
"Kak susah nih tugasnya, tolong bantu ya kak", gerutu Marisya kepada Zia dan Fajri saat jam istirahat snacktime yaitu jam 9 pagi karena kedatangan mereka berdua.
" Bagus kalian kita sayang, coba kalau kita acuhkan, tugas yang seperti ini pasti kalian menangis mengerjakan hanya berdua", sambung Zia yang ingin membantu tugas Marisya dan Rahma dan melihat teman-teman Rahma dan Marisya sedang sibuk dengan tugasnya kali ini cukup sulit.
"Kak Zia sama Kak Fajri sudah snacktime?", ucap Rahma dengan lembut menunjukan perhatiannya sambil mengeluarkan donat yang Rahma buat dirumah untuk cemilan mereka berempat.
__ADS_1
" Nah, ada yang cemilan seperti ini baru Kakak semangat bantu kerjakan tugas kalian, hahaha ", sahut Fajri sambil melahap dan mengunyah donat buatan Rahma.
" Bagus kita punya jagoan berdua seperti mereka Mar.. ", bisik Rahma dengan Marisya sambil melirik sahabat jagoannya selalu membantu mengerjakan tugas mereka dan Marisya pun tersenyum puas.
Bel berbunyi menandakan bahwa mereka harus kembali ke kelas masing-masing.
__ADS_1
" Alhamdulillah sampai My Queen gw", ucap Zia sambil tersenyum lembut dengan Rahma.
"Terimakasih kakakku Kak Zia sudah antar aku sampai rumah, hati-hati ya Kak dijalan ", jawab Rahma tersenyum seraya mengedipkan matanya meledek dan menutup pintu bagian depan mobil karena Zia yang selalu meminta Rahma diposisi disebelahnya dengan Zia yang menyetir mobil.
Tapi di depan Fajri dan Marisya, Zia beralasan meminta Rahma untuk duduk posisi dikursi bagian depan disebelahnya karena Rahma yang terakhir diantarnya. Padahal tidak demikian, Zia ingin selalu dekat dengan Rahma dan dengan sengaja ia ingin membuat image bahwa Rahma akan selalu bersamanya dan miliknya dihadapan para laki laki yang juga menyukainya.
__ADS_1
Zia merasakan hal yang berbeda ketika bersama dengan Rahma. Ia sadar bahwa ia memang jatuh hati kepada sahabatnya yang satu ini. Akan tetapi kelemahannya ialah ia tak mampu mengungkapkan perasaannya. Tapi ia pun tidak merasa perlu khawatir karena diantara mereka banyak yang mengucapkan perasaannya dan Rahma pasti menolak cinta mereka.
JANGAN LUPA LIKE AND VOTING AUTHOR YA. AGAR AUTHOR SEMANGAT MELANJUTKAN CERITA. TERIMAKASIH