Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh

Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh
neundeun omong (menyimpan janji)


__ADS_3

happy reading all 😍


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


.


.


" surprise.....!!!!" aku terjengkat kaget hingga hampir terjerembab saat membuka pintu kamarku ,mata yg masih sepet,rambut yg acak acakan untung saja tak ada belek yg menempel kulirik jam di dinding masih pukul 6 pagi ,


ini hari minggu yg mengejutkan ,pagi pagi beberapa gadis dengan dress code berwarna putih dan cream sudah memenuhi halaman belakang rumahku memasang berbagai printilan bertemakan bridal shower..


aku segera ke kamar mandi hanya untuk sekedar cuci muka dan gosok gigi ,masih dengan piyama Doraemon, aku turun memakai sendal bulu mengambil minum di dapur ,baru saja selesai meneguk air ,tanganku sudah ditarik , Vina, Rika, Mita, Tasya...


" Ra..sini ....!!" mereka memasangkan mahkota dari plastik ke kepalaku lalu sebuah kain yg disampirkan bertuliskan calon manten...


" ini gue belum mandi loh...." sarkasku


" udah biarin...loe udah cantik ko walaupun belum mandi..."


mereka mengajak berfoto ,main games dan mengobrol seputaran masalah pribadi


"Ra...gue ga nyangka secepet ini loe bilang iya..." ucap Rika terharu


" iya ... waktu Gilang bilang kalo loe udah mau diajak merit gue langsung kontak nih manusia manusia..." sahut Vina menunjuk satu persatu teman teman.


" gue seneng deh....,makasih ya...." jawabku mencolek krim kue lalu dioleskan pada Mita


Mita merengek akhirnya krim kue dan air dari selang yg biasa papah pakai untuk mencuci mobil dan menyiram tanaman menjadi permainan terakhir kami , Corvette disemprotkan,badanku sudah penuh dengan krim kue,dan Corvette,juga pakaianku yg basah kuyup.


" jeprettt " mereka bergantian menjadikan ku obyek selfi bersama ..., keempatnya menjadikan kegiatan kami hari ini menjadi story di Ig,w.a bahkan FB dengan caption # mrs.Ramadhan bridal shower....


Rama tertawa melihat story wa Vina dan Rika yg menampilkan wajahku yg awalnya hanya memakai mahkota dan kain bertuliskan calon manten dengan piyama Doraemon ku bersama keempatnya dengan wajah yg di jelek jelekkan dan fotoku yg tengah di semprot Corvette oleh mereka


" Nara...you look so special..." gumamnya


.


.


.


.


.


.


malam harinya Rama datang ke rumahku membawa satu bundel kartu undangan sebagian ia ambil dan sisanya aku yg bagikan...


" ngapain tadi emak emak kampung gesrek datang ke rumah...??" tanya nya

__ADS_1


" ga tau ..aku belum mandi loh itu baru bangun tidur..." adu ku


" masa sih tapi tetep cantik ko ,banget malah..." puji nya


" yahhh idungku terbang.." jawabku tertawa


" Ra...mungkin malam ini terakhir aku kesini sebagai bujang ,besok udah masuk masa pingit alias ga boleh ketemu sampai acara narosan alias omongan..." Rama memainkan rambut Curly ku


" ko sedih ???" tanyaku melihat raut muka Rama yg sendu


" aku bakal kangen kamu , Ra..." aku memutar bola mata


" nanti kan ketemu tiap hari Ram..." jawabku " kamu kayanya lagi cape deh Ram..." aku mengusap pipi Rama lembut dan Rama memejamkan matanya menikmati usapan tanganku


" pulang gih.. istirahat...nanti kamu sakit...jangan terlalu diforsir kerjanya .... kita berjuang sama sama...nanti aku bantu kamu kerja.." ucapku membuat Rama langsung membuka matanya


" ga perlu..memang sudah kewajiban ku bekerja keras memenuhi semua kebutuhan kita...aku mau kamu cukup duduk di rumah ngurusin aku,rumah sama anak anak kita kelak..." jawabnya


" tapi aku mau bantu..."


