Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh

Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh
AZKARA WISESA AL KAHFI


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


" AZKARA WISESA AL KAHFI "


RAJA BERHATI MULIA YANG MAHA KUASA (gelar kekuasaan tertinggi) AL KAHFI nama dari keluarga Rama....


Sebenarnya dalam genre yang berbeda macam macam artian dari AZKARA dan WISESA ,namun dari sudut pandang Rama inilah artinya AZKARA menurut kamus bahasa Indonesia raja yang berhati mulia dan WISESA adalah nama keningratan Sunda yang berarti maha kuasa atau gelar kekuasaan tertinggi. Apapun maknanya terselip sebuah do'a kedua orangtua di dalam nama.


Sebuah rangkaian nama nan gagah Rama sematkan untuk mboykuh yang lahir dengan berat 3,6 kg, kini sedang terlelap dalam gendongan ambu ,si pipi bakpau nan merah muda ini selalu menjadi rebutan kakek nenek nya.


Sayup sayup telingaku mendengar suara beberapa orang mengobrol ,setelah cukup lama aku tertidur akhirnya aku bangun ,satu kata laparrrr .....


Kulit lenganku terasa menyentuh sesuatu ,rupanya itu rambut Rama yang tengah memposisikan kepalanya di samping lenganku sambil menekuk lengannya ,laki laki ini yang sedari tadi menemaniku dan selalu ada disampingku saat aku sedang berjuang ,tepatnya kita berjuang bersama ....


Di sudut sana aku melihat si mboy sedang asyik dalam lelapnya terbalut kain flanel berwarna biru langit , baru lahir saja sudah anteng ,dia tak memperdulikan betapa berisiknya orang orang memperebutkannya,namun dia tetap tenang hanya sesekali menggeliat membuat pipi tembem nya mengembung.


" ihh gemesnya !!" Nia ingin sekali mencubit kulit pipi sensitif itu yang menguap .


" dede gemoy nanti kalo udah gede jangan kaya daddy nya ya ...nyebelin !!" ucap Nia,aku tersenyum mendengar kritik dan saran dari Nia ,oke boyy ini saran pertama mu ...


" teh Nara !!" gumam Nia, sontak membuat semua menoleh padaku yang baru saja membuka mata beberapa detik


" Nara ??!" mamah mendekat , Rama pun ikut bangun


" sayang sudah bangun ??" tanya nya ,aku mengangguk


" pingin apa ??" tanya Rama.


" aus ...!!" jawabku , dengan cekatan Rama mengambil air mineral dan membukanya lalu meminumkannya padaku .


" gimana ?? apa yang sakit ??" tanya nya .


aku menggeleng ,kalau ditanya apa yang sakit maka aku akan menjawab semuanya,tapi kurasa tak perlu karena kurasa ini adalah bagian dari sebuah perjuangan.


" kenapa selangnya ada dua a ??" tanyaku .


" kamu harus di transfusi darah ,soalnya di awal dan saat kamu melahirkan kamu mengalami pendarahan ,tapi untungnya Allah masih ngasih kamu kekuatan buat berjuang ,yang !!" ucap Rama sendu.


" Nara ,,, Alhamdulillah sayang ,selamat nak udah jadi ibu ...!" mamah menangis haru , begitupun papah keduanya memelukku , Rama memanggil dokter tak lama dokter bersama suster memeriksa keadaan ku


" belum bisa pulang hari ini ya bu ,tunggu sampai kondisi pulih takutnya pendarahan kembali ." ucap dokter. Tak lama seorang suster membawakan makan siangku , ternyata aku baru menyadari kalau proses kelahiran ku bisa sampai seharian masuk RS kemarin siang dan sekarang aku baru saja akan makan siang lagi,jadi seharian mereka menemaniku.


" makan dulu yang ,kamu udah seharian lebih belum makan !!" Rama segera menyambat nampan berisi sepiring nasi beserta lauk sehat ala rumah sakit yang kebanyakan dibenci orang,kini aku tak memiliki alasan untuk meminta sesuatu yang menyenangkan buatku lagi...


Aku pasrah saja disuapi suami nakal yang berhati malaikat ini, terkadang menjadi Malaikat penghuni surga tapi juga bisa berubah menjadi penjaga kerak neraka karena semua tingkah dan sikap posesif nya. Anggap saja makanan ini makanan dietku yang serba kurang garam.


Sampai suapan terakhir aku masih mengunyahnya ,aman lah ! mungkin karena efek lapar.


