
happy reading all 😍
.
.
.
.
.
.
bismillah
Setelah acara tadi malam , keesokannya rumah sudah disiapkan sebagai tempat acara Tingkeban atau 7 bulanan .
Laki laki di depanku ini tak pernah luput dari kata kece badai ,kemeja koko putih yang dipakainya menambah cahaya yang terpancar dari wajah calon kebapak'annya , melintas di kepalaku bagaimana nanti saat si mboy sudah lahir ,aku tak yakin dengan otak absurd pak suami yang satu ini.
.
.
Selalu terpesona ,kata itu yang kini menggambarkan perasaan ku , duduk bersimpuh di antara para tetamu yang hadir melingkar di ruang tengah , dengan Al Qur'an yang tengah mereka baca khusyuk sambil meresapi seorang Ramadhan Restu Al Kahfi melantunkan ayat suci Al-Qur'an dengan posisi yang lebih maju ke tengah dari yang lain . Bergetar hatiku setiap tarikan nafasnya di khususkan untukku dan calon anak yang ada dikandunganku ,inilah janjinya semalam .
flashback on
" hadiah yang sebenarnya besok ,yang ...! khusus buat kamu dan calon anak kita " ucapnya saat kami tengah berdansa kecil .
flashback off
Bukan harta ataupun tahta ,jauh lebih daripada itu ,3 buah surat mulai dari surat Yusuf,surat Lukman dan surat Maryam .Inilah laki laki kebanggaan keluarga Abah ,inilah aa ustadz kebanggaan masjid kampung ,inilah panglima tempur kebanggaan geng nya ,inilah mantu kebanggaan papah dan mamah ,dan INILAH IMAM KEBANGGAAN KU DAN ANAKKU.
Bukan bunda Priscil ataupun vokalis ternama lainnya yang menjadi idolaku ,tapi lelaki di depanku inilah vokalis idolaku .
Dengan penuh kekhusyuan ia melantunkan ayat-ayat Allah menggantungkan harapan nya sesuai isi ayat yang terkandung,
Jangankan aku dan seisi ruangan saja yang merasakan kesyahduannya namun anak yang dikandung oleh ku pun merasakannya,ia diam tenang seperti sedang menghayati suara daddy nya.
Setelah selesai,ia menutup Al-Qur'an dan menciumnya ,lalu kembali duduk di sebelahku dan membelai perutku
" hadiah buat bunda sama dede " ucapnya mengecup perutku ,
Abah memberikan sepatah dua patah kata ucapan terimakasih pihak keluarga pada tamu yang hadir ,lalu sedikit ceramah dari ustadz Hasan sambil aku yang didampingi Rama kembali ke kamar untuk berganti pakaian ,kalau dulu saat acara siraman tak ada Rama disampingku beda halnya dengan sekarang selalu ada Rama mendampingi ku,kentara sekali perbedaannya
" yang ..! kalo pake beginian mendingan kita batalin aja lah acaranya !" pinta Rama ,melihatku hanya memakai samping yang dikembenkan bahuku yang ditutupi rangkaian melati dengan rambut terburai apalagi kata orang cahaya ibu hamil itu selalu memancar , lelaki ku ini kalo cemburu tak lihat kondisi mana ada yang mupeng sama ibu ibu perut badut begini .
" ishhh ,ga usah macem macem ! udah ayo turun , lagian juga kan ditutupin ga terbuka banget a...!" jawabku ,dengan sekali hentakan Rama menggendongku menuruni anak tangga
" berat ya ??!" kekehku mengalungkan tangan ke leher Rama , ia ikut tertawa kecil " kan gendong 2 orang !!" jawabnya yang tak terlihat kepayahan ,tapi seperti aku hanyalah sebuah beban yang enteng
" lebih berat tanggung jawab akhirat ku bawa kamu sama anak kita ke jannah nya Allah " ucapnya.
Rupanya semua hadir di acara Tingkeban ini , termasuk bu Hilda,saksi hidup hubunganku bersama ex anak bandel di kelasnya ini. Ada yang membuat senyumku tertarik,, di sebrang sana kang Miftah bersama dengan ka Maria yang memeluk lengannya .
