Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh

Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh
gara gara seribu...


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


gelar kelas XII sudah didapat,malah sudah hampir 3 bulan kami bergelar siswa senior, hanya menunggu beberapa bulan lagi untuk melepas predikat seorang pelajar,hubunganku dengan Rama terbilang awet...padahal pertengkaran pertengkaran kecil selalu menghiasi perjalanan kami untuk sampai di titik ini.


sepulang sekolah ,menemani Rama ke pasar sudah menjadi kebiasaan ku lagi ,memang hanya menemaninya membantu Abah atau sekedar membantu pedagang lainnya tapi aku tak pernah merasa bosan .


" sorry ya Ra...pacaran sama aku bukannya romantis romantisan malah jatohnya jadi kaya lagi kerja rodi..." ia tersenyum getir.


ini sudah maaf yg kesekian kalinya dari bibir Rama " sekali lagi kamu minta maaf ,kamu dapet gelas ...." ucapku ,ia pun terkekeh.


memang anti-mainstream tapi itulah bedanya, bukannya bau parfum yg tersemprot dari toko parfum yg kami lewati saat berjalan-jalan di mall melainkan semerbak bau ikan asin ....sampai sampai nama pedagang di pasar ini saja sudah kuhafal betul betul ,semua gang aku pun hafal dari kios buah sampai toko kelontong tanpa melihat saja aku tau , keluarga ku sudah terbiasa dengan jadwal baruku,,,


Rama memarkirkan motornya di halaman depan rumahku ,hari ini malam minggu rencana malam mingguan kita berakhir di rumahku menonton sebuah film terbaru di sebuah pemutar kaset ,bukan karena tak sanggup pergi ke bioskop tapi balik lagi Rama bilang gaya pacaran kita memang tak biasa ,serah saja lah...


" aku ke atas mau mandi dulu..." pamitku meninggalkan Rama di ruang tengah , Rama mengangguk


" heyy ,,apa kabar Ram??" bang Akhsan yg keluar dengan stelan kaos dibalut kemeja dengan kancing terbuka .


" hey...bang ??? Alhamdulillah baik ...!" Rama mengecup punggung tangan bang Akhsan.


" udah rapi , mau kemana??" Rama duduk di sofa depan TV


" mau ngapel lah emangnya lu doang sama Nara yg ngapel..."


" oh oke deh good luck..."


" eh ada Rama ...,sehat Ram???abah ???" tanya papah


" Alhamdulillah pah...."


" mau apel ya ???" mamah yg baru saja selesai mandi ikut keluar


" hehehe iya mah mau nonton film disini aja..." jawabnya menunjukkan beberapa judul film yg kami beli tempo hari di sebuah toko dekat pasar alias bajakan jangan dicontoh ya guysss.. maklum lah anak SMA apa daya....uang jajan yg memaksa kami melanggar aturan..


"oh..ya udah ,mamah sama papah ga akan ganggu deh..."


bang Akhsan pergi dengan motor gede yg selalu dibangga banggakannya...motor yg membuat orang yg dibonceng merasakan sakit punggung,


aku turun memakai baju santai celana diatas lutut sedikit dan kaos kebesaran, tahukah kalian menurut Rama dia lebih terpesona aku yg memakai kaos kebesaran ketimbang memakai dress mahal yg bertabur Swarovski seperti di sebuah iklan sabun mandi, si modelnya memakai gaun mahal untuk menunjukkan kemulusan kulitnya setelah memakai produk tersebut....


" Ram ,ke minimarket depan dulu yuu...beli cemilan ..." ajakku

__ADS_1


" siap tuan putri. . " ajaknya yg sudah tak sungkan meraih tanganku dan menggandengnya layaknya truk gandeng....


.


.


.


.


" kamu pilih deh mau beli makanan apa ??tapi jangan lebih dari 200 ribu ya , dompetku lagi kritis.." dengan wajah santainya


sefulgar itu cowo bilang ke ceweknya ,bila cowo lain akan malu menunjukkan isi dompetnya atau sekedar membatasi pembelian si cewe karena takut dibilang pelit atau memang kere...tapi tidak dengan pemuda satu ini...dialah Rama ku....dia lebih baik ditabok pacar ketimbang nanti harus menitipkan kartu pelajar atau disuruh cuci piring oleh manager cafe ....


