Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh

Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh
aku adalah obatmu..


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


.


" ga gratis..."


" hah !!!!uhukkk.....!!" aku tersedak teh manis hangat


apa lagi yg di rencanakan cowo satu ini kemaren ngajak nikah ..jangan bilang sekarang minta.......????mataku membelalak dengan pikiran Travelling ku ,aku menggelengkan kepalaku cepat ga mungkin Rama semesum itu mana mungkin....


" minum pelan pelan dong Ra..." ia menepuk nepuk punggung ku


hey dude...gue keselek juga karena loe....


aku langsung berniat mengeluarkan uang dari sakuku...


" aku ga butuh uang kamu, Ra...jangan bikin aku jadi pacar yg perhitungan ya Ra ...." ucapnya santai seraya mewanti-wanti.


ga sadar...emang iya kan ,apa perlu aku kasih kaca Ram....aku menoleh dan mengangkat alisku tak percaya dengan yg Rama ucapkan .


" terus bayar pake apa ???jangan bilang minta nikah sekarang!!aku ga mau !! " aku memalingkan wajah dengan tangan yg bersidekap "aku masih mau sekolah ya Ram...." jawabku buru buru... bukannya aku tak mau tapi masih terlalu cepat untuk sebuah ikatan sehidup semati,menikah muda bukanlah impian ku...


Rama terkekeh " tadinya sih gitu ... tapi aku yakin pasti kamu keberatan " jawabnya


" nah itu tau....jangan minta yg aneh aneh ya...please...." tanganku memegang lengannya posesif dan memasang puppy eyes.


Rama kembali tertawa kecil lalu mengusap lembut rambutku dan mencapit hidungku " kamu bikin aku gemes ,jadi pengen cepet-cepet halalin..."


" aku ga minta yg susah susah ko...aku cuma mau malam minggu nanti kamu yg gantian ngapelin aku, kaya biasa aku ngapelin kamu..." ucapnya


" what ???" aku melongo heran


hey penghuni alam semesta!!!!!kalian dengar??? permintaan absurdnya telah rilis....!!!


" apa harus di jelasin secara detail honey ...." ia mencubit pipiku gemas ,semakin melilit saja perutku mendengar permintaan aneh Rama


" maksudnya kamu datang ke rumah bawa bunga buat aku, minta ijin sama abah sama ambu, kalo kamu mau ngapelin aku...ngajak jajan ,terus kamu manjain aku...kaya aku selalu manjain kamu..."


yang benar saja Ram....lebih baik aku berburu ubur ubur bersama Spongebob dan Patrick....

__ADS_1


" ihhhh ga mau ahhh aku ga bisa gombal kaya kamu...aku juga ga bisa manjain !!gimana caranya???" suara ku sedikit meninggi pertanda aku keberatan


Rama merengut seperti anak kecil yg balonnya meletus ," oke aku kasih pilihan kamu mau ngapelin aku atau ...." ia mulai menyeringai membuatku takut mengingatkan ku pada Rama saat sedang menghadapi Kenzi yg tengah menyekapku


deg.....


" a.... atau apa ??" aku menciut


" atau ...." Rama menyelipkan rambut kebelakang telingaku


" glukkk..."aku menelan berat salivaku.


ada rasa takut,malu , berflower ahhh ....nano nano...


" atau aku culik kamu ke KUA...." bisiknya ,sontak aku mendorong kuat kuat tubuh Rama , Rama yg tak siap sampai terjungkal


" blugghhh...."


" aww.... Ra....sakit...lagian aku cuma becanda" ia mencoba bangun dari posisinya yg terduduk di lantai sambil meringis mengusap usap pan*tat nya


" astaqgfirullah... Ram...maaf maaf..." aku langsung beranjak dari kursi dan membantu Rama bangun tapi tak lama kemudian aku tertawa puas sekali ,,,


" bwahahahaha ya Allah....syukurin ...makanya jangan suka usil...jatoh kan...." sumpah serapah ku ,namun tanganku menepuk nepuk baju Rama yg kotor dari debu lantai sedangkan Rama masih meringis.