Semua yang menyaksikan sudah duduk di tempat yang disediakan ,acara sangat tersusun rapi, tanganku tak lepas memeluk lengan Rama berjalan menuju gubuk siraman ,disana sudah ada perlengkapan untuk siraman ada 2 buah gentong ,bunga bungaan dan gayung dari batok kelapa . Disampingnya ada meja kecil ditaruh 2 buah kelapa terukir tokoh pewayangan ,yang sudah diukir oleh wa Didi kemarin ,telur kampung ,kain batik /samping 7 buah ,kain putih,belut dalam wadah,dan golok untuk membelah kelapa.
Aku duduk di kursi yang sudah disediakan,sedangkan Rama diintruksikan untuk memasukkan kedua buah kelapa ke dalam gentong ,7 orang keluarga terdekat ku satu persatu melakukan siraman mulai dari kedua pasang orangtua,bang Akhsan dan dua lagi perwakilan keluarga Rama , Rama bertugas membantuku mengganti tiap helai kain di setiap siramannya
Mataku menutup saat guyuran air menyiram dari atas kepalaku hingga ujung kakiku
" brrrr !!! udah dua kali gue mandi di depan umum " batinku
" wahh dua kali gue nyiram loe dek ," ucap bang Akhsan seraya menyiuk air di dalam gentong
" buruan ga usah dilama lamain,gue dingin..!!" ucapku , dikekehi Rama " udah ini mandi beneran , yang...! sama aku !" bisiknya ,membuatku memicingkan mata.
" plukkk...!!" tiap kain basah menumpuk di bawah kakiku berganti dengan yang baru dan kering tentunya dibantu Rama dan terakhir kain putih di sarungkan ,lalu Rama meloloskan telur kampung ke dalam sarung kain putih itu sebanyak 7 kali ,dan terakhir belut ,mataku sedikit membola ngeri dengan belut .
" a engga mau !!' seruku bergidik geli melihat belut.
" wa ! bisa di skip ga ?? ga ikhlas euyy !! " pekik Rama memalukan sontak membuat tamu tertawa.
" harus atuh a...simbolis pengharapan biar lungsur langsar (dikasih kelancaran)!!" ucap nyai Euis ,
" ini belutnya jantan apa betina ??takut bukan muhrim !!" ucap Rama ,lelaki ini kalau di layani tak akan berhenti berkelakar.
" tengah tengah, Ram....!!" pekik Abay.
" a ...ihhh !! " aku menepuk bahu Rama ,daripada hanya akan menjadi bahan lawakan para tamu lebih baik aku segerakan saja biar cepat selesai.
" udah cepetan !! biar cepet ,tapi aku ga mau liat ,awas jangan sampe gigit !!" ucapku ,diangguki Rama,ia meloloskan belut hanya buntutnya saja mengenai perutku . Aku menggelinjang geli ,aku menyembunyikan wajahku di lengan Rama geli saja melihatnya .
Setelah itu Rama mengaduk isi gentong yang masih terdapat kelapa ,bunga bungaan lalu meraih satu buah kelapa tanpa melihat dan acak ,ia melintingkan lengan baju dan meraih satu kelapa . Para tamu dan semua yang hadir disitu penasaran dengan kelapa yang diambil Rama ,namun Rama malah menggoda mereka.
" penasaran ya ???!!!" godanya
" heh...si Rama !!! liatin dong , Ram...!!!"
Rama membalikan kelapa menghadap tetamu ,ternyata wajah tokoh Rama lah yang ia ambil itu berarti calon anaknya laki laki , Rama mengambil golok dan....
" prakkkk !!!" golok di tebaskan pada kelapa hingga terbelah ,melambangkan gampang atau susahnya proses persalinan,sisa air kelapa diminumkan padaku.
__ADS_1
" lancar ya sayang ...." ucapnya mengecup pucuk kepalaku .
.
.
.
.
.
Aku sedang mengganti pakaian ku dengan kebaya layaknya tukang jamu , karena setelah ini aku akan mengedarkan rujak kanistren yang sudah dibuat tadi subuh oleh ibu ibu tetangga ,isi rujaknya ada buah mangga, bengkoang,jambu air merah,pepaya mengkal, jeruk Bali ,nanas,delima,anggur.
Walaupun dengan perut buncit tidak mengurangi kesan anggun dan feminim ku sementara aku 'berjualan' rujak pada para tetamu dan dibayar dengan uang uangan genting atau talawengkar, Rama membereskan semua sisa dan sampah bekas siraman (jajambaran) tadi dan membuangnya ke perempatan depan rumah.
" wahh kalo yang jualan rujaknya cantik kaya gini ,gue juga mau ,bakal beli tiap hari !!" goda bang Satria ,saat aku mengedarkan dan membagikan rujak .
