
happy reading all 😍
.
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
" Ra....hay..." sapa Kenzi yg menyamai langkahku berjalan di koridor ,aku merotasi bola mata ku jengah ,kenapa ya perasaan ku jadi kesal saat melihat Kenzi seolah yg dilakukan nya memuakkan bagiku ,,,,dari arah kelas lain Willy cs memperhatikan ku ,aku berhenti sejenak teringat janjiku pada Inggrid dan Dea.
" Inggrid .. Dea....!!!" pekikku melambai lambai pada mereka , dengan wajah sumringah mereka berdua menghampiri aku bersama Kenzi.
" hay bebs....." sapa mereka so akrab ....
" hay oh ya Ken....kenalin ini temen temenku ..." ucapku memperkenalkan mereka berdua.
" hay gue Inggrid...."
" gue Dea....."
mereka bergantian tangan menyalami Kenzi.
nampak wajah Kenzi tak begitu suka dengan perkenalan ini entah karena melihat Inggrid dan Dea yg begitu agresif...
" aduhhh aku lupa lagi....ada yg ketinggalan aku duluan ya guys..have fun..." aku buru buru berlari meninggalkan Kenzi bersama Inggrid dan Dea,ada rasa senang dihatiku, lumayan lah kalau kalau nanti Kenzi dekat dekat aku hanya tinggal memanggil mereka berdua...aku terkekeh sendiri hingga sampai di dalam kelas.
" Ra....kamu kenapa ???sakit ???ko senyum senyum sendiri???" tanya Mita .
" ga apa-apa ta... cuman lagi seneng aja ...."
tak lama Gilang dan yg lain masuk ke kelas ,wajahku sedikit tertekuk ada harapan Rama ada diantara mereka .
Gilang dan yang lain duduk ,aku menghampiri mereka
" Lang.... Rama ijin sekolah ko ga bilang bilang siihhh...." adu ku , Gilang menatapku dengan getir begitupun Bayu dan Ridwan,namun mereka sudah berjanji untuk tidak mengatakan apapun pasal keabsenannya .
" itu....ah iya si Rama tiba-tiba diajak Abah haji katanya disuruh nemenin ke sodaranya Abah soalnya ada kepentingan mendadak..." ucap Gilang lalu ia mengurut dadanya sambil menghembuskan nafas berat.
" ohhh tumben banget Lang, dia ga ngomong sama aku.. padahal biasanya ngomong..." ada perasaan kesal padanya dan bertanya tanya apa kini aku sudah tidak sepenting dulu ya " astagfirullah suudzon itu Ra..." ucapku dalam hati.
aku kembali ke tempat duduk ku
___________________
" Ra....itu makanan...jangan diucek ucek doang mubadzir...." sarkas Vina yg ternyata sedari tadi memperhatikan ku.
__ADS_1
" ehh ...iya...." sebenarnya aku tak bernafsu makan , kepalaku terasa berat .
" girls aku kayanya duluan deh soalnya masih harus ngerjain tugas." ucapku yg beranjak dari bangku kantin meninggalkan sepiring mie goreng dan jus jeruk yg masih lumayan banyak
" Ra...ini makannya gimana belom abis ...." pekik Rika.
" suruh abay (Bayu)makan aja belom ku makan ko...." pekikku dari kejauhan.
astagfirullah gue lupa amanah Rama..... " Ra ...tunggu ..." pekik Gilang
Gilang teringat pesan sang brother yg menitipkan Nara saat di sekolah selama ia tidak berada bersamanya.
" aduhhhh kenapa aku bisa lupa ... untung keburu inget.." mumpung masih disini aku masuk ke perpustakaan untuk mencari bahan tugasku nanti .
aku masuk ke perpustakaan dan memilih milih buku yg kubutuhkan lalu mencari tempat duduk ,baru saja akan tenang ,godaan tak henti-hentinya menganggu.
" hay Ra.....boleh gabung ...??" tanya Kenzi...
" silahkan ini tempat umum ko... siapapun boleh duduk dan baca disini..." ucapku datar semenjak kejadian kemarin jujur aku mulai tidak menyukai Kenzi....
" Ra....jalan yu...." ajaknya saat mataku tengah terfokus pada tulisan tulisan yg tercetak di buku.
aku hanya menggerakkan ekor mataku " sorry aku sibuk Ken...ujian kenaikan tuh sudah tinggal beberapa hari lagi..."
