Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh

Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh
Laos versus ginseng....


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


.


" byurrrr.....!!!" Rama yang tengah meneguk minum yang barusan kuberikan menyemburkan airnya sedikit mengenai ku


" astagfirullah...."


" a..kenapa sih???" tanyaku mengambil tissue


" ini ga ditambahin racun loh...!"sinisku.


" ini memang air putih biasa tapi ucapan sayang racunnya..." katanya ,aku mengernyit


" ga adil yang...."


" apanya?? lagian juga cuman tinggal di tipisin dikit bagian pinggirnya trus di cat rambutnya warna blueblack beres ko..." jawabku enteng.


" tapi ,yang..! aku males warnain rambut ...." Rama duduk seraya tangannya mengusap lembut rambutku


" ya udah jangan salahin aku kalo pabrik su*su ku gembok...ga boleh sentuh sentuh juga ,peluk aja guling..." ancamku .


" astagfirullah...oke oke..." Rama mengalah.


" Wan..!!!" panggil Rama " minta tolong beliin cat rambut warna blueblack..." pinta Rama ,lalu ia merogoh ponselnya.


" Lang...nanti bisa ke rumah ???mau minta tolong..."


ibu hamil maha benar ,sekali bertitah siapapun pasti manut....


.


.


.


.


.


" astaga...dikira mau ngapain ,ehh di suruh jadi salon dadakan..." omel Gilang yang sedang mewarnai rambut Rama...


" iya ,padahal tinggal pergi ke salon aja apa susahnya sih...." timpal ku sambil mengunyah potongan buah yang tadi Rama potongkan buatku , selepas ba'da maghrib ini dihabiskan dengan melihat rambut Rama di cat... Gilang begitu cekatan macam pegawau salon profesional,rambut Rama hanya diwarnain beberapa bagian seperti keinginanku.


" hihhh...mau ngikutin oppa oppa korea ...!" sarkas Nia


" iya Nia...biar kaya oppa ..." kekehku


" teteh nih ada ada aja..."Nia menggelengkan kepalanya geli melihat Rama mau maunya di dandani sedemikian rupa olehku ,padahal Rama itu orangnya tak suka di atur atur apalagi masalah penampilan.


" Nia... marathon nonton drakor terbaru yuu...coba dong ada oppa Cha Eun woo..." seruku


" oh ya teh ??mau dong...." Nia dan aku memanglah adik ipar yang selalu kompak denganku dalam urusan apapun terutama makanan dan kesukaan.


Rama hanya menghela nafasnya ditertawai Gilang


" itu anak gue Lang bukan anak Cha Eun siapa itu namanya..." ucap Rama tak terima.


Gilang semakin tergelak melihat sohibnya ini seperti tersisihkan .


" sabar Ram...kita liat aja pas lahiran,mirip siapa ???si aktor apa loe..." kekeh Gilang


" bukk...!!" Rama memukul perut Gilang


" si *alan loe...!!"


Rama merapikan rambutnya yang sudah berwarna kebiruan dibawah sinar lampu ,mataku berbinar lalu memeluk pinggangnya


" makasih..." ucapku " cakep deh..."


" dari lahir,yang...kamu nya aja yang gengsi buat mengakui ,so jual mahal waktu diajak kenalan ..." ucapnya mengingatkan kejadian waktu pertama kali berkenalan.


ia menaikan alisnya sebelah " so...??jatah nambah ya ???" tanya nya


aku mengerutkan dahi lalu tak lama menggeleng " engga juga..." kikik ku.


" tapi tunggu a..kamu gantengnya nambah ... nanti Resti makin nempel dong sama kamu ?? " aku baru sadar " engga mau...!!!!" seruku menggeleng sambil menyembunyikan wajahku ke dadanya, namun Rama malah tergelak.


" oh jadi bumil masih cemburu sama Resti ???"tanya nya.


" engga!!! bukan cemburu...ga suka aja dia suka kegatelan sama daddy..." jawabku , Rama terkekeh


" sama aja..."katanya.


" besok aku ga ada jadwal di kampus jadi bisa anterin kamu ngampus tapi ikut dulu ke kampusku bentar ya ,soalnya ada perlu dulu ketemu Mahesa...sama anak band lain..." jawabnya


" ohh gitu ,oke.. a...aku udah minta bang Akhsan buat antar jemput tiap hari..." aku melepaskan pelukan ku.


" oh..oke ...pake aja mobil ,biar bisa masuk bertiga bareng ka Nisa..." ucap Rama yang sedang merapikan rambutnya ,bak gayung bersambut ternyata memang satu pemikiran denganku..