" siap kapten..." jawabku menghormat


" oke laksanakan..." ucapnya tegas membuat pengunjung minimarket tercekat kaget mungkin pikir mereka , pasangan gila baru keluar dari RS jiwa...


sejak berpacaran dengan Rama urat maluku sudah kubuang ke laut dimakan ikan ikan atau mungkin hanyut terbawa arus laut dan menempel pada Squidward si gurita terangkuh di samudra Pasifik.


aku mengeluarkan ponsel dan menyentuh apk kalkulator untuk menghitung barang barang yg sudah kuambil agar tak lebih dari nominal yg disebutkan Rama...


hayookk...!!angkat tangan yg kelakuannya persis gue...


bukannya aku tak mau mengeluarkan uangku dari dompet ku , tapi aku lebih memilih main aman saja daripada Rama ngamuk ,dia bilang pacaran itu laki laki yg berkorban laki laki yg mengeluarkan uang, nggeh paduka titahmu menyelamatkan isi dompetku...


kulengkapi jumlahnya dengan tambahan permen loli hingga genap 200 lebih seribu ...


"dibilangin jangan lebih dari 200 ribu ," ucap Rama saat kami sudah keluar dari minimarket


aku membelalak mendengar kalimat itu seribu doang Ram seribu ... astagfirullah...


" oke ,karena kamu bikin aku tekor seribu kamu harus ganti. ." ucap Rama jumawa.


" ya ilah Ram,ketimbang seribu doang iya ntar aku ganti di rumah..." padahal aku lihat tadi di dompetnya masih ada beberapa lembar uang merah dan biru


hah !!!! yg benar saja ,demi Neptunus...!! cowo macam apa di depanku ini ,apakah di dalam dirinya mengalir jiwa lintah darat astaga ,tak mungkin aa ustadz begitu...


" aku ga mau diganti pake uang .." ucapnya


wahhh bau baunya aku mencium ada keisengan dan kemodusan disini .....


" oke apa ???" tanyaku


" nanti saja di rumah..." jawabnya " sekarang naik.." Rama menepuk-nepuk jok motornya.


Di perjalanan pulang mataku menangkap sosok Willy yg sedang berada di sekitaran rumah Kirana sedang berbincang dengan Kirana... leher ku sampai batas limit memutar karena tidak ingin kehilangan moment itu


" Ram...." aku menepuk-nepuk pundak Rama


" apa ??"


" stop dulu...!!" Rama menghentikan motornya " itu Willy sama Kirana kan ??" tunjukku ke arah sepasang muda mudi yg tengah berbincang


Rama mengangguk " iya terus kenapa ???biarin lah biar jadi urusan mereka Ra,kita ga perlu tau..." jawabnya


jujur saja aku kepo tapi kalau Rama sudah mengeluarkan kata kata emasnya bahwa itu bukan urusan kita ,gue yg netizen bisa apa ???


makanan sudah , kaset bajakan juga sudah ,sofa hmmm... empuk !! ok ready....


lembayung senja yg memancarkan semburat jingga memaksa sang surya kembali ke peraduannya,hari yg mulai menggelap pertanda langit malam sudah menghiasi bumi ..... bersama dimulainya kegiatan malam muda mudi di bumi berjuluk Saturday night....


film yg kami tonton bergenre action comedy....

__ADS_1


" kressss....."


" kriukkk....kriukkk....kriukkk....."


dengan bantal sofa di pangkuan melengkapi aksi nobar ku bersama Rama.


tapi bukannya fokus pada film yg membuat Rama tertawa terpingkal-pingkal,aku lebih memikirkan tentang adegan hangat tadi sore ..


" Ram..."


" hemmm..." ia mencomot keripik yg ada dipangkuan ku


" kira kira Willy sama Kirana udah baikan belum ya ?? terus mereka pdkt an kali ya..." tanyaku menoleh


Rama menggidikan bahu " mungkin..." jawabnya


menyebalkan ..!! cihhh....!


" kemaren sih ngomongnya gitu..." jawaban Rama membuatku tercengang


" kemaren ???" mataku membola


" biasa aja mukanya yang ..." Rama mengusap wajahku yg melongo


" ihhh...." aku menepisnya " iya kemaren ..." Rama membenarkan


" sejak kapan kamu kontek kontekan lagi sama Willy?? ko ga cerita ???" tanyaku


" lupa..." jawabnya dengan datar tak tau saja kalau pacarnya ini sudah kemal... kepo maksimal ...!!


" sudah beberapa hari ini Willy sama aku baikan yang sejak kejadian Kenzi...." jawab Rama


" kalo soal Kirana aku ga tau...mungkin Willy masih menyimpan rasa dan ingin memperjuangkannya..."


" ohhh...." aku berohria " aku seneng deh kalo kamu sama Willy baikan..." ucapku


" aku lebih seneng kalo kamu diem dan fokus nonton ,jangan tanya tanya Willy lagi ,,aku cemburu..." ucapnya sambil meneguk minuman kaleng ,aku hanya mengerucutkan bibirku padahal sebenarnya hatiku sudah menghangat oleh pengakuan cemburunya.


" Ra..."


" hmm...."


" kamu janji kan mau ganti uang ku yg seribu..." ucapnya .


aku mengangguk pasrah masih ingat saja dia


" oke mau diganti sama apa ???" tanyaku


.


" nikah yuu...."


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2