Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh

Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh
Nara's perform


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


.


Mataku menyipit tajam melihat pantulan di cermin, laki laki yang masih tersenyum manis namun bagiku senyumnya begitu penuh dengan tipu daya ..rubah...!!!! sarkasku menggerutu


" ekor sembilan bukan ,yang ???" tawanya ,so begitu tampan


aku kembali menyibakkan kerah kimono mandi ku melihat beberapa tanda kemerahan di leher


"aa gimana sih !!!! aku kan mau pake choker masa ada merah merahnya juga....!!!" omelku


" mana yang ???" ia mendekat sambil memeluk dari belakang


" pukkk...!!"


" aww...!! sakit yang...!" Rama mengusap usap keningnya yang ku tepuk...


" jangan modus lagi ...!!! pake diendus endusin lagi..."


gerutuku.


aku berinisiatif mengambil foundation siapa tau bisa tersamarkan


" ko ga dipake bajunya sekarang???" tanya Rama


mataku menyipit " engga ,aku tau akal akalan kamu ya ,yang ada nanti malah ga jadi tampil...!!" kembali balasku


you look so perfect babe..... tampilan Rama saat ini pasti sukses membuat para kaum hawa,kaum bengkok,bahkan kaum rebahan bakal jerit jerit minta dikencanin....


ia bercermin sambil mengacak-acak rambut basahnya lalu menempelkan anting hitam tempelannya dan jam tangan sport nya,tanpa pernah memakai skincare apapun tapi wajahnya selalu tampak glowing ,the power of air wudhu... katanya sihhh


this is my bad boy....


" ekhemmm..." aku berdehem mengusir keterpesonaanku ,ingat saat ini dia adalah rivalku ,come on Nara ingat saja taruhannya.


" kenapa ,terpesona ya ???maaf udah punya istri..!!" ucapnya jumawa ,aku tergelak


" jangan kepedean bang...!! aku juga udah punya suami..." jawabku


" cantik sih neng ,tapi istriku lebih cantik apalagi kalo lagi marah marah ,lebih cantik lagi pas lagi di ranjang " katanya dengan tak tau malu


aku sontak mencubit pinggang si laki laki hidung belangku ,ia mengaduh.


" dasar mesum...." ucapku.


" tanpa make up pun istri aa udah cantik..." Rama merapikan poni yang mencuat tak rapi ,tangan itu tak pernah mau diam bila di dekatku ,ada saja bagian dariku yang ia sentuh atau mainkan.


" apalagi udah pake make up...beuhhhhh satu panggung bergetar ...!!!" kelakarnya " the power of emak emak muda yang...kelar idup loe....!!!" tambahnya lagi


" yuu cepetan ! aku harus berangkat sekarang yang...katanya mau GR terakhir..." ujarnya aku mengangguk sambil membawa tas peralatanku, memasukkannya ke dalam mobil.


Rama menaruh segelas susu coklat dan mendorongnya ke depanku ,ia tak pernah lupa nutrisi untuk anaknya .


" neng...hati hati jangan sampe loncat loncat ..!" ambu yang duduk di sebrangku ini sudah beberapa kali bilang kalau aku jangan begini dan begitu ,sampai kata katanya saja aku sudah hapal...


" siap ambu...!!!" seruku sambil menyendok nasi goreng.


" aa ,liatin istrinya jangan sampe bikin macem macem..." ancam ambu pada Rama , seperti seorang ibu yang memarahi sang kaka agar menjaga adiknya .


" 86...!! di copy..!!!" serunya


" engga di susu aja a???" ledek Nia.


mulai lagi candaan keluarga cemara di pagi hari ...aku melirik sudah pukul 7 ,kami harus sudah berangkat...


.


.


.

__ADS_1


.


" yang, nanti kita ketemu di tempat acara..kamu hati hati..." aku meraih punggung tangannya dan mengecup.


" iya a... assalamualaikum...."


" wa'alaikumsalam...."


.


.


" Nara!!!!" pekik Airin yang sudah siap dengan spanduk kampus dan perintilan suporter lainnya ,


" loh ko belum siap siap ???"


" iya Rin ,kalo siap siap di rumah auto gagal berangkat dong....!!" jawabku yang segera ke kamar mandi untuk berganti pakaian lalu dibantu oleh Airin aku memoles wajahku di samping lorong toilet yang cukup sepi ,sapuan make up ku aplikasikan di wajahku, sedikit gotic namun tidak terkesan metal akupun tidak suka make up yang tebal dan menor,untungnya kemampuan ber makeup ku tak nol nol sekali , setidaknya aku bisa memakainya untuk diri sendiri..


