Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh

Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh
jihad katanya


__ADS_3

hay guyss masalah visual sementara mimin hilangkan dulu jadi buat yg belum lihat visual ,maapkeuun mimin ya soal nya lagi proses kontrak karya dulu ntar kalo kontrak nya udah deal mimin balikin deh babang Rama sama babang Akhsan nya okeh guysss....


gokksss...!!!markijut...😄😄😄😄 oppss maksudnya mari kita lanjut jangan traveling kemana mana otaknya ya...


happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


" de... ujiannya yg bener harus teliti...."


" jangan terburu buru, jangan lupa berdo'a "


begitulah wejangan kedua orangtua idaman dan sebagai anak yg baik aku mengiyakan padahal tidak sedikit pula soal yg terkadang membuatku pusing dan terpaksa menggunakan jurus terakhir yaitu melempar gulungan kertas , untungnya beberapa bulan terakhir aku mengikuti les tambahan


" mah , pah ,abang .. Nara berangkat dulu kayanya Rama udah mau nyampe...."


" iya udah ,,,kenapa ga disuruh masuk dulu sihh ??" pinta mamah yg masih asik menyendok nasi gorengnya ke dalam mulutnya.


" udah siang mah...kan ini ujian harus datang awal..." ucapku


"assalamualaikum...."


" wa'alaikumsalam...."


" oh iya mah ,pah nanti sepulang les Nara mau nemenin Rama ngajar ngaji ya ,boleh kan ...."


" boleh sayang ,asal jangan lupa les ya ..." anggukan mereka tanda restu dari mereka.


" awas aja ntar lu malah mangkir..." sarkas bang Akhsan ...

__ADS_1


" pukk...." aku melempar bantal yg kuambil dari kursi tamu tepat mengenai sasaran akupun kaburrr.....


benar saja Rama sudah berada di depan rumah aku langsung naik di boncengan Rama dan memakai helm


" yee seneng deh kamu udah masuk sekolah lagi !!" ucapku sambil menaruh dagu ke posisi favorit nya dan melirik Rama.


" Alhamdulillah...aku juga seneng...udah mulai dikasih uang jajan lagi sama ambu..." kelakarnya....


saat berbarengan dengan keluarnya Kirana dari dalam rumahnya hendak berangkat sekolah juga


" hay Ram...Ra...mau berangkat sekolah juga ???" senyum termanis semanis kue brownies...


" engga ...mau DUGEM..." aku memutar bola mataku bosan.


" iya. jawab kami kompak


ini dia si ulat keket yg gagal move on dari Rama dibalik senyum manisnya menyimpan kesirikan dan niat licik yg haqiqi layaknya si bawang merah , merangkul tapi diam diam menusuk....


" senyum nya itu loh manis banget...oh...aku lupa kan ada Ramadhan..." sindir ku dengan menekankan kata Ramadhan lalu bibirku tanpa harus diperintah cemberut begitu saja.


" ohh ternyata 4 hari ga ada aku sudah lulus jadi kaum netizen yg budiman ya...." sindirnya balik ,mataku membola.


" ihhh dibelain dong bambang.....!!!" ucapku lantang


Rama malah tertawa menggemaskan sampai matanya terpejam dan lesung pipinya nampak , semakin menggemaskan pengen tabok...


" cemburu neng...lucu deh..." ucapnya mencubit pipi tembem ku .


aku pun tersenyum tipis ada rasa membuncah dengan aliran darah disekitar wajahku membuat wajahku menghangat.


sambil melajukan motornya" ga tau kalo di dalam....." pekiknya


aku melotot lalu mencubit pinggang nya , Rama tergelak....


kami pun berangkat ke sekolah ,netraku menangkap suatu pemandangan yg tak biasa Kenzi bersama dengan Willy cs..


" syukurlah kupikir mulai sekarang Kenzi setidaknya tidak akan mengekor terus padaku..."


ada banyak sekali mungkin kesamaan mereka salah satunya mungkin orang yg tidak disukai .