" kamu udah makan ,a ??" tanyaku di sela sela kunyahanku ,ia malah menjawab dengan senyuman " sayang dulu yang makan ,aku gampang !!" jawabnya.


" aa belum makan tu teh , sejak kemaren nemenin teteh,paling banteran minum ,minum kopi biar seger ..." seperti biasa si mulut lambe itu tak bisa menutup mulutnya.


" a..makan dulu lah ! kamu udah nemenin aku dari kemaren,ikut berjuang !" aku menahan tangannya ,ia mengacak rambutku pelan " iya .."


Mamah memberikan bekal nasi yang sengaja dibawanya untuk Rama.


" nih ..dimakan dulu ! dibilangin dari semalem makan dulu , Ram...mesti di marahin Nara dulu ??!" goda mamah


" iya ihh kalo sampe pawangnya ga ada kayanya mau mati kelaparan !!" ledek Nia.


" nih di su*suin dulu dede nya , Ra...!!" pinta ambu .


" iya neng kasian mungkin lapar !!" tambah Abah.


Ambu membawa mboy dan menaruhnya di gendonganku ,aku menatap wajah anakku lama lama .


" kalo gitu papah sama Abah keluar dulu " pinta mamah.


Kedua lelaki yang sudah bergelar kakek ini pergi ke kafetaria RS untuk sekedar ngopi.


Aku yang tak tau cara menyu*sui sedikit kesusahan ,namun jangan lupakan betapa beruntungnya aku ada ambu dan mamah disini ,hingga tarikan kuat menyedot ujung p*u*ting milikku ,aku sedikit terkejut daya hisapnya kuat


" aa ga usah liatin !! sekarang punya neng Nara milik anaknya dulu !!" kelakar ambu membuat yang ada disini tertawa.


" mbu , Wawan kapan jemput ??" tanya Rama.


" jemput siapa a ??"


" jemput ambu sama Abah lah ,masa mau nginep disini ??!!" ucap Rama


" aa ngusir nih??" tanya ambu menggoda


" bukan ngusir masa ambu sama abah mau seharian disini ??!!" tanya Rama.


Beberapa saat kemudian Wawan sampai , Rama sempat meminta tolong pada Wawan untuk kembali lagi ke sana nanti untuk mengantar kan baju untuk nya


Aku baru menyadari kalau di ruanganku banyak bungkusan kado ,apa berarti teman temanku sudah datang disaat aku sedang tidur ?


" a ,itu kado kado dari siapa ??"tanyaku setelah Rama kembali duduk , para orangtua sudah pulang sejak tadi.


" dari temen temen .." jawab Rama yang asyik menyenggol nyenggol pipi tembem yang sedang menghisap rakus air kehidupan ,tak tau sudah mengalir apa belum yang pasti dokter bilang air susu pertama itu sangat baik dan wajib diberikan .

__ADS_1


Si kecil tak pernah lepas dari dekapanku ,meski hanya tidur di ranjangnya sendiri.


" kalian berdua bobo ,biar daddy yang jagain !" ucap Rama saat melihat waktu sudah menunjukkan pukul sembilan malam .


Aku mengangguk karena memang seharian kemarin tenagaku terkuras habis rasanya tidur panjang tadi pagi belum cukup untukku .Aku mulai memejamkan mataku


Mata nya tak pernah lepas dariku dan mboy yang sedang tertidur pulas meskipun seringkali menggeliat kecil ,senyumnya tersungging melihat kedua belahan jiwanya terpejam dengan wajah damai.


.


.


Kurasakan panas dan dingin di tubuhku ,terasa panas namun aku menggigil ,keringat mengucur deras ,rupanya gerakanku terasa oleh Rama


" yang ! kamu kenapa ??" Rama menyentuh keningku


" badan kamu panas !!" jawab Rama panik ia langsung memencet bell memanggil suster,dengan langkah yang tak terlalu cepat suster datang membawa alat alat medis seperti termometer dan tensian juga membawa obat penurun panas


.


.


Suhu tubuh ku berangsur turun ,tapi semenjak itu Rama tak dapat lagi memejamkan matanya untuk kembali tidur , setiap detiknya ia pakai untuk menjagaku dan si kecil yang sudah dipindahkan ke ranjang bayi di sebelahku


" masih demam ?" tanya Rama saat mataku ikut terbuka di tengah malam .


