Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh

Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh
freak..!!!


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


tampilan Rama sedikit berubah sejak kuliah ,tapi aku sebal....soalnya semakin banyak saja lalat lalat yg nemplok ..


" assalamualaikum bang...!!" ia menyalami punggung tangan bang Akhsan


" wa'alaikumsalam...."


Rama menyugar rambutnya yg masih dengan potongan yg sama namun bila terkena sorot cahaya, warnanya berubah menjadi blue black matching dengan kulit putihnya dan hoddie hitamnya... anting tempelan membuatnya tambah keren ...dengan celana Levi's sobek dibagian lututnya dan sepatu sneaker.


" eittsss anak arsitek nih... mainannya bawa bawa sketsa ..." ucap bang Akhsan sambil menunjuk drafting tube yg di tenteng Rama .


" yoi..bang...mau pulang sekarang ??" tanya nya padaku


aku mengangguk cepat " yuu..." sambil bergelayut manja di lengan Rama,melihat tatapan keempat makhluk di depanku menatap kagum ke arah Rama.


" dihhh si boncel nemplok nemplok kaya anak monkey..." sarkas bang Akhsan


" biarin ,sirik ya...makanya cepet seriusin ka Annisa... jawabku


Annisa satu nama itu yg kini menjadi perempuan yg kuat mendampingi seorang abangku yg usilnya ga ketulungan ,setelah putus dengan kekasihnya yg kemarin kini dengan ka Annisa lah bang Akhsan menjalani sebuah hubungan , setauku ka Annisa juga masih satu kampus hanya berbeda fakultas saja....


"Rin...aku duluan ya... udah dijemput..." senyumku semanis gula aren , Airin mengangguk


" bang gue duluan...." salamku


" iya...hati hati...." bang Akhsan masih harus mengurus kegiatan masa orientasi untuk mahasiswa baru di kampus belum lagi kegiatan yg lainnya ..


aku tak pernah mau mengikuti hal hal yg menguras tenaga ,waktu dan otak seperti itu lebih baik diam, tidur, dangdutan hahahaha 😂😂


" Ra...besok besok ga usah nunjukkin bakat kamu gitu..aku ga suka..." ucap Rama sambil melajukan sepeda motornya ,dan aku ...sudah berada di posisi favorit ku menaruh daguku di pundaknya...


" iya maaf...itu juga karena paksaan bang Akhsan...biar dapet ttd semua anggota senat..." jawabku


" liat tuh banyak cowok yg mulai suka sama kamu..." sepanjang jalan aku hanya mendengar kultum dari Rama dan hanya mengiyakan...


"mau kemana kita Ram ???" tanyaku saat menyadari bukan jalan pulang yg diambil Rama


" kita ke kampusku sebentar ya...soalnya tadi ada yg ketinggalan..." ucapnya


" emmhh oke...ga apa-apa nih ???" tanyaku


" apanya ???" malah balik bertanya

__ADS_1


" aku anak kampus lain loh..." jawabku


bukannya menjawab ia malah menarik tanganku agar lebih mengeratkan lagi di pinggangnya...


" peluk yg erat ,biar ga jatoh..."


" iya..." aku mengeratkan pelukan dan menyesap aroma tubuh maskulin menenangkan milik lelaki ku ini...


sampailah kami di depan gerbang kampus Rama


" Ram aku pengen ke toilet ,dimana sih..." aku menahan bagian bawahku karena sudah tidak kuat ...


" ya udah yu ku anter.."


aku masuk ke toilet ,so sweet nya..... cowok jaman kini menunggu ceweknya depan toilet cewek...sudah langka..!


" ahhh lega..." aku keluar dari toilet tapi Rama sudah tak disana , mataku celingukan mencari Rama ,sampai netra ku menemukan Rama di ujung lorong sedang mengobrol bersama seorang laki-laki , sepertinya itu temannya, perawakannya lebih besar sedikit dari Rama , rambutnya pendek di spike...kulihat mereka mengobrol sangat hangat pertanda mereka sudah dekat bahkan sampai laki laki itu menepuk-nepuk bahu Rama lalu berjalan bersama ke arahku, tangannya masih merangkul dari samping... persahabatan memang bagai kepompong ,kepo dan rempong...hehehe


" udah ???" tanya nya melepaskan rangkulan temannya


aku mengangguk " udah..."


" kenalin ini Mahesa...teman satu fakultas dan teman nongkrong bareng disini..."