" aissshhhh minggir eplibadihhh !!! artis Bandung mau lewat...gilaaakk!!! bumil rasa perawan !!!" berkali kali Airin memujiku,membuatku ingin tertawa terbahak.


kuikat rambutku setengah sambil menegaskan kembali Curly nya di ujung, tak lupa kalung choker sebagai pemanis.


" Ra...suerrr gue ga tau loh kalo loe bisa senackal ini gayanya ,ku kira loe cuman gadis feminiman yang lugu..." ucap Airin terdengar begitu menggelikan


" wah ini sii..parah!! auto dikarungin sama cowok cowok luar sana..." Airin bergidik ngeri


" beuhhh loe ga tau aja Rin...emak emak kalo udah dandan kelar idup loe...kata Rama...!!!" aku menjiplak kata kata suami nakal ku.


Airin menyetujuinya dan tertawa renyah tapi tidak gurih gurih nyoyyyyy....(dipikir stik keju)


" udah ahh jangan bikin idung gue terbang,yang lain pasti udah pada nungguin...." ajakku membereskan peralatan ku


aku dan Airin masuk " assalamualaikum..."


" wa'alaikumsalam...."


" Nara ??!!" gumam yang lain.


" ini dia si boncel kesayangan gue...hilihhh so ngartis banget gaya loe ,dek..."


" itu Nara ,kan ??!!" tanya bang Satria dengan bo*dohnya.


" bukan ..!!! etan,bang Sat..." jawabku


bang Akhsan menertawakan ketidakpercayaan teman temannya , biasanya aku tak pernah memakai make up,hanya bedak , eyeliner dan liptin saja...


" abis ini kencan sama gue, yu Ra..." ajak bang Satria.


bang Akhsan menoyor kepala bang Satria" udahnya loe cuma tinggal nama..." sarkasnya


" kenapa??!!" tanyaku saat mataku bertemu kang Miftah ,ia menggeleng rasa itu masih ada namun ia harus sekuat tenaga menepisnya bagaimana pun juga ia harus menerima kenyataan...setelah check vokal terakhir kami berkumpul ..


" oke ,guys ,,,do the best.. apapun nanti hasilnya yang penting sudah berusaha...!!!sebelum kita berangkat kita berdo'a dulu menurut agama dan kepercayaan masing-masing...." ucap kang Miftah


sebenarnya ia sudah memakai name tag panitia ,karena memang ia pun termasuk panitia acara,namun ia merasa harus ikut bertanggungjawab memberikan dukungan dengan cara menemani kami sampai tempat acara.


" Ra...." aku berbalik saat namaku dipanggil dari belakang , ternyata Rizal yang sudah rapi dengan kemejanya dan rambut yang terpomade.


ini mau nonton acara band apa mau lamat kerjaan bang,rapi amat....,aku meneliti gaya dan penampilan nya macam laki laki calon calon CEO gitu wahhh jauh dari gaya badboy suami gumush ku...


" ya ??!" tangan Airin yang sedang menggandengku tertahan


" semangat ya !!!" ucapnya ,aku hanya mengangguk sebagai jawaban.


kang Miftah sudah mendapat telfon dari panitia yang lain karena kampus kami belum hadir , sebenarnya masih ada waktu tapi kami harus segera melakukan daftar ulang .


Tak lama mobil kami pun sudah memasuki tempat acara ,begitu ramai ,maklum sih acara kampus se-Bandung raya ,hampir semua kampus mengirimkan perwakilannya , bayangkan saja ada berapa banyak universitas negeri dan swasta di Bandung dan beberapa mahasiswa nya nyangkut disini...lautan mahasiswa yang kebanyakan berbaju seragaman...kaya ibu ibu PKK....


" guys...good luck...!!! gue masuk dulu ke dalam...biar nanti urusan kalian bareng Akhsan..."ucap kang Miftah menggantungkan dan membenarkan posisi name tag nya ,lalu bergabung dengan panitia yang lain , sebenarnya aku celingukan mencari dimana anak-anak kampus Rama namun karena banyaknya orang membuatku kesulitan...


" gue daftar ulang dulu..." bang Akhsan memberikan kertas form dan mendapatkan nomer untuk kami ...