" ketawa lagi...!!!! sini kamu.. Ra..!!!!." aku sontak berlari, seketika aku lupa dengan rasa sakitku,itu semua berkat Rama .


greuupppp...!!! akhirnya Rama menangkap ku Rama merangkul dan mengapitku di ketiaknya


" kena ....!!"


" ampun... Ram...." ucapku masih cekikikan


ia menatapku penuh


" tetaplah tersenyum, Ra...tunjukkan rasa sakitmu hanya di depanku ,karena hanya akulah yg boleh menjadi obatmu... " baru kali ini ucapan seseorang membuat hatiku bergetar ,aku membalas dengan senyum simpul " thanks... aku sayang kamu Ram..."


entah apa yg merasuki mu Ra....sampai kalimat sakral itu terucap dengan mudahnya dari mulut mu....


" rasa sayang ku lebih besar buatmu Ra...."


" ekhemmm....ekhemmm ****....."


" guysss balik lagi oyyy....moment nya ga tepat...." pekik Bayu


" beuhhh Ram ....sweet sweetan nya nanti lagi atuh pas pulang , sekarang udah mau masuk nih...." ujar Mita


" hemmm baru ditinggal sejam kelas udah jadi latar acara katakan cinta aja...." Rika ikut sewot


" huwaaaa mata dede...jiwa jomblo dede..... A'a Rama tega.... A'a tega ka dede..." mewek Ridwan yg mendapat hadiah lemparan bekas cup air mineral kosong dari yg lain lalu mereka kembali ke bangku masing-masing


tapi tunggu dimana Gilang dan Vina???


.


.


.


Vina kembali dengan tersenyum senyum selang lima menit lalu Gilang walaupun wajahnya nampak biasa saja .


" Vin.... dari mana ???" tanyaku

__ADS_1


" dari kantin...." jawabnya ,mataku menyipit " kamu aneh deh Vin...." ia langsung gelagapan " a...aneh ??aneh kenapa ???" tanyanya tersenyum getir


" kamu senyum senyum sendiri kaya orang baru mau masuk RS jiwa..." ucapku yg langsung dihadiahi senggolan bahu oleh Vina


" enak aja..... perasaan kamu aja kali ..udah ahhh Ra..???" di kalimat terakhir ia tersenyum manis sarat akan maksud


ada udang di balik ebikatsu...


" kenapa ???" tanyaku jumawa


" liat PR dong ,boleh kan aku lupa ngerjain Ra..." ia tersenyum semanis gula satu pabrik


" ga usah senyum gitu ....ga akan tersepona...." ucapku


" terpesona Ra... terpesona...." sanggah nya.


" hahaha ya udah tunggu bentar ,hari ini aku lagi baik ya..." jawabku , Vina mengangguk cepat " ay yayay kapten...."


.


.


.


.


.


langit Bandung menunjukkan kemelut hitamnya ,,, sepertinya sebentar lagi akan turun hujan


" Ra... cepet masuk ...kayanya mau ujan ,jangan kemana-mana di rumah aja...aku ga mau kamu sakit..."


" kamu yakin ga mau nunggu hujan turun dulu Ram.. ntar keujanan di jalan..." pintaku


" aku ga papa," ia meraih tanganku dan menggenggamnya


"lagian tadi abah minta tolong sama aku,,,,terus aku juga harus buru buru pulang soalnya ustadz Hasan sedang ijin pulang kampung,kasian anak anak madrasah ga ada yg bimbing..." jelasnya sambil melirik jam tangan


" ya udah hati hati...kalo ujan neduh dulu ,jangan ngebut ngebut..." jujur saja rasa khawatir ku semakin bertambah untuk Rama manakala Rama jauh dariku.


" siap sayangkuh....ya udah aku jalan dulu sebelum abah nanti ngacak ngacak pasar..." kekehnya lalu ia mengecup kedua jarinya lalu menempelkan di pipiku seperti biasanya sebelum say goodbye...


" assalamualaikum...."


" wa'alaikumsalam...."


Rama melajukan motornya ,


.


.


.


" darrr...."


suara petir menggelegar


" astagfirullah..." aku langsung melihat keluar jendela tak lama setelah itu hujan turun bersama pasukannya membawa pikiran cemasku bersamanya


kasih....sungguh ....bagaimana kabarmu ???dimana kamu ????

__ADS_1


__ADS_2