" suuttt...cukup do'akan saja aku ,dan layani aku dengan baik..." aku terkekeh geli..." ko aku geli ya dengernya Ram..." tawaku renyah


" loh emang iya kan ,tugas seorang istri itu mela..."


aku membekap mulut Rama" stop..stop..stop ..aku udah tau arah pembicaraan kamu kemana ..." aku tau jalan pikiran Rama yg mulai mesum


" serius Ram..kalo aku bosen gimana ???pengen kerja..??" aku memainkan jari jemari Rama ,gugup akan jawabannya bagaimanapun hal ini harus dibicarakan


" kalau memang itu bisa membuatmu bahagia , aku ijinkan tapi dengan semua aturanku ,itu nanti saja kita bahas..." ucapnya terlihat lelah


" serius deh Ram...meningan kamu pulang, istirahat..kamu sakit ga sih ???" aku menempelkan punggung tanganku di kening dan lehernya,terasa hangat


" ya udah aku pulang dulu , mungkin aku hanya kecapean.." ucapnya


" aku anter ya.." sambil mengantar Rama ke pintu depan , Rama memasang helmnya ia menggeleng


" ga usah udah malem..kamu masuk gih ..angin..." ia mengusap kepalaku


" hati hati...."


.


.


.


.


.


dengan wajah dan badan yg sudah lelah Rama membuka pintu rumah


" ceklek..."


" dorrrr....!!!"


" aa......!!!" pekik mereka , Gilang langsung mengalungkan kalung bunga,sontak Rama terjengkat lalu mereka mengangkat tubuh Rama ke halaman depan tepatnya parkiran mobil yg dilengkapi tanaman hasil cangkokan pada beberapa drum kaleng milik abah dan Ambu


rasa letih hilang seketika saat melihat begitu banyaknya orang yg hadir disana mulai dari cs nya di SMA lalu anak anak yg sering menjaga keamanan pasar...beserta keluarga nya ..sudah seperti akan tawuran saja...lampu dinyalakan terlihat lah spanduk bertuliskan " aa siap manten ",rupanya sesore tadi mereka semua menyiapkan ini


" congrats ya Ram....semoga dilancarkan sampai hari H ...." satu persatu teman temannya menyalami kini tinggalah Rama beserta kawan kawan ,mereka bermain game bersama,mulai dari kartu Remi kartu gapleh sampai coret coretan menggunakan lipstik ,sudah seperti anak kecil ....


" nanti acara nikahan, kalian ikut pakai baju kemeja batik, yang rapi...mandi dulu..." ucap Gilang pada anak anak pasar


" jangan malu-maluin..." sarkas Bayu,mereka mengangguk


" jangan dibungkus nasinya..." tambah Ridwan ,mereka tertawa


malam semakin larut satu persatu pulang hingga menyisakan Gilang yg sengaja menginap di rumah Rama

__ADS_1


" Ram, keluarga Nara sudah tau semua susunan acaranya???" tanya Gilang , Rama mengangguk dengan tangan yg di selipkan dibawah kepala menatap langit-langit kamarnya


" tau Lang... kebetulan keluarga papah Nara juga dari Sunda ...." jawab Rama yg sudah bersiap memasuki alam mimpi


" Ram...kang Miftah sudah diberi undangan ???" tanya Gilang


" belum , Lang lusa saja lagipula acara narosan itu 3 hari sebelum hari H...gue cuma pengen istirahat sebelum itu..."


" oh..oke...."


