Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh

Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh
macan Asia sudah bangun


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


" yang ,hari ini aku pulang telat..." ucap Rama sambil menggendong tas gitarnya .


oh ..i see.... sekarang suamiku ini adalah idola kampusnya , Rama bukanlah anggota senat,padahal sudah beberapa kali ketua senat kampusnya mengajaknya bergabung tapi ia menolak , Rama itu adalah tipe orang yang tidak mau melakukan sesuatu kalau ia tidak suka ,ia hanya akan melakukan hal yang dia sukai atau memang hobby nya , seperti hari ini adalah hari dimana ada acara di kampus nya dan ia merupakan pentolan band kampus ,, sudah pasti dimana ada band disitu ada fans garis kerasnya... apalagi ia cowok yang tak malu untuk tampil di depan orang lain ,


" kriukk....kraukk krauukk...."


aku duduk bersila di ranjang memperhatikan aktivitas Rama yang tampak sibuk, dengan sebelah alis mangangkat angkuh ,entah kenapa aku sangat kesal melihatnya begitu mempesona ,sisi badboy nya makin ditampilkan ,salahku yang menyiapkan nya pakaian seperti itu maksud hati ingin memanjakan mataku sendiri namun malah sekarang seperti buah simalakama ,pesona Rama akan dinikmati kaum hawa lainnya ....kenapa tadi aku tidak menyiapkannya baju koko dam sarung saja..biar dikira mau tausyiah atau nasyid an....fix celana panjang kesayangan nya yang sobek pada lutut ,t-shirt senada karena memang katanya dress code nya hitam, kemeja kotak-kotak hitam putih tanpa dikancing sepatu all star hadiahku tahun lalu saat dia berulang tahun ....penampilannya tampak i kece ditambah jam tangan sport, gelang gelang handcraft, topi yang padnya menghadap ke belakang ,disempurnakan dengan anting hitamnya ,suerrr...!!!ga ikhlass....!!!!


ia terkekeh melihatku yang cemberut dengan pipi menggembung dan mulut penuh makanan...


" gemesin banget sih kesayangan..." ia mencapit kedua pipiku alhasil mulutku sedikit monyong seperti ikan...


" makin hari makin tembem..." kecupnya di bibir ikan ku...


" bau keju..." ucapnya sambil tertawa ,aku hanya diam merengut


" jangan manyun gitu ahh kaya kurang sajen aja..."kelakarnya


dipikir aku makhluk halus apa ????


" aku gimana ??? berangkat kuliah bareng siapa ???" tanyaku manja


akhir akhir ini aku sangat sangat ingin bermanja manja ria pada Rama.... padahal biasanya ya begitu juga sih...tapi beda dengan sekarang...mungkin pengaruh rasa cinta yg makin bertambah setiap harinya persis seperti kata Rama,kalau katanya serbuk peletnya sudah bekerja,aneh aneh saja laki laki ini mana ada melet kala si target sudah di dapat .


" nanti ada Abay ,lagian cuma ada satu kelas saja kan???nanti sepulang dari kampus kita ke rumah mamah..." jawabnya hari ini Rama libur karena 2 hari yang lalu ia sudah lembur...


mamah ???aku kangen berat pada mamah, papah dan tentunya abang tembok Berlin ku padahal setiap hari bertemu di kampus tapi rasanya kurang...


aku memeluk perut Rama yang berdiri di samping ranjang menghadap ke arahku yg duduk


" huwaaa!! jangan pergi...!!" rengekku, Rama mengernyit ,langka sekali aku seperti ini.


" kamu kenapa sih yang ???" ia menaruh dahulu tas gitarnya lalu duduk di tepian ranjang.