" boleh ,bang Sat ...tapi rujaknya belom nyampe lambung udah keluar lagi karena Rama udah siap bikin loe bonyok.." jawabku , ditertawai yang lain.
" Nara...!!!" bu Hilda memelukku sambil menitikkan air mata terharu
" ibu... makasih ya bu ,udah mau hadir " jawabku ikut menitikkan air mata.
beliau mengangguk " iya nak ,hamil bikin Nara makin cantik aja " pujinya " semoga langgeng ya nak sama Rama"
" aamiin ,bu makasih ...."
Uang uangan hasil berjualan rujak dimasukkan dalam mangkuk tanah liat bersama uang receh asli , dicampurkan ,inilah tradisi yang di tunggu tunggu setiap acara adat begini ,saweran
Rama memberi bonus uang kertas yang di gulung gulung ke dalamnya
" siap siap bro !!!!" pekik Rama ,sontak saja yang hadir ikut berkerumun ,bersiap memunguti saweran juragan sapi kw ini.
" sebentar bro ,gue linting baju koko dulu !!!" pekik Gilang dan Ridwan , Abay apalagi tak mau kalah ,melihat antusiasme belum lagi ibu ibu dan anak anak , Rama menyiapkan beberapa mangkok tanah liat berisikan saweran agar gender tak bercampur
1
2
3
" prakkkkkk !!!!!" mangkuk dijatuhkan hingga pecah ,sontak saja para pemburu uang saweran rusuh untuk saling berebut.
prosesi 7 bulanan sudah dilaksanakan ,terakhir Rama membagikan souvenir pada tamu undangan .
.
.
.
.
" maunya kapan ??" tanya Rama balik seraya ia berkutat dengan laptopnya ,ia tengah sibuk mengurus laporan penjualan dan pemasukan RPH...
" emhhh ,lusa ???" usulku
" aku hubungi dulu a Genta ya ,temen fotografer ku ,minta dia datang !" jawab Rama,aku mengangguk
30 Minggu adalah usia yang sudah cukup besar hingga membuatku selalu kewalahan untuk beraktivitas,
" besok jadwal mu senam bumil kan ??' tanya Rama
" iya a ,paling ambil jadwal siang a.. biar bisa ,abis pulang kampus " jawabku yang masih memegang gelas susu bumil buatan Rama.
" oke ,aku anter kamu besok !"
" a ...aku liat kamu jarang ke percetakan ??" tanyaku memiringkan kepala untuk melihat wajahnya.
Rama mengangguk " aku ngajuin cuti lahir ,lagian kerjaan ku simple yang ...! sing penting setor muka dan setor kerjaan aja ,kalo ada meeting datang !" jawabnya enteng.
" ko enak banget sihh ,apa yang lain ga sirik ??" tanyaku mengkhawatirkan pekerjaan Rama jika Rama harus terus menemaniku.
" enak lah ,yang penting kerjaan beres dan memuaskan ,yang punya percetakan nya temenku yang ,!" jawab Rama.
" dia menyetujui persyaratan ku !" ucap Rama menutup laptopnya ,mengambil gelas kosong dari tanganku dan menyimpannya di meja.
" persyaratan??? idihh ko kebalik sih malah yang punya perusahaan yang dikasih persyaratan , aneh !" heranku.
" karena dia yang minta aku buat kerja di percetakan nya , syaratku ga susah ko !" jawabnya .
" apa ??"
" mengijinkan aku selalu memprioritaskan waktuku buat istri dan anak,dengan tidak mengganggu hasil pekerjaan !" jawabnya , seketika membuatku diam.
Sudah tak bisa berkata-kata lagi , dengan sikap Rama terhadapku se sweet itu sikap dan pengorbanannya.
" karena sekarang udah malem waktunya bunda sama dede bobo !" ia mengajakku berbaring memelukku dari belakang dan membelainya lembut membacakan do'a pengantar tidur.
" a ,makasih buat hadiahnya aku sama mboy suka " ucapku .
" sama sama sayang " jawabnya mengecup rambutku ,sampai saat aku memejamkan mata.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
" ha...hoffff....ha...hoffff.....!!!"
pelajaran bernafas yang diberikan oleh pelatih senam bumil di harapkan bisa melatih bumil disaat nanti melahirkan dan mengusahakan agar tetap tenang saat terjadi sakitnya pembukaan.
sesuai janjinya , Rama menemani ,ia sedang duduk di bangku belakang beberapa bumil yang sedang senam hamil bersamaku mencuri curi pandang pada lelaki nakalku ,mataku memicing bahkan ibu ibu hamil saja terlihat begitu membahayakan buat Rama,besok besok biar aku diantar Wawan saja atau mamah.
