
happy reading all 😍
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
Baby Azka yang mengerjapkan matanya, masih sangat menyesuaikan dengan kondisi cahaya ruangan. Hari ini jadwalku pulang dari rumah sakit ,sudah sangat rindu dengan rumah .
Kini Azka sedang berada dalam gendongan Rama, walaupun masih sangat kaku tapi sepertinya ia nyaman dalam dekapan kehangatan ayahnya. Berulang kali pipi gemoy merah muda itu dikecup Rama. Tak jarang ia memajukan hidungnya di depan mulut Azka yang tengah menguap .
Jika aku jadi Azka ingin kugigit sekalian hidung ayah tak tau akhlak ini ,yang sudah mengganggu moment ternikmat yaitu menguap.
" yang ! " panggilnya ,aku mendongak saat sedang bersiap-siap untuk pulang ,aku tak ingin bermanja manja hanya duduk atau baringan saja .
" mboy kita... udah bisa liat jelas belum ya kalo daddy nya ini ganteng nya luar biasa ??"
hah ??! apa aku tak salah dengar ?? apa kenarsisan mu sudah tidak bisa diselamatkan lagi Ram...
" tanya aja sama mboy!" desisku malas.
" Hay boy...liat daddy mu ini ,apakah sudah terlihat ketampanannya bak nabi Yusuf??" tanya nya ,aku mengangkat sebelah alisku ,
busett !! bener bener ditanyain dong sama doi ... astaga Rama....
Azka hanya diam sambil sesekali memelet meletkan lidahnya karena mencari sumber kekenyangan perut kecilnya.
Wawan sudah menjemput ia membawa tas perlengkapan ku sedangkan Rama mendorong kursi roda ke parkiran.
Namun saat di koridor aku berpapasan dengan Resti yang sedang berjalan menuju sebuah ruang salah satu dokter.
" a...itu bukannya Resti kan ??" tunjukku .
" mana ??" Rama menyipitkan matanya
" itu yang pake baju coklat !!" tunjukku, Resti yang melihat balik, buru buru masuk ruangan dokter .
" iya " angguk Rama
" dia kenapa ,sakit ??" tanyaku
" ga tau " jawab Rama tak terlalu perduli.
.
.
Mobil sudah sampai di parkiran rumah ,kami turun
" welcome home mboy !! " gumam Rama.
ceklek
" assalamualaikum "
" wa'alaikumsalam !!!" pekik mereka ,rupanya dari tadi tak ada yang ikut menjemput ternyata semuanya sudah disini , lengkap dengan ucapan welcome home nya .
" ya Allah !!" aku terkejut ,mereka mau cape cape menyiapkan penyambutan kecil ini hanya untuk menyambutku dan Azka.
" welcome home ponakan abang daddy !!!" bang Akhsan menyambut Azka namun belum ia mendekat Abah sudah mewanti-wanti
" bang San...hati hati cucu abah !!" ucapnya
" gemoy nya ponakan gue !!" tambahnya
" haduhh gue rela deh nungguin Azka dewasa ,itung itung jodoh yang tertunda !!" ucap Airin , mendapat gidikan ku.
" amit amit ,loe udah nene nene !! bang Sat mau loe kemanain ??!" ucapku dikekehi Airin.
oh iya sedari tadi aku tidak melihat bang Satria,kang Miftah dan yang lain hanya ada bang Akhsan dan teman teman perempuan .
" mereka lagi ada rapat BEM..." jawab ka Nisa.
"loh kalian ,kenapa ga ikut ??" tanyaku pada ka Nisa dan bang Akhsan , bagaimana ceritanya wakil ketua senat ada disini.
" rapat biasa , Ra! ga usah keroyokan !!cuman kegiatan tahunan , lagian yang bikin acara gue sama Nisa ,tinggal menyampaikan aja sama yang lain." jelas bang Akhsan.
" neng ,bobo in dulu Azka ,biar ga bau gendongan !!" lirih ambu.
Aku mengangguk.
.