" oh iya Ra....ngapain sih kamu ngenalin aku sama temen temen kamu yg agresif itu ....aku ga suka"
" mereka minta dikenalin ...." jawabku singkat tak ingin lebih berlama-lama dengan Kenzi
"kalo gitu ntr pulangnya gue anterin mau ngga ???" tanya nya lagi . ini orang apa ga ada kerjaan lain apa selain gangguin aku mulu...."
"sorry Ken... Rama jemput aku ...." aku segera membawa beberapa buku yg kubutuhkan lalu beranjak .
tanpa menoleh aku menjawab " dia ijin ....." jawabku datar Kenzi benar benar tal menyerah dia mengekor di belakang ku ,"ni anak maunya apa sih ..."
" ijin ....rupanya dia bohong sama kamu ...." Kenzi tersenyum jumawa
aku menghentikan langkahku dan mengerutkan dahi ,berbalik badan " bohong ???"
" iya ....kamu ga sadar kamu lagi dibohongin sama dia ???pacar macam apa yg ga tau kalo......"
" Ra....!!!!!" pekik Gilang menghampiri ku
" Gilang.....???"
" kenapa Lang ???"
" ahh engga , Rama ngasih amanah sama gue Ra,buat jagain loe kalo dia lagi ga ada ...." jelas Gilang lalu tatapannya menajam saat melihat Kenzi
" ohh jadi ini kacung nya Ramadhan..."
" heh....jaga bac*t loe...." Gilang memajukan badannya hendak menyerang Kenzi namun aku menahannya.
" Lang..lang...udah Lang ga usah di dengerin..."
" Ken....please !!!!aku minta, kamu disini murid baru stop cari masalah Ken...." pintaku pada Kenzi yg terlihat tersenyum puas.
" gue rasa loe tau juga kenapa Ramadhan hari ini dan 3 hari kedepan ga bakalan ada di sekolah..." tatapan dan senyuman Kenzi seperti sedang menyerang Gilang.
Gilang pun membalasnya tak kalah mematikan
" oyy kalo kalian mau tatapa tatapan besok aku ajuin proposal sama kepsek buat diadain lombanya..." sarkas ku kesal , menghentikan kontak mata mereka .
__ADS_1
tunggu ini maksud nya apa ???kenapa Kenzi tau kalau Rama akan absen sampai 3 hari ke depan aku saja yg menjadi pacarnya tidak tahu
" tunggu ini ada apa Lang??? kenapa dia bilang kalo Rama ga sekolah sampai 3 hari ke depan ???" aku melirik ke arah Gilang yg sudah nampak gugup,senyum angkuh tercetak jelas di wajah Kenzi sambil memasukkan satu tangannya ke saku celana.
" waw.... jadi kalian sengaja ga ngasih tau Nara ???nah loe jelasin deh tuh... Ra aku balik ke kelas ya , duluan...." jawabnya sambil berlalu.
aku mengangguk
" Lang bisa jelasin ,ada apa ini sebenarnya ???"
" sorry Ra gue... ga bisa mening loe tanya sendiri aja sama Rama...." jawab Gilang,
aku meninggalkan Gilang dengan penuh kekesalan dan kekecewaan ,aku merasa tidak dibutuhkan sebagai seorang pacar merasa tidak dihargai, Gilang dan Kenzi bahkan tau tapi kenapa aku yg notabene pacarnya tidak tau....
dengan begini justru Rama sendiri lah yg membuat ruang diantara aku dan dia sendiri ...... selalu saja dia tak pernah memberitahu ku apa apa dan membiarkan aku tak tau apa-apa..... seperti orang bodoh
" apanya yg disebut pacar... kalau memang aku tidak dibutuhkan....."
.
.
.
.
.
.
" Ra... kamu kenapa udah kaya kucing sakit aja ngelamun terus ???" tanya Mita khawatir
" kamu sakit , Ra ???" tanya Vina sambil menempelkan punggung tangannya di kening ku.
aku menggeleng
bel pulang berbunyi....
aku sengaja ingin berdiam diri di kelas sejenak memikirkan apa sekarang aku harus pulang bareng Rama , ponselku sedari tadi berbunyi
" Rama..."
aku mematikan ponselku kurasakan kepala ku berputar badanku menghangat dan lemas aku menundukkan kepalaku di meja dan semua gelap.
.
.
.
.
.
" Lang... mana Nara ???" tanya Rama pada Gilang yg baru keluar gerbang
" hah dikira udah keluar barusan gue ke WC dulu panggilan alam...." jawab Gilang
Rama semakin khawatir lalu ia memutuskan masuk bersama Gilang ke dalam lingkungan sekolah hendak masuk ke kelas
" ya Allah Nara.....!!!!!"
__ADS_1