Sesekali mata Rama melirik ke arahku ,ia mendekat memberikan semangat sampai sampai ia ikut mengambil bola balon besar yang biasa dipakai oleh ibu ibu hamil melatih meregangkan otot-otot jalan lahir
" ayo semangat yang !!!' pekik dan sorakan Rama, terkadang sifatnya yang begini sweet sweet konyol nya yang bisa bikin orang geleng geleng kepala tapi kepengen ngantongin.
" a berisik ihhh ,malu !!" jawabku dengan menggertakan gigi.
Bidan sekaligus instruktur itu tersenyum melihat kelakuan laki laki satu ini yang katanya menyabet predikat suami dan ayah siaga .
" wahhh yang semangat malah bapaknya ,ya !!! lain kali bisa di calling buat jadi instruktur dong !!" goda bidan paruh baya itu.
" boleh tuh,...kalau instruktur nya begitu bisa bisa saya lahiran besok karena saking semangatnya...!!" ucap salah satu bumil dengan tak tau malunya ,padahal suami nya ada disitu.
Rama tertawa " saya ga berani bu , istri saya kalo udah marah suka ngabisin nasi tetangga!" kelakar Rama.,aku menepuk bahunya , mereka tertawa dengan lelucon Rama.
para bumil beristirahat ,
" nih..." Rama menggeser kotak makan siang ,rupanya dia menyodorkan potongan buah dan juga air mineral , perhatian nya daddy mboy ,,,,, !
saat tengah asyik menyantap buah seorang bumil beserta suami nya mendekati Rama dan aku ,aku sampai terkejut dengan bumil yang ada di depanku.
" maaf teh ,aa kalau boleh ,saya kepengen perut saya diusap sama si aa nya ??" pintanya ,suaminya yang berada di sebelahnya hanya tersenyum nanar ,pasrah dengan keinginan istrinya ,ia hanya berkeyakinan ngidam itu adalah sesuatu yang harus dituruti.
" waduhhh ,saya harus ijin dulu sama kesayangan saya dulu,bu " jawab Rama sambil melirik ke arahku ,aku tau perasaan nya, keinginan yang menggebu di dalam hati selalu ingin dituruti ,aku mengangguk mengiyakan ,
" baiklah bu ..." Rama menyetujui.
" saya do'ain lahirannya juga lancar ya bu.. diberikan kesehatan ibu dan bayinya ,tetap lebih memilih bapaknya bukan saya !" kelakar Rama membuat keduanya tertawa.
" haduhhh si aa bikin saya baper , beruntung neng punya suami lucu lagi cakep , perhatian pula kaya si aa ini..."
"Alhamdulillah " jawabku..
.
.
kelas senam sudah berakhir
" cie...yang punya fans baru...ibu ibu hamil pula " godaku mencolek dagu Rama.
" ga butuh " jawab Rama jumawa.
" masa ??" godaku.
" kamu ngefans sama aku ga ??" tanyanya balik .
" engga !!" jawabku terkekeh
" ya sayang banget...!!!" ia menjentikkan jarinya " padahal mau aku elus juga perutnya !!" tambah Rama membuka pintu mobil.
" jadi sayang nya pake banget nih ??" godaku ,jika Rama pandai membolak-balikkan kata ,maka aku adalah murid ter the best nya.
" iyalah !" jawabnya memasang seatbelt
" boong !!" ucapku menyipitkan mata selalu ingin menggodanya .
" ga percaya???belah lah dada ayam neng !!" jawab Rama.
aku tergelak " harusnya kan belah lah dadaku !!"
" kalo dada ku di belah nanti aku meninggal ,kalo aku meninggal gimana mau mencintai mu , mati konyol dong ! kamunya malah sama yang lain !" jawabnya.
" kan biar membuktikan kalo namaku ada di hatinya kamu ,a ...." jawabku kekeh.
" nama itu ga akan ada di hati ,yang !!" mobil melaju menembus jalanan sibuk kota.
" terus dimana ???"
" nama kamu tuh udah nempel di lidahku ,dan selalu ada di do'a do'a ku " jawabnya
" raja buaya lagi ngegombal....!!" balasku.
.
.
__ADS_1
.
.