.
.
.
Hari ini Rama sudah mulai masuk kuliah lagi setelah 2 hari ia ijin ,
" aduh jagoannya daddy ,minumnya kuat banget ! takut diminta !!" seru Rama duduk di sampingku melihat Azka tengah sarapan .
Aku masih merasa canggung menyu*sui di depan Rama dengan ukuran si kembar yang sudah bertambah besar membuatku menutup bagian atas yang terbuka .
" makin gede yang ! " ucapan Rama membuat wajahku memerah malu.
" kamu harus bilang makasih buatku yang ..! yg udah dengan gigih bikin si kembar kamu makin top !!" jelasnya.
" tukkk !"
" aww...!"
Aku menyentil jidat Rama ,sampai ia mengusap usapnya .
" sakit yang ..!" aduhnya.
"mulutnya ... astagfirullah...! di depan mboy nih..!" jawabku .
ingin rasanya ku sentil saja bibirnya sampai lapang Tegalega, agar ingat kalau ia sudah menjadi ayah beranak satu ,dan harus mulai menjaga ucapannya.
__ADS_1
" mboy juga pasti setuju ko ,jadinya dia ga akan kelaparan !" jawab Rama berkilah.
" makasih daddy !!" ia bermonolog menirukan suara anak kecil sambil menggoyang-goyangkan tangan mungil nan halus yang terbalut sarung tangan.
" enak ga de ??" tanya nya
" jaga pandangan,a !!" ucapku sarat akan ancaman.
" biarin kalau siang masih jatahnya mboy kalau malam jatahnya daddy !!" serunya ,
" ihhh !!" decihku menepuk bahunya
" sayang tambah galak aja !! makin sayang !!" cubitnya di pipiku gemas
" aku berangkat ngampus dulu ! baik baik di rumah !" ucapnya ,tangannya mengusap rambutku dan bergerak mengecup pucuk kepalaku kemudian beralih mengecup Azka yang masih dengan rakus menghisap daya hidupnya.
" mboy baik baik di rumah ,jagain bunda soalnya suka nakal ,akur akur waktu daddy ga ada !!" ucapnya .
" assalamualaikum "
" wa'alaikumsalam "
.
.
.
.
" Nara udah balik dari RS, Ram??" tanya Mahesa .
" udah !" jawabnya duduk di bangku miliknya. Dari arah pintu masuk Resti dengan wajah pucatnya .
" Res !! loe kenapa ??" tanya Abay , sepertinya Resti tidak sedang baik baik saja.
" loe sakit Res??" tanya Rama ,ia bertanya hanya sebagai seorang teman sekelas saja.
" i'm fine....!!" jawabnya ,matanya nampak bengkak seperti karena menangis terlalu lama.
" loe ga baik baik aja res, nih...!" Rama menyodorkan sebotol minuman isotonik yang tadinya akan ia minum namun melihat Resti nampaknya Resti lebih membutuhkannya.
" minum..!! jangan sampai dehidrasi disini nanti gue berasa jadi temen yang kejam !!" kelakar Rama.
Resti mendongak menatap Rama nanar ,kalau saja bukan milik orang sudah ia kejar sampai ke ujung dunia sekalipun ,apalagi kabarnya laki laki pujaan hatinya ini baru saja memiliki seorang malaikat kecil dihidupnya, makin hancur hatinya saat ini ,betapa beruntungnya wanita yang bisa dicintai Rama ,lalu bagaimana dengan dirinya ???? batin Resti semakin kacau.
" thanks ,gue ke toilet dulu !!" ujarnya berlalu .
Ada yang salah dengan Resti , Mahesa mengekor mengikuti Resti .
" kayanya Resti sakit , Bay..tempo hari gue liat dia di RS pas lagi check out Nara sama Azka..." lirih Rama ,kalau dulu Rama jarang sekali mengaktifkan ponsel apalagi memainkannya saat akan masuk tapi sekarang matanya tak pernah lepas dari layar berbentuk pipih itu ,sesekali senyumnya mencetak jelas di wajah tampannya manakala wajah si little angel nya berganti pose saat terpotret lensa kamera milik ayahnya itu.