" iya a..." aku duduk di tepian ranjang


" lagian aku ga suka kamu nempel nempel sama laki laki kaya tadi pagi..." ucap Rama yang kini berbaring dan memposisikan kepalanya di pangkuanku.


" oh iya tadi pas pulang aku liat ada pasar malem deh..kesana yu..." ajakku...

__ADS_1


" udah malem yang...." jawabnya menghadap ke perutku...memeluknya dan menciuminya.


" namanya juga pasar malem a..kalo siang ya pasar siang... " dumelku.


" udah lama aku ga kesana a..." tambahku merengek ,ada saja keinginan yang harus terpenuhi..


Rama bangun " oke tapi kiss night dulu ...." pintanya


" kiss night apa ???ngaco, mana ada...!!" kilahku .


" morning kiss aja ada !! " belanya.


" kaya tadi pagi ..!! tapi kamu yang duluan...." ucapnya ,mau tidak mau aku harus lakukan demi terkabulnya permintaan ku


" ihhh pamrih...!!" decihku


" sekarang mana ada yang gratis nona... WC umum aja bayar.... "jawabnya,sejak kapan Rama perhitungan begini??? ohh....aku lupa sejak dulu lah.....ingat uang seribu saja minta dibayar pake nikah ??!!!!


" tapi cintaku gratis ...!!" seruku


" engga! dibayar pake cinta juga ko..." belanya kembali ,memang melawan lelaki ini tak akan diberi kesempatan untuk menang .


"pokonya setiap kamu ngidam ada kepengennya, harus pake ongkos...." jawabnya malah semakin menuntut.


" dihhh ini kan juga anak kamu .."


" ini kan juga istri aku..." coleknya di hidungku


" lagian ongkosnya ga susah ko... paling seputaran ranjang ,yang..."bisiknya ditelingaku membuatku bergidik dan geli.


" ih...mesum...!!" sarkasku meninju perutnya.


" pahala yang...mesum sama istri bikin pahala,beda kalo mesumin orang lain..." jawabnya sambil mengacak rambutku melihat wajahku yang cemberut ia tertawa


" ihhh !!!" merasa kalah aku hanya bisa ber ih ria...


" kamu ga akan menang melawan aku,yang..." kekehnya ,sambil berdiri dari ranjang menuju meja belajarnya.


" ya udah oke...." jawabku mengalah ,karena keinginanku mengunjungi pasar malam belum hilang , Rama bersidekap menyenderkan pan*tat nya di meja belajar ,menunggu ku melakukan kiss night,kalo biasanya Rama yang nyosor kali ini aku yang mengambil alih ,aneh rasanya...


" ihhh udah putus aja urat malu ku nyosor nyosor.." gerutuku ,hanya dia.... ,laki laki itu yang sudah berhasil membuatku begini. Rama tertawa kecil melihatku yang menggerutu ,menggemaskan katanya


aku mendekat menatap wajah mempesona lelakiku.. menangkup kedua rahang tegasnya senyumnya tersenyum manis ,naluri manusia mengalir begitu saja...kutarik tengkuknya , Rama pun memudahkanku untuk mensejajarkan posisi wajah kami matanya dan mataku sama sama menatap ke arah bibir masing-masing...hawa segar menguar mematikan akal pikiran hingga kami saling berpa*gutan, tangannya menarik pinggangku lebih meng *in*tim kan jarak dan memperdalam lidahku mengabsen susunan gigi dari seri, geraham ,taring dan berujung bermain dengan lidahnya, hingga nafasku yang hampir tersengal .....


" i love you..." ucapnya setelah melepas pag*utannya


.


.


.


.


.


" a...!! aku mau itu..." tunjukku ke arah penjual harum manis / permen kapas. Rama mengangguk lalu membawaku memilih permen kapas.


" jangan banyak banyak soalnya kamu udau manis..." kekehnya


" ngerayu bang ???" tanyaku


" ga usah minta naik wahana yang bikin bahaya...ga akan aku ijinin..." ucapnya ,padahal baru saja aku mau memintanya untuk naik sebuah kincir yang tempatnya seperti sangkar burung.


" ya udah deh..." jawabku lemas..aku tau aku pun harus menjaga agar tidak membahayakan kandungan ku , Rama mengajakku ke sebuah gerai permainan berhadiah,ia membayarnya lalu bersiap siap menembak menggunakan pistol air untuk menjatuhkan sasaran...


