
happy reading all 😍
.
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
.
disinilah aku ,tanpa Rama dengan status baru sebagai seorang mahasiswa....ko mahasiswa calon mahasiswi
aku mencium aroma aroma perpeloncoan disini....sambil mengeratkan pegangan di ranselku aku berjalan tergesa menuju pelataran kampus ,aku berangkat bersama bang Akhsan ,namun kami berpisah di parkiran ,seperti biasa saat aku meminta kendaraan ku sendiri mamah dan papah tak pernah memberi ,entah karena mungkin kali ini tersita habis oleh uang kuliah aku dan bang Akhsan ....tapi alasan mereka sangat membumi..." sudah ada Rama yg akan selalu menjemputmu...." setelah kejadian mengejutkan yg hampir meluluh lantahkan jantungku ,aku dan Rama berencana bertunangan ...
flashback on
" Ra , Will u marry me ??? "
terima...!
terima....!
" ada apa ini ribut ribut..???" pekik bu Hilda,wali kelas kami ,membuat suasana menjadi hening seketika ,para suporter dadakan itu langsung terduduk di bangku , sepertinya naluri mereka sudah terlatih untuk menjadi seorang siswa teladan....
aku sudah mati kutu menyembunyikan wajahku di bahu Rama ,sedangkan pacar ga ada akhlak ini hanya tersenyum menghadapi bu Hilda...
bu Hilda tiba tiba tertawa " terima...!terima ...!!" senandung nya ,kami sontak saja kesal sekaligus lega berjamaah
" ibu.....!!!" suara mendayu serempak sambil menghambur memeluk wali kelas kesayangan ,derai air mata menjadi pengantar pelukan terakhir kami melepas status sebagai anak didiknya
" terimakasih bu sudah mau menjadi ibu kami semua..." ucap Vian si ketua kelas yg sama gesreknya dengan Rama...
pantas saja kelas ini menjadi kelas eksklusif wong ketua kelasnya saja rada gendeng....
" iya... ibu sudah mau menjadi tameng dan berdiri paling depan kalau kita lagi banyak ulah,bu..." Andy meringsek masuk ke dalam pelukan bu Hilda yg bertubuh sedikit semok...
inilah sisi pinky anak anak berandalan,hingga bu Hilda pun tak kuasa menahan air matanya harus kehilangan anak anak nackal nya, pernah suatu waktu dengan sabarnya bu Hilda membantu hukuman kami yg satu kelas kena tindakan pendisiplinan dari kesiswaan karena melanggar peraturan dengan cara kabur diwaktu upacara tujuhbelasan...yg malah ikut ikutan lomba panjat pinang dan balap karung di kampung Rama,yg notabenenya tempat tinggal sebagian siswa kelas XII MIPA 3, kelas kita..
" huwaaaaa....." Abay menangis meraung-raung , membuat kami menangis dalam tawa
" lebay..." toyor Rika
" ibu....maafin kita bu....ibu banyak menderita karena kita bu...." meweknya
" ih...abay....!!! nangis sih nangis Bay...tapi itu ing*usnya jangan dipeperin juga ihhh geuleuhh...!!!(jijik...)" seru Rika sambil menjauhkan Bayu dari pelukan bu Hilda ,bu Hilda tertawa kecil ,wajah dengan bekas jerawat ( mungkin karena terlalu banyak bergadang mengurusi nilai nilai siswa) di pipinya ini mengusap air mata, jilbab berwarna biru langit terlihat basah oleh keringat dan lelehan air mata di beberapa bagian terutama yg membatasi tulang rahang
" kalian bukan beban ibu " gelengnya " kalian anugerah buat ibu yg diamanahkan oleh Allah, walaupun bukan dari rahim ibu..." ucapnya
__ADS_1
ingat saja kami sewaktu ibu Hilda sakit ,kami beramai ramai menjenguk seperti orang yg hendak melayat ... berbondong bondong seperti hendak berdemo,mendadak rumah bu Hilda yg tidak terlalu luas namun asri berubah menjadi markas pasukan putih abu...dan apa saja yg dibawa bahkan tak hanya buah buahan pada musimnya , ataupun susu cap onta... Wahyu dan Andy yg orangtuanya bekerja sebagai petani dan memiliki kebun membawa hasil tani nya ke rumah bu Hilda...sudah seperti orang mau seserahan saja ,pisang satu tandan ,pete,brokoli,kentang dan sawi....
saat bu Hilda wisuda gelar S2 nya saja kami bersusah payah datang ke depan kampus bu Hilda membawa angkot yg sudah dihias memakai kertas krep berwarna-warni dengan balon di beberapa sudut dan untaian kaleng bekas susu di belakang angkot sehingga menimbulkan suara menggelikan di jalanan.... bu Hilda memiliki anak perempuan masih berumur 3 tahun dan sudah dekat dengan kami terutama Rama...si aa ganteng !! kata si dede Nurul...
setelah selesai berharu haru biru ,bu Hilda menyampaikan wejangannya
" Nara...selamat ya...ibu bangga sama kamu ,baru tahun ini kelas eksklusif menggegerkan sekolah ,dengan menyumbang salah satu siswa terbaik di angkatannya...." aku mengangguk cepat
" Nara yg makasih sama ibu...." pelukku seperti memeluk mamah
" pintu rumah ibu selalu terbuka untuk kalian...." ucapnya menghapus sisa-sisa air mata
" kalo minta makan boleh bu ??" tanya Ridwan
" huuuu... " Ridwan mendapat toyoran dan dorongan dari yg lain
" apa???apa???weh...." tanya nya dengan wajah tanpa dosa...
inilah yg mungkin akan dirindukan oleh kami semua ....
