
happy reading all 😍
.
.
.
.
bismilah
.
.
.
.
" udah a...sana ,aku udah gede ,ga perlu dikelonin yang ada nanti bukannya aku yang tidur ,tapi jadinya kamu yang nanem bibit...." aku mengusir Rama agar segera beranjak .
" iya sebentar aja ,cuma mau minta bekel pelukan sama cium aja ,soalnya aku mau ke masjid mau sholat ashar dilanjut ngajar ,terus shalat maghrib sama isya berjamaah , takut kangen...." tiba tiba rasa sedih bercampur rindu dan manja menggelayuti hatiku,tak rela kalau Rama pergi lama lama dari sampingku.
" lama banget...." protesku sambil cemberut " kamu ga kangen sama aku ,apa ??? atau jangan-jangan selama ga ada aku ,kamu main belakang??" tuduhku
aneh sekali baru kali ini aku merasa sangat sedih kala Rama akan pergi meninggalkanku, pikiran pikiran negatif berputar indah di otak lempengku ,lagi....siapa yang tidak menyukai Ramaku , Mahesa saja kepincut apalagi kaum hawa ,dahi Rama berkerut
" ya Allah,naudzubillahimindzalik... ngomongnya ngelantur ....ya kangen lah pake banget...!!" tegasnya sambil mencubit pipiku gemas.
" ga mungkinlah aku ada main dibelakangmu, Ra..gimana mau lirik cewe lain kalo di hatiku udah ga ada ruang lagi,udah penuh sama kamu , memorynya udah full ,udah di akhir batas penyimpanan , mataku aja ketutup sama pesona kamu...." Rama menyamakan otaknya dengan RAM ponsel...,ia menggenggam tanganku ,menciuminya ,mataku hanya mengikuti pergerakannya.
" jangan pernah ngomong kaya gitu lagi ya.. ucapan adalah do'a" ucapnya .
" ya maaf ,honey...." aku menunduk merasa bersalah.
" dimaafkan ! sekarang kalo ngomong yang baik baik...,kaya misalkan ya Allah..! suamiku makin hari makin ganteng aja...atau masyaallah,! sayang kamu makin mempesona ,aku makin sayang deh sama kamu..." ucap Rama dengan konyolnya ,sampai aku tertawa.
" jangan ketawa yang...aamiinin.. " ketus Rama
" iya,aamiin..." ucapku mengaminkan, Rama melirik jam dinding sudah pukul 3 sore ,ia beranjak mengambil handuk .
" a..." panggilku teringat sesuatu
" iya sayang..." ia berbalik menyampirkan handuk di pundaknya.
" tadi ambu bilang minggu depan disuruh ikut pengajian ibu-ibu.. " aku memainkan jempolku
" terus ?? ya kamu ikutlah..." Rama masuk ke dalam kamar mandi untuk bersih-bersih.Mendadak aku tegang,bukan karena menghadapi Rama yang sebentar lagi keluar dengan tubuh bak arjuna nya ,namun ada sesuatu yang mengganjal di hatiku ,kantukku sudah hilang padahal setauku efek samping dari obat yang kumakan adalah mengantuk. Seperti biasanya Rama keluar dengan handuk yang melilit di pinggangnya
" sayang ...! aku takut nanti jadi bahan omongan tetangga kalo bacaan Qur'an ku ga sebagus tahfidz tahfidz Qur'an,atau ga bisa imbangin kamu. " ucapku menunduk .
" ko gitu...? belum apa apa udah takut aja,kalo salah itu wajar namanya juga manusia" Rama meraih daguku dan mendongakkan kepalaku mengecup bibirku singkat ,aku menyerahkan baju yang sudah kusiapkan
" gini aja ,mulai besok kita koreksi kesalahan bacaan Qur'an mu .." ucapnya seraya memakai baju
" bener??" alisku mengangkat sebelah
" iya bener lah ..,mulai besok kamu belajar ngaji sama aa ustadz yang gantengnya tersohor..." katanya sambil mengedipkan sebelah matanya padaku,aku menatapnya meringis dan bergidik .
" bukannya emang udah kewajiban kamu ya ,ngajarin aku tanpa harus aku yang minta.."
" iya ,tapi aku mau kamu yang minta sendiri tanpa ada paksaan biar lebih ikhlas..." aku membantunya mengancingkan kokonya,dan aku mengangguk mengiyakan .
