Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh

Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh
imunisasi


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


DPT ...Difteri,Pertusis,Tetanus......


Hari ini mboy imunisasi,apalagi katanya jika dpt anak sering rewel ,jangan salah Azka tidak rewel pada bundanya tapi pada daddy nya.


" anak bunda udah ganteng ...!!" aku mencapit pipi bapau Azka yang dibalas senyuman lebar anak gemoyku.


" uhhh anak daddy , udah cakep cakep kaya bintang Hollywood ehh... malah mau di suntik..!!" rengek Rama,aneh yang akan disuntik anaknya yang rengek daddynya ,apa mulut Azka pindah ke Azka besar ???


" kalo kata mamah sama ambu biar sehat a...!!"


" ga tega yang...apalagi kalo Azka sampe sakit terus nangis kejer !!" jawab Rama menggendong mboy seakan tak rela menyerahkan Azka pada tangan siapapun.


.


.


.


.


Suara tangis Azka pecah saat jarum suntik menusuk masuk ke dalam kulit dan dagingnya , seseorang menggenggam tanganku begitu erat dikala bayi gemuk ini menangis .


" malu sama anting !!" bisikku ,bukannya melepaskan genggamannya ia malah semakin menguatkannya .


.


.


.


.


.


" cup....cup..cup...sayang !!" aku mencoba membuat Azka tenang ,dengan menyu*suinya dan mengompres area yang disuntik tadi dengan air hangat .


Seketika Azka diam ,namun tak lama kembali menangis .


" mungkin cape kali yang ...!" jawab Rama,bukan hanya aku yang ijin ngampus tapi Rama pun begitu,tak ada satu masalah pun yang kami hadapi sendiri sendiri jika tentang Azka...tak ada kata karena kamu ibunya dari mulut Rama ,yang ada adalah kita orangtuanya.


" sini sayang bareng daddy ..." Rama mengambil alih Azka hati hati.


Rama membawa Azka dan berusaha menenangkan bayi gembulnya dengan mengajaknya keluar rumah menghirup udara segar di halaman ,dan mencoba mengajaknya bicara ,cara itu selalu ampuh untuk Azka.

__ADS_1


" awas kakinya ,a...!!" aku membenarkan posisi Azka agar ia tak merasakan sakit .


" bunda istirahat dulu ,biar daddy jaga Azka...!" ucapnya.


Kulihat dari balkon atas pemandangan yang saat menggelitik hati ,menampar para lelaki kuat di luar sana ,hey...itu suamiku .....seorang panglima tempur geng motor yang telah disegani oleh yang lain karena kemampuannya berkelahi dan juga balapan sedang menggendong anaknya di halaman sambil mengoceh sendiri.


Laki laki berparas tampan luar dalam ,good looking dari sisi manapun ,bahkan setelah menjadi daddy satu orang anak pun tak sedikit teman kampus atau adik angkatan nya yang terang terangan menyukainya, terkadang membuatku cemburu juga ujung ujungnya Rama juga yang harus membujukku agat tak marah.


terlihat ambu yang menghampiri dan mengusap lembut kepala Azka , sepertinya obat yang disuntikkan sudah bereaksi ...


.


.


.


" neng... Azka sedikit panas ,apa dokter memberi obat ??" tanya ambu ,aku turun dari lantai atas


" ada mbu..biar Nara kasih Azka obat dulu ...!!" jawabku membawa botol obat penurun panas.


Adegan nangis kejer masih berlanjut sampai Azka meneguk obat ,keringat keluar dari pori-pori kecilnya.


.


.


.


Aku tersenyum kecil saat membuka pintu kamar Azka tidur dengan posisi menempel di dada daddy nya yang sama sama tertidur ,mungkin sama sama lelah.


Merasa tidurnya terusik , Rama membuka matanya


" yang Azka pindahin dulu..kasian nanti pegel ..!" pintanya ,aku mengangguk,dengan perlahan aku memindahkan Azka yang sempat menggeliat .


" oke udah ... yang nyenyak ya sayang " aku mengecup pipi gembul Azka.


" terus ??"


" daddy nya engga ??" tanya Rama.


" daddynya udah bosen...!!" jawabku tertawa


Rama ikut turun dari ranjang meraih tanganku


" kasih kiss for daddy..." ucapnya memeluk pinggang ku


Aku mendongak " cup...."


" makasih daddy karena udah bantuin bunda jaga Azka ...!!" lirihku.


" upah nganter ??? upah bikin Azka tidur ??"


Dikasih hati minta jantung tuh ,ya begini .....


" ga ikhlas dong ??" tanyaku


" ikhlas ,tapi kan orang juga butuh penghargaan biar makin semangat !!" jawabnya , selalu ada saja kata kata untuk menjawab seakan kamus kalimat tak pernah habis untuk Rama.