" engga !" gelenganku ,ia menggenggam tanganku


" ya udah sayang tidur lagi ,biar kujagain !" jawabnya .


Tanganku terulur untuk menyentuh wajahnya


" a..sini tidur sampingku ! " aku menepuk ranjang sampingku dan bergeser ,ranjang VVIP cukup besar untuk kami berdua.


" sayang tidur aja ,aku disini !"


" aku pengen tidur dipeluk kamu " jawabku , Rama akhirnya naik ke atas ranjang pasien dan mengambil posisi mendekapku .


"obat alami ku ....!!" kataku sambil menghela nafas. Ia terkekeh .


" udah bisa gombal berarti udah sembuh " lirihnya.


" a makasih ...selalu ada di sisiku , untuk sama sama berjuang bersamaku." cicitku.


ia tersenyum " jangan bilang makasih ,justru aku yang harusnya bilang makasih sudah menghadirkan gift lagi buatku ke dunia ini ,udah lengkap hidupku ,yang...." jawabnya aku mendongak dan Rama menunduk


cup ....


" i love u...." lirihnya ,tak tau kata ke berapa kalinya itu ,semenjak menikah kata i love you tak pernah lepas dari mulutnya.


Aku malah terkekeh


" ga mau bales ??" tanya nya ,saat aku tak membalas kalimat cintanya.


" uhhibuka akhi !" jawabku " aku mencintaimu karena Allah" tambahku , Rama malah tergelak.


" bukan karena aku ganteng dan keren,yang ??" tanya nya lagi .


Rama menghela nafas berat " puasaku udah mulai ya ,yang...!" bibirnya kecut.


aku mengangguk sambil tersenyum jahil.


" cup.. cup..cup..." aku menepuk nepuk pundaknya


" sabar ya sayangku .....!!" lalu aku tertawa renyah dan memeluknya,wangi tubuh yang selalu membuatku candu.


" a ...nama mboy udah dapet ??" tanyaku .


ia mengangguk


"AZKARA WISESA AL KAHFI " jawabnya .


" gimana ,yang ?" tanya Rama


" bagus ,a !"


" Alhamdulillah...!!"


.


.


.


" kretek..kretek...kretek.....!!"


anggap saja suara roda peralatan medis yang didorong


" ceklek "


" astagfirullah " tapi kemudian suster tertawa kecil nan geli.


" pak..! permisi ! mau cek kondisi ibu Nara" ucap suster membangunkan Rama


Rama dengan wajah bantalnya sontak bangun dan langsung turun


" maaf ,sus..." ia nyengir kuda . " yang ...! bangun ,,,kepala kamu awas dulu ,aku mau turun !" lirihnya parau.


Aku mengerjap dan melihat suster yang sedang tersenyum geli melihat keadaan kami ,malu sudah pasti ...tapi jangan lupakan Rama adalah orang dengan rasa percaya diri level tertinggi ,mana tau dia dengan kata malu.


Rama langsung masuk kamar mandi untuk bersih-bersih dan melaksanakan shalat subuh.


" silahkan bu dilanjut lagi pelukannya !!" ucap geli suster menggodaku .


.


.


" a ,aku pengen mandi !" kataku

__ADS_1


"biar aku minta ke suster air hangatnya ya.." jawab Rama.


Setelah menunggu lama air hangat datang


" sekalian di kompres pa*yu*da*ra nya ya bu " mataku membola tapi tidak dengan Rama yang tersenyum smirk.


" siap sus...!!" jawabnya menghormat seperti hormat pada atasan.


" ibu yang mandi tapi bapak yang semangatnya ..."goda suster berkelakar.


" iya dong , sus ...demi menjaga kesehatan istri ...!!' ucapnya jumawa ,bibirku melengkung menggelengkan kepala dengan tingkah konyol Rama,bilang saja ingin modus


.


.


Pagi sekali ambu dan Abah juga mamah dan papah sudah hadir di samping Azka mengurus dan memomong Azka.


" berasa jadi orangtua tiri ..!!" gumam Rama cemburu melihat Azka dikerubungi kakek neneknya,aku tertawa melihat kecemburuan Rama,di siang hari sangat sulit untuk Rama bersama Azka putra kecilnya.


Lihatlah para kakek dan nenek itu seperti mendapatkan sesuatu yang baru ,wajah mereka direka reka sambil mulut komat kamit berbicara dengan Azka yang bahkan tak mengerti apa yang mereka bicarakan.


