Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh

Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh
INTUISI RAMA : mulai menyukai


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


Kalau biasanya do'a kupanjatkan seusai shalat di sepertiga malam , do'a kali ini kupercepat setelah shalat dhuha .


" bila memang jodoh dekatkan lah ,bila bukan jodohnya ,jodohkanlah !!"


Ingin rasanya kuketuk pintu langit sekencangnya supaya penghuni langit menjawab semua harapanku


.


.


.


Pucuk di cinta ulam pun tiba saat bu Fatima masuk ke kelas seperti biasanya membawa seseorang yang memang sedang kupikirkan ,gadis manis nan jelita namun jutek ,pantang mundur sebelum cinta ,peped terusss ...gaspol !!.


Narasheila Caramelia Yudhistira


Nama yang sangat sweet se sweet wajahnya. Tak kusadari kalau sedari tadi bibirku melengkung senyum senyum sendiri hanya tinggal diantar saja ke RSJ, sudah cocok jadi penguni disana.


Timbul rasa ingin mengganggu hingga ia bosan ,rasa ingin mendapatkan perhatiannya sampai ia tertarik, tapi sepertinya sulit .


" kenalin namaku Narasheila Caramelia Yudhistira,bisa panggil aku Nara atau Sheila !!atau sesuka kalian aja !!" ucapnya lembut.


" kalo panggil sayang boleh ga ??!" tanyaku ,sorakan menggema di kelas seperti biasa .


" calon korban aa yang baru !!" bisik Gilang pada Abay.


Wajah cantiknya membuat sebagian penghuni kelas terutama laki laki berebut ingin duduk dengannya . Tapi dia tidak memilih bangku dari mereka satupun , justru ia memilih duduk berdampingan dengan Mita , Alhamdulillah ...!!!!! do'a anak sholeh selalu diijabah Allah ,di dekatkan dengan jodoh ...


Jangankan mendekapnya, dari jarak 5 meter saja aroma strawberry yang segar dan manis sudah memenuhi rongga hidung memabukkan, bukan parfum murahan yang biasa ada di warung remang-remang.


neng..neng ..bikin pengen meluk aja !! batinku memelas.


Sepertinya sainganku akan banyak tapi jangan panggil aku Rama si pujangga cinta jika tidak bisa menaklukkan si cantik nan jutek.


Benar saja kataku ,niat menolongnya berkeliling..! tapi tawaranku ditolak mentah-mentah jangankan menerima, mulutnya seperti sebuah silet tajam berikut luncuran kata kata dibarengi dengan tatapan mata tak suka nya bagaikan bubuk cabe level 10 ,


" baru kali ini gue liat cewek ga mempan dengan pesona seorang Ramadhan !!" kekeh Gilang meledekku ,kini aku menjadi bulan bulanan cs cs ku yang mengidap syndrom jomblo akut ...


" udah luntur peletnya ,nempel ke gue !!" jawab Abay.


"si*alan !!" gumamku mendorong bahu Abay.


" warung kopi babeh ??!!" tawar Ridwan, tempat nongkrong yang menjadi basecamp kami.


Saling dorong dan tertawa menjadi selingan kami saat berjalan menuju warung kopi depan sekolah ,tapi langkah kami berhenti disaat melihat Mita dan Nara sedang di jegal oleh anak anak komplek ,malas sebenarnya berurusan dengan mereka apalagi ada Willy disana .


Abay sudah melerai ,tapi sayang niat baiknya malah ditepis kasar oleh Gibran si anak mamih dengan rambut bak penyanyi negri ginseng seperti kebanyakan anak muda sekarang yang menjadikan mereka kiblat dalam style. Aneh saja sekolah yang seharusnya taat peraturan tapi sepertinya tak berlaku untuk kalangan borjuis dan kaum hedon , peraturan sekolah seakan dapat dibeli dengan uang yang tak seberapa.


" gue bukan sodara si preman pasar ini !!" sarkas Willy padaku dengan tatapan tajamnya.


Sebenci itu dia padaku.

__ADS_1


" cabut bro !!" jawabku setelah menyadari kalau Nara ternyata sudah tak ada disitu .


" Ram..kayanya si Willy cs tertarik sama Nara " ucap Abay seraya menyeruput minuman bersoda yang dituangkan ke plastik bening di bubuhi sedotan plastik.


