Umi ayo keluar ! kan udah waktunya !" gumam Keyla sambil mengelus perut besarnya.


Iya untuk panggilan Raja dan Keyla sudah memutuskan dengan panggilan Abi dan Umi.


"Key, minum susu dulu Nak !" panggil Momy


Keyla menghentikan langkahnya "Iya Mom" jawab Keyla kemudian berjalan mendekati Momy.


"Belum ada rasa apa-apa Nak ?"


"Belum Bun, tapi tendangannya masih aktif banget"


Momy mengelus perut Keyla "Jangan panik ya ! tetap berpikir positif. Jangan lupa berdoa sama Allah !"


"Iya Mom"


Tidak berapa lama Raja muncul, ia berdiri tepat di samping istrinya "Kata Daddy tunggu besok Mom, kalau belum lahir juga kita bawa Key kerumah sakit lagi"


"Iya Momy setuju, Kita kan udah nunggu lama tapi belum ada tanda-tanda dedeknya mau louncing"


"Key pasrah aja sekarang Mom, asal Key sama dia selamat dan sehat" sahut Keyla ia juga sudah sesak membawa perutnya yang begitu besar. Mau ngapa-ngapain susah bahkan untuk berdiri saja Keyla harus di bantu.


Beruntung sang suami begitu perhatian padanya, Raja selalu menemani dan bahkan selalu memijiti punggungnya saat malam hari.


Sinar matahari mulai menyengat membuat Keyla menyudahi kegiatan jalan-jalannya, Ia ingin mandi karena badannya rasanya sudah lengket karena keringat..


"Pelan-pelan Sayang !" titah Raja dengan lembut


"Iya Bang" balas Keyla.


Di samping lemari perlengkapan persalinan Keyla sudah siap, sebuah tas berukuran besar dimana isinya adalah perlengkapan persalinan Keyla dan bayi mereka nanti.


Sambil menunggu sang istri mandi Raja duduk di atas sofa, ia mengecek ponselnya karena semenjak Keyla lewat HPL Raja jarang ke kantor, pikirannya cuman satu yaitu istri dan calon anaknya nanti.


Pintu kamar mandi terbuka di susul dengan Keyla yang berjalan pelan hanya menggunakan handuk saja, ukuran perut Keyla yang besar membuat ukuran handuk itu menjadi kecil.

__ADS_1


"Bang ambilin daster aku yang warna merah !" pinta Keyla.


"Baik Sayang !"


Raja berjalan kearah lemari ia mengambil yang di inginkan istrinya, kemudian menyerahkan daster itu kepada sang istri.


"Mau Abang bantuin pakainya gak ?"


"Enggak udah Bang, Key bisa kok"


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


Malam harinya setelah melaksanakan sholat Isya, Keyla meraskan pinggangnya sakit sekali, tapi ia tak mengatakan pada sang suami karena menurut Keyla itu mungkin hal biasa.


Keyla menahan dan langsung tidur, bahkan ia melewatkan makan malamnya.


"Loh kok udah tidur sih Neng" gumam Raja sambil geleng-geleng kepala.


Tapi Raja tak tega jika harus membangunkan Keyla, dan akhirnya Raja memutuskan untuk tidur juga dia akan makan malam bersama dengan istrinya nanti. Raja yakin nanti malam Keyla akan terbangun karena lapar.


Tepat jam 02 malam, Keyla merasakan perut bagian bawahnya sakit sekali. Ia mere mas seprai karena sudah tak tahan dengan rasa sakitnya.


"Bang" panggil Keyla


Raja menggeliat, ia langsung menoleh kearah sang istri. Dan betapa kagetnya Raja saat melihat istrinya sudah meringis karena kesakitan. Kening Keyla sudah di banjiri oleh keringat.


"Astaghfirullah, Sayang kamu kenapa ?"


"Sakit Bang, perut Key sakit sekali"


"Mungkin Bang, Adduuuh.... Key udah gak tahan Bang cepat panggilin Momy"


Raja langsung panik dan berlari keluar kamar dengan sedikit sempoyongan. Pertama Raja mengetok pintu kamar Bunda dan memberi tahu kalau Keyla kesakitan kedua barulah Raja mengetok kamar tamu dimana kedua mertuanya berada.


Semua orang berlari menuju kamar Keyla.


