
happy reading all 😍
.
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
.
" brakkk....!!!" suara tumpukan buku ditaruh di meja.
" afternoon class.....!!!" suara lantang guru pembimbing menyelamatkan aku dari tatapan tajam Kenzi, tulang rahangnya terlihat mengeras , dan tangannya terkepal .
" apa setelah ucapanku barusan aku harus mulai takut akan Kenzi...."
sumpahh hatiku semakin gusar ,tapi aku ragu untuk memberitahukan hal ini pada Rama , apalagi sebentar lagi kita akan mengadakan ujian kenaikan ,aku memutuskan untuk tidak mengatakan nya untuk sekarang....
-------++++-------
hari ini kelas begitu kacau dan berisik ,tak aneh lagi karena ini jamkos...guru mapel bahasa Indonesia sedang ijin makanya jam pelajaran sekarang dibiarkan kosong ,,jam yg sangat ditunggu-tunggu oleh para siswa ,para siswi ada yg sudah berpindah bangku membentuk forum ghibah dan mengeluarkan make up yg mereka bawa dari dalam tas ,ada yg mengeluarkan ponsel untuk sekedar berselfi ria ada juga yg mabar online dan ribut tak karuan saling bercanda .
" anj*mm Gilang..!!!!!" pekik Vina yg selalu obyek keusilan Rama cs terutama Gilang.
" oyyyy berisik oyyy gue kawinin sekarang juga lu berdua...." pekik Rama
" pukkk....!!!" penghapus whiteboard mendarat mulus di punggung Gilang membuat Vina, Rika dan Mita tergelak
" puass...!!!" pekik Vina puas.
" awww...nyeri (sakit) andaiii....."
aku hanya mengulas senyum sedangkan Rama masih anteng memandang ku tanpa terganggu oleh kelakuan teman teman yg lain ,aku yg menyadari kelakuan Rama mengacak rambutnya.
" jangan ngeliatin terus..." dengusku yg merasa tak nyaman dan risih dipandangi terus ,dan mulai salah tingkah.
__ADS_1
" kenapa emangnya???mata itu gunanya buat melihat sesuatu yg indah dan berfaedah..." jawabnya
aku mendelik " ck...gombal terus..."
" iyalah kamu tuh indah dipandang berfaedah juga buat kesehatan mata dan jiwa...." tambahnya lagi..
" maaf aku ga punya receh buat pujian kamu..." ucapku memalingkan wajah yg sebenarnya sudah memerah blushing.
" Rama..!!!!" pekik Gilang " tolong brewww....!!!" pinta Gilang yg entah sejak kapan sudah dijewer Vina dan di pukulinya.
" Lang udah atuh jangan diganggu terus nanti jadi suka beneran ,hayuu ke kantin ahh...." ajak Rama yg beranjak dan pamit padaku ia menarik kerah seragam Gilang dan menyelamatkannya dari amukan Vina.
Namun belum Rama keluar ia berpapasan dengan Kenzi bersama 2 orang teman kelasnya masuk ke kelasku ,tatapan mereka beradu ....hingga ia kembali mengurungkan niatnya keluar kelas ,sekejap suasana yg tengah gaduh menjadi hening melihat kedatangan Kenzi si murid baru yg yahuuddd...apalagi siswa perempuan ,tapi seperti sudah sehati para siswa laki-laki menatap tak suka pada Kenzi terlebih Kenzi mendekati ku membuat mereka memasang warning siap menjadi garda terdepan membela Rama .
Kenzi menghampiriku yg sedang bermain ponsel bersama Mita memainkan salah satu aplikasi terkini .
" hay Ra..." ia menampilkan senyum termanis dengan sentuhan gigi gingsul nya.
aku yg baru menyadari kedatangan Kenzi mendongak saat namaku disebut .
" hah....gue ???" tanyaku sambil menunjuk diriku sendiri .
Kenzi mengangguk ,
" wewww breewww.....lu ga salah masuk kelas kan???" sarkas salah seorang teman bernama Andi.
Rama menyimak melihat Kenzi, Kenzi menatap Andi datar .
