
Setelah rutinitas mereka berdua selesai, Yoga menyarankan agar mereka berdua kembali ke hotel untuk istirahat. Karena semenjak tiba di Taiwan, mereka berdua kurang istirahat, sedangkan pekerjaan mereka berdua menuntut mereka agar selalu fit dan fresh.
Tiba di kamar hotel, Rahma dan Yoga membersihkan diri bergantian. Dan Rahma yang tidak pernah melepas penutup kepalanya karena sadar kalau orang yang sekamar dengannya ini belum menjadi muhrimnya. Dan Rahma pun tetap berpakaian sopan menutup auratnya.
Mereka berdua sudah siap-siap untuk istirahat karena mereka berdua pun sudah sangat lelah. Sebetulnya mereka berdua pun merasa risih tidur seranjang. Tapi Rahma yang masih trauma dan tidak mau jauh-jauh dari Yoga. Yang penting bagi mereka, mereka tidak melakukan yang bukan-bukan.
"Awas Mas, jangan melewati police line, kalau terciduk bisa bahaya !! hahaha", ancam Rahma meletakan bantal besar ditengah-tengah antara mereka dengan candaan.
" Perasaan kemarin ada yang peluk-peluk Mas deh sampai ga mau lepas", ledek Yoga yang tau mau kalah dan Rahma pun tersenyum malu sambil menutup wajahnya yang memerah dengan selimut.
"Mah, Mas khawatir khilaf, yang ada malah nanti kita berdua yang goyang-goyangkan ranjang ini hahaha..", ledekan Yoga yang makin membuat Rahma semakin malu karna candaan Yoga sudah menjurus mesum.
__ADS_1
"Awas ya Mas Yoga, jangan macam-macam !!", ancam Rahma lagi dengan galak walaupun Yoga tidak takut malah semakin menjadi menggoda Rahma.
" Satu macam aja belum Mah, gimana mau macam-macam", tambah Yoga lagi dan Rahma pun mencubit kecil lengan Yoga dan Yoga pun sedikit meringis dan tertawa.
"Tenang aja, kamu pulang ke Indo nanti, kamu ga lecet, dan segel masih utuh, tapi kalau cuma colek-colek aja boleh ya Mah.. ?hahaha" ledekan Yoga lagi dan Rahma hanya membalas memukul Yoga dengan bantal dan Yoga pun hanya tertawa senang karena berhasil menggoda Rahma.
Mereka berdua pun akhirnya baru bisa tertidur nyenyak karena sudah sangat lelah. Dan besok paginya mereka berdua harus terbang menuju Hongkong.
Tiba di Hongkong Yoga sudah tidak asing lagi, karena sebelumnya Yoga sudah beberapa kali berkunjung ke Hongkong untuk kampanye saat pemilihan calon legislatif pemilihan luar negeri. Dan banyak teman-teman Yoga di Hongkong yang telah membantu Yoga selama Yoga berada di Hongkong, termasuk saat Yoga kampanye. Para WNI di Hongkong mendukung penuh pecalonan Yoga saat itu. Karena visi misi Yoga memang membantu para WNI yang bekerja atau pun yang sedang belajar menimba ilmu.
Yoga menyakinkan Rahma kalau tempat tinggal messnya aman dan nyaman. Sebab banyak WNI serta staff yang tinggal di mess. Dan ketika Rahma dan Yoga dipersilahkan ke kamar masing-masing di mess yang disediakan, namun Rahma menolak tidak mau tidur sendirian. Dan Rahma meminta untuk bergabung sekamar dengan para staff wanita lainnya yang tinggal di mess kedutaan. Yoga pun merasa lega melihat pujaan hatinya merasa nyaman dan tenang di mess kedutaan di Hongkong ini sebab pekerjaan di Hongkong memakan waktu 4 sampai 5 hari.
__ADS_1
Dan untuk selanjutnya Yoga dan Rahma harus langsung terjun mengisi jadwal yang sudah diatur oleh para staff kedutaan. Kegiatan pertama Yoga dan Rahma adalah menyambut para TKI yang bekerja di Hongkong. Para TKI pun antusias dengan kedatangan Yoga, mereka berterimakasih pada Yoga karena perubahan sistem di Bandara yang membuat perlindungan untuk mereka dari bebas pungli.
Yoga dan Rahma ada ditengah tengah para TKI, mereka terheran-heran dengan wanita cantik yang dibawa Yoga. Yoga pun tidak lupa memperkenalkan Rahma kepada semua WNI yang hadir dipertemuan itu.
"Mas Yoga, iki wedok calon bojo Mas Yoga? iso wae Mas Yoga cari yang ayu tenan lho", ucap salah satu TKI yang sudah separuh baya dan sepertinya berasal dari Jawa, Yoga dan Rahma pun tersenyum malu.
" Insya Allah Mak, minta doanya aja ya.. ", jawab Yoga dengan senyum ramah.
" Cantik ya calon Mas Yoga, kita yang sesama perempuan aja senang lihatnya apalagi kaum laki-laki", obrolan para TKI dibelakang Yoga, dan Yoga pun mendengarnya walaupun mereka berbisik-bisik.
"Yo pas lha, wong Mas Yoga ganteng nah Mba Rahma cantik tenan", tambah komentar dari mereka.
__ADS_1
Rahma bangga dengan para TKI dan WNI di Hongkong yang sangat kompak. Bahkan mereka punya kelompok pengajian, sehingga silaturahmi mereka terjaga dan saling melindungi di negara orang ini.
JANGAN LUPA LIKE NYA