"Ya Allah Sakiiiiiiiit" teriak Keyla.


"Bagaimana Mom, apa langsung bawa kerumah sakit"


"Harus begitu Ja, coba angkat Key nya itu tadi Daddy udah siapin Mobil"


Namun saat akan mengangkat tubuh Keyla sebuah cairan dalam jumlah banyak keluar sehingga membasahi tangan dan pakaian Raja.


"Bun ini air apa ?" tanya Raja panik.


"Ya Allah ini ketuban Nak, sepertinya Key sudah pembukaan lengkap !" jawab Bunda semakin panik.


"Baringkan lagi Key, biar momy periksa"


Raja menurut, ia kembali menidurkan istrinya. Raja duduk di samping sang istri, tangannya di remas dengan kuat oleh Keyla. Sementara Momy memeriksa Keyla.


"Ini kepalanya sudah kelihatan, Key tinggal ngeden sekali langsung keluar bayi, gak akan keburu di bawa kerumah sakit" jelas Momy.

__ADS_1


"Aduuuuh,. Mom Key gak kuat"


Keyla mengeden dengan kuat, sehingga tak berapa lama suara tangisan bayi menggema mengisi ruangan itu. Raja terdiam sambil meneteskan air mata kelahiran anaknya jauh dari rencana mereka. Padahal Raja sudah memesan ruangan khusus untuk istrinya nanti.


"Suruh Daddy telepon dokter Ja ! dokternya suruh kesini !" ucap Momy yang sedang memotong tali pusat dengan alat seadanya beruntung alat itu sudah steril. Kata Bunda itu semua alat kedokteran Adel yang tertinggal.


Raja mengangguk dan langsung menemui Daddy di ruang keluarga yang terlihat panik.


"Keylanya mana kok kamu turun sendiri ?" tanya Daddy heran.


"Key sudah lahiran Dad Alhamdulillah, kata Momy suruh dokternya aja yang kesini"


"Astaga"


Raja tak lagi menanggapi Daddy, ia kembali berlari menuju kamarnya, ternyata anak nya dan Keyla sudah di balut dengan bedong oleh Bunda sementara Momy membersihkan darah Keyla.


"Laki-laki Bang, tampan seperti kamu" ucap Bunda.


"Alhamdulillah Bun"


Raja mendekati istrinya ia ciumi kening Keyla bertubi-tubi, tak menyangka bahwa persalinan Keyla akan secepat ini. Bahkan Keyla melahirkan di rumah tanpa perlu di bawa kerumah sakit.


"Terima kasih sayang ! terima kasih sudah berjuang" ucap Raja.


Keyla hanya menjawab dengan anggukan. Tidak berapa lama Bunda memberikan bayi itu ke Raja untuk di Adzani, sembari menunggu Raja selesai Adzan dokterpun tiba, dokter Anita langsung memeriksa keadaan Keyla dan Alhamdulillah semuanya normal.


Tekanan darah keyla normal, di tambah tak ada robekan sama sekali. Setelah itu Dokter juga memeriksa bayinya yang sudah di Adzani Raja.


Bayi laki-laki itu lahir dengan sehat dan sempurna.. Berat badannya 3,5 kg


Panjangnya 50 Cm


Semuanya normal, Raja begitu bersyukur karena istri dan anaknya selamat dan sehat selalu.


πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€πŸ€


"Siapa namanya Bang ?" tanya Bunda pada pagi hari itu.


"Faiz Zeeshan Pradipta" ucap Raja.


"Nama yang bagus" sahut Momy.


"Kenapa tidak ada Abraham nya ?" tanya Daddy heran.


"Tidak apa-apa Dad, supaya setelah Faiz besar ia mengerti tentang kesederhanaan"


Keyla tersenyum kearah sang suami, ia tak menyangka kalau laki-laki yang dulu ia cintai dan ia tunggu ternyata sekarang resmi menjadi Ayah dari Anaknya.


"Terima kasih Ya Allah atas anugera ini, terima kasih telah mengirimkan sosok suami yang sabar dan penyayang. Aku percaya kalau jodoh memang tak akan kemana, karena aku dan Raja sudah terpisahkan beberapa tahun namun Allah masih mengizinkan kami bersatu dalam ikatan yang halal"


...


...THE END...

__ADS_1


Besok aku jelasin kenapa tamatnya mendadak.


__ADS_2