...........


disini aku berada di depan sebuah gedung berwarna putih tulang berlogokan SMA xxxxx ,pintu gerbang yg mulai sepi karena penghuninya sudah membubarkan diri pulang ,hari ini jadwal kuliahku tidak begitu padat jadi aku bisa mulai membagikan kartu undangan, sekelebat ingatan melintas bak flashback kenangan indah dimana masa masa aku yg baru menginjakkan kaki di sekolah ini, tepat disana.. dimana Rama selalu menunggu untuk mengacaukan hari hariku bersama teman teman kompleks ,tempat parkir itu menjadi saksi Rama yg selalu mengucapkan kalimat gombal untuk merayuku aku berjalan menyusuri koridor kelas yg belum genap setahun kutinggalkan ,koridor tempat dimana rasa antara aku dan Rama tumbuh...tempat dimana Rama menggandeng tanganku dan tak pernah ia lepas...kumasuki ruang guru...


" assalamualaikum....."


" wa'alaikumsalam.... Nara..." bu Hilda menyimpan buku yg dipegangnya lalu memelukku


" Nara ...!!apa kabar ??? mahasiswi di kampus favorit...!!!" goda bu Hilda


" baik bu..ibu gimana kabarnya??"


" Alhamdulillah... Nara makin cantik saja..."


" bu ada yg mau Nara bagi sama ibu...." ucapku ,bu Hilda mengernyit " apa ??"


aku menunjukkan beberapa kartu undangan untuk bu Hilda dan guru guru yg lain...


"Alhamdulillah....!!! sama Rama???" aku mengangguk


" Alhamdulillah..mana sekarang itu anak, durhaka tidak langsung menemui ibu..." bu Hilda berkacak pinggang namun sambil tertawa


" ada bu , Rama masih sibuk kuliah..."


" ibu datang ya.. titip juga buat yg lain bu..." ucapku ,tak lama aku pamit karena harus mengantarkan pada yg lain


.


.


.


.


rumah sudah dipersiapkan untuk rentetan acara sesuai adat Sunda,keluarga besar papah dan mamah sudah ada di rumah ,sekejap rumahku menjadi ramai


pagi sekali aku sudah di bangunkan untuk mandi dan bersih bersih,aku dan Rama memutuskan mengambil cuti kuliah selama beberapa hari ,aku sudah bersiap-siap dengan rambut yg digelung dan memakai baju kebaya casual berwarna peach hari ini adalah gelaran acara yg pertama yaitu neundeun omong (menyimpan janji),kulirik jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi... beberapa mobil parkir di depan rumahku turunlah rombongan dari pihak Rama ,aku tak menyangka semuanya memakai baju kemeja batik dan kebaya casual juga... beberapa diantaranya kukenal adalah anak anak pasar ,hari ini terlihat berbeda mereka rapi, dan bersih ,terang saja hari ini ketuanya akan melaksanakan prosesi nendeun omong... mereka berjejer sambil membawa hantaran...


" jow...gue udah rapi belum ???" seorang diantaranya bercermin di kaca mobil dengan sesekali tangan nya bergantian merapikan rambut dan memegang nampan seserahan...


" tumben..gue ganteng euy...!!!" ucap seorang lagi


" suuttt berisik wey...tuh liat udah mau mulai...ustadz Hasan sudah mau ngomong..." jelas Ridwan...


ustadz Hasan menjadi perwakilan pembicara dari pihak Rama sedang memberikan kata sambutan di depan Rama yg diapit abah dan ambu lengkap dengan busana kemeja batiknya terlihat sangat tampan dan dewasa namun tak menghilangkan kesan cool nya...


aku tak menyangka Rama membawa serta pasukannya sebanyak ini hanya untuk prosesi simbolis ini ,rasanya rumahku diserbu oleh preman pasar berkemeja batik...


.


.


.


.


.


hay..hay...guys... assalamualaikum...buat readers yg mungkin sudah gereget mereka sah...wopsss!!!tahan dulu...ya rilex disini mimin ingin menunjukkan cerita senyata dan sealami mungkin ,sekalian mimin ingin berbagi info dan wawasan tentang budaya Sunda guys maka , duduk manis and enjoy this moment ya...

__ADS_1


jangan lupa tinggalkan jejak 😍😍


__ADS_2