" tembak a...incer yang bener...." ucapku..gemas , namun setelah beberapa kali , Rama belum beruntung sampai aku merasa pegal dan lebih memilih duduk di sebuah kursi yang disediakan disana ,sambil memakan permen kapas dan mengedarkan pandangan meneliti setiap wahana yang ada di sini ,kepalaku berbalik saat sebuah boneka bergerak dan berbicara


" hay Nara...!!"


aku tersenyum melihat tingkah boneka yang digerakkan oleh si empunya


" dapet salam dari cowok yang tadi main game ...katanya aku cinta kamu ,jangan cemburu sama Resti..." ucapnya seperti seorang anak kecil


lalu muncullah kepala Rama dari balik boneka seukuran bunny ,aku tertawa " tuh boneka ga kenal sama Resti..." jawabku.


" mau pulang sekarang??" tanya nya sambil mengulurkan boneka itu,aku meraihnya


" buat temen bunny...jadi si bunny ga jomblo lagi..." ucapku


" yu pulang...aku udah ngantuk..." jawabku


" ko ngantuk sih yang, kan belum kasih ongkir yang tadi ..." jawabnya


" ongkir apa ???" tanyaku


" suka kura kura dalam perahu...lah ini rambut apa kabar ???" tanya nya menunjuk rambutnya yang sudah berubah warna...


" masih inget ???" tanyaku merengut


" iyalah , janji adalah hutang yang...!!" kilahnya,rasanya aku tak pernah berjanji


.


.


.


.


Rama menyodorkan segelas susu ibu hamil hangat di meja makan.


" sebelum pergi dede sama bunda minum susu dulu..." ucapnya duduk di kursi samping .


profesi tambahan Rama sekarang adalah pembuat susu untukku di pagi dan malam hari.


" ihhhh so sweet...!! padahal dulu mah teh jangankan bikin susu , minum aja kadang kadang nyerobot punya Nia..." sela Nia.


" beda atuh neng.. sekarang mah aa sudah punya kewajiban...sudah jadi calon bapak..." ucap Ambu.


" sirik aja...jodohin aja mbu sama si Ucup...." balas Rama


" a...mau anter si neng pake apa ???motor ???" tanya ambu.


" engga mbu ,kayanya mulai sekarang Nara jangan terlalu sering naik motor..." jawab Rama diangguki ambu.


" wah..si Jagur keluar kandang dong...si aa jago ngedrift loh teh...."


" iya kah ??" tanyaku melirik Rama yang diam saja.

__ADS_1


" teteh ga tau dulu kan suami teteh anak badung ... segala dicoba sampe uang SPP aja ditikung buat modif mobil..." satu fakta baru kudapat lagi tanpa disangka


" emmhhh nakal ya...dede kalo ntar udah gede jangan kaya daddy ya nak..." usapku pada perut rataku.


" kalo ga mirip aku ,terus mau mirip siapa yang ???ini kan anakku ,masa mau mirip artis korea itu..." jawab Rama, dikekehi ambu.


" iya..." jawabku singkat .


" tapi dede kebentuknya pake bibit unggulan asli Sunda, yang....! bukan dari negri ginseng... " alibi Rama yang cemburu kalau aku lebih memilih artis kesayangan ku.


" ya kan kali aja a...aku kepengennya kaya artis korea ...."


" sudah sudah...!!! " lerai ambu " ini pagi pagi calon ayah sama ibu muda udah berantem masalah bibit bibitan..." Nia malah tergelak.


"bwahahahah yahh... Laos ngiri sama ginseng..." ucap Nia...


.


.


.


.


.


.


aku masuk ke dalam mobil dengan Rama menghalangi kepalaku agar tidak terantuk pintu masuk mobil.


" ada urusan apa sih sama Mahesa??" tanyaku , sebenarnya aku sedikit tak suka dengan Mahesa,kejadian lalu masih saja melekat dipikiranku .


" urusan anak anak band yang,kan sebentar lagi ada kompetisi band antar kampus...boleh kan aku ikutan ???" ijinnya .


aku mengangguk aku bukan lah tipe istri istri yang senang melarang larang suami , karena pada dasarnya aku pun tak mau dilarang larang , meskipun umur pernikahan kami masih lah seumur jagung ,tapi aku dan Rama belajar untuk saling menghargai dan terbuka agar meminimalisir kesalahpahaman diantara hubungan rumah tangga kami.


" boleh dong...!!! oh aku baru ingat pantas saja kemaren band kampus juga minta aku buat jadi vokalis dadakan gitu a..." aku baru ingat kemarin Vico memintaku menjadi vokalis tambahan untuk melengkapi band kampus ,


" kalo sayang memang mau ,aku ijinkan ko tapi dengan syarat ga boleh terlalu cape...dan harus ada yang nemenin..." ucapnya


" beneran a ?? " tanyaku ,kurasa tak ada salahnya ku coba lumayan lah penghilang rasa jenuh,itu artinya aku dan Rama akan menjadi rival nantinya.


