
happy reading all 😍
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
.
aku dan Rama bersimpuh di hadapan kedua pasang orangtua meminta ijin , do'a dan restu mereka, dari ekor mataku Rama sudah menaruh kepalanya di ujung lutut Abah dan ambu akupun sama ,lagu kidung yg dilantunkan mengiringi emosi yg hanyut di dalamnya, terharu dalam diam hingga mereka mengusap sayang kepala kami seakan mencurahkan rasa kasih sayang yg tak terhingga ,setelah dirasa cukup kami bergantian kini giliran aku bersimpuh di hadapan abah dan ambu , Rama sendiri sudah berlutut di depan orangtuaku
" pah..mah.. Rama minta ijin meminang Nara anak papah dan mamah memintanya sebagai pendamping hidup Rama ,minta do'a restunya..." ucap Rama
" iya...papah dan mamah ijinkan,do'a serta restu mengalir untuk kalian...,bahagiakan anak papah sebagaimana papah dan mamah membahagiakan nya " papah mengusap kepala Rama
" neng.... terimakasih sudah mau menjadi pendamping hidup Rama, do'a dan restu ambu dan Abah menyertai hidup kalian..."
selanjutnya seseorang menyawerkan beras padaku dan Rama yang bermakna hidup sejahtera ,dan dikeprak dengan sapu lidi pelan disertai do'a,restu,nasihat yg diucapkan . selanjutnya aku dan Rama beranjak menuju tempat dimana diletakan mayang Jambe, Rama membelah Mayang Jambe dan buah pinang,prosesi ini diakhiri dengan menumbukkan alu ke dalam lumpang sebanyak 3 kali oleh Rama... aku dan Rama yg kurang begitu paham di bimbing oleh sang MC ,kami dihadapkan dua lembar sirih bertangkai yg kemudian harus kami gulung menjadi satu memanjang ,tanganku tersentuh oleh tangan Rama ,lalu Rama menatapku
" dingin banget ???gugup ya " gumamnya pelan .
" suuttt...." jawabku , Rama terkekeh
setelah itu daun yg sudah digulung diikat dengan tali kanteh,lalu diikuti oleh kedua orangtua dan semua yg hadir....prosesi pernikahan adat Sunda ini bermakna agar jika memilki rezeki berlebih bisa dibagi kepada sanak saudara ini disebut prosesi adat MEMBUAT LUNGKUN, yang terakhir sebelum kami mengadakan acara siraman adalah prosesi berebut uang ,tikar diamparkan aku dan Rama duduk disana ,sambil di sawer dengan pecahan uang campuran, kami saling berebut uang prosesi ini bermakna berlomba-lomba dalam mencari rezeki dan disayang keluarga...
" wurrr........"
uang pecahan kertas dan logam berhamburan disertai beras,dan bunga ,kami berdua berebut, tentu aku kalah cepat karena pakaian ku susah dikondisikan,tau gini aku mening memakai legging dan kaos oblongku
" ayoo a...aa cowok harus lebih banyak cari rezeki..." ucap teh Ayu
kami berdua seakan menjadi tontonan seru para keluarga dengan diiringi kidung jenaka...
" ayo Ra...jangan mau kalah sama Rama..." ucap bang Akhsan
" ini susah...!! samping Nara,bang..takut sobek...!" pekikku menciptakan gelak tawa , Rama yg masih sibuk menangkup hasil sawerannya terlihat memungut uang yg berhamburan ...sesekali aku tabrakan dan kejedot kepala Rama..
" dukk..."
" aww... sakit weh..." aku meringis mengusap usap kepalaku , Rama pun ikut mengusapnya
" cieeee...!! oyy itu pungutin uangnya " seru Gilang
arah mataku pada uang kertas pecahan 50 ribu ,bibirku tersenyum namun saat aku meraihnya rupanya Rama juga mengincarnya
" Ram...ini punyaku ...." merengutku tak mau melepaskan
" punya aku , Ra...aku yg duluan..."
" Rama...!!jangan pelit jadi suami..." kesalku ,mereka yg menonton malah asyik tertawa ,dan akhirnya Rama melepaskan nya
" ya udah buat istri aja...." ucapnya ....aku tersenyum jumawa..
prosesi adat pra nikah pun berakhir ,besok masih ada satu lagi yaitu siraman yg selanjutnya adalah hari mendebarkan bersama Rama...yg mengubah status kami...
.
__ADS_1
.
.
.
.
halaman rumah bagian belakang dipilih untuk menjadi tempat prosesi siramanku ,prosesi siraman ini bertujuan untuk mensucikan calon pengantin wanita secara lahir dan batin.
" mah ..pake kemben gini dingin dong..." aku melirik tampilanku yg sudah berkemben samping ,rambut yg panjang dengan Curly di bagian ujung memang sengaja terburai selanjutnya aku dituntun turun menuju ruang kamar tamu ,untuk melaksanakan prosesi ngecakan Aisan ,
" sini mamah pakein dulu ini..." mamah membawa rangkaian melati seperti bandana dan memasangnya diatas rambutku lalu sebuah rangkaian melati lainnya yg dipakai untuk menutup pundak dan bahuku, panjangnya sampai pinggangku bermodelkan rambang dara yg dirangkai seperti berbentuk motif Kawung
" mah ini ga ada uletnya..??" tanyaku
" si be*ge...!! ya kali ada uletnya...." ujar bang Akhsan,mamah tertawa " sudah sudah lagian kamu ngaco saja ..masa ada uletnya
MC sudah memulai sambutan dan pembukaan ,prosesi NGECAKAN AISAN sudah dimulai , seharusnya secara simbolis aku digendong oleh mamah
" mah yakin mau gendong Nara ??" tanya bang Akhsan
" aduh ,ga kuat ...Nara berat..." jawab mamah
" ya udah biar abang aja yg gendong ,kan cuma simbolis..."
" Rei pegangin kamera nya ,dokumentasiin , Cika... pegangin hp gue ,tuh lagi dalam sambungan vc..." pinta bang Akhsan pada beberapa sepupuku
" greuupp...."
sekali hentakan aku sudah berada dalam gendongan bang Akhsan
" buseeettt.....! makan apa sih loe dek...??berat banget..." komentar pedas si tembok Berlin padahal dengan badannya saja aku kalah jauh...
" ahhh loe nya aja bang , punya badan gede tapi tenaganya ga ada..." decih ku...
mamah dan papah sudah di depan ku ,papah yg membawa lilin menuju tempat sungkeman ,lalu kami berjalan menuju tempat acara dengan aku berada di dalam gendongan bang Akhsan
NGARAS
sebuah kursi tanpa sandaran yg sudah disiapkan untuk prