Cintai Aku Seperti Kau Mencintainya

Cintai Aku Seperti Kau Mencintainya
pingsan


__ADS_3

Waktu menunjukan pukul 9 pagi, Rahma terbangun dari istirahatnya karena kelelahan akibat menahan rasa sakit kepalanya yang hebat. Ketika Rahma membuka kedua matanya, ia mencari cari sesosok orang yang ia sayangi dan cintai, yaitu suami tercintanya Zia Astra.


Rahma duduk dari posisi sebelumnya dan mendapati Zia sedang asik membaca beberapa buku disofa disudut kamar sambil menunggu istrinya bangun dari tidurnya.


" Yang.. kamu sudah bangun.. ?", suara Zia dan meletakan buku yang sedang dibacamya dimeja sisi tempat tidur dan menghampiri istrinya di ranjangnya.


" Aku cari kamu Yang, aku pikir kamu disebelah aku, kamu baca bukunya disamping aku aja.. ", ucap Rahma dengan manja dan menemukan pelukan ternyaman dari sang suami


" Aku baca buku sayang, ga bagus kalau sambil tiduran, aku akan selalu menemani kamu kok disini ", ucap Zia tersenyum bahagia melihat istrinya sudah tergila gila padanya.


" Kak ada tidak beres denganku, aku tahu ada yang berusaha menyakitiku fisik dan psikisku ", keluh Rahma pada suaminya yang tengah saling mengeratkan pelukan mereka berdua.


" Aku tahu Yang... aku tidak ingin kamu jadi takut, tapi kamu harus berani melawan sihir ini, besok temanku setelah pulang Umroh akan mampir kesini.. ", jawab Zia dengan memberi semangat kepada istrinya seraya mencium kening istrinya di dalam pelukannya.

__ADS_1


" Sekarang kamu makan dulu, mau makan di sini atau di ruang tengah ?", tanya Zia seraya beranjak dari tempat tidur dan mengulurkan tangannya menggapai tangan sang istri.


Siang hari telah dilalui mereka berdua hanya bersenda gurau dan nostalgia.


" Yang, kalau anak kita laki laki aku ingin dia mewarisi sifat kebaikan ibunya, tapi kalau anak kita perempuan aku ingin dia mewarisi kecantikan ibunya ", harapan Zia menatap dan menyentuh wajah istrinya yang semakin cantik jika tanpa make up dan terlihat natural.


" Aamiin.. ", ucap Rahma dengan penuh senyum bahagia di dalam pelukan suaminya dan aroma khas Zia menjadi ketenangan tersendiri untuk Rahma.


" Aku heran sama kamu Yang... aku bisa jatuh cinta sama kamu sampai seperti ini.. ", ucap Zia membuat istri tercintanya berbunga bunga.


Tiba tiba Rahma terkejut melepaskan pelukan suaminya dengan kRahma


" Kurang ajar !! lepaskan !! jangan sentuh saya !!", teriak Rahma dan mendorong kasar Zia yang sedang memeluk mesranya.

__ADS_1


" Yang.. kamu kenapa ?!! ", saut Zia yang terdorong sampai ke tepi ranjang, Zia merasa heran dan kebingungan dengan sikap istrinya yang tiba tiba demikian.


" Lepas !! jangan sentuh saya !! saya jijik !! pergi dari sini !! ", teriak Rahma seraya lari kepojok tempat tidur seraya menutupi dirinya dengan selimut dan reaksi sikap ketakutannya.


" Yang.. Istighfar Yang.. ini aku suami kamu !!", ucap Zia perlahan meyakinkan istrinya seraya menangkup wajah istrinya dengan kedua telapak tangannya.


" Pergi kau !!! ", teriak Rahma semakin menjadi dengan memandang wajah jijik terhadap Zia.


Zia tahu apa yang terjadi dengan istrinya. Tanpa rasa takut ia membaca surat ayat ayat suci Al Quran yang ia hapal. Setelah selesai membacanya Rahma merasa pusing dan jatuh pingsan diatas tempat tidurnya.


" Yank !! ", teriak Zia dan langsung meraba urat nadi dipergelangan tangan istrinya untuk memastikan jika detak jantung istrinya masih normal.


" Yang.. !! bangun Yank !! ", suara Zia membangunkan Istrinya dengan menepuk nepuk kedua pipi istrinya pelan.

__ADS_1


HAY READERS JANGAN LUPA LIKE AND VOTING AUTHOR. AGAR AUTHOR SEMANGAT MELANJUTKAN CERITA. TERIMAKASIH.


__ADS_2