Cintai Aku Seperti Kau Mencintainya

Cintai Aku Seperti Kau Mencintainya
Masa SMA bab 2


__ADS_3

Disekolah ditempat mereka, Rahma selalu menjadi pusat perhatian para kaum Adam, bukan hanya murid-murid lelaki disekolah tapi termasuk juga para guru lelaki yang jomblo.


Satu sekolah mengira kedekatan Rahma dan Zia bukan hanya sekedar sahabat, karena mereka melihat perhatian Zia pun sangat berbeda dengan Rahma. Tapi kebanyakan mereka tidak peduli akan status Rahma dengan Zia, karena keyakinan mereka selama janur kuning belum melengkung mereka anggap Rahma masih milik bersama dan bisa direbutkan hatinya.


Rahma dan Marisya berjalan menuju kelasnya dari ruang guru.


"Hay My Queen sama Inces ku darimana?", tanya Zia yang mengaggetkan mereka berdua dan cara Zia pun berjalan sambil merangkul pundak Rahma.


" Dari ruang guru Kak, Kak tangannya dong, yang ada nanti aku makin bantet gimana,,", gerutu Rahma karena merasa risih rangkulan Zia yang terbiasa seperti itu.


"tangan..tangan..tolong dikondisikan boy.. ", tambah sahutan Marisya sinis.


" ya elah,, orang udah kaya adik gw ini", jawab Zia.

__ADS_1


"Tapi satu sekolahan mengira kalian berdua ada hubungan selain sahabat tau kak, alias pacaran", sambung Marisya.


" Ya baguslah, aman buat Rahma, jadi ga diganggu cowok-cowok brengsek", jawaban Zia membuat Rahma menelan ludah, karena Zia yang protektif menjaga adik-adik kesayangannya ini.


" O Iya Kak Zia, Abang gw lagi di Perpus sendirian tuh", timpal Marisya.


"Ok gw nyusul Fajri", jawab Zia.


Saat di ruang perpustakaan Zia tidak perlu mencari-cari lagi dimana sahabat terbaiknya itu duduk membaca, karena pasti ada ditempat duduk favoritnya.


"Tadi gw mau ajak elu, tapi lu pas bel snactime bunyi lu langsung ngacir ke toilet", jawab Fajri berbisik namun tetap santai.


"Lu ketemu Marisya dimana?", tanya Fajri berbisik dengan Zia.

__ADS_1


"Dijalan lorong, mereka habis dari ruang guru katanya", jawab Zia.


" Pantes muka lu beda, kliatan happy, habis ketemu doi kesayangan", ucap Fajri meledek karena yang dimaksud doi kesayangan adalah Rahma dan Zia pun terdiam.


Fajri merupakan sahabat yang sangat mengenal Zia, bahkan gerak gerik Zia, Fajri bisa membacanya dan merasakannya, seperti Zia yang sudah sejak awal Zia mulai jatuh hati dengan Rahma, Fajri pun bisa merasakan dan mengetahuinya tanpa Zia sendiri belum pernah mengucapkan isi hatinya tentang Rahma kepada Fajri.


"Lu hati-hati, disini Rahma jadi rebutan cowok diatas level elu, kalau elu betul-betul ga mau kehilangan kesempatan dan ga mau Rahma pulang sekolah ga dianter elu lagi, cepat lu tembak Rahma, lu ungkapin perasaan lu ke doi", ucap Fajri berbisik menasehati Zia.


" Ga bisa Jri, gw tau jawaban Rahma, pasti dia bakal nolak gw, nanti yang ada hubungan kita jadi renggang", jawab Zia berbisik ditelinga Fajri.


"Lho kok udah pesimis aja jawaban doi seperti itu?", jawab cepat Fajri yang penasaran.


" Yaiyalah Jri, kita kan tau tiap cowok yang nembak doi siapa aja, bahkan diatas level gw pada ditolak semua sm doi", jawab Zia yang sudah tau alasan Rahma, bahwa Rahma jelas-jelas menolak cinta semua laki-laki diatas level Zia, karena Rahma tidak mau berpacaran seperti teman-teman yang lainnya yang saling jatuh cinta, sebab Rahma ingin fokus belajar, dan keluarganya sudah melarang keras untuk anggota keluarganya yang masih sekolah berpacaran.

__ADS_1


Rahma dari keluarga besar yang sederhana, Rahma dibesarkan oleh Ayahnya dan kakak-kakaknya yang menyayanginya, karena sang ibu sudah lama meninggal dunia sejak Rahma kecil.


JANGAN LUPA LIKE YA


__ADS_2