" ko nangis...??" tanya nya ,jangankan Rama aku saja tak tau kenapa aku bisa jadi selebay itu seperti akan ditinggalkan ke medan perang saja dan tak kan kembali ,


Rama menangkup wajahku " hey....ko nangis...???" tanya nya khawatir.


aku menggeleng " ga tau...nyesek aja..." Rama menarikku masuk ke dalam pelukannya


" kamu aneh , Ra..." gumamnya " ga biasanya ??" tanya nya semakin khawatir


" apa harus aku batalin aja manggungnya ??biar digantiin yang lain ??" tanya nya ,aku sesenggukan dan menggeleng ,yang benar saja Nara, Rama sudah bersiap-siap untuk hari ini belum lagi bagaimana nasib teman teman nya ... Rama menghapus air mataku ,ia pun bingung harus bagaimana sekarang....


aku menghapus jejak-jejak air mataku " ya udah pergi sana keburu telat..." ucapku


"beneran ???ga usah deh..." jawab Rama" biar ku telfon Mahesa sama yang lain..." jawabnya hendak merogoh ponselnya


" ga usah....aku cuma ga rela aja gantengnya kamu di liat cewek lain " ucapku enteng


" hah ???!" Rama melongo ,yang benar saja cuma gara gara penampilan Nara sampai menangis???sejak kapan kamu jadi begini , Ra???benaknya.


" gih ...!!! sana ,ntar kalo sempet aku susulin kamu ke kampus bareng Abay...." jawabku


" yakin ???" tanya nya, " one hundred persen...!!" jawabku meyakinkan


" oke..." Rama kembali menggendong tas gitarnya dan membetulkan letak topinya namun masih posisi yang sama


aku ikut beranjak mengantar Rama ... lalu melambaikan tangan saat Rama berbalik dengan helm full face nya dan mengangguk .


" teteh kenapa???kaya abis nangis aja ??" tanya Nia saat melewatiku sambil membawa cemilan ,di rumah ini Nia adalah duel mautku dalam urusan makanan ,tiada hari tanpa cemilan khususnya keripik keju...


" aa nakal teh ??" tanya nya lagi ,aku menggeleng


" teteh ga ridho aja gantengnya aa di nikmatin cewek cewek di luar sana , Nia... "jawabku sambil mencomot keripik keju dari toples yg di pegang Nia


" uhuukkk....." Nia terbatuk dan menepuk-nepuk dadanya


" sejak kapan teteh jadi cewek cabe-cabean???" tanya nya aku mengerutkan kening


" enak aja...!!! " sarkasku sambil berlalu ,membantu ambu memasak adalah kebiasaan baru untukku ,selain membereskan kamarku dan Rama, mencuci,dan menyiapkan makannya, membantu memasak di rumah menjadi tugasku...laga ku sudah seperti chef profesional, tak sia sia dulu sewaktu papah membuka resto aku sempat ikut sidak dan membantu untuk grand opening...


.


.


.


.


" neng.. sudah biar ambu yang bereskan , sudah jam 9 sebaiknya neng siap siap ke kampus ....takut telat..." aku mendongak melihat ke arah jam dinding


" iya ambu ini sudah selesai ko cuma tinggal di pindahkan ke piring saja..." jawabku


" oh iya nanti pergi sama siapa ??? aa udah duluan ???" tany ambu .


" udah ambu,uhhh penuh drama air mata segala..." ledek Nia tiba tiba datang yang ditambahi bumbu bumbu kelebay an...

__ADS_1


" ihhh datang datang langsung ngadu..." ucapku


" habisnya teteh jadi lebay...masa aa pergi saja ditangisin biasanya juga cuek aja...."jawab Nia ,memang benar apa yang dikatakan Nia


ambu mengangkat kedua alisnya seperti berkata oh ya ???


" kenapa neng ??apa lagi ada masalah sama aa ??" tanya ambu


aku menggeleng " enggak ambu....cuman ga rela aja aa pergi, apalagi aa keliatan ganteng hari ini ,mau manggung di kampusnya ,aa kan idola kampus ambu..." Ambu tergelak mendengar pengakuan polosku..


" neng Nara ada ada saja ahhh.... tapi dulu ambu juga gitu sama abah sampai abah ke pasar saja diikutin ,sampai masuk WC saja diintilin..." jawab ambu , Nia terdiam " serius ???" tanya nya kaget


tak lama Nia langsung bergidik " ihhh jorok...!!!"


" iya bener " ambu memastikan


" sejak kapan kalian jadi perempuan perempuan lebay ???" tanya Nia meringis


" sejak....." ambu terdiam cukup lama ,namun tak lama raut wajannya langsung berubah " neng.. !!! kalian kan sudah 2 bulan lebih menikah ,kapan terakhir neng datang bulan ???" tanya ambu ,sontak saja keningku berkerut beberapa lipatan , aku mengingat ingat namun hasilnya nihil aku lupa...