" jangan galak galak ngajarinnya aa ustadz..." ucapku menirukan suara anak kecil , Rama terkikik.
" buat adek apa sih yang engga...tapi kalo salah tetep kena hukuman.." mataku membola.
" kenapa??!"
" biar sayang ada motivasi buat ga salah terus..."
" tapi jangan berat berat hukumannya !"
" engga lah ,masa iya aku suruh kamu ngangkat beras sekarung..."
aku memutar bola mataku jengah ,bukan kaya gitu maksudnya ahh... Rama mendadak jadi patrick si bintang laut deh..
" satu kesalahan makhrojul huruf 5 x french kiss...satu kesalahan tajwid ,hukum bacaan kamu diatas ...."
" hah ??! maksudnya??!"
tiba tiba saraf otakku mendadak putus layaknya benang layangan.
" iya diatas,kalo lagi bikin dede..." tanpa saringan ataupun sensor Rama begitu lancar mengucapkannya.
" yang kaya gini nih..yang disebut guru ca*b*ul...!" sarkasku, Rama tertawa renyah menyamai kerupuk.
" aa ustadz pamit dulu ,ayang istirahat aja jangan lupa shalat dulu , assalamualaikum..."
" wa'alaikumsalam "
.
.
.
.
setelah isya ,aku segera mengisi perutku yg meraung raung bak singa ditemani Nia
" teh...tau ga teh ... beberapa hari kebelakang , Nia kan shalat subuh di masjid bareng ambu , Nia liat teh Vina baru pulang jam segitu loh...masa sih kuliah pulang subuh subuh kan ga mungkin ya.." ini dia akun gosip receh di rumah ,acara gosip di tv mah lewat kalo Nia sudah cuap cuap , sepertinya adik iparku ini berbakat menjadi presenter acara gosip...aku mendongak dan berhenti menyendok nasi...maafkanlah aku wahai suami yang tak bisa menahan lapar sampai kamu datang.....
__ADS_1
ahhh Vina...sudah lama aku tidak bertemu dengan teman-teman ku ,karena kesibukan ku
" ah masa sih ???mungkin Vina pulang dari menginap ..." positif thinking ku "husnudzon saja , Nia... "
" tapi teh keliatan kaya sempoyongan gitu matanya juga sembab teh kaya abis nangis..." jelas Nia,aku sedikit berfikir ,apa ada masalah dengan hubungan nya bersama Gilang ?? tapi Rama tak bilang apapun ,o iya.....Rama ,aku lupa kalau suamiku bukan tipe akun gosip murahan yang mau bilang bilang masalah orang sekalipun itu masalah Gilang...
" masih ngantuk kali..." jawabku
" ahh teteh ...! masa masih ngantuk matanya sembab..." Nia masih mempertahankan argumennya
" padahal bapaknya tuh galak loh teh...ibunya juga cihhh Nia ga suka sama bu Sufi..." Nia berdecih tak suka
" jangan gitu nanti cantiknya ilang..." aku mencubit pipi Nia gemas sambil mencuci piring yg habis kupakai .
.
.
aku melirik jam di dinding sudah pukul 9 tapi Rama belum juga pulang , sedangkan Abah dan ambu saja yg melaksanakan shalat isya di masjid sudah pulang dari tadi
kantuk mulai melanda hingga aku tertidur,,,
.
.
.
kesadaran ku mulai berkumpul ,aku mengucek mataku ,terdengar sayup-sayup adzan awal...tapi tubuhku terasa berat ,sebuah tangan melingkar di perutku ,aku mencoba memindahkan
" ga usah gerak gerak ,yang...kamu mau kemana ???" ucapnya dengan mata yang masih tertutup.
aku sedikit terkejut ,ternyata Rama sudah bangun
" mau ke kamar mandi lah...mau siap siap shalat..."
" masih adzan awal yang,sini peluk lagi ,dingin..." aku kembali masuk ke dalam selimut dan pelukan Rama ,menyamping ke arahnya ,menyentuh pipinya dengan telapak tanganku
" anget yang...." ia mulai membuka matanya
" semalem pulang jam berapa ???" tanyaku
" jam sebelas..." jawabnya " semalem ngumpul dulu sama anak-anak di rumah pohon.."
