Cintai Aku Seperti Kau Mencintainya

Cintai Aku Seperti Kau Mencintainya
hot and spicy


__ADS_3

Perjalanan bagi dua insan pengantin baru yang sedang berbulan madu di negara bermusim salju dan dingin, seketika waktu menjelang sore untuk mereka berdua yang saling menyelimuti perasaan mereka agar terjaga.


Zia menghentikan langkahnya, dan menggenggam kedua tangan istrinya.


"Yang.. maafian aku ya.. ", ucap Zia sembari merapikan jilbab istrinya, Rahma pun hanya tertunduk.


"Maafin aku yang terlalu egois, kamu sudah kenal baik segala sifat dan watakku, aku mohon tolong kamu buang segala masa lalu kamu yang buat aku cemburu", sambung Zia dengan serius.


" Sekarang aku suami kamu, yang hanya denganku kamu wajib membagi hatimu. Cintai aku seperti kamu mencintainya dan bahkan lebih", lanjut Zia dan langsung memeluk istrinya tidak peduli orang orang sekitar yang memperhatikan dan melihat.


"Bimbing aku dan bantu aku untuk belajar mencintaimu", ucap Rahma dengan penuh harap pada suaminya.


Mereka berdua menikmati perjalanan dan mereka berdua seakan sudah melupakan masalah arloji. Zia selalu menggenggam jemari istri tercintanya.


"Yang, ada yang kamu mau cari lagi ga disini selagi kita disini ?", tanya Zia menawarkan istrinya untuk berbelanja.

__ADS_1


" Sudah Kak, aku juga sudah lelah, ingin kembali ke hotel, aku sudah puas dengan jalan jalannya. Terimakasih suamiku .. muach..", ucap Rahma dan mengecup pipi kanan diwajah suaminya sebagai ungkapan rasa terimakasihnya saat ditrotoar jalan.


"Ya sudah kalau gitu kita balik dan kita langsung prepare untuk besok kita pulang ke tanah air", ucap Zia mengajak istrinya kembali ke hotel dengan menarik pundak istrinya dan mencium kening istrinya.


Sampai di kamar hotel mereka langsung packing barang-barang dan memasukan ke dalam koper.


" Ok finish !! Sekarang aku mau mandi dulu ya Kak !", ucap Rahma yang telah selesai packing barang-barang ia dan suaminya dan langsung izin untuk mandi karena merasa tubuhnya harus dibersihkan.


"Eh.. tunggu aku Yang, aku juga mau mandi ", saut Zia yang ingin mandi bersama dengan istrinya.


" Ga mauuuu..., aku mau buru buru mandinya, kalau sama kakak nanti jadi lama", saut Rahma mendorong pelan suaminya agar tidak ikut masuk ke kamar mandi bersamanya.


" Aaaauw.. sakit Yang.. kamu sadis juga !", teriak Zia mengaduh pelan karena kakinya diinjak oleh istrinya. Zia pun semakin menjadi ingin menggoda istrinya.


"Habis kamu ngeyel, kalau aku sadis bukan kaki kamu yg aku injak, tapi anu kamu yang aku tendang", ucap Rahma menggoda genit suaminya dengan senyum menyeringai berhasil membuat suaminya menjauh.

__ADS_1


Zia yang menjadi tertantang akan kelakuan istrinya akhirnya menangkap sigap istrinya dari belakang, dan mengangkat tubuh mungil istrinya ke kamar mandi.


" Aaaaaaa... kak.. turunin ga !!?", teriak Rahma yang meminta agar suaminya menurunkannya.


Tapi Zia tidak menghiraukannya, dan berhasil membawa istrinya masuk ke kamar mandi bersama dan mengunci pintu toilet agar istrinya tidak lari keluar. Dan tanpa basa basi Zia melucuti pakaian istrinya.


"Yang.. please kita mandi aja ya.. !", rayu Rahma pada suaminya ketika suaminya memulai mencumbunya.


" Kamu sih mancing mancing aku", jawab Zia yang sudah terbuai mencium aroma dari tekuk leher istrinya.


"Yang.. nanti aja diranjang.. kalau disini nanti kulit aku keriput lagi.. aku janji nanti yang hot and spicy diranjang deh.. ", rayu Rahma pada suaminya, yang membuat Zia menghentikan aksinya karena penasaran akan janji istrinya itu.


" Ok...benar ya Yang, kamu yang hot and spicy nanti, aku tunggu !!", bisik Zia ditelinga istrinya yang sedang meremas bagian favorit ditubuh istrinya lalu langsung dihentikannya. Dan mereka berdua benar benar hanya mandi saja di toilet.


Waktu semakin malam suhu kota semakin dingin. Mereka makan malam berdua di restaurant hotel yang mereka inapi. Setelah mereka berdua makan malam, Zia yang sudah tidak sabar dengan malamnya bersama istrinya ingin segera kembali ke kamar.

__ADS_1


"Yang... ", rajuk Zia pada istrinya yang sudah menginginkan haknya sebagai suami. Dan kali ini Rahma menepati janjinya, Zia sungguh dibuat kewalahan dengan hot and spicy istrinya. Setelah mereka menyelesaikan urusannya, mereka langsung tertidur dengan pulas dan mimpi indah menunggu hari esok kembali ke tanah air.


HAY READERS JANGAN LUPA LIKE AND COMMENT NYA AGAR AUTHOR SEMANGAT MELANJUTKAN CERITA. TERIMA KASIH.


__ADS_2