" sudah ! sebaiknya kamu urus aja Neng Nara !!" seru Abah.


Aku duduk di atas closet duduk , Rama menanggalkan semua pakaian ku " a..jangan macem-macem ya !!" peringatan ku berlaku saat ini juga.


" engga yang..! cuma mau satu macem ko " tawanya devil


" sambil nyelem minum air ,yang...!"


tanganku yang bebas infusan menepuk bahunya "jangan modus !!!"


" iya ..yang ...!!" jawabnya menunduk " yuu kita mandi ibu Nara!!" ucapnya layaknya suster.


" panas ,a...!! sakit !!" saat kedua bukit kembar ku di kompres air sedikit panas demi melancarkan peredaran darah dan air susu.


" tahan yang...! abis nya kata dokter kan titahnya begitu !!"


aku mengeratkan cengkramanku di lengannya saat rasa ngilu di dada bercampur rasa panas dari air kompresan, air mata mulai keluar ,semenderita ini jadi seorang ibu ,jadi ingin memeluk mamah dan ambu.


" beres....!!" ucap Rama melihatku sudah selesai dimandikan


" boleh kasih stempel merah ga, yang ??" tanya nya


" ga boleh !!" sarkasku menyilangkan tangan di dada


.


.


.


.


.


" lucuuuu !!!!! boleh bawa pulang ga sih mau ku kantongi...!!!" seru Airin , geng absurd datang lagi menjengukku ,tak ada satu hari pun yang kulewati hanya bertiga bersama Rama dan Azka ,selalu ada orang yang mengantri untuk bersama Azka.


" huhuhu bayiku ,kasian kamu nak , baru lahir ke dunia saja sudah dikerubungi orang orang absurd..." batinku.


" gimana hot daddy ??? rasanya di cakar sama istri ?? enak ??" tanya Ridwan ,yang lain ikut tertawa.


Sepertinya kemarin Rama menceritakan bagaimana perihnya ia menemaniku lahiran.


" kalo sama lawan saja ,jangankan di cakar ,jaket kebesarannya di tarik saja ,sudah dibantai abis tuh lawan !!" seru Abay tergelak.


" selamat ya , Ra !!" Airin, Vina, Rika duduk di sampingku


" assalamualaikum ...."


" wa'alaikumsalam....."


" Nara !!!" pekik ka Nisa dan ka Maria.


" kemarin kita kesini kamu nya masih tidur " ucap mereka.


" gimana rasanya ngelahirin , Ra ??" tanya ka Nisa diangguki para gadis yang lainnya , penasaran dengan rasanya melahirkan.


" ga bisa dijelaskan dengan kata-kata!" jawabku


" kalian salah nanya nya ! " seru Gilang." mening tanya nya kepada bapak panglima tempur yang terhormat !! gimana rasanya pertama kalinya di cakar,di gigit sama nangisin orang untuk pertama kalinya !!" dihadiahi pukulan di lengannya oleh Rama sedangkan yang lain sudah tergelak.


" suuttt..kalo mau berisik mening di balai Sarbini ,jangan disini ! cucu abah lagi tidur !!" sarkas Abah, mereka menyengir kuda.


" hehey...adek boncel gue udah jadi ibu...!!" seru bang Akhsan yang baru masuk karena mencari parkiran bersama kang Miftah.


ia memelukku " selamat sister!! akhirnya loe resmi jadi ibu ,dan gue jadi Om ..." ucapnya.


" mana ponakan gue ?? come to abang Daddy !!! " bang Akhsan hendak melihat dan mendekati Azka namun di tepis mamah


" abang kotor habis dari luar !!! "


" ih mamah .... sekarang udah ada cucu abang dilupakan ,sarapan aja bareng bibi " keluh bang Akhsan yang tersisihkan oleh Azka.


" jelek loe bang !! udah mau nikah juga masih sirik sama Azka..."


" jangankan loe bang gue sama Rama aja berasa jadi orangtua tiri buat Azka !!" omelku dikekehi oleh kedua belah pihak orangtua.


"Ram ,sebaiknya kamu sarapan dulu !!" pinta mamah pada Rama.


" iya mah ..!" jawabnya


" iya ganti tuh baju ,basah abis mandiin neng Nara !!" tambah ambu ,sontak beberapa makhluk yang hadir disini membolakan matanya dan melirik Rama.


" wahhh selalu ada hikmah dibalik suatu kejadian !!" seru bang Satria.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2