Cintai Aku Seperti Kau Mencintainya

Cintai Aku Seperti Kau Mencintainya
membawaku kembali


__ADS_3

Wiliam datang membawa Rahma untuk pergi meninggalkan suaminya. Rahma dengan bahagia menggapai uluran tangan Wiliam dan mengikuti langkah Wiliam di sebuah lorong yang panjang. Zia terkejut melihat istrinya dibawa pergi oleh Wiliam, Zia mengejarnya namun gagal karena kehilangan jejak mereka. Zia berusaha mencari cari keberadaan istrinya di lorong gelap dan sunyi.


Dipertengahan perjalanan Wiliam dan Rahma terhenti karena ada sesosok laki laki asing yang menghalangi langkah mereka. Lelaki asing itu berhasil merebut Rahma dari tangan Wiliam dan membawa pergi Rahma yang semakin jauh dari Wiliam. Di dalam benak Rahma, Rahma seperti mengenal laki laki asing ini.


" Maaf, Tuan siapa ? aku mau dibawa kemana ?", ucap Rahma dengan terus menatap laki laki asing itu yang terus menatap ke arah depan tanpa menengok memperdulikan Rahma yang terus berusaha melepaskan genggaman tangan laki laki asing itu.


" Aku akan kembalikan kamu ke suamimu, dia yang berhak atas dirimu di dunia nyatamu ", ucap laki laki asing itu seraya menengok menatap wajah Rahma sesaat dengan penuh senyum.


" Mas Yoga ... aku rindu kamu Mas.. kamu kemana saja.. ?", ucap Rahma dengan suara lirih tidak menyangka bahwa akan bertemu dengan Yoga, Almarhum mantan kekasihnya yang sangat ia cintai dulu.


" Jangan, aku tidak boleh memelukmu.. kembalilah pada suamimu.. suamimu menunggumu.. aku hanya masa lalu mu.. aku bahagia melihatmu bahagia.. aku hanya meminta doa darimu untukku ", ucap Yoga menghindar ketika Rahma ingin memeluknya dan Rahma merasa sedih Yoga menghindar darinya.

__ADS_1


" Mas Yoga aku rindu padamu Mas.. ", suara Rahma dengan sedih dan Yoga melepaskan genggaman tangan Rahma seraya senyum bahagia.


" Jangan sedih.. sekarang saatnya kamu kembali pada suamimu.. aku hanyalah kenanganmu dan akan selalu dihatimu.. ingat jangan sedih.. ", ucap Yoga seraya meninggalkan Rahma menuju arah suatu cahaya yang menyilaukan.


" Mas... Mas Yoga.. jangan tinggalin aku mas ", ucap Rahma lemas terbangun dari ketidak sadarannya, Zia merasa hancur perasaannya karena sang istri tercinta menyebut nama mantan kekasihnya yang pernah hampir menikahinya.


" Yang.. aku Zia.. suami kamu.. bukan Mas Yoga.. ", suara Zia lirih dengan perasaannya yang sangat sedih memandang wajah istrinya membuka kedua matanya.


" Maaf Yang.. aku bermimpi Almarhum menyelamatkanku dari bahaya ", cerita Rahma seraya memeluk tangan suaminya tepat di dadanya agar suaminya tidak marah akan hal ini.


" Yang... dengarkan aku dulu.. ", ucap Rahma menarik lengan suaminya yang akan beranjak dari tempat tidur entah mau kemana.

__ADS_1


" Aku mau tanya lebih dulu padamu, apa kamu masih mencintainya sehingga kamu tidak rela ditinggalkannya ?!", ucap Zia kembali duduk di tepi ranjang menghargai penjelasan dari istrinya.


" Aku sudah lama tidak memikirkannya, yang ada dipikiranku, aku hanya ingin bersama kamu, aku bermimpi Wiliam akan membawaku pergi darimu, namun ditengah jalan yang gelap, maaf.. Mas Yoga merebutku dari Wiliam, dan maaf.. Mas Yoga menyuruhku kembali ke suamiku.. lalu dia pergi itu saja Kak, entah kenapa di dalam mimpi itu aku juga heran, aku merasa bahagia dibawa pergi oleh Wiliam dan aku merasa sedih ditinggalkan Almarhum", jelas Rahma dengan suara terdengar sedih seraya memeluk erat lengan suaminya.


" Aku mau tanya, kamu sadar ga kalau kamu tadi pingsan lalu sebelum pingsan kamu mengusirku ?", tanya Zia dengan antusias.


" Aku tidak merasa pingsan, aku merasa kalau tadi aku hanya tertidur sebab aku bermimpi. Dan sebelum aku tidur, aku tidak merasa mengusirmu ", jawab Rahma yang sangat kebingungan dengan apa yang terjadi pada dirinya.


Zia mengusap wajahnya karena merasa lelah dengan teror sihir yang mengganggu istrinya. Dan ia kembali memeluk istrinya.


" Kamu tadi mengusirku untuk menjauh darimu, sampai kamu teriak teriak membuat aku bingung, lalu kamu tidak sadarkan diri, apa kamu tidak ingat ?", jelas Zia dengan pelan agar istrinya tidak semakin kebingungan.

__ADS_1


" Sungguh aku tidak merasa mengusirmu, apalagi sampai teriak teriak kepadamu ", jawab Rahma yang membuatnya semakin ketakutan dengan apa yang terjadi.


HAY READERS JANGAN LUPA LIKE AND VOTING AUTHOR YA AGAR SEMANGAT MELANJUTKAN CERITA. TERIMAKASIH


__ADS_2