Cintai Aku Seperti Kau Mencintainya

Cintai Aku Seperti Kau Mencintainya
mengungkap misteri 2


__ADS_3

" Saya juga tidak kenal Pak, saya lihat bukan Ibu, karena wajahnya seperti nenek nenek tua dan pucat, dan apa bapak ingat waktu pagi pagi Galih memecahkan piring, itu Galih cerita ke saya Pak, dia melepaskan piring tersebut karena Galih kaget melihat Ibu seperti bukan Ibu, sosoknya seperti apa yang saya lihat di spion itu Pak ", jelas Mas Anto dengan gugup menceritakan hal itu.


" Coba tolong panggil Galih Mas.. kita bicarakan disini supaya Ibu tidak bisa mendengar apa yang kita bicarakan ini ", ucap Zia penasaran dengan cerita Galih.


" Baik Pak tunggu sebentar saya akan panggil Galih di dalam ", ucap Mas Anto dengan membalikan badannya meninggalkan Tuannya ke dalam untuk memanggil Galih.


Zia merasa sedih dengan apa yang menimpa istrinya. Istrinya harus melewati hal seperti ini cobaan demi cobaan.


" Apa karena kecantikannya ia harus menanggung resiko seperti ini ?", gumam Zia dalam hati dengan sorot mata dengan sedih.


" Ya Rabb karuniakan kecantikan istriku sebagai penolak marabahaya untuk dirinya dan orang orang sekelilingnya ", doa Zia dalam hati.

__ADS_1


" Iya Pak, ada yang Galih bisa bantu ", ucap Galih membuyarkan lamunan Zia.


" Iya Lih.. Mas Anto sudah cerita apa yang Galih lihat waktu Galih pecahkan piring, sosoknya seperti apa Lih ?", ucap Zia menatap dengan seksama karena penasaran dengan cerita Galih.


" Iya Pak, waktu yang Galih lihat Ibu berubah wajahnya seperti bukan Ibu, wajahnya seperti wanita tua dengan wajah yang pucat, dan sebelum itu, malamnya Galih melihat bayangan sosok hitam besar lewat Pak, Galih kaget saat sedang melipat sajadah setelah Galih sholat tahajud ", cerita Galih dengan menatap wajah Tuannya.


" Ada kejadian apa lagi Lih selain itu ?", tanya Zia kepada Galih.


Lih doakan Ibu ya, agar Ibu kembali sehat seperti sedia kala dan terhindar dari marabahaya terutama janin yang sedang Ibu kandung ", ucap Zia meminta doa kepada Galih, sebab Galih sudah menjadi anak yatim sejak kecil, dan doa anak yatim tidak ada penghalang, serta Allah ijabah segala doanya.


" Pasti Pak, Bapak dan Ibu adalah orang yang Galih sayangi, Galih selalu doakan Bapak dan Ibu ", ucap Galih penuh senyum.

__ADS_1


" Ya sudah Mas Anto dan Galih, saya minta tolong jangan sampai Ibu tau tentang obrolan kita ini ", pinta Zia seraya mengajak mereka masuk ke dalam rumah.


" Oh iya Mas Anto, nanti tolong konfirmasi dengan RT setempat bahwasannya saya besok akan mengundang pengajian untuk anak yatim khususnya di RW kita ", perintah Zia dan Mas Anto pun dengan segera keluar rah untuk berkunjung kerumah RT setempat.


Zia menemui istrinya yang sedang tertidur pulas. Zia pun menemani istrinya ditempat tidur sambil membuka layar gadgetnya.


" Kak, perasaanku sudah tenang sekali sekarang.. ", suara Rahma terbangun karena merasakan suaminya menaiki ranjang mereka


" Lho aku kira kamu tidur pulas Yang..", ucap Zia mengira istrinya tertidur pulas.


" Aku bahagia jika kamu sudah merasakan tenang, syukur Alhamdulillah", ucap Zia seraya mengecup kening istrinya.

__ADS_1


HAY READERS JANGAN LUPA LIKE AND VOTING AUTHOR. AGAR AUTHOR SEMANGAT MELANJUTKAN CERITA. TERIMAKASIH.


__ADS_2