" wahhh kewarasan anda patut dipertanyakan nih , Ram...apa punya anak malah bikin loe tambah stress Ram??" tanya Abay.
" sia*lan loe ,justru ini mood booster gue ,bay..makanya merit....!!" jawab Rama mengusap wajah Bayu ,tawa mereka terhenti saat salah seorang mahasiswa berteriak kalau seorang mahasiswi akan mencoba bunuh diri di toilet ,untung saja seorang petugas kebersihan kampus mendapatinya masih dalam keadaan bernyawa walaupun ia sudah menggoreskan cutter di pergelangan tangannya,nadi yang ia coba putuskan belum begitu menganga.
" brooo !!! Resti brooo !!!" pekik teman sekelas mereka .
Rama dan Bayu saling melirik lalu seketika mereka berlari melihat kejadian perkara ,yang ternyata Resti sendiri sudah dibawa beberapa orang pihak kampus menuju RS terdekat. Pihak kampus memanggil orangtua dari Resti sendiri yang berada di luar kota Bandung dan memberitahukannya .
Beberapa anggota BEM kampus dan perwakilan kampus pun menjenguk Resti ke rumah sakit ,namun nampaknya Resti masih dalam kondisi yang kritis.
" kayanya Resti bukan hanya sekedar sakit , Ram...doi lagi ada masalah !" ucap Abay.
" mungkin ,apapun itu kita cuma bisa do'akan yang terbaik bay ! " ucap Rama memakai helm full face nya.
" assalamualaikum sayang !!"
" wa'alaikumsalam daddy !!" aku menyertakan wajah putraku di layar kamera .
" maaf hari ini daddy lembur ,banyak deadline yang harus dikejar ...!" sesalnya.
" semangat daddy ,bunda sama mboy do'ain daddy biar lancar !!"
" aamiin !! mboy sudah makan siang ??" tanya Rama.
" sudah dong !!"
" ko daddy ga liat ??!" aku memutar bola mata malas
" modus ...!!! udah kerja sana !!" desisku ,ia malah tertawa .
" ya udah baik baik selama daddy kerja ya nak ,peluk dan sun jauh daddy buat kalian !! assalamualaikum "
" wa'alaikumsalam"
Senyum Rama belum pudar hingga ponselnya kembali bergetar air mukanya menjadi serius ,satu nama membuatnya berfikir keras
" RESTI "
mau apa dia menelfonku ,apa Resti sudah sadar ?? tak berfikir buruk Rama mengangkat telfonnya.
.
.
.
Disini ..! saat ini Rama berada di depan RS ,ia tak sendiri ,ditemani Damar teman satu teamnya , Rama minta ijin sebentar untuk pergi ke RS ,atas permintaan Resti tadi , sebenarnya Rama sudah menolak namun permintaan yang diiringi derai air mata dan ucapan yang lemah dari seorang wanita tak mampu membuat Rama menolak ,ia hanya berfikir kalau seandainya itu aku pastinya ia akan mengucapkan terimakasih pada seseorang yang mau menolongku.
Berbekal sekeranjang buah ia dan Damar berjalan melewati lorong RS.
ceklek
" assalamualaikum "
seorang gadis tak berdaya di ranjang RS nya , orangtuanya belum datang untuk menemaninya ,kalau dipikir memang iba rasanya di kota perantauan seorang diri apalagi dalam keadaan begini .
" wa'alaikumsalam..."
" hay Res ??!" sapa Rama yang masih memakai name tag bersama Damar.
" hay Ram, makasih udah dateng !!" jawabnya pelan
" oh ya kenalin ini Damar temen kerja gue ,maaf gue ngajak Damar, gue hanya tidak mau sampai ada fitnah di luar sana !" lirih Rama,
" hay gue Damar!!" sapa Damar.