" berarti kita rival dong ..." jawabku


" heem..!!! mau taruhan ???" tanya Rama.


"apa???" tanyaku


" siapapun yang menang boleh minta apapun sama yang kalah.... tawar Rama.


mataku menyipit , pasalnya selalu saja ada udang di balik bakwan,bisa bisanya saja ....ini hanya modus atau jebakan untukku lagi ,namun aku tertarik karena kalau dalam urusan band aku juga tak kalah dalam segi kualitas...


" tapi kalo kamu yang menang jangan urusan ranjang ,cukup ya kamu ngerjain aku hampir tiap malam...." cemberut ku, diekekehi Rama.


" jadi deal ga nih ???" tanya nya


" oke deal....!!" jawabku


tak terasa kami sudah sampai di depan kampus Rama , Rama keluar duluan memakai jaket parkanya dengan rambut barunya , membuat pesona lelaki yang banyak dijuluki ayam kampus oleh teman-temannya ini semakin bertambah padahal Ramaku bukan lah tipe playboy ia pun tak pernah dekat dengan siapapun justru para mahasiswi lah yabg sering mengejar ngejarnya, penyesalan selalu datang di akhir memang ...!dan itu yang kurasakan kini.


" mau ikut apa nunggu disini ???" tanya Rama.


" lama ngga ??" tanyaku , sebenarnya aku malas untuk ikut masuk karena akan bertemu Mahesa


" sedikit??? lebih baik ikut aja..takutnya kamu bosen disini " usul Rama


" nunggu aja deh..." jawabku , Rama mengangguk dan turun


benar saja....baru tadi aku bergumam dalam hati .


" Rama...!!!" pekik seorang gadis melambaikan tangannya pada Rama , dialah Resti beserta kawan kawannya,terlihat mereka berlari ke arah Rama dengan genitnya


" dihhh genit...gue juga ga kaya gitu kali..sama cowok...dasar ulet..." gerutuku


" kalian ngapain disini ??" tanya Rama


" kita mau liat kalian latihan..." jawab Resti


" nih..." ia menyodorkan minuman isotonik pada Rama " semangat...!!!" Rama berbalik menatap ke arah kaca mobil ke arahku sedangkan aku memalingkan wajah.


anggap saja aku patung ,omelku dalam hati.


" oh ya..gue mau ajak seseorang buat nemenin gue meeting sama anak anak..." jawab Rama beranjak menuju pintu mobil ia menarik dan membukanya


" yang...ga usah nyimpen api disini nanti kebakaran..." kekehnya mencolek pipiku


" ihhh ga usah colek colek.."


Rama mengajakku keluar ,wajah Resti dan yang lain sedikit terkejut dengan keluarnya aku.


" loh..ini kan Narasheila pacarnya ka Miftah kan ??" tunjuk Resti menunjukku dengan sedikit wajah tak suka ,terang saja Rama merangkul pinggangku di depan mereka


" sorry res... sebenarnya Nara ini ....." belum Rama berucap aku sudah mendahuluinya


" gue pacar Ramadhan... sorry ya bikin loe bingung ka Miftah bukan cowok gue waktu itu gue lagi marah aja sama Rama ,jadinya gue minta tolong kang Miftah buat bales..." jawabku rupanya senyumku tak cukup indah untuk membuat Resti cs ikut tersenyum,ia menatap nanar Rama dan menyimpan kembali minuman isotonik yang belum Rama terima.


" oh gitu..." Resti mengangguk di tepuki kawan kawannya


" kalo gitu gue duluan ya..." pamitnya


sebenarnya ada rasa kasian juga melihatnya,tapi apa boleh buat dia menyukai laki laki yang sudah beristri ,dan harus segera diakhiri sebelum semua nya lebih dalam lagi...


" cie... pacarnya Rama...ngaku nih sekongkol sama kang Miftah..." ledeknya


" suttt !! berisik...!! udah buruan nanti aku telat ke kampus...." jawabku


.


.


.


.


.


.


hay hay gengs maaf kemarin mimin tak update ...sibuk real life gengs insyaallah deh nanti sore atau malam mimin up again mengganti yang kemarin ya...jangan lupa dukung terus aa Rama sama neng Nara kesayangan mimin dengan cara like,vote,rate and koment ya 😄😄😉

__ADS_1


__ADS_2