
happy reading all 😍
.
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
terhitung sudah beberapa bulan kami berpacaran berjalan dengan adem ayem ,meskipun kadang banyak sekali gangguan dari calon calon orang ketiga ...siapa lagi kalau bukan Kirana dan Willy.
sebentar lagi ujian kenaikan akan dimulai , sepulang sekolah aku mengikuti les tambahan di sebuah tempat les ternama ,karena memang mamah mendaftarkanku ke tempat les agar dapat mengahadapi ujian dan lulus dengan nilai terbaik .
" belajar yg bener ya...nanti ku jemput..." Rama menepuk-nepuk pucuk kepalaku.
" iya..." aku mengangguk cepat.
" jangan lirik lirik ...jangan tebar pesona kalo ada cowo yg nanya ,abaikan.. bilang aja lagi gagu..." ucapnya sambil tertawa ,lagi ....petuah macam apa yg dia berikan .
" siap bos...!!" aku berucap layaknya prajurit
" bagusss!!!" ucapnya
" aku masuk dulu ya..." pamitku mengambil tangannya dan berinisiatif salim padanya , membuat Rama sedikit terjengkat dan tersenyum manis .
" jadi pengen buru buru melamarmu ...." ucapnya
aku dan Rama tertawa bersama " ditunggu..." jawabku lalu berlari menjauh .
" Hay , Ra....masuk bareng ???" tawar temanku bernama Kenzi ia mempunyai wajah oriental karena memang turunan Chinese,kami sama-sama mengambil les tambahan disini, dia murid salah satu SMA swasta di kota Bandung...
" Ra,,,,loe tuh anak SMA xxxx kan ??" tanya nya seraya duduk di bangku sebelah ku sambil menunggu guru pembimbing.
" iya ..kenapa emangnya, Ken???"
__ADS_1
" kebetulan ,aku pindah sekolah kesitu... "jawabnya sambil mengeluarkan buku .
" waahhh kebetulan banget...ntr aku ajak keliling deh...kapan mulai masuk ??"tanyaku antusias
" besok...wah seneng banget gua seenggaknya gua udah punya satu temen lah..."
aku fokus menatap ke arah guru pembimbing bagaimana pun juga niatku disini untuk belajar ,les tambahan yg tidaklah murah harus ku manfaatkan betul betul...agar jerih payah mamah dan papah tidak sia sia.
tanpa sengaja aku melirik ke kiri ,aku sedikit melihat dari ekor mataku Kenzi mencuri curi pandang padaku namun saat aku melihatnya, dia seolah-olah melempar pandangan ke arah lain.
aku berjalan di koridor bersampingan dengan Kenzi sambil sesekali melempar candaan , terlihat dari arah parkiran Rama tengah duduk di motor dengan tampannya,memakai stelan t-shirt putih dan jaket levis dengan warna yg sedikit pudar juga celana levis kebanggaan nya dengan aksen sobekan di bagian lutut menggoyangkan kakinya yg memakai sepatu sneaker.
" Rama...!!!" pekikku melambaikan tangan , Rama tersenyum membalasku namun senyum itu tak lama, saat netra nya mengarah ke samping ku kearah Kenzi,malah kini ia tersenyum smirk dengan tatapan tak bersahabat.
" aku duluan ya Ken..." tapi baru aku melangkahkan kaki ku dua langkah di luar dugaanku Kenzi meraih tanganku hingga aku tertahan dan berbalik .
" hati hati...." ucapnya sambil tersenyum menampakkan lesung pipinya ,ia mendaratkan tangannya lalu mengacak rambutku gemas,aku sontak menjauh
deg....
" i...iya...." aku berlari menuju Rama menatap nya gamang ,terang saja Rama menyaksikan adegan yg seharusnya tidak Kenzi lakukan .
" Ram,, pulang yu..."
jujur saat ini aku takut dengan air muka Rama,sangat kelam ,bahkan dengan Willy saja yg terang terangan menyukai ku dia tidak seperti ini .
aku meraih tangannya yg sedikit mengepal ,,melihat tatapan matanya yg tak melepaskan fokusnya pada Kenzi yg seolah sama sama menantang nya, Kenzi melintas di depan kami seraya tersenyum padaku, aku membalas sebagai bentuk penghargaan pertemanan .
