
happy reading all 😘
.
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
" yank..mboy mau dibawa ?" tanya Rama , lelaki yang masih saja tampak keren walaupun anaknya sudah belajar merangkak ...
" iya , tapi lagi disuapin ambu dulu ," jawabku sedang mencoba meraih resleting dress yang akan kupakai dalam acara reuni SMA , sudah 2 tahun kami lulus dari sekolah yang beralamat di jl.xxxx apakah bangunannya masih sama seperti dulu saat aku pertama datang ke sana.Sudah tak sabar rasanya ingin melihat bangunan saksi masa masa indah putih abu.
" bundanya Azka masih cantik kaya dulu malah makin hari makin cantik deh .." gombal daddynya Azka membantuku menarik resleting ke atas lalu memelukku dari belakang , aku melihat matanya dari pantulan cermin.
" makasih ganteng !gombalannya , tapi maaf udah ada yang punya, " jawabku , Rama menyendu .
" ya..sayang banget , siapa sih ? beruntung banget ?" aku berbalik badan
" cup "
" ini orangnya " bisikku .
" ihh curang " Rama dengan angkuhnya menutup mulutnya , seolah olah ia yang telah dicurangi .
" ga mau ??" tanyaku menautkan alisku.
" mau dong...curang daddy belum siap juga , pake aba aba dong biar dinikmati ..." jawabnya.
" engga ! kalo pake aba aba suka susah lepas " jawabku menggoda.
" ihh yang kaya begini yang minta diterkam sama buaya ," Rama semakin mengeratkan pelukannya dan menyecap pipi , wajah dan leherku.
.
.
Lihatlah anak gemoy yang sudah tampan ini dengan memakai baju warna senada dengan sang daddy mereka tampak serasi.Duduk manis di pangkuanku dan anteng memainkan benda yang berisi air dan kini sedang ia gigiti.
Gedung ini masih sama seperti 2 tahun yang lalu belum berubah sedikit pun begitupun warung kopi babeh , masih setia di sebrang jalan. Coretan dinding bertuliskan suara suara sumbang para siswa alumni sini masih terlukis rapi di tempatnya.
Suasana sudah ramai dengan spanduk bertuliskan temu kangen angkatan tahun 20...sampai 20...
__ADS_1
Banyak mobil yang sudah berjejer di parkiran dimana anak OSIS angkatan taun ini membantu terselenggaranya acara reuni ini.
" a..anak anak udah pada dateng ?" tanyaku.
" udah kayanya soalnya cuma kita yang datangnya telat ," jawab Rama memarkirkan mobil .
Pohon bugenvill yang menjadi saksi hidup namun bisu saat Rama sering mengangguku masih berdiri kokoh di dekat lapangan olahraga.
" a...terharu berasa masih sekolah disini tau ga ??" aku mendongak menatap kagum dan terharu.Rama mengambil stroller dari dalam bagasi lalu aku menaruh Azka di dalamnya .
" Rama !!!!!! Nara !!!!!" pekik mereka yang tak berakhlak. Ditambah suara sound yang menggema menambah suasana rusuh disini.
" a ..Azka ga nyaman deh kayanya." Dengan sigap Rama menggendong Azka .
" ini dia pasangan harmonis kita !!!" seru mereka .
" hay junior...sini sama om !!"Andi menggoda Azka yang malah menangis melihatnya karena merasa asing.
" ahhh loe mah anak orang nangis ! loe apain??! makanya cuci tuh muka dekil gitu !" sarkas Abay.
Andi menepuk punggung Abay " enak aja , muka glowing gini disebut dekil ..." jawabnya sewot.
" glowing..glowing...glow in the dark kali !!"jawab Ridwan yang hadir dari belakang dengan Mita.
" hay ganteng ! sama aunty yu !" ajak Mita , Azka yang memang sudah mengenal Mita tersenyum menggemaskan.
" yeee..anak si Rama mirip banget ma bapaknya , kalau sama yang cantik aja pasti tau !!" sarkas Andi.Mita mengambil alih Azka ke dalam gendongannya .
" gue culik dulu Azka ke dalem ya , Ra .." ucap Mita .
" hayyyy my bro....!!"mereka melepas rindu , seperti anak kecil yang bertemu dengan teman bermainnya , tukang es krim pun tak akan dilirik karena saking asyiknya.
" mana Rika , bay ?" tanyaku dan Vina.
" di dalem.." jawab Abay.
Setelah pamit masuk ke dalam tempat acara bersama Vina , pemandangan yang lucu sudah menyapa , mendadak Azka menjadi idola disana kasihan sekali kamu nak pipi gemoy mu bak squishy di cubit cubit gemas orang.Tapi sepertinya ia anteng anteng saja , like father like son....suka dengan ketenaran jangan jangan nanti Azka akan mengikuti jejak sang ayah yang suka menjadi sorotan orang orang...ya allah asal jangan tingkah ajaib Rama saja yang diturunkan pada Azka ku.Atau mulai sekarang aku harus meminta kiat kiatnya pada ambu bagaimana bisa sekuat dan sesabar itu menghadapi tingkah ajaib Rama jaga jaga jika nanti gen Rama memang lebih mendominasi di diri Azka.
Acara sudah dimulai , rindu rasanya kembali di suasana dulu lagi , melihat Rama yang tiada hari tanpa hukuman dan ditengah hukumannya selalu saja ada modus di dalamnya, ingat saja katanya ia sengaja ingin mendapat hukuman agar bisa lebih leluasa mengekspresikan ungkapan cintanya padaku padahal ujung ujungnya membuatku malu di sekolah , satu sekolah tau semenjak aku menjadi pacar Rama kulit mukaku menebal beberapa inci.