" Rama...." panggil bu Hilda
" terimakasih...matur suwun....." lirih bu Hilda
Rama mengangguk " makasih bu... selalu mau direpotkan sama ulah kita ...peluk hangat ibu menjadi do'a untuk kami bu..."
" gimana ??? Nara udah terima ??" bisik bu Hilda di tengah pelukannya
" belum bu habisnya ibu keburu datang..." jawab Rama
" apa sih bisik bisik jadi kepo ???" tanya Vina
" anak kecil ga usah tau , cukup duduk manis di pangkuan abang Gilang..." jawab Rama , Gilang memberinya 2 jempol sedangkan Vina sudah mendelik kesal
" lanjut deh...,ibu mau rapi rapi di ruang guru... Nara !!! terima...!!terima...!!!" seru bu Hilda sambil mengepalkan tangan di udara.
membuat kami tertawa ,selepas kepergian bu Hilda semua menatap ke arahku
" apa ???"
" jawabannya Nara!!!!" serempak
" wah parah sii...udah kaya sinetron yg iklan pas lagi rame ramenya..." pekik Tasya...
melihat wajah Rama yg sudah tak karuan kusutnya aku tertawa kecil " aku tunggu kamu datang ke rumah bersama calon mertua..." jawabku
" yeeee.... .asekk..asekkk.....!!!" sorakan mereka gembira membawa Rama ke atas dan kebawah layaknya bintang yg tengah bersinar membawa kemenangan..
.
.
.
.
.
hari ini memang sudah libur ,aku bangun dengan malas malasan ,namun ada yg aneh terasa sepi untuk suasana sepagi ini aku melirik jam di nakas
" jam 9 !!!" pekikku
gara gara ngaler ngidul bersama Vina dkk sampe pukul 2 jadinya aku bangun kesiangan sebenarnya aku sudah menyetel alarm pukul 5 untuk setor absen sama Allah,namun mataku mengajakku menyelami kembali dunia mimpi....
__ADS_1
seperti biasa aku langsung menuju dapur untuk minum sebelum ke kamar mandi , biasanya aku menyediakan segelas air putih di meja samping ranjang ,tapi rupanya semalam aku lupa sudah meneguk habis isinya ,makanya aku berjalan ke dapur dengan piyama atasan dan bawahan celana hitam pas body like selempak or celana pendek sepaha berwarna hitam bahkan hampir sama panjangnya dengan piyama atasanku ,sudah biasa ...aku menuruni tangga sambil sesekali menguap dan mengucek mataku,sendal bulu doraemon menjadi sendal rumahku , rambut yg masih acak acakan khas orang bangun tidur
aku mengambil gelas lalu menuangkan air dan meneguknya ,saat hendak kembali melewati ruang tengah beberapa pasang mata memperhatikanku ...
gebeg....
aku berjalan cepat menuju lantai atas... dengan wajah malu
" assalamualaikum, Ra...." senyuman yg tak pernah pudar
sedangkan Nia dan Gilang sudah mengulum bibir nya menahan tawa....
" dihhh malu maluin jam segini baru bangun ,kenapa ga sekalian telanjang aja , Ra..." sarkas bang Akhsan
aku segera mengambil langkah seribu menuju kamar
" ngapain sih pagi pagi kesini ,rapi banget kek mau kondangan...."
setelah ku dengar dengar rupanya tak hanya Rama, Nia dan Gilang yg ada disini , Abah, Ambu, dan teh Ayu juga ada disini tepatnya di ruang tamu sedang berbincang dengan papah dan mamah....
.
.
.
.
.
berbarengan dengan diterimanya ijazah SMA ku , hari itu juga aku bertunangan dengan Rama yg diselenggarakan di sebuah gedung serbaguna milik teman Abah....kini cincin itu tersemat manis di jari tanganku....
aku dan Rama memutuskan untuk berbeda kampus ,mengejar cita-cita masing-masing,dengan status yg sudah naik menjadi tunangan namun akankah kisahku akan mulus semulus jalan tol...jika kami berpisah begini atau malah semakin banyak cobaan yg menguji kisah cerita kami biarlah menjadi ketentuan Allah
.
.
.
.
flashback off
" honey...jangan cape cape...nanti pulangnya aku jemput...kalo ada senior yg bikin kamu susah bilang saja biar nanti pulangnya aku sikat..."
pesan berfaedah dari tunangan ku....
" iya honey...."
" hummm cerita kita dimulai disini mahasiswi..." gumamku
.
.
.
.
" brukkk...."
" aduh...."
__ADS_1
" sorry ...sorry....."