
happy reading all 😍
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
Tempo hari saat pelajaran bu Yati ,mataku sudah diambang batas kesadarannya alias mengantuk tak tertahankan ,karena malam sebelumya aku bergadang bersama yang lain untuk bermain PS.
Aku hanya kurang mengerti ...kelas MIPA,lalu pelajaran matematika tapinya ada perbandingan harga pasar ,ini sudah seperti isi toplesnya rengginang tapi toplesnya Khong Guan lalu di bungkus oleh kardus Nissin...
Namun seketika mataku kembali berbinar saat bu Yati yang memiliki tahi lalat di dekat dagu itu menyebutkan kalau aku satu kelompok dengan Nara ,padahal tadinya jika aku tidak satu kelompok dengan Nara aku akan menggunakan segala jenis cara untuk bisa bersama dengan pujaan hatiku itu termasuk jika harus menggunakan jurus seribu bayang pun.
Dan hari ini pun tiba ,ku chat Nara tak lupa panggilan ku untuknya sayang !! mau tak mau harus ia terima.
" aku jemput kerumahmu ya sayang !!"
tapi seperti biasa
" ga usah aku naik angkot aja "
Aku iyakan saja agar ia tidak sewot tapi aku tidak kehilangan akal untuk bisa bersama nya pantang mundur sebelum cinta...semboyan milikku.
" ambu !! do'ain aa...semoga hari ini bisa bawa calon mantu buat ambu !!" ucapku membuat ambu menyatukan alisnya.
Mungkin dalam benaknya ambu selalu berdoa kepada Allah minta sang khalik menyembuhkanku dari ke sengklekan ku yang sudah mendarah daging ,rasanya beliau tidak makan makanan yang aneh saat dulu mengandungku.
" iya aamiin !! ambu do'ain !!" jawabnya,satu lagi yang kukagumi dari ibu kandungku ini ,jawabannya yang selalu pro membuat anaknya bahagia entah jawaban jujur atau kebohongan apapun itu asal anaknya bahagia akan beliau iyakan saja sekalipun kata kata yang terucap berisikan hal hal aneh .
Pagi pagi sudah kulajukan sepeda motor ke arah rumah Nara ,arah rumah yang mulai dari sekarang akan menjadi jalanan utama yang akan selalu aku lewati setiap harinya.
" assalamualaikum"
" wa'alaikumsalam "
__ADS_1
senyum wanita yang hampir semua rambutnya memutih ini tercetak jelas untukku tapi maaf bu saya tidak akan terpesona dan berpaling , Nara tetap nomer wahid ....
" permisi Bu,pak ,Aden,non ada tamu cariin bapak,ibu,sama den Akhsan !!"
sepertinya mereka masih melakukan aktivitas sarapan.
" assalamualaikum om kenalkan saya Ramadhan Restu Al Kahfi temennya Narasheila ...!" aku memperkenalkan diri , ternyata keluarganya sangat welcome ,raut wajahnya pun ramah
" ehhh ini anaknya abah haji kan!!" tebak ibunya Nara aku mengangguk.
" nah ini dia si ahli gizi yang sering kirimin batagor enak !!" seru bang Akhsan ,papah mamah Nara tersenyum melihatku ,melihat caraku memperkenalkan diriku pada keluarga mereka mungkin unik kali ya ! dan cocoknya dimasukkan ke dalam figura foto lalu dipajang di ruang tamu.
" ohh jadi kamu temennya Nara ??!" tanya papah Nara.
" iya om ,saya temennya Nara untuk saat ini tak tau kalau besok , do'akan saja semoga bisa naik jabatan jadi pacar mungkin !!" seruku .
" wahhh loe gokil bro !!" ucap bang Akhsan memuji.
" kalo memang mau naik jabatan berarti harus bisa nemenin om main catur !!" ucap papah Nara.
" bareng gue mabar ngepush rank !!" sanggah banh Akhsan.
" oke di keep !!" untung saja Abah sempat mengajarkan catur padaku dulu ,salah satu permainan untuk mengasah otak biar tak tumpul,permainan yang sering membuatku ingin membalikkan papannya jika lawanku berkata skak..dan membuat mataku mengantuk.
Satu langkah lebih dekat dengan keluarganya
" iya mah ,pah...mau ijin jemput Nara buat ngerjain tugas kelompok !" ijinku.