" tak tau ambu , Nara lupa...." jawabku


ambu meraih bahuku antusias " coba nanti neng cek ,besok pagi pagi... sekarang beli alat tes..." ucapnya ,seakan tak sabar dengan penantian nya ,entahlah aku masih ragu takutnya penantian ambu sekian lama ,lalu ekspresi saat ini membuatku tak tega kalau sampai hasilnya mengecewakan.


" nanti saja ambu... Nara takut kecewa..." ucapku


" bulan depan saja...." memberikan option pada ambu


" ehhh.. sekarang saja....tak apa yang penting sudah di cek..masalah hasil insyaallah ambu akan menerimanya apapun hasilnya...." ucap Ambu


akhirnya aku mengiyakan " iya deh ambu nanti Nara ke apotik dulu sebelum ke kampus..."


.


.


.


.


Abay sudah menunggu di depan..


" ambu.. Nara berangkat dulu..." aku pamit dengan menyalami punggung tangannya.


" iya neng..hati hati jangan sampai lupa .." ambu mengusap kepalaku ,aku mengangguk


" abay...mantu ambu jangan sampai lecet.. hati hati..." pinta ambu


" beres ambu..." abay menunjukan jempolnya ,lalu kami berangkat


" bay...stop...!!! berhenti dulu bentar " aku menepuk pundak Bayu


" kenapa , Ra ???" Bayu menghentikan laju motornya di depan sebuah apotek...


" stop bentar ,ada yang mau gue beli..." aku turun dan melepas helmku ,sekitar tujuh menit aku di dalam..setelah mendapatkan barang yang kuinginkan aku memasukannya ke dalam tas


" yu,bay..."


" ada deh.. kepo!!!ini urusan cewek..." jawabku


.


.


.


.


kulirik jam di tanganku sepertinya masih ada waktu untuk menyusul Rama di kampusnya ,dan melihatnya manggung ,aku ingin tau saja seberapa kerennya suamiku disana ,dan seberapa histerisnya para fans garis kerasnya Rama saat Rama unjuk gigi ,termasuk readers yang lagi baca ... 😂😂


aku sengaja tak memberitahu nya dulu ingin membuatnya surprise..


" bang.. !!" pekikku pada dua sejoli yang masih asyik pacaran ,heran saja pada abang ku satu satunya ini apa tidak ada niatan untuknya membawa hubungannya dengan ka Annisa ke jenjang yang lebih serius ,daripada pacaran tak jelas begini


" ehhh ini dia adek gue Ter..Ter...Ter...boncel...." ia memelukku erat dihadapan semua anggota senat senior lalu mengacak rambutku " Ra... makin tembem aja tuh pipi..udah kaya squishy..." ucap bang Akhsan mencubit pipiku


" Rama bagus pupuknya ,san..." ucap ka Satria dikekehi yang lain termasuk pria dingin yang selalu bersikap cuek itu ,siapa lagi kalau bukan abang abangan Rama si kang kutub.


" pupuk pupuk ,emangnya gue taneman ,bang sat..." jawabku


" eh temen loe si mulut mercon mana??" tanya nya


" Airin??? mulut mercon ,kesemsem mamposss loe.. Airin ijin sakit..." jawabku


ka Satria sedikit terkejut namun ia berusaha menetralkan wajahnya " sakit ???bisa sakit juga tuh anak ..."


" ya bisa lah Airin kan manusia...bukan dewa..."


kalau sudah bertemu ka Satria pasti akan beradu mulut ujungnya...hingga menjadi tontonan seru untuk yang lain


" Nara. !!!oh Nara....!!! aku rindu...." pekik ka Andri dan ka Titus hendak memelukku namun ditahan bang Akhsan sehingga akhirnya mereka berdua saling berpelukan satu sama lain.


" kemana aja Ra ???" tanya mereka yang datang bersama ka Maria yang baru saja menempelkan bahan bacaan di mading kampus...