" oh..." jawabku singkat
" mau bangunin kamu tapi ga jadi...ngeliat kamu pules banget tidurnya ..." tambahnya , Rama bergerak meringsek ke dalam pelukan ku ,wajahnya tepat di depan dada ku .
" yang..kan semalem kamu keburu tidur nih...jadi ga jadi ngadonin dede nya ,gimana kalo sekarang aja ??"
" udah subuh a..."
sorry gengs untuk yang dibawah umur skip ya sampai ketemu garis lagi 😂😂
----------------------------
.
.
" a...phelannn....phelannn.... " ucapan ku tersengal-sengal...
namun rupanya keadaanku yang seperti ini malah semakin membuat Rama bersemangat dan menghentak dengan ritme yang cepat ,dia tersenyum melihat keadaan kacauku
" a..."
" iya.. sayanghhh...." nafasnya pun sedikit berat
" sh*ittttt...kenapa malah jadi terdengar seksi ,dasar telinga mesum..."
aku menggigit bibir bawahku saat kurasa ini semakin cepat dan dalam, membuat in*tiku sedikit ngilu...dan akhirnya milikku terasa hangat oleh bibit bibit unggul milik aa ustadz...
" i love you...." Rama bernafas ngos ngosan lalu menjatuhkan badannya di sampingku ,beres sudah acara bercocok tanam pagi ini...
------------------------------------
" a..hari ini aku cuma ada satu kelas aja itupun agak siangan ..."
" jam berapa ??" Rama menutup Al-Qur'an nya dan menyimpannya,lalu ia membuka sarung dan melipatnya
" jam 10..."
" aku usahain ijin dulu ya ...." ucapnya
" jangan ! biar aku naik ojeg aja atau taksi online.." jawabku
" aku ga mau kamu sendirian yang..."
" gini aja deh kelasku kan jam 8.30 biar aku anter kamu jam 8 ,sayang diem aja di perpus..." usulnya
aku mengerti ketakutannya, Rama tak ingin nasibku seperti Mutia,padahal kan Rama sudah tidak berada di dunia kelamnya yang dulu, semua itu hanya masa lalunya yang sudah ia dan kang Miftah kubur sejak beberapa tahun silam.
" iya udah deh ,.."
" aku bikin bekal dulu ,tapi kayanya mau ikut ambu ke warung sayur dulu deh ...." ucapku
.
.
.
" neng...ayo atuh kalo mau ikut ke warung sayur mah..." ajak Ambu aku mengangguk ,sedangkan Rama yang masih makan kutinggalkan bersama Nia dan 2 orang asisten rumah tangga di rumah ,kalau Abah sudah ke pasar tadi pagi pagi sekali untuk membuka lapak dagingnya walaupun memiliki karyawan tidak menjadikan ayah mertuaku itu berleha-leha...
__ADS_1
aku mengikat rambutku yg sudah mulai kering ,membawanya ke atas
" yuu..." aku tersenyum dan memeluk lengan ambu manja ,sungguh couple mertua dan menantu idaman...ambu tertawa kecil sambil mengulum bibirnya ,lalu menggelengkan kepalanya
di warung sayur sudah berkumpul ibu ibu para tetangga dengan tujuan yang sama seperti aku dan ambu ,berbelanja bahan masakan ataupun kebutuhan lainnya , seperti biasa yang namanya mulut perempuan itu selalu ramai
" ehhh itu bu haji Nur sama istrinya aa ustadz ,tumben sekali ke warung barengan ...."
" iya,,, kan anak kuliahan jadi sibuk ,mungkin lagi ada waktu..."
" uhhh cocok ya...liatnya jadi kepengen ....pasangan mertua sama menantu idaman..."
" halah paling paling juga mantunya yang manja ,nyusahin mertua.." sinis bu Sufi yang memilih milih daun kangkung ,ibu ibu saling melirik mendengar ucapan sumbang ibu Vina itu
" assalamualaikum...."
" wa'alaikumsalam...wahh bu haji sama mantu serasi banget...belanja barengan ???"