" guys yuu masuk udah dapet nomer, Ra ....loe sama gue" bang Akhsan meraih tanganku ,seakan tak ingin kehilangan ku di tengah tengah tempat seperti ini....udah kaya bocah aja lenganku kecilku diapit lengan kekar bang Akhsan sekali tekan saja sepertinya tulang lenganku remuk ,apa pula bang Akhsan ini ngapit tangan gue udah kaya emak emak ngapit dompet pas mau ke pasar


" bang!! ga usah di ketek juga kali...!!" keluhku ,ia malah tertawa. ketek gue wangi , Ra... takut loe jadi bolang (bocah ilang) ...susah cari loe...kaya upil..." kelakarnya di tengah tengah lautan manusia yang sibuk


" pfffttt....." mereka yang mendengar menahan tawanya.


kebiasaan bang Akhsan yang bercanda tak tau tempat...


sebelumnya aku memakai jaket bang Akhsan yang membuatku tenggelam di dalamnya dan juga masker ,memang sengaja seperti ini aku hanya ingin surprise saja dan tak ingin ada yang tau sebelum tampil di depan panggung...


tempat dudukku aga sedikit jauh dari tempat Rama , Rama yang melihat bang Akhsan dan yang lain celingukan mencariku namun ia yakin penampilan tertutup yang mencolok itu pasti diriku


surprise baby.....!!!! kikik ku dalam hati


" Ram, bukannya Nara juga ikutan ya ???" tanya Mahesa


" ko gue g liat ???" tambahnya.


" ada ko..!!" senyum smirk Rama


" itu yang pake sweter kegedean bukan Ram....??" bahkan Bayu pun mencariku.


" emang Nara siapa sih ???bukannya Narasheila dari kampus xxx yang cantik itu kan ???" ujar yang lain

__ADS_1


" be*go ! iya lah!!! itu tuh cewek nya Rama..." jawab Abay...


" hah ??!!!! masa sih ???bukannya cewek kang Miftah ???" tanya nya lagi


panitia sudah check sound ,euforia sudah terasa , sudah lama aku tidak merasakan seperti ini sejak SMP, sejak kematian Meta...


" ta..ini buat loe..." gumamku dalam hati...


sebenarnya tampilan ku yang seperti ini justru membuat orang orang menjadi penasaran ,biarlah mereka penasaran dan tau hanya disaat aku tampil saja.


pembawa acara sudah membacakan susunan acara termasuk urutan peserta dan mengubah acara yang seharusnya hanya babak penyisihan namun , semuanya hari ini juga di umumkan pemenangnya,para juri sudah berdatangan ada yang paling menonjol diantara mereka ,bahkan menurutku paling keren ,seorang wanita berniqab memakai topi dengan pakaian muslimah bernuansa hitam terlihat dari garis matanya saja sepertinya dia memang cantik ,orang orang mengenalnya sebagai gitaris band di Bandung pada masanya " bunda Priscil..."


gleuk....,!!!


relax Nara....!!! relax......


aku menghembuskan nafasku kasar ,mengipasi wajahku yang tertutup masker dan hoddie swetter agar tidak berpeluh...


melihat para panitia yang sudah stand by dan juga banyaknya audiens membuatku gugup apalagi banyak bintang besar di Bandung pada masa berjaya nya


" guys...kita berjuang sama sama ya... semangat..!!" pekik Vico dan yang lain


setelah mengambil posisi masing-masing ,kami semua dipanggil panitia ke backstage bersama bang Akhsan


" semangat kampus xxx !!!!!!! "


pekikan teman teman yang hebohnya mengalahkan suporter bola warga plus 62 ,membuat adrenalin ku berpacu...


aku berjalan diantara punggawa band kampus yang lain menjadi yang paling cantik sendirian diantara para Arjuna... tatapan dari semua menyorot padaku saat akan beranjak dari bangku termasuk Rama,dan yang lainnya ,mungkin karena perbedaan yang mencolok sampai mereka penasaran


" ya ilah so misterius,kaya yang cantik aja..." desas desus para suara sumbang juga tak kalah kencang...kalo kata warga berflower orang kaya gitu disenyumin aja....


satu persatu grup band kampus lain mengunjukkan kemampuannya di depan para juri diiringi riuh suporter masing masing kampus ....


" udah buka aja dek...!!" bang Akhsan meyakinkan ku saat sudah berdiri dari bangku aku mengangguk,memang tak lama nama kampus kami pun disebut untuk tampil selanjutnya.


aku melepaskan masker berikut swetter hoddie milik abang tembok Berlin.


