Cintai Aku Seperti Kau Mencintainya

Cintai Aku Seperti Kau Mencintainya
sedih


__ADS_3

" Kak.. tolongin kak.. kepalaku sakiiiiit...!! ", teriak Rahma karena merasakan sakit yang sudah tidak tertahankan.


Zia teringat sebelumnya ketika Rahma merasakan sakit yang sama beberapa hari yang lalu, Zia mengumandangkan adzan tepat di telinga sebelah kanan dengan seketika sakit kepala yang menyerang Rahma berhenti dengan tiba tiba. Dan Zia lakukan hal yangh sama, yaitu adzan tepat di kedua telinga istrinya secara bergantian. Begitupun saat ini, hal yang sama terjadi, ketika Zia mengumandangkan adzan di kedua telinga istrinya seketika sakit kepala istrinya mereda dan hampir hilang rasa sakitnya.


Rahma menenangkan dirinya, ia merasa lemas dan haus. Saking lelahnya ia langsung tertidur pulas tanpa memikirkan rasa hausnya.


Melihat istrinya sudah tertidur pulas, Zia memasang selimut untuk istrinya. Dan Zia membersihkan dirinya ke kamar mandi karena belum sempat bercinta dengan istrinya dan aksinya terputus karena cemas dengan keadaan Rahma yang tiba tiba merasakan sakit kepala yang luar biasa. Perasaan dan pikirannya sedang kacau. Ia tahu jika memang ada yang tidak beres dengan istri tercintanya.


*chat Zia (Z) dengan Ustadz (U) *


Z : Assalamualaikum Tadz..


U : Waalaikumsalam Zi..

__ADS_1


Z : Gimana Umrohnya Tadz ?


U : Alhamdulillah lancar Zi.. Gimana istri antum ?


Z : Masih kacau Tadz, gangguannya semakin parah, setiap kali ana sentuh, istri ana langsung sakit kepalanya sampai teriak teriak karena saking sakitnya.


U : Besok Insya Allah ana kembali ke tanah air.


Sementara antum terus minta pertolongan Allah melalui doa doa antum.


U : Insya Allah pasti Zi..


Z : Syukron Tadz. Wassalamualaikum.

__ADS_1


U : Afwan Zi. Waalaikumsalam.


Zia memandang wajah polos istrinya sedang tertidur pulas. Ia tidak tega melihat istrinya menderita seperti ini. Hatinya merasa teriris. Zia tidak akan tinggal diam.


" Yaa Rabb.. sungguh tidak punya hati nurani sekali yang melakukan hal ini terhadap istriku. Berilah hamba petunjuk agar hamba bisa melindungi dan menyembuhkan istriku ini dari sihir iblis yang terkutuk", doa Zia dalam hatinya seraya mengusap kepala istrinya dengan lembut dan tak terasa Zia meneteskan air matanya.


Zia beranjak dari tempat tidurnya seraya menghapuskan air matanya yang sempat menetes karena sedih melihat keadaan istrinya yang harus menanggung resiko seperti ini. Zia keluar kamar untuk mengambil sarapan untuk Rahma yang sudah disiapkan oleh Mba Ira, sebab ia tahu para asisten di rumahnya tidak ada yang berani mengetuk pintu kamar Tuan dan Nyonya mudanya itu. Dan sarapan itu di bawa ke kamar agar saat istrinya terbangun Zia bisa menyuapi istrinya sarapan.


Zia menulis sebuah resep vitamin dan susu untuk ibu hamil untuk Istrinya yang sedang hamil. Ia keluar dari kamarnya meminta kepada Mas Anto untuk menebus resep yang ia tulis di kertas selembar dan diserahkan kertas itu kepada Mas Anto.


Zia kembali ke kamarnya setelah menemui Mas Anto. Selagi istrinya masih tertidur pulas, Zia membuka laptop kecilnya diatas tempat tidur untuk menyelesaikan beberapa pekerjaannya yang selama ini mereka berdua tinggalkan karena Rahma harus bedrest sejak beberapa hari yang lalu dan sampai beberapa hari kedepan.


Para staff di Rumah Sakit Astra bekerja sangat baik, sehingga Zia merasa tenang meninggalkannya beberapa saat. Ia yakin jika istrinya akan kembali sehat seperti biasanya. Ia pun tidak lupa memberi kabar bahagia kehamilan Istrinya kepada kedua keluarga besar mereka.

__ADS_1


HAY READERS JANGAN LUPA LIKE AND VOTING AUTHOR. AGAR AUTHOR SEMANGAT MELANJUTKAN CERITA. TERIMAKASIH.


__ADS_2