" iya bu Diah....kebetulan mantu saya kuliah aga siangan makanya bisa ikut belanja..." ucap ambu
" neng..mau masak bekal apa nanti buat aa...sok atuh dipilih..." ajak ambu
" iya ambu..." aku mengangguk sambil melirik lirik jenis bahan makanan
" wahhh aa ustadz sering di bekelin makan ,to??udah cantik,pinter ,pintar masak lagi..." aku hanya tersenyum manis saja mendengar pujian dari para tetangga tapi netra ku melihat ke arah ibu Vina yg tampak tak suka .
ibu ibu itu cengengesan melihatku ,kenapa ???apa ada yang lucu dariku??? aku sedikit risih beberapa kali aku mengecek penampilanku begitupun ambu
" wahhh aa ustadz kejar setoran kayanya ....kepengen ngasih cucu buat abah haji cepet cepet,ya bu haji..." ucapan menohok salah satu ibu membuat geger, sontak tubuhku menegang,wajahku memerah tapi mengernyit tak mengerti maksud mereka apa.
" ya gitu lah bu... minta do'anya saja " jawab ambu
" aamiin !!!" seru mereka..
aku menggaruk tengkukku tak gatal , dan kembali memilih sayuran
" ibu ibu semuanya saya duluan !!!" ucapnya ketus sambil berlalu menghentakkan kaki
entah kupingnya yang sudah panas ataupun memang sedang dalam masa datang tamu bulanan nya ibunya Vina terlihat jengkel,setelah kepergiannya ibu ibu saling berbisik mengenai kejadian tempo hari persis seperti ucapan Nia
" jelek jelekin mantu orang ,anaknya sendiri yang keluyuran sampai subuh.. " bisik bisik tetangga memang sangatlah pedas..
ambu hanya tersenyum " husnudzon saja ibu ibu kita kan tidak tau apa yg terjadi sebenarnya .." ucap ambu menenangkan hawa panas dari ucapan pedas para tetangga
" ehh anu bu haji habisnya bu Sufi kan begitu suka jelekkin orang tapi anaknya sendiri yang begitu...,neng Nara saja habis !!! diomongin yang jelek jelek.."
aku melongo mendengar namaku disebut..aku ???ada apa denganku ???apa kesalahanku ???
ambu melirikku dan menganggukkan kepalanya pertanda tak usah memasukan ucapan para tetangga ke dalam hati dan pikiran.
" padahal neng Nara mah keliatan ada suaminya ,kemana mana bareng aa ustadz " mereka sambil cekikikan melihatku
" iya saya juga sering liat ,kalo neng Nara diantar jemput aa ustadz,ndak pernah keluar lagi ndak pernah keliatan keluyuran.." ucap bu Dibyo tetangga perantauan dari Jawa Timur.
Ambu tersenyum menanggapi obrolan para tetangga mengenai ku .
" neng ..sudah milihnya ???ayo kita pulang aa pasti sudah nunggu ..." ambu lalu membayar dan permisi
" bu ibu kami duluan , assalamualaikum..."
" wa'alaikumsalam..."
dengan belanjaan di tanganku ,kami pulang ,tapi otakku masih nyangkut di perempatan memikirkan apa maksud ibu ibu tadi sampai mereka menertawakan ku
" ambu ...memang ada yang aneh sama penampilan Nara ya ???" tanyaku
ambu mengulum bibirnya" engga neng..cuma leher Neng saja yang sedikit berbeda .. "jawab Ambu aku mengernyit
" kenapa mbu....??" tanyaku lagi
" capnya aa ketinggalan disana ,neng sudah kaya macan tutul ..." ambu cekikikan ,mataku membola ,
" hah ???!"
.
.
.
.
pipiku mengembung seperti ikan fugu ,bibirku mengerucut masam, wajahku memerah , betapa malunya aku ,helloo gengs....tolong aku...tendang aku sampai planet mars....biar ga usah balik lagi kesini....!!!!!ambu masih saja tertawa
" ambu jangan ketawa... Nara malu...!!! aa nih....!! " rengekku
" lucu atuh neng.." ambu segera ke dapur
" ada apa sih ???ada yang lucu ??" Rama menghampiri dengan santainya sambil duduk di sofa. " ko mukanya ditekuk asem gitu ,kenapa ?
lihatlah wajahnya yang polos seperti tak berdosa
mataku menajam siap siap menerkam mangsa...
" Rama...!!!!" gemertak gigiku...
.
.
.
.
__ADS_1
hay gengs udah 2000 ribu lebih nih ,jempol mimin ampe keriting nih jangan lupa like, vote, rate and komentnya ya😄😄...