" hay Ra??" senyum ka Maria


" hay ka ,apa kabar??!" aku menyalami semuanya ,ka Andri,ka Titus dan ka Maria,tanda hormat pada yg lebih senior lagipula mereka adalah teman bang Akhsan namun rasa saudara .


"baik, Ra.." jawab ka Maria.


" bang , Nara mau ijin dong.. ke kampus Rama..mau liat Rama manggung ..." aku menyampaikan maksud dan tujuanku .


" mau gue anter ??" tanya bang Akhsan ,namun melihat ka Annisa aku merasa tak enak hati


" ga usah, biar Nara naik taksi aja..." jawabku


" Abay, Gilang, Ridwan kemana ??" tanya kang Miftah bersuara


" ya kuliah lah kang ,kalo Bayu ya sama Rama...masa iya lagi karaokean..." jawabku

__ADS_1


" ya udah gue aja yang anter.." kang Miftah meraih tas gendongnya tanpa menunggu persetujuan dariku langsung beranjak.


" dihhhh.. belum juga iyain udah maen pergi aja...." gumamku


" ya udah ikutin aja...ati ati Ra " ucap bang Akhsan ,mau tidak mau aku mengangguk


" ya udah gue pamit ya bang...kaka kaka Nara pamit ya..." pekikku mereka mengiyakan.


aku mengekor si gondrong ini dari belakang ,pingin ta gunting aja nih rambutnya,apa lebih enak dijambak aja , menuju motornya di parkiran ,kenapa mereka semua satu tipe sih...motor besar ,kenapa ga modelan bebek atau matic gitu ....semua mata tertuju padaku yang berjalan bersama sang ketua senat yang terhormat,termasuk Vico dan Kiara cs...


" naik....!!" pintanya yang sudah naik ke motornya,aku memegang ke pundaknya menjadikan pegangan dan naik dengan setengah meloncat


" heran deh satu tipe banget sih ga Rama,ga bang Akhsan ,ga kang Miftah senengnya pake motor yang begini...kenapa sih cowok cowok seneng pake motor begini ???biar bisa modus ya ???" omelku termasuk curhat colongan .


" heran juga kenapa cewek sukanya sama laki laki bermotor gede???" jawabnya berbalik tanyaan


" engga juga...gue lebih seneng sama motor bebek atau matic..biar ga sakit punggung.. " jawabku


" heran aja kenapa cewek cenderung banyak ngeluh dan cerewet. " jawabnya tak kalah sadis


hemmmm ngajak berantem lagi nih orang..setelah mendengarku diam ,kang Miftah tersenyum sambil menggelengkan kepalanya tertutupi helm full face.


.


.


.


.


saat sudah sampai gerbang ,kang Miftah membawa motornya ke parkiran kampus ,rupanya kharisma kang Miftah bukan hanya tersohor di kampusku saja ,tapi bahkan kampus se Bandung raya pun tau siapa kang Miftah ,itu terlihat dari banyaknya pasang mata dan bisik bisik tetangga yang terdengar


" eh..eh...itu kang Miftah dari kampus xxx kan...wah bener ya..!! asli...sumpah ganteng banget...bisa liat langsung. "


" doi sama siapa ???"


" pacarnya ??!"


aku sedikit tak nyaman dengan obrolan mereka


" ga usah di denger ,loe mau cari Rama kan ...??yu gue anter..." kang Miftah berjalan duluan dengan aku yang mengekor


terlihat sebuah panggung di tengah lapang menampilkan band Rama yang tengah tampil ,dari bawah teriakan histeris para mahasiswi yang mengidolakan Rama sangat riuh...


" Ramadhan....!!!!"


Rama memang terlihat keren sekali di atas sana ,aku tak bisa berkata-kata saat melihat beberapa diantaranya memberikan bunga ada pula yang memberinya coklat ,tanganku seketika mengepal,wajahku sudah memanas... Rama menerimanya..aku cemberut.


saat sudah selesai Rama beserta yang lain turun ,aku dan kang Miftah berniat menghampiri nya .


" duggg...."