" hay... Mahesa ....loe ...??" Mahesa berucap


" sa..kenalin tunangan gue Nara..." Rama mengenalkan ku , Mahesa mengamati ku dari atas sampai bawah aku mengernyit


apa yg salah sama gue ,rambut Curly,celana Levi's panjang t-shirt dan kemeja kotak kotak yg tak dikancing ,hingga mataku pun mengikuti arah matanya ,membuatku tak nyaman karena netranya berhenti di dadaku ,sontak aku menyilangkan kedua tanganku


" kenapa ???jangan kurang aj*ar ya..." sarkasku


Rama terkekeh geli dan menggelengkan kepalanya " sa ...dia ga semok kaya Resti ... tapi dia calon istri gue...lo ambil aja Resti..." Rama meraih tanganku dan menyembunyikan ku di belakang badannya


" santuy menn...sorry yah...ga maksud gue...btw salam kenal..." ucapnya


" ya udah Ram...gue duluan ya.. Nara loe cantik..." ia mengedipkan matanya sebelah menggodaku


aku berdecih sambil bergidik ,namun Rama malah tergelak " tenang aja , Mahesa ga akan berani macem macem kaya Kenzi ko... yu pulang eh...aku lapar deng...makan dulu yu.." ajaknya


aku mengangguk,menyetujui ide Rama " yuu aku laper juga..." aku mengusap-usap perut datarku


" mau makan dimana ??" tanya nya


" aku mau nasi Padang..." jawabku


" jauh , Ra keburu pingsan..."


" ga ke Padang juga...anaknya Abah..!!!" gemasku mencubit pipi Rama " mulai lagi deh nyebelinnya..."


" heheheh ya udah yg deket kampusku aja ya ,ada nasi Padang yg enak banget,murah juga..." tangan Rama meraih tanganku dari pipinya lalu mengelusnya ,ia mengernyit saat matanya tak melihat cincin tunangan ditanganku


.


.


.


.


berbagai jenis masakan Padang menggugah selera membuat salivaku naik turun , setelah memilih milih menu yg akan dijadikan lauk aku memilih tempat duduk


" uda..!! kuahnya banyakin ya.." pekik Rama


" malu maluin.." gumamku

__ADS_1


" cincin kamu kemana ??"


" aku jual..." jawabku asal


matanya menyipit " buat bayaran satu semester " tambahku berucap dengan menantang


" oke ganti...." ucapnya,alisku terangkat sebelah


" aku ci*pok kamu sampe kamu kehabisan nafas..." mataku membulat , tanganku refleks memukul mukul Rama yg malah tergelak dengan puas


kehebohan yg kami buat membuat pengunjung rumah makan melihat tingkah laku kami


" nih..." kukeluarkan kalung yg terhalang t-shirt terlihat cincin tunangan yg tergantung manis disana


" ko dimasukin??" tanya Rama sambil mengguyurkan kuah kuning di atas nasinya


" takut ilang...biar nanti kalo mandi ga usah lepas pasang terus..." jawabku yg memang tidak mau diribetkan dengan masalah kelupaan memasang cincin dan membuat pasangan kita drama queen...


" kalo gitu keluarin jangan diumpetin..."


" kenapa ??ntar ada yg jambret gimana ??"


" biar orang orang liat kalo kamu udah ada yg punya ..." jawabnya


ditengah-tengah kunyahan " sa...!!!sini gabung..." ajak Rama ,mataku langsung menoleh ,aku yg tengah menyeruput es teh manis sedikit terkejut karena teriakan Rama


Mahesa melambaikan tangannya dan bergabung duduk dengan kami , sesekali mereka mengobrol dan aku yg jadi tukang cangcimen karena tak mengerti dengan obrolan mereka seputar tugas tugas kuliah mereka ,aku hanya menyimak obrolan dengan sesekali memberi penilaian terhadap Mahesa ....


entah kenapa ada yg aneh dengannya kurasa, tatapannya padaku , tatapannya pada Rama terasa misterius tidak seperti Gilang ..ingin sekali aku berkata hey...apa yg ada di pikiranmu, Mahesa...???


" Ram..udah lama kalian tunangan ???" tanya Mahesa ,ia tersenyum


" baru beberapa minggu lah.. selulus SMA..." jawab Rama


" apa ga terburu buru tuh?? "


" gue takut keburu keduluan orang,sa..doi banyak fansnya..." aku mendelik pada Rama , Mahesa tersenyum padaku tapi tidak sama seperti senyuman Kenzi ataupun Willy...


.


.


.


.


.


" ya udah kamu istirahat gih...aku masih harus ke pasar bantu abah tutup kios..." ucap Rama mengacak rambutku


aku mengelak " ishhh tangannya bau ikan tuh..." Rama terkikik " lupa Ra..." lalu membaui tangannya


" Ram.. " panggilku saat Rama sudah memakai helm


" iya sayang..."


ada yg ingin aku ucapkan tentang Mahesa namun, seperti tertahan di tenggorokan ku , sudahlah mungkin hanya sebuah ketakutan ku saja jangan suudzon Nara ....


" hati hati....salam buat abah sama yg lain..."


Rama mengangguk


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2