" coklat meennn.....ekhemmmm hareudang euyy Ram...padahal hari ini belum pemanasan..." ucap yg lain sambil memeragakan orang yg hendak melakukan peregangan , suasana sedikit menegangkan .
" iya Ram...minta di cium sama sepatu gue nih. ." sahut yg lain.
" wah kebetulan seragam nya masih bersih..." timpal mereka lagi
salut untuk rasa solid mereka ,,namun sungguh aku sudah tak nyaman dengan situasi ini , rasanya aku ingin Kenzi segera meninggalkan kelas ku.
aku melihat Rama yg kini berdiri di belakang Kenzi , Rama lalu berdiri disampingku
" terima aja..." ucap Rama santai ,mataku membola mendengar jawaban Rama
" rejeki itu tidak boleh ditolak ,,,hargai orang yg memberi, Ra..." tambah Rama.
aku semakin dibuat ternganga oleh jawaban Rama ,yg malah tersenyum smirk ,dengan ragu aku menerimanya
" makasih.." ucapku terbata
Kenzi tersenyum menang namun itu tak lama...
setelah menerima coklat ,tak disangka Rama merebut coklat yg Kenzi beri lalu membukanya
" nih...lu satu...lu satu...."
__ADS_1
Rama memotek coklat itu jadi beberapa bagian dan membagikannya pada beberapa teman kelas .
" weyy itu coklat gue kasih buat Nara...bukan buat lu bagiin..." ucap Kenzi tak terima , wajahnya sudah memerah.
" ya kan Nara udah terima ... Nara ga boleh makan coklat nanti sakit gigi...lagian kalo Nara memang mau gue sebagai pacarnya masih bisa beliin ko ..mau beli berapa yang ,,??satu,dua atau sekalian sama pabriknya??? "
" satbang....!!" Kenzi hendak memukul Rama namun ditahan teman temannya,
teman teman kelas kami juga sudah mulai beranjak hendak membela dan melindungi Rama , tapi tak ada raut takut di wajah Rama ,padahal aku saja sudah refleks memeluk lengan Rama sambil menunduk
" santai bos...." ucap Rama tersenyum smirk kembali.
" lu tuh....." tunjuk Kenzi
" lagian coklatnya kan ga gue buang kan...gue bagiin sama yang lain jadi ga mubadzir...berbagi itu indah broo..." Rama menarik tanganku untuk mengikutinya bersamaan dengan bel istirahat yg sudah berbunyi....
" Ram...." cicitku
" kenapa???" aku menggeleng ,jangan sampai apa yg aku takutkan nanti terjadi ya Allah...
" Nara.....!!!"
" uhuuukkk...." hampir saja aku menyemburkan jus yg sedang ku minum
Rama menepuk-nepuk punggung ku
" lu berdua bisa engga ...ga usah teriak teriak astagfirullahaladzim..." ucap Rama
" kenapa sih???"
" yeee lu preman diem aja deh....urusan kita sama Nara..." sarkas Inggrid
" ya udah ada apa ??"
" mana janji mu mau ngenalin kita sama Kenzi...??" tanya Dea yg baru kali ini kulihat mau duduk dan berdekatan dengan Rama cs dan juga teman teman kelasku yg menurut mereka kaum kelas menengah ke bawah...
aku kembali melirik Rama sebagai permintaan persetujuan.
" boleh..." jawab Rama lalu kembali memakan batagor di piringnya.
" oke ". sebenernya gue males tapi....." nanti siang pulang sekolah bareng aja ma gue ke tempat les gue...disana pasti ada Kenzi..."
"oke deh, Ra thankss..." ucap mereka senang...
" hay Ra....!!" Kenzi tiba tiba masuk ke dalam kelas ku dengan seorang teman kelasnya
" hay... Ken..." tatapku sedikit kebingungan ,tumben ada apa ni anak ??? dia ga salah masuk kelas kan ???
" hayy Kenzi...!!!" sapa Vina , Rika dan Mita
Rama yg berada di belakang ku juga ikut terlihat waspada
__ADS_1