Rama meraih tanganku dan memasukkan jari jarinya di antara jari jemariku ..sehingga aku menoleh, wajahku kembali menghangat.


besok besok mau kaya gini tuh di depan Kirana kali...


" kayanya kita beda ruangan ujian deh , Ram...." ucapku saat sudah sampai di ruanganku


Rama mengangguk kecil " kamu hati hati ,ujian yg bener biar naik kelas ... " aku mengangguk, Rama mengacak pucuk kepalaku dan pamit ke ruangannya.


pulang sekolah seperti biasa aku dan Rama ke pasar mengikuti semua kegiatan nya.

__ADS_1


" Ram...mereka siapa ??" tunjukku pada beberapa anak berperawakan tak terlalu besar bahkan cenderung kurus tampilannya layaknya anak jalanan di penuhi dengan tatto dan tindikan di beberapa bagian aku sedikit mengerutkan kening sambil gigi gigiku memainkan pipet minuman yg ada di hadapanku ,


" mereka anak anak baru...." Rama hanya melirik sekilas kepada mereka lalu menyeruput kembali jus jeruknya .


" ohh baru liat soalnya..." ucapku


" cie....ibu Rama udah tau nih anak anak pasar sini....apa kayanya masuk pasar sini mesti di lantik dulu sama kamu ya..." ucap Rama sambil berfikir


" ihh..ngaco...." aku menepuk bahu Rama


" uhuuukk...." ternyata pukulan tanganku yg tak seberapa lumayan berhasil membuat Rama tersedak hebat juga kepalan ku boleh lah kalo disetarain sama Chris John.....


" sorry sorry....sengaja..." aku tersenyum lebar dan mengelap sisa jus jeruk yg membasahi dagunya.


mata Rama menarap lurus ke arah anak anak baru itu " kamu tunggu disini dulu ya.... " ucapnya sorot matanya mengatakan ia tak ingin dibantah kali ini.


aku mengangguk pelan , sebenarnya aku penasaran dengan apa yg akan dilakukan Rama karena seperti nya ini hal yg serius.


terlihat seperti Rama menegur mereka dan berlalu pergi bersama mereka entah kemana..hingga tepukan menyadarkan ku ...


" puk.. puk..."


aku tersentak dan sontak memegang dada " astagfirullah...." mataku membola sebesar bola dunia .


" neng cantik bagi duit....." pemuda sepantaran denganku dengan kaos yg dekil dan tindikan di bibirnya matanya yang memerah dan terlihat sempoyongan.


aku mengeratkan pegangan ku pada tas punggung yg sedang ku pangku...


" somebody help me ....!!" jeritku dalam hati sambil menunduk ,aku yg sudah menekan sinyal alarm waspada .


mang Iwan sedang ke toilet umum sedangkan Rama baru saja pergi entah kemana ,si pemuda yg seperti nya kutaksir sedang mabuk atau semacamnya mengahalangi jalan keluar ku satu satunya .


come on otak berfikir lah....


" buruuu!!!!" bentaknya ,aku menggendong tasku lalu mengambil nafas dalam dalam ,inilah waktunya aku menunjukan kebolehanku anggap lah aku kini tengah jihad....


" ehhh malah bengong...atau lu mau senang senang sama gue..." ia tersenyum mengerikan membuatku merinding disko..


aku melihat si pemuda yg terus menggosok hidungnya seraya badannya tak mau diam seolah tengah berjuang menstabilkan keseimbangan badannya


" buruuuu !!!" bentakannya lebih keras lagi


dalam hati aku menjerit seraya menguatkan diriku sendiri ,aku berdiri lalu dengan sekali hentakan aku mendorong nya hingga ia tersungkur ke arah bangku bangku plastik .


" braakkk....!!!"


" aucchhh kurang aj*r nih cewe ...minta disikat..." gumamnya ,aku langsung ambil langkah seribu ,namun baru beberapa langkah


" bukkk......"

__ADS_1


" awwww....."


__ADS_2