" si Nara, Ram...!!" pekik Abay antusias ,sontak yang lain melihat ke arahku , Rama pun sedikit terkejut pasalnya aku tak pernah memakai make up ...


" gilaaakkk cantik brad...!!! " Mahesa pun mengakuinya , beberapa yang melihat juga bersiul menggoda terutama para laki laki...


mataku bertemu mata Rama , Rama mengedipkan matanya sebelah ,namun kubalas dengan memeletkan lidahku padanya ia tertawa kecil menggelengkan kepalanya memberikan peringatan.


aku berjalan dengan Vico dan yang lain menuju backstage,sorak sorai mengiringi


"ayo kampus xxx, Nara i love you... Vico...!!!!" pekik mereka sudah putus saja saraf malu mereka...sebelum benar benar pergi aku berbalik dan menautkan tanda love untuk mereka ,para suporter kaum netizen yang kebanyakan dari fakultas yang sama denganku kebanyakan mereka teman teman seperjuangan ku bila mengerjakan tugas kampus ataupun teman satu tongkrongan bareng di kampus,aku jadi mengingat ketiga gadis SMA ku Mita, Rika, Vina.


" Nara !!! balik bawa cowok ganteng , Ra...!!!!" pekik Airin


" heh berisik ,malu maluin aja loe..." sarkas bang Satria.


" sebelah loe ga kalah uwu ko..." balasku


Airin menoleh saling menatap dengan bang Satria lalu bergidik " ogah gue sama cowok jejadian.... "


" apalagi gue ,mening sama nene nene sekalian ...."


" loe berdua bisa diem ga ,heboh sendiri...!!!" sarkas bang Akhsan


seketika semuanya menjadi hening bagiku ,hanya kegugupan yang mendominasi sampai tepukan di bahu dari Vico dan yang lain ,juga bayangan Meta di pikiranku menyadarkan ku


aku menghela nafas ,keempat orang di meja kehormatan harus ku sapa terlebih dahulu ,kupasang senyum semanis mungkin , MC yang berada di atas panggung mungkin salah satu panitia teman kang Miftah ,memang candaanya mencairkan suasana namun jantungku berdegup kencang meladeni candaannya pasalnya sepasang mata tajam dari deretan audiens sedang memperhatikan ku.


" boleh dikenalkan satu persatu personelnya ??" tanya nya ,kami memperkenalkan diri satu persatu.


" Narasheila Caramelia...?? wuihhh manis semanis orangnya ...." kelakarnya mendapat sorakan dari bangku penonton dan panitia.


" boleh panggil sweety..." candanya ,sungguh garing


tak tau saja dia bila ini diteruskan bisa bisa acara ini bukannya ajang bakat namun malah menjadi arena duel...


" ka,bisa dimulai aja ???" jawabku cepat .


"oke deh , yang mau kenalan boleh nanti dibelakang !!" ucapnya tertawa dengan candaanya sendiri, aku hanya melongo sambil tersenyum pasrah...kalo bukan di depan umum dan juri sudah kubogem...


Vico dan yang lain mengambil nada,bersamaan tarikan nafasku ,melodi keyboard,gitar ,bass dan drum yang bersahutan membentuk aliran musik rock... kami membawakan lagu lama dari Evanescence bring me to life....,seketika bangunan seperti aula besar ini bergema , euforia lagu sampai pada para audiens bahkan tak sedikit panitia ,dan penonton berjingkrak dan mengangguk angguk ikut bernyanyi apalagi saat Vico unjuk gigi kemampuan tekhnik screamnya ,semua tercengang, tak percaya melihatku dan kemampuan bandku termasuk orang orang yang mengenalku ,tak perlu jingkrak-jingkrak hanya dengan sedikit sentuhan penghayatan dan interaksi antara aku dan Vico yang terlihat seperti nyata dan boom...!!! Rama tampak kebakaran.


masalah marah ataupun tidak aku serahkan pada yang diatas ,tinggal bilang saja aku berusaha untuk all out...


" gilakk...!!! gue baru tau Nara segarang itu , Ram...." ucap Bayu yang diangguki Mahesa yang seraya tangannya memvideokan penampilanku.


" san ,gue baru tau Nara sekeren itu...kalo gue tau dan kenal Nara lebih dulu udah bakalan gue kejar adek loe... " ucap Satria


" loe kejar gue yang maju,ogah gue punya adek ipar kaya loe..." balas bang Akhsan,hanya bang Akhsan lah satu satunya orang yang tau diriku sebenarnya


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2