" awww....." aku mengusap-usap kening saat kang Miftah berhenti mendadak hingga aku menabrak punggung nya


" kang ..kalo mau ngerem tuh kasih klakson napa !!jangan dadakan...!!" sarkasku,aku penasaran apa yang membuatnya berhenti,aku hendak menengok namun kang Miftah menghalangi


" hey mif...kapan loe kesini, ko ga bilang bilang???" ucap salah satu mahasiswa sini , terlihat dari gaya dan tampilannya yang memakai pin yang sama dengan kang Miftah , sepertinya ia adalah ketua senat kampus sini


" hey son...sorry soalnya dadakan..." kang Miftah bergeser sampai nampaklah sesuatu yang dihalangi oleh nya ,mataku membola melihat pemandangan yang membuat hatiku panas ,mataku memanas,tanganku terkepal


Rama sedang duduk bersampingan dengan perempuan,di sampingnya lagi ada Mahesa... terlihat mahasiswi itu menyodorkan sebotol air mineral pada Rama walaupun Rama menolak tapi ia memaksa, Rama meringis menerimanya ,ia tak menggeser duduknya , membuatku semakin kesal.


" keenakan..." gumamku " oh.. gini ternyata di belakangku"...


Bayu yang melihat ke arahku menyenggol Rama


" suutt Nara..." Rama dan semua yang ada disitu melihat ke arahku dan kang Miftah .


Rama berdiri hendak menghampiriku


" Ramadhan..." panggil Resti Rama berbalik


aku semakin kesal " bininya datang dicuekin ,malah milih ulet bulu..." gumamku lagi


namun Rama tak menghentikan langkahnya malah berlari diikuti yang lain hendak menyapa kang Miftah dan menghampiri ku.


" Mif...wah...loe udah move on nih...siapa nih ... cantik... imut... boleh lah dikenalin ekhemmm.... " goda Soni


niat hati ingin membuat surprise tapi malah aku yang terkejut , apa yang dilihat belum tentu benar ,tapi hati ini merasa panas ,ditambah aku yang memang sensitif akhir akhir ini...gampang marah...


aku merangkul lengan kang Miftah posesif sambil menyodorkan tangan pada ka Soni


" kenalin gue Narasheila ka... pacar kang Miftah..." dengan senyuman semanis mungkin, wajah mereka semua beragam...


bagi Mahesa, Bayu dan kang Miftah sendiri mereka tersentak kaget melirik ke arahku lalu ke arah Rama,sedangkan Resti,ka Soni dan yang lain yang belum tahu aku siapa hanya tersenyum lebar menurut mereka aku dan kang Miftah adalah pasangan yang cocok...


" hay...kenalin gue Resti...kang Miftah itu ketua senat kampus xxx,iya kan Ram..sobat kamu juga kan ???" dengan lancangnya Resti menyentuh pundak Rama,tempat favorit ku ,hatiku semakin ngebul walaupun Rama langsung menepis tapi setidaknya ia sudah tersentuh ,mataku menatap tajam menghela nafas dan pipiku menggembung ,mata Rama menatap tajam ke arah tanganku yang merangkul lengan kang Miftah seolah mengancam " lepaskan!!!" aku menggeleng menantang


" baby... udah kan liatnya??pulang yuu...!!" ajakku tersenyum manis ke arah kang Miftah membuat kang Miftah menggeleng sambil tersenyum,ia tau kini ia berada diantara aku dan Rama ,menjadi alat balas dendam ku pada Rama.


" ooo...." Bayu dan Mahesa bersorak menertawakan


" hati hati Ra...macan sudah bangun..." ucap Bayu


" salut sama keberanian Nara...gue acungin 10 jempol... "ucap Mahesa mengompori..


aku menarik kang Miftah yang pasrah saja... menyenderkan kepala di lengan kekarnya " semuanya kita pamit ya..yo honey..." aku memiringkan kepala sambkl mendongak


walaupun tak tau bagaimana nasibku nanti di rumah biarkan saja aku akan meminta bala bantuan dari abah dan Ambu...


.


.


.


.


.

__ADS_1


gengs...2500 loh gengs...apa masih kurang huwaaa !!! makasih ya buat para readers yang masih setia sama aa Rama dan neng Nara...makasih banyak loh atas like,vote,komen,rate dan giftnya juga atas tips yang dikasih mimin bener bener terhura 😭😭😭


__ADS_2