
Rahma sedang bersiap-siap dimake up oleh penata rias untuk menyambut calon suaminya. Begitu juga keluarga besar Rahma sudah pasang badan menyambut calon suami adik perempuannya yang cantik dan manis ini. Rahma yang jantungnya sudah berdebar debar menyambut calon suami dan keluarganya.
Tepat pukul 09:00 WIB pagi keluarga besar Yoga tiba dan disambut dengan sambutan dari keluarga Rahma. Perwakilan dari keluarga besar Yoga memberi sambutan dengan maksud kedatangan mereka, yang pertama yakni ingin berkenalan sekaligus silaturahmi, dan yang kedua ingin meminta Rahma menjadi calon istri untuk Yoga. Setelah berbincang-bincang menyantap makanan yang disediakan keluarga Rahma, mereka melanjutkan pembicaraan soal waktu pernikahan. Yoga mengajukan waktu sebulan untuk melangsungkan pernikahan karena Yoga tidak berani lama-lama apalagi Rahma yang satu ruangan dikantornya khawatir dengan fitnah. Keluarga Rahma pun menyanggupinya karena khawatir juga dengan adiknya jika ditahan-tahan waktu pernikahannya. Rahma dan Yoga dipasangkan cincin dijari manis mereka sebagai simbol pengikat oleh sesepuh keluarga masing-masing.
Setelah acara selesai keluarga besar Yoga pamit pulang. Rahma yang sudah merasa lega dengan polemik hubungannya dengan Zia telah berakhir secara baik-baik. Sejam setelah Yoga dan keluarganya pamit, Yoga menanyakan perihal pertemuannya dengan Zia semalam, karena Yoga baru sempat menghubungi Rahma sebab semalam Yoga tertidur lebih awal.
*chat Yoga(Y) dengan Rahma(R)*
Y : Yang, gimana semalam ?
R : iya Alhamdulillah selesai Mas, dia menerima takdirnya.
Y : ya syukur Alhamdulillah, besok kamu siap-siap ya pagi-pagi aku jemput sekitar jam 9, kita urus surat-surat di KUA.
R : kita cuti apa izin sebentar dikantor?
Y : izin aja sayang.. aku masih banyak yang harus aku selesaikan segera dikantor.
__ADS_1
R : oh kirain, hahaha..
Y : i love you my lovely
R : i love you too
Setelah mengurus surat-surat di KUA, Rahma dan Yoga langsung menuju kekantor mereka berdua. Dan sampai dikantor mereka berdua langsung sibuk dengan pekerjaannya yang seperti mengejarnya.
Entah kenapa Yoga merasa lelah dan lemas tiba-tiba. Rahma yang refleks melihat wajah Yoga pucat segera menghampiri Yoga, dan memberi Yoga minum teh manis. Rahma yang panik mengelap badan Yoga yang mengeluarkan keringat dingin. Rahma inisiatif memijat mijat kepala dan leher Yoga.
" Neng, Mas Yoga suruh tiduran aja dulu di sofa !", perintah Alam yang juga cemas dengan keadaan Yoga.
"Ayo Mas pindah ke sofa", ajak Rahma sambil menuntun Yoga dan Yoga pun tidak membantah.
Yoga akhirnya benar tertidur pulas diatas sofa ruang kerja mereka, pekerjaannya dihendle oleh sekretaris cantiknya, yaitu Rahma yang juga calon istrinya. Saat tiba waktunya mereka harus pulang, Yoga baru dibangunkan oleh Rahma. Yoga sudah merasa baikan. Mungkin benar menurut Rahma, Yoga kurang istirahat dan kelelahan.
Yoga pun pulang bersama Rahma, tadinya Rahma mau calon suaminya itu langsung pulang kerumah Yoga, tapi Yoga malah mau mengantar Rahma lebih dulu, karena menghindari perdebatan, Rahma akhirnya mengikuti keinginan Yoga untuk mengantarnya pulang. Sampai dirumah Rahma, Yoga juga ikut turun, Rahma yang tadinya mengira Yoga langsung pulang setelah menurunkan Rahma sampai depan halaman tapi Yoga malah ikut turun.
__ADS_1
Didalam rumah Rahma, Rahma menyuruh Yoga istirahat disofa ruang tamu, selagi Yoga belum tertidur pulas karena sepertinya Yoga ingin tiduran, Rahma membuatkan teh manis hangat, dan Yoga pun meminumnya sampai habis. Yoga masih terlihat lesu, suhu badannya dingin. Rahma dan keluarganya tidak tega menyuruh Yoga pulang, karena sudah tertidur pulas, kakak kakak Rahma tahu bahwa Yoga sedang sakit.
Dan Rahma menelepon Mami Yoga untuk memberitahu dan menjelaskan keadaan Yoga, dan Yoga tidak bisa pulang kerumah karena sudah tertidur, dan Rahma tidak tega membangunkannya. Sebelum Yoga tertidur tadinya, Yoga meminta ditemani oleh Rahma, alhasil Rahma ikut tidur dilantai ruang tamu dibawah sofa yang sedang Yoga tiduri.
Adzan Subuh berkumandang, Yoga terbangun dan membangunkan Rahma, dan Yoga izin untuk menumpang sholat Subuh pada Rahma. Saat terbangun Yoga bingung karena ternyata dia bermalam dirumah Rahma.
"Yang, kenapa semalam ga bangunin aku?", tanya Yoga saat selesai sholat Subuh pada Rahma yang menunggu Yoga selesai sholat.
" Aku ga tega lihat Mas Yoga tidur sudah pulas sekali, apalagi masih lemas seperti itu, kondisi ngantuk dan bawa kendaraan pula untuk pulang", jawab Rahma yang menuntun Yoga duduk kembali disofa ruang tamu Rahma.
"Aku ga enak banget lho sama keluarga kamu", ucap Yoga yang tidak enak hati dengan keluarga Rahma sudah merepotkan apalagi statusnya belum sah sebagai suami istri dengan Rahma sudah menginap dirumah calon Istrinya ini.
" Ga apa apa Mas, keluargaku juga ngerti keadaan Mas Yoga, justru mereka juga yang menyuruh ku untuk tidak membangunkan Mas Yoga lagipula kan Mas Yoga tidurnya diruang tamu ga dikamarku sama aku" jelas Rahma sambil mengelus ngelus lengan Yoga.
"Mas.... Mas Yoga cek berobat yuk, pagi ini kita konsultasi ke dokter, nanti aku temani Mas Yoga.. ", bujuk rayu maut dengan kelembutan suaranya yang khas Rahma agar Yoga mau berobat. Dan Yoga pun menganggukan kepalanya tanpa membantah.
JANGAN LUPA LIKE AND COMMENT NYA AGAR AUTHOR SEMANGAT MELANJUTKAN CERITA. TERIMAKASIH
__ADS_1