Kenzi berlalu masuk ke mobilnya lalu pergi menjauh.
" Ram...ayo pulang...." ajakku menggoyangkan tangannya.
" hah ...iya ayo..." ia memasangkan helmnya di kepalaku .
" mau langsung pulang ???" tanya nya
" aku laper Ram...." keluhku sambil memberengut
"oke...mau makan dimana???" tanya nya
" emmm dimana aja deh ,,asal sama kamyuuu..." kekehku
"heemm udah bisa gombal ya..." ia mencolek hidungku
" belajar langsung sama gurunya..." aku menumpukan daguku di bahunya ,my favorit place......
Rama membawaku ke sebuah cafe...
" tumben bawa ke cafe... biasanya kalo ga warung bakso banteran juga lesehan.." ucapku
__ADS_1
" sekali kali abisin uang... ngerasain yg namanya cafe takut disangka kampungan ...." ucapnya dengan kekehan ,aku tau dia hanya bercanda karena ku tau sebenarnya Rama sering mengunjungi cafe ,aku sering melihat foto foto di Instagram nya menandakan kalau anak anak pasar itu sering nongkrong di cafe ,,teman teman sekolah taunya mereka hanyalah gerombolan preman pasar yg tak tau mall ataupun cafe dan sekedar nongkrong di pasar menagih iuran pada para pedagang yg menggantung kan hidupnya di pasar seperti sinetron sinetron yg selalu ditayangkan di televisi tapi sungguh mereka salah besar ,aku pun sempat tak percaya kalau tidak melihatnya sendiri saat ku temukan Instagram Rama dan melihat foto foto nya, gaya dan tampilan mereka layaknya kaum borjuis ,bahkan salah satu foto menunjukkan Rama tengah memakai Appron coklat menjadi barista ,weeww membuatku tambah suka, gantengnya bertambah berkali kali lipat.
" hey...kakang brooo....lama tak bertemu...." salim Rama pada pemilik cafe yg ternyata temannya itu
" hey Ram....apa kabar???"
" Alhamdulillah....kang bro sendiri ???istri sehat ???"
" Alhamdulillah....kami berdua sehat walafiat..."
" Ra, kenalkan dia Rasya pemilik cafe ini..."
Rasya mengatupkan tangannya sambil mengenalkan diri.. akupun membalasnya begitu gilaaa cakep...tapi sayang kata Rama dia sudah memiliki istri sepertinya menikah muda wajar lah orang ganteng selalu sold out..
"oke bro duduk...mau pesan apa nih ?"tanya Rasya
" kaya biasa aja.." jawab Rama
"oke sebentar...,ane tinggal dulu ke belakang ya ...."
" oke bro thanks..."
ia pun berlalu ....jujur sebagai mata perempuan mataku tidak bisa berkhianat , gantengnya jodoh orang
" suutt...ekhemmm matanya dijaga tuh..!! dia udah punya istri...lagian ini cowo ganteng di samping kamu dianggap apa ???" ledeknya memutus kontak mata antara aku dan senyuman Rasya yg sedang mengobrol dengan karyawan cafe.
". emmm dianggap gantungan kunci...." tawaku puas melihat wajah cemberut Rama yg menggemaskan.
" kan biar bisa aku masukin ke kantung saku aku bawa kemana-mana biar pas aku kangen aku ambil..." jawabku ,wajah Rama langsung cerah
" huummm boleh dibawa pulang ga???" jawabnya mencubit pipiku
" apa ??" tanyaku bege.
" kamyuu..."
kami kembali tertawa dengan candaan kami sendiri yg menggelikan.
" oh ya aku mau tanya..." ucap Rama sambil memainkan pipet minuman
" apa ???"
" yg tadi itu siapa ???"
aku sedikit berfikir " yang mana???"
" cowok di tempat les..." jawabnya menghela nafas
" oh Kenzi...dia temen ...."
__ADS_1
" lain kali kalo cuman teman ga usah pegang pegang..." ujarnya datar ,wajah kelam itu kembali, rahangnya terlihat mengeras.
aku segera mengiyakan karena aku bukan lah gadis lugu bin bod*h ,hanya untuk mengetahui seorang laki-laki sedang dalam mode senggol bacok alias cemburu. Ternyata mode cemburu Rama terlihat sangat mengerikan .