Resti mengangguk ,sekali lagi sangat beruntung wanita yang mendapatkan laki laki sebaik Rama ,apa ia tega untuk merebut Rama dari keluarga kecilnya.
" by the way ....loe gimana keadaan nya ,udah baikan ??" tanya Rama namun Resti malah menangis. Sontak saja membuat Rama dan Damar mengernyit ,salah salah mereka berkata orang orang akan menyangka mereka berbuat yang tidak tidak.
" Res,kalo gue boleh saran !! adukan semuanya sama Allah ,gue yakin Allah akan mendengar " Rama mendekat menaruh keranjang buah di meja ,namun belum Rama mundur Resti dengan lancangnya memegang tangan Rama.
" Ram...nikahi gue !!" sontak Rama menepiskan tangan Resti .
__ADS_1
" loe gila !!! " pekik Rama,jangankan Damar ,Rama saja sudah tergelonjak kaget mendengar permintaan Resti.
Damar hanya bisa menjadi saksi atas permintaan seorang wanita yang sudah menjatuhkan harga dirinya pada seorang lelaki.
" gue hamil Ram..!!" tangisnya pecah...
" apa ???!!" teriak Rama.
ceklek
" apa ??!!!" pekik kedua orangtua Resti yang baru saja masuk ke dalam ruang rawat Resti.
" kamu hamil ,nak ??? olehnya ???" tanya bapak Resti yang sudah menggebu-gebu ingin melampiaskan amarahnya pada Rama.
" bukan saya pak !! tunggu dulu !! ini salah paham !!" jawab Rama ingin menjelaskan .
" apa kamu yang sudah membuat anak saya menjadi begini ???" pekik bapak Resti di dalam ruangan
" tunggu dulu pak !! biar teman saya menjelaskan duduk permasalahannya !!" Damar menengahi.
" teman saya tidak mungkin seperti itu ,saya tau betul ....justru anak bapa yang meminta kami datang kesini , katanya ia ingin meminta tolong !!" ucap Damar bahkan panggilan Resti pun tadi di loadspeaker oleh Rama hingga satu ruangan kantor Rama pun bisa mendengarnya.
Resti hanya menangis sesenggukan " maafin gue Ram..." batinnya.
" Res , jelaskan !!!" bentak Rama yang rahangnya sudah mengeras.
Jangan sampai rasa ibanya berubah menjadi kebencian ,jangan sampai rasa kemanusiaan dalam diri Rama menjadi hilang hanya gara gara masalah kesalahpahaman ini.
" teman saya sudah menikah pak ,dan istrinya baru saja melahirkan ,!!" tapi seperti menutup mata dan telinga pihak keluarga Resti tak mau mendengar pendapat lain .
" nikahi anak saya !!!!" bentaknya
" jangan sampai rasa hormat saya terhadap bapak dan ibu menghilang !!" ujar dingin Rama.
" dan loe Res ,sebaiknya jelaskan sekarang atau loe tau akibatnya !!" tidak keras memang namun ucapan itu murni dari seorang jiwa gengsternya yang terkesan seram , gadis dihadapannya ini salah sudah mengusik ketenangan nya ,apalagi ini menyangkut hubungannya bersamaku yang tidak menerima penghianatan.
" ayo,mar!! kita pergi ,salah gue kasian sama loe ,Res ..sejak awal Nara bener rasa kasian gue ga dibutuhkan buat loe !! " Rama menekan amarahnya sampai ke titik terendah
" assalamualaikum. !!" pamitnya
" Ramadhan ,gue cinta sama loe !!" pekiknya memaksakan " maafin gue , Ram" cicitnya.
Rama menghela nafas dan mengusap kasar rambut dan wajahnya " astagfirullahaladzim!!"gumamnya.
" sabar , Ram !! gila ya tuh cewek !! " Damar menggelengkan kepalanya.