Aku mengecup bibirnya dua kali ,tapi saat kecupan kedua , Rama malah menahan tengkukku dan memperdalam kecupan itu menjadi lum*atan ,gigitan ,dan hisapan hisapan kecil.


jempol tangannya mengusap sudut bibirku yang basah karena ulahnya.


" masa Azka doang yang diimunisasi ! bundanya engga ??!" tanya Rama.


" bunda kan sudah imunisasi dasar lengkap waktu kecil !" jawabku yang mengalungkan tangan di lehernya.


" ini suntikan vitamin buat mood booster,yang ??!" bisiknya sen*sual ,jika sudah begini aku tau larinya kemana .

__ADS_1


" imunisasi biar virus jahat ga mempan !!" seru Rama


" virus apa ?? virus buayanya daddy ??" tanyaku menggoda, membuat Rama berdecih


" takut ganggu Azka ,kasian kalo ranjangnya goyang sama berisik .." kilahku , Rama melepaskan pelukannya ia menggusur sesuatu dari sudut kamar ,aku tertawa melihat kelakuan daddy Azka ini,jika sudah ingin ada saja akalnya untuk mewujudkan nya.


" tak ada rotan akar pun jadi ,yang ??!" ucapan absurdnya keluar disaat yang tepat.


" tak ada ranjang ,kasur lipat pun jadi ,tarraaa !!!"


Bukannya marah justru aku semakin menggelengkan kepalaku dan tertawa dengan sejuta akal-akalan Rama.


" ga apa-apa lah ,yang ??! anggap saja lagi ngungsi ,asal jangan di kebun singkong orang aja,yang ??!" ucapnya .


Beberapa kali Rama melakukan pelepasan, ternyata melakukan dengan keadaan darurat begini ,malah membuatnya bersemangat.sebuah tangan dengan setia memeluk dari belakang , kulirik jam sudah menunjukkan pukul 3 sore. Aku mengangkat tangan yang menindih perut ku dan menarik selimut untuk menutupi tubuh toplesku ,melongokkan kepala melihat Azka yang masih tertidur


" cape ya nak ...lama banget bobo nya !!"


.


.


.


" a...udah mau masuk waktu ashar...bersih bersih dulu , sekalian beresin kasur lipetnya !!" aku menggoyangkan lengan Rama dan membangunkanku nya ,ia mengerjap beberapa kali.


Sore ini Azka sudah bisa kembali ceria ,bersama ambu dan abahnya di gazzebo belakang walaupun ia belum sepenuhnya bisa menggerakkan kakinya.


" assalamualaikum..."


" wa'alaikumsalam...."


Rama baru saja pulang dari masjid,jika sedang berada di rumah ia tak pernah melewatkan shalat berjamaah di masjid ,katanya udah lama ga ngunjungin rumah Allah..selalu kangen !! ia membuka songkoknya dan memasangnya di kepala kecil anaknya ,sontak Azka yang kebingungan terlihat lucu dan menggemaskan berusaha melepas songkok yang menenggelamkan kepalanya ,ia tergelak karena sudah berhasil mengusili anaknya .


" aa...ihhh !!" seru ambu..


" ayahmu nakal ya boy !!" ucap abah , Azka mendapat pembelaan ,sedangkan bayi gembul itu mengerjapkan matanya beberapa kali lalu tertawa menggemaskan .


" euhhh... Azka lucu .. daddy pengen cubit !!" kecup Rama di seluruh permukaan wajah Azka.


" udah..udah ...cucu abah jangan di cium terus nanti ketularan playboy dan nakal !!" seru Abah ,ambu menahan tawanya yang hampir meledak , perdebatan ayah dan anak yang memperebutkan cucu.


" bukan playboy abah..diralat...tapi mempesona !!"jawab Rama .


" Azka....!!! aunty is here !!!" pekik Nia dari kejauhan ingin mencubit Azka ,namun langkahnya tertahan ,saat Rama menahan jidat Nia


" eits...!!aunty cabe cabean dilarang deketin pangeran !!" bibir Nia langsung lencang depan.


" ihhh apa sih a....awas Nia mau nyiun Azka !! gemes banget sama pipi gembulnya pingin gigit...!!" jawab Nia.


Adegan itu membuatku mengingat masa masa bersama bang Akhsan .... aku jadi rindu abang tembok Berlin ku ,sedang apa mereka sekarang.


" pisang goreng datang !!!" seruku membawa sepiring pisang goreng dan tahu isi .


" wahhh cocok ini !!" jawab Abah..


tangan tangan orang kelaparan langsung menyambar gorengan di depan mata


" ihhh awas a... Nia mau ambil yang itu !!"


" aa duluan ...ini juga buatan istri aa...!!" tak mau kalah .


" teh Nara juga kakak Nia !!" Nia mendebat.


Sedangkan Azka nampak kebingungan melihat tingkah kekanakan daddy dan aunty.


" yuu abah kasih sarung tinju masing-masing biar tau siapa yang menang !!" seru abah membuat keduanya diam.

__ADS_1


__ADS_2