Beberapa guru sudah pensiun namun masih banyak yang masih bertahan.Kini tiba saatnya acara hiburan , dan seperti biasa seakan tidak ingin ketinggalan Rama naik ke atas panggung , masih seperti dulu siluet anak remaja memakai seragam putih abu yang dikeluarkan bajunya dan warrior yang diplester membayangi penampilan Rama.
Waktu memang terus berputar , namun yakinlah cinta akan tetap membuatnya menjadi orang yang sama yang selalu mencintai dan kamu cintai.....
" lagu ini saya persembahkan untuk guru guru dan para teman teman saya...i love u all ....buat sayangku..untuk kali ini lagunya buat mereka dulu ya jangan cemburu , nanti buat kamu di rumah aja !!" ucapnya sambil bicara memakai mikrofon ke arahku hingga semua ikut tergelak.
Aku menggelengkan kepala hanya bisa berkata " sudah tidak aneh"
Sepanjang acara kami menghabiskan dengan mengobrol kegiatan apa yang sering dilakukan oleh masing masing orang,bertukar nomor untuk sekedar memesan barang yang sekarang menjadi ladang usaha beberapa orang teman.
" wessss Andi sudah jadi juragan tahu...cita cita jadi ABRI malah nyungsep di pabrik tahu Cibuntu ..." Rama give applause unruk teman sengkleknya satu ini yang dulu kerjaannya makan tahu isi dan tidur pas pelajaran kimia , mereka satu frekuensi karena dari sekian banyak pelajaran di sekolah hanya 3 yang menjadi favorit mereka semua , SBDP atau seni budaya , olahraga dan pelajaran Biologi tentunya apalagi jika yang dibahas adalah organ reproduksi...
" ini dia juga juragan daging yang sukses...merambah peternakan dan biogas !!" jawab Andi ..jangan lupakan gelar sarjana desain grafis yang akan diraih Rama sebentar lagi.
" keren..keren...!!" tepukan semuanya.
Ngaler ngidul ngobrol dengan orang orang yang satu frekuensi juga tak pernah membosankan memang tak akan cukup satu hari .Dari sudut yang berada tak jauh denganku ada kelas lain yaitu kelas Willy dan kawan kawan , Willy tampak berbeda ia lebih dewasa membawa serta Kirana .
__ADS_1
" Nara !!! Rama !!!" pekik Kirana.
" hay !!" aku tersenyum dan menyambut sapaan mereka , tak ada Inggrid dan Dea disana yang kudengar jika Inggrid kuliah di luar kota sedangkan Dea kudengar kekuarganya bangkrut dan pindah dari Bandung , dan Gibran memang sengaja tak datang.
" hay will..."
" hay , Ra..." senyumku dan Willy canggung .
" ekhemmm!!" Rama berdehem menggodaku dan Willy.
" Kayanya kita harus menepi Ki.." ucapnya.
" iya ini mah acara reunian hati judulnya." goda Kirana semakin menambah cipratan api , Willy melirik Kirana yang ada disebelahnya, dan aku mencubit pinggang Rama sekencangnya.
" awww...sakit yang !"aduhnya.
" nepi sana di pinggir jurang, biar gampang buat dorongnya!" sarkasku, membuat Kirana dan Willy tertawa kecil.
" oh biar bisa berduaan ya oke deh !" jawabnya semakin menggoda.
" oke , aku mau cari Kenzi aja kalo gitu !" balasku melirik lirik kesana kemari seakan mencari cari keberadaan seseorang.
" eeeeh...minta dibikin perutnya jadi perut badut lagi ini mah..." jawab Rama.
" Ra..Rama nanti dateng ya..." ucap Kirana dan Willy menyodorkan sebuah amplop biru , rupanya itu adalah kartu undangan pernikahan mereka.
" wahhhh mau nikah ya ? selamat ya !!" seruku menerima kartu undangan.
" mau ga yank??" tanya Rama ambigu.
" mau dong..!" jawabku.
" mau aja ah !! , maksudku mau nikah lagi gitu ?" kekeh Rama.
Aku menjewer cuping kuping Rama yang langaung meringis " maksudnya kamu mau nikah lagi gitu ?? sama siapa ?? aku ga mau dimadu ya , mening diracun aja sekalian!!" jawabku sewot .
" aw...lepaain dulu yank..maksudnya resepsi nikah lagi.. ya sama kamu lah ..masa sama selena gomes" jawab Rama.
" dihhh.....ngaco !! "
.
.
.
Azka tertidur sepanjang jalan karena lelah seharian ia wara wiri di gendongan teman teman sekolahku dulu sudah seperti piala bergilir .
" yank..mboy kecapean tuh..nanti panggilin bidan atau perawat ke rumah biar di pijet bayi " titah Rama , yang sangat khawatir dan tidak mau anaknya lecet sedikitpun ataupun merasa pegal .
" aku juga mau a...dipijet di spa gitu !!" seruku.
" oh engga engga...kalo kamu ada tukang pijet khusus nanti..." kekeh Rama.
" siapa ?? mau manggil mak ijah gitu ?" tanyaku sudah sangat bersemangat bisa merelaksasikan otot ototku.
" bukan !nama tukang pijetnya Ramadhan Restu Al-Kahfi !!" lirihnya membuatku memeletkan lidahku. Pantas saja perasaanku tak enak bukan karena aku yang lapar atau ingin ke toilet melainkan ucapan ini
__ADS_1