Hanya satu yang menjadi pertanyaan Rama , Resti hamil tapi oleh siapa ?? rasanya ia tak pernah dekat dengan siapapun,dan hanya selalu mengekor bareng anak-anak band kampus ,inilah yang ia takutkan , keberadaan Resti yang selalu mengekor pada anak band terlebih lagi Resti sangat memuja Rama.
.
.
.
.
Wajah kusut ,dekil namun tak menghapus ketampanannya
" assalamualaikum !!"
" wa'alaikumsalam .." aku mengalungkan tanganku di leher Rama
" mana mboy ??" tanya nya membalas pelukanku dan mengecup bibirku sekilas.
" bobo !!" jawabku , terang saja sudah pukul 8 malam.
" yahhh padahal rindu berat !!" kekehnya ,kata Rama melihat ku dan Azka adalah obat yang ampuh untuk rasa penatnya.
" mau mandi ?? kusut amat ,pak !!" seruku . Rama mengangguk
" aku siapin airnya !!" jawabku
" ga usah ,pake air dingin aja, aku lelaki tangguh yang.. !!" jawabnya
" seberapa tangguh ??" aku menggambar pola abstrak di dada Rama berniat menggodanya yang tengah menjalankan puasa ala lelakinya .
" jangan mancing mancing kalau ga mau nanti mboy punya adek cepet !!" jawabnya tersenyum smirk, Rama menaruh tasnya ,lalu menggendongku ala bridal style
" ya udah kusiapin bajunya..!!"
.
.
Rama memposisikan tubuhnya berdiri tepat dibawah shower dan menyalakannya ,deras air shower jatuh seperti memijit kepalanya yang sudah memanas dan pusing.
Ingin rasanya ia menghantam samsak tinju atau sekedar mencari lawan tanding yang tangguh untuk meluapkan kekesalannya,permintaan keluarga Resti dan kesalahpahaman itu berputar cepat di otaknya,mungkin nanti malam ia akan mengadukannya pada sang maha pemilik kehidupan.
Rama menggosok kepalanya menggunakan handuk ia menyambar t-shirt hitam yang kusiapkan menatap lama lama wajah tenang Azka dan menghujaninya dengan ciuman ,tak peduli jika anaknya itu menangis dan bangun , ataupun ngamuknya singa betina karena tidur putranya diganggu.
" mboy jangan bobo dulu ,daddy kangen berat !!" ucapnya , Azka menggeliat karena tidurnya terganggu lalu menangis kencang.
" ihhh aa !! mboy jangan diganggu !!" kesalku sambil cemberut,aku mencubit pinggangnya ,dan ia tertawa oleh hal itu.
" abis kangen mboy ,yang ...!"
" sini sayang ! daddy nakal , ayo kita musuhin daddy boy ...!! daddy udah ga soulmate kita lagi !!" aku memalingkan wajahku dan membawa Azka ke dalam dekapanku , mengeluarkan sumber kehidupan Azka dan
happ !!
Azka begitu rakus !!
Rama ikut berbaring dan memelukku dari belakang sesekali menyesap rambut dan tengkukku ,lalu menumpukkan kepalanya ditopang tangannya.
Ia tidal rela jika kehidupan keluarga kecilnya diusik orang lain ,
" daddy nakal boy...,ga tau bunda pengen rebahan dan me time !! " cerocosku.
" daddy !! kita dan kamu end...!!" ucapku lirih
deg.....!!
seketika Rama bangun menatapku sambil terkejut " aku ga mau ,yang !!' jawabnya ,aku tergelak karena kelebay an Rama.
" apa sih aa...!!lebay ...daddy mu boy dicandain aja lebay gitu apalagi kalo beneran kita tinggalin udah nangis kejerr !!" aku tertawa renyah.
Namun wajah Rama masih belum berubah ,ia terlihat seperti sedang berfikir...
.
.
.
.
__ADS_1
oppsss tunggu gengs !! jangan ngamuk ngamuk dulu ya di part ini !! mimin harap jangan lempar botol atau tomat busuk ....cukup siapkan jantung dan tissue saja dulu untuk saat ini...😄😄 percaya kan sama mimin ....