" kenapa ga bilang dari tadi bro kalo mau kerkom , ntar gue panggilin dulu adek gue !" jawab bang Akhsan.
Wajah galak tapi tidak untukku ,jalanku semakin terbuka lebar selebar daun kelor ,mataku sudah dipenuhi dengan wajah Nara yang cantik ,hukumlah aku ya Rabb karena sudah menikmati dosa terindah terlalu lama memandangi wajah cantik yang belum menjadi makhromku. Tapi mau bagaimana lagi keindahan di depan mata tidak boleh sampai dilewatkan mubadzir ....
Fix tidak perlu bertapa di gunung Ciremai ataupun cari wangsit biar hoki , cukup ambil air wudhu dan getol sholat malam , keberuntungan selalu kudapat , sepertinya Allah begitu menyayangi hambanya yanh tampannya sampai tumpah tumpah ini sampai sampai kejadian demi kejadian berikutnya membuat hatiku ingin segera menggadaikan salah satu tulang iganya karena tulang rusuknya akan segera kembali untuk melengkapi ...
ditambah situasi yang hujan membuat Nara seharian bersamaku
.
.
.
.
Mita memaksa Nara untuk mengambil fotonya di bangku kelas dan aku memperhatikan nya dari deretan bangku belakang disaat jam jam kosong jam dimana kemerdekaan untuk para siswa ...jam dimana otak otak yang sudah berasap seperti ayam panggang di dinginkan ...
senyumku tersungging
" emmhhh fixx ini mah gila namanya !!" sarkas Gilang menunjukku dengan dagunya dikekehi yang lain.
__ADS_1
" ga nyangka cinta bisa bikin otak konslet euyyy !!" seru Abay.
foto Nara ada pada Mita dan aku harus mendapatkannya ,sepulang sekolah aku menjegal Mita dan menghalangi jalannya.
" ta ,tadi di kelas loe ambil foto Nara kan ?" tanyaku , layaknya anak anak badung yang ingin melakukan tindakan bullying .
" kenapa nih rame rame ?? mau ngeroyok gue !!" tanya Mita terkekeh.
" iya emang kenapa ??" tanyanya.
" sini kirim ke gue !!" pintaku,tapi rupanya Mita sangat sulit kuajak kompromi ,dia enggan memberikan foto Nara.
" ga mau !! nanti yang punya wajah marah sama gue , fotonya dikasih kasih orang !!" tolaknya.
" tapi itu calon pacar gue !!"
" baru calon kan belum jadi !" kilahnya.
" oke gini aja loe mau apa gue jabanin !!" tawarku ,aku lebih memilih jalur diplomatik dan baik baik ,aku lebih senang perdamaian sebenarnya .
" oke !! gue mau mangga pak Ranu !!" jawabnya jumawa.
Aku terkejut dengan keinginan Mita bukannya tidak mau hanya saja aku dan pak Ranu memiliki hubungan yang tidak harmonis ,mungkin baginya aku adalah seorang anak bandel yang menjadi musuh nya di kampung ini padahal setauku beliau sering berjalan bersama Abah,tepatnya aku yang sadar diri karena sering mencuri buah buahan miliknya ,beliau juga bukan orang yang ramah bak Cinderella...aku saling melirik dengan ketiga temanku.
" kalo itu gue ga ikutan !!" Abay menolak mentah-mentah begitupun Gilang dan Ridwan.
Tapi demi cinta lautan akan kuselami ,tembok rengginang akan kudaki ,pak Ranu akan kutaklukan.
" oke !!!"
Aku ,,, Ramadhan Restu Al Kahfi dengan ini menyatakan jika aku sudah merasa menjadi bucin walaupun jarang makan makanan yang mengandung micin dan satu gadis yang dapat membuatku seperti ini dialah yang sedang kuperjuangkan
.
.
.
.
.
.
Sekali lagi guys aku ga tau ini cocok atau engga dari awal memang tadinya aku tidak akan memasukkan visual Nara karena ingin para readers punya Nara nya masing masing tapi menurut visual yang mimin bayangkan inilah Nara ,no bully Nara nya mimin ya gengs bila tidak suka silahkan pakai visual Nara masing masing saja 😄😄
__ADS_1