" si Nara itu rumahnya memang di komplek bay !" jawab Gilang ,ternyata Gilang lebih tau dariku


" apa Lang??" tanyaku terkejut dengan mulut dipenuhi gorengan cemilan ternikmat sepanjang sejarah.


" gimana sih loe ,suka tapi ga tau si Nara kan satu komplek sama Willy cs..."


" wahhh bahaya Ram !! virus anak komplek semakin di depan !" tambah Ridwan.


Seperti nya memang tak mudah untukku menaklukan Nara,tantangan buatku.


.


.


Aku mengucek mataku menyesuaikan dengan cahaya lampu kamar ,kalau bukan karena suara panggilan adzan subuh mungkin aku masih berlarian bak adegan India diiringi musik di tengah hujan dengan si cantik jutek Nara.


Aku menyambar handuk lalu masuk ke kamar mandi sambil bersiul ,untung saja mandiku tidak terlalu lama tidak harus luluran ataupun mandi susu. T- shirt hitam warna kebanggaan ku bersama jeans sobek sobek di bagian lutut,tak perlu skincare ataupun rangkaian pelembab dan cream glowing seperti gadis,wajahku sudah tampan dari lahir.


Pagi pagi disuguhkan dengan masakan Ambu nikmat Tuhan mana yang kau dusta kan .


" pagi semua !!" pekikku berjalan menuruni tangga.


" sok ngartis !!" sarkas Nia.


Setelah Teh Ayu menikah dan diboyong suaminya bertugas di luar pulau Jawa ,hanya makhluk cerewet satu ini yang menjadi rivalku di rumah .


" a hari ini bantu Abah di pasar " ucap Ambu.


" siap 86 ,ndan !! perintahmu suatu kebanggaan bagi hamba yang mulia ratu !!" seruku .


" hilih pasti ada maunya !" kembali si bocil ini berkomentar pedas layaknya netizen warga plus 62 ,sedangkan ambu lebih memilih menjadi pihak yang diam saja entah tak mau ikut campur atau sudah pusing melihatku dan Nia yang sudah seperti Tom and Jerry.


.


.


" Ram ,pemasukan kas pasar sudah terinci !" Abay menyerahkan sejumlah uang padaku , namun aku menolak


" bayarkan saja pada petugas kebersihan pasar,jangan lupa alat alat kebersihan sisanya bagikan pada anak anak lain dan shodaqoh masjid !!" jawabku.


Karena bagiku harta tidak akan dibawa mati ,bukannya aku sombong dan menolak rezeki ,justru jika ada kontes pemuda terbaik ,dan tidak sombong plus ditambah tampan seperti nya aku lah pemenangnya.


" weyy !! ada bidadari tak bersayap datang ke pasar !!" pekik Milan sambik berlari dan dengan nafas ngos-ngosan,namanya sebenarnya Asep tapi karena ia menyukai inter Milan maka kami memanggil dengan nama bekennya,dan nama kerennya adalah Milan.


" ya iya atuh Lan,bidadari mah tak bersayap soalnya yang bersayap mah rotinya perempuan 2500 satu !!" seru Iko ,anak pedagang kelontong,semua terkekeh mendengar jawaban polos kedua anak SMP yang sebentar lagi masuk SMA.


"itu mah buat nampung iler loe !!" sarkas Milan .


" si*alan !!" jawab Iko.


Penasaran dengan yang dikatakan Milan Abay dan Gilang sampai celingukan .


" yang bener kamu Lan !!? apa jangan jangan otak kamu ngaco karena dehidrasi " sarkas Ridwan.


" dehidrasi kali ! jadi matanya ikut siwer ,liat si Bejo dibilang bidadari !!" tawa Gilang, Bejo adalah anak yang rambutnya panjang terkenpang menyatu seperti bob Marley. semua tertawa.


" Siti kali !!" tebak Abay.


" heh !! Siti mah cemceman si aa !!" ledek Gilang. Aku menoyor kepala Gilang " iya buat dijodohin sama loe !!" jawabku turun dari tembok yang rusak samping pagar pembatas pasar.


" ehh asli bro !! geulis pisan alias cantik banget !! duh pokonya mah gadis idaman !!" ngotot Milan.


Daripada mati penasaran dan menghayal yang tidak terbayangkan lebih baik keliling .


.


.


" mang Iwan ,aman mang ??!" tanyaku memasuki kios dengan penutup spanduk


" aman Ram...!! ini ada es jeruk buat Ambu sama abah haji !!" sempat ku menolak ,tetapi para pedagang disini selalu memaksa memberi padahal aku tak pernah meminta .

__ADS_1


" suuttt " senggol Milan


" itu bidadari nya !!" bisik Milan.


" ga bohong kan gue !!" serunya. Mataku mengikuti arah dagu Milan dan mendapati seorang gadis yang tengah asyik duduk menyeruput es jeruk.


" cantik kan bay ??!" bisik Milan pada Bayu.


" kalau yang kaya begini , baru gue rela tengah malem bangun cuma buat nikung dia di sepertiga malam !!" kekeh Milan.


" boleh Lan , tapi besoknya nama loe yang diucapkan dalam doa tahlilan !!" jawab Abay di tertawai beberapa diantaranya.


deg....


" loe !!"


" kamu !!" tunjukku dan dia bersamaan.


Selalu timbul rasa ingin menggodanya sampai ia kesal ,


" Weits...!! ada bidadari nyangkut di kios es jeruk nih !!" ,matanya menajam melihatku mungkin pikirnya aku lagi aku lagi ,buatmu musibah tapi buatku anugrah. Ini yang namanya jodoh ,nona !! senyumku mengembang.


" calon istri idaman lagi belanja ya ??!" dia tetap menolakku dengan berkata begitu angkuh ,sejauh mana kamu mampu menolakku .


Ia minta tolong pada mang Iwan ,menitipkan belanjaanya dan ingin menyusul ibunya ke dalam pasar ,aku tau ia merasa tak nyaman karena dikelilingi oleh laki laki ,tak lama adzan dzuhur berkumandang


" tuhh !! denger ga adzan ...solat oyyy !! kalian ke masjid duluan gue anter calon makhrom dulu !!" jawabku sambil terkikik.


" ga perlu ! gue bisa sendiri !" ucapnya ,tapi aku tak suka ditolak ,aku meraih tangannya dan menariknya untuk bersamaku.


" lepas!!" ia mencoba berontak ,namun tidak membuatku melepaskan tangannya ,entah itu menyakitinya atau tidak aku seperti tak mau melepaskannya ,


" calon mamah mertua ,eh mamahmu mau belanja apa ??" tanyaku tanpa merasa bersalah.


" kios daging !" cicitnya ,aku menariknya pelan , seperti inikah menyentuh seorang gadis yang kusukai ,sungguh sudah gila aku ini ! aku bersumpah seharian ini tanganku bekas memegang tangannya tak akan kubersihkan ,kulitnya yang lembut seperti kulit bayi tanpa bulu yang menempel , definisi kulit susu dan semulus porselen sebenarnya


" astagfirullah, tobat kamu Ram !!" batinku bergelut dengan dosa nikmat yang tak terasa.


Sepertinya ini akan menjadi candu untukku,aku terlanjur masuk ke dalam lembah keindahan seorang gadis sampai aku sulit meraih titian untuk naik kembali.


Pertemuan tak disengaja ini seperti sudah disetting Allah ,


" mamah !!" pekiknya ,pada seorang wanita paruh baya yang sama cantiknya mungkin Nara versi tua.


Ibunya Nara sedang berbelanja di kios Abah


" ini anak ibu ?? wah cantiknya !!"


" bah !!" sapaku


" Rama ??! kalian sudah saling kenal ??" tanya Abah dan ibu Nara


" nah ini anak saya !! Rama namanya bu !!" Abah mengenalkanku pada ibu Nara yang tersenyum ramah ,wahhh... ini dia calon mertua idaman .


" Ram..bawa stok daging dari jagal kesini !!" pinta Abah.


" siap bah !! tapi aa sholat dzuhur dulu !!" ijinku melirik jam di tangan.


Aku pamit , sebenarnya sayang meninggalkan pemandangan indah ini ,namun aku harus absen kehadiran pada sang pemilik kehidupan ,takut nanti dicoret dari list penghuni surga ...


See you tomorrow beauty ....di sekolah.


Saat menjauh terdengar suara tawa renyahnya bersama ibunya dan Abah.


Sungguh wajahnya cantik secantik bunga yang baru mekar ,rambutnya yang ikal dibagian bawahnya hitam kecoklatan seperti kayu manis yang mewangi , tawanya renyah manis seperti kue wafer,dan jangan lupakan wangi aroma tubuhnya yang membuatku candu ,jika kamu sebuah barang apa namamu aku ingin memilikimu ,wahai wanita ???!


" udah ga beres otak gue !!" aku mengetuk ngetuk keningku


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2