
Hari cuti Rahma dan Yoga tiba, Yoga menjemput Rahma untuk diperkenalkan kekeluarga Yoga dikediaman Yoga. Sesampai dirumah Yoga, Rahma terlebih dulu berkenalan dengan Mami dan Papi Yoga, karena kebetulan kakak dan adik-adik Yoga sedang tidak dirumah karena kegiatan rutin mereka masing-masing.
Yoga pun memperkenalkan Rahma kepada Mami dan Papinya, "Mam ini kenalin Rahma, cewek yang Yoga ceritakan". Rahma pun memperkenalkan dirinya. Mami dan Papi Yoga sangat kagum dengan kecantik Rahma.
" Masya Allah cantiknya kamu nak", ucap Mami Yoga yang sambil mengatup tangannya dipipi Rahma.
"Iya dong, siapa dulu Yoga yang nemuin", sahut Yoga yang membanggakan dirinya.
" Iya betul Ga, Mami akhirnya bangga kamu bisa juga dapat yang seperti ini", sambung Mami disambut tawa mereka.
Rahma diajak duduk disofa ruang keluarga Yoga. Rahma pun memberikan bawaannya yang dibuatnya dengan tangannya sendiri, yaitu kue lapis legit dan Mami Yoga pun langsung segera membukanya dan mencicipinya. Mami Yoga pun tak habis-habis memuji betapa enaknya kue lapis buatan calon menantunya itu.
Mami memuji Rahma lagi-lagi, "Rahma,, beruntung banget anak Mami, Si Yoga, bisa dapatkan kamu, udah cantik, baik hati, jago masak pula, mimpi apa itu ya si Yoga, hahaha", candaan Mami yang sambil meledek Yoga dan mereka pun tertawa.
__ADS_1
" Mami gimana, anak Mami ganteng gini ya Rahma klepek-klepek lha Mi", balas Yoga tak mau kalah dan dengan percaya diri.
"ikan kali klepek klepek", balas Mami sambil tertawa.
Tidak lama adik perempuan Yoga yang paling bungsu sudah pulang sekolah. Dan Yoga mengenalkan adiknya pada Rahma.
" Nih adik perempuan aku yang paling jail sama aku, udah gitu tomboy lagi", ledek Yoga pada adiknya saat memperkenalkan pada Rahma.
"tomboy gimana, orang cantik gini kok", balas Rahma dengan tersenyum manis dengan adik perempuan Yoga.
"heem.. awas nanti uang jajan ga keluar lagi.. ", balas Yoga mengancam sang adik. Dan sang adik pun cuma bisa tertawa kecil dan minta maaf.
"Rahma, jangan kaget ya dengar mereka kalau udah saling membully", terang Mami Yoga supaya Rahma tidak kaget akan kelakuan mereka.
__ADS_1
" Nak Rahma, begini suasana rumah Yoga, kalau anak-anak Papi sudah pada kumpul, padahal cuma empat anak tapi ramainya seperti 100 anak", sahut Papi Yoga
Waktu tidak terasa sudah sore, Rahma berpamitan untuk pulang, Mami dan Papi mengantar Rahma sampai mereka naik mobil. Didalam mobil, Yoga memastikan kalau kedua orangtuanya sudah kembali masuk kedalam rumah.
Sebelum Yoga tancap gas, Yoga memasangkan sabuk pengaman untuk Rahma, dan Yoga menarik hangat kepala Rahma karena ingin mencium kening Rahma, dan Rahma pun agak sedikit terkejut dan menelan ludah.
Yoga terpesona melihat wajah Rahma, akhirnya ia pun mendekatkan wajahnya dengan wajah Rahma, Rahma yang gerogi seperti kebingungan, dan tanpa ragu Yoga mencium bibir Rahma dengan menarik dagu Rahma. Rahma pun membalas ciuman Yoga yang bagi Rahma ini adalah first kiss nya dan ini pun juga sama halnya dengan Yoga, hingga mereka merasakan cinta yang luar biasa.
"Mas, nanti orang rumah ngeliat", ucap Rahma agar Yoga berhenti menciumnya dan Yoga pun menghentikannya karena Rahma merasakan nafasnya tersengal akibat ciumannya dengan Yoga sudah lumayan lama.
Yoga tersenyum manis pada Rahma dan mengatakan bahwa kalau weeknd ini Yoga dan Mami Papi akan bersilaturahmi sekaligus meminta Rahma untuk dilamar jadi Yoga meminta Rahma dan keluarganya untuk bersiap diri untuk menyambutnya.
Yoga pun segera tancap gas mobilnya untuk mengantar Rahma pulang.
__ADS_1
JANGAN LUPA LIKE DAN VOTING AUTHOR. AGAR AUTHOR SEMANGAT MELANJUTKAN CERITA. TERIMAKASIH