Cintai Aku Seikhlasmu

Cintai Aku Seikhlasmu
Idol Korea


__ADS_3

Siang itu ketika Romi sedang kembali ke rumahnya. Sebuah nada notif khusus membukakan matanya lebar-lebar. Ia pun segera meraih handp phonenya untuk melihat perintah apa yang masuk.


Tomy  : Cari tahu mengenai artis korea. Lalu undang beberapa ke pulau Jeju. Lusa aku akan membawa isteriku bertemu dengan mereka.


Romi   : Artis cewek apa cowok pak?


Tomy  : Kira-kira yang digemari oleh isteriku


Romi   : Baik pak


"Huft...., pusing lagi. Ck!"


Ujar Romi mengusap wajahnya.


"Ada apa bang?"


Tanya sang isteri yang melihat suaminya tampak sedang berpikir.


"Pak bos minta dibawain artis Korea ke pulau Jeju. Mana nggak bilang siapa lagi?!"


"Coba tanya sama anakmu bang, dia pasti tahu"


Ujar sang isteri menyarankan dengan wajah penuh keyakinan.


Melihat isterinya yakin seperti itu, Romi pun mendatangi kamar anak gadisnya.


"Tok... tok.. Rara boleh ayah masuk?"


Tanya Romi sambil mengetuk pintu kamar anaknya yang tertutup.


"Bentar ayah...!"


Sahutan dari dalam kamar.


"Krieeet...."


"Ada apa yah?"


Tanya Rara anak gadis Romi yang berusia 14 tahun.


"Kamu tahu siapa artis Korea yang lagi di gandrungi orang-orang?"


"Banyak yah, kenapa yah? Ayah mau tahu? Nih aku lagi liat mereka"


Ujar Rara sambil memperlihatkan smartphonenya.


"Siapa dia? Ayo kita ngobrol sebentar di ruang tengah aja !"


Ajak Romi pada anaknya.


Rara pun mengikuti langkah sang ayah, lalu duduk di dekat sang ayah sambil menjelaskan apa yang dia tahu.


"Buat apa yah?"


Tanya Rara yang akhirnya penasaran sang ayah mencari tahu tentang Idol Korea.


"Bos ayah suruh ayah ngundang mereka ke pulau Jeju buat isterinya"

__ADS_1


"Om Tomy?"


"Iya"


"Wow, bos ayah keren banget!! Aku juga pengen yah ketemu Idol Korea"


"Tunggu mereka datang konser di Indonesia ya?"


Ujar Romi sambil membelai pucuk kepala anaknya.


"Boleh yah? Asiik...!!"


Rara tampak senang mendapat persetujuan dari sang ayah. Ia pun kembali ke kamar setelah Romi menyuruhnya untuk tidak lupa belajar. .


Romi lalu mengeluarkan smartphonenya menghubungi pihak agensi di Korea yang ia ketahui. Perbedaan waktu sedikit menyulitkan Romi karena saat itu sudah jauh malam hari di Korea.


*****


Setelah kekalutan mereka pada malam itu karena Gibran yang menghilang, kini mereka merilekskan diri dengan berlibur ke pulau Jeju.



Pulau Jeju memang sangat indah. Udaranya yang masih segar memberi kenyamanan bagi wisatawan yang datang. Tiga hari dua malam, rencana Tomy berlibur membawa semua anggota keluarganya di Jeju.


Tomy mengajak semua anggota keluarga untuk makan siang di sebuah kafe yang ternyata sudah di pesan olehnya. Dan lebih mengejutkan lagi beberapa artis Korea datang menyambut mereka.


"Yank..,kira-kira bang Tomy habis berapa ya ngundang artis begini?"


Tanya Yasmin yang penasaran karena ada 4 orang artis yang sedang beramah tamah dengan mereka.


"Nikmati aja yank, segini masih jauh dari kata habis duitnya"


Yasmin terkekeh mendengar jawaban suaminya.


Tidak menyia-nyiakan apa yang telah ada Yasmin dan Humaira mengumpul banyak foto-foto mereka bersama para Idol itu.


Tomy tersenyum senang melihat wajah isterinya yang tampak sangat bahagia. Baginya uang bukanlah segalanya, namun kebahagiaan isteri dan keluarganya lah yang paling berharga.


*****


Sementara itu di rumah kediaman Dika dan Yasmin.


Bu Tuti beserta anaknya Yesa yang memaksa ikut ke rumah majikan ibunya sedang membersikan rumah yang sudah di tinggal selama lebih dari seminggu itu.


Yesa memandangi Foto wedding Dika di ruang tengah yang terpanjang di dinding rumah itu.


"Bisa-bisanya aku mengira bos itu anak majikan ibu. Huft... , kapan ya Aku bisa punya suami kayak oppa Korea ini wajahnya?"


Gumam Yesa yang tampak tak bersemangat.


Tadinya ia berharap bisa bertemu Dika yang di kiranya anak majikan ibunya yang sedang pergi ke luar negeri. Namun gadis itu baru tahu ternyata pemuda yang sempat ia kagumi itu adalah bos ibunya. Gadis itu menyadari dimana posisinya. Apalagi dia bukan tipe gadis yang suka merebut milik orang lain meskipun dirinya bandel.


Wajah Dika yang bermata sedikit sipit namun tajam memang mirip sosok oppa Korea di mata para gadis yang baru pertama kali bertemu dengannya. Kulitnya yang putih serta style nya berpakaian sangat mirip dengan gaya Idol Korea. Namun sayangnya beberapa orang yang sangat dekat dengan Dika tidak pernah melihat sisi Dika seperti itu.


*****


Saat semua pada sibuk berselfi dengan sang Idol, Dika menjauh dari keramaian itu. Ia berjalan tidak jauh dari kafe untuk mencari udara segar.

__ADS_1


Penduduk setempat yang mengetahui ada Idol yang datang ke kafe itu berusaha mendekat dan mencari tahu walau banyak keamanan di sekira kafe itu.


" Wa yae neomu jalsaeng-gyeoss-eo!" (Wah dia sangat tampan)


"Dangsin mal-i maj-a, geuneun saeloun yesulgaibnikka? nan geunyang cheoeum bwass-eo" (Kau benar, apa dia artis baru? Aku baru pertama kali melihatnya)


"Amado geuneun sin-in yesulgail geos-ibnida. geuga neomu yumyeonghago chajgi eolyeowojigi jeon-e, naneun jigeum geuui sain-eul yocheonghal geos-ibnida"


(Mungkin dia artis pendatang baru. Sebelum dia sangat terkenal dan sulit di temui, aku akan minta tanda tangannya sekarang)


Dua gadis Korea sedang membicarakan Dika yang tidak jauh dari mereka. Kedua gadis itu tampak sangat terpesona akan ketampanan Dika hingga mereka mengira Dika adalah salah satu dari Idol Korea yang datang ke Jeju.


"Sillyehabnida. yeogieseo sain-eul haejusil su issseubnikka?" (Permisi, bisakah kau memberikan tanda tanganmu disini? Aku sangat mengagumi)


" Jeodoyo!" (Aku juga)


Kedua gadis itu menghampiri Dika dan memberikan buku dan pulpennya pada Dika.


Dika melihat ke kanan dan ke kiri lalu kebelakang untuk memastikan benarkah dirinya yang mereka maksud.


Setelah melihat tidak ada siapa-siapa, Dika menunjuk dirinya sendiri pada kedua gadis Korea itu.


" Geulae, neoga maj-a" (Iya benar anda)


Dika menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal. Ia pun mengambil buku kedua gadis itu dan membubuhkan tanda tangannya disana.


Kedua gadis itu tampak histeris apa lagi Dika mengabulkan permintaan untuk foto bersama.


"Gomawo oppa najung-e boja" (Terima kasih oppa, sampai jumpa lagi)


Begitu lah mereka pamit kepada Dika dan memanggilnya oppa setelah puas berfoto bersama.


"Orang lain lihatin gue bagai oppa, lah bini gue lagi sama oppa-oppa!"


Dika bergumam sendiri sambil menggelengkan kepala. Ia pun kembali ke kafe dan duduk di dekat Yasmin.


"Dari mana yank?"


"Cari angin"


"Enak ya di hampiri dua gadis sekaligus"


Sindir Yasmin sambil meneguk minumannya.


"Mereka? Oh... Hehehe. Mereka kira aku artis sampe minta tanda tangan segala. Isteri sendiri malah nggak merasa suaminya mirip Idol"


"Tahu, sadar, tapi beda yank. Kamu made in Indonesia kalau mereka benaran Korea"


Ujar Yasmin menegaskan.


"Hmm.. Iya deh iya..."


Dika mengalah karena dirinya sedang enggan untuk ribut bersama sang isteri di saat sedang menikmati liburan mereka.


Dan akhirnya Dika dan Tomy bernapas lega juga ketika artis Idol itu kembali ke agensi mereka sore itu.


Notes : Bahasa Koreanya kalau ada kesalahan harap di maklumi karena othor ngandelin si mbah buat translet 🙏😁

__ADS_1


✨LIKE dan KOMEN ya guys... 🙏😊


✨Baca juga Dream Destiny bagi yang suka kisah romansa istana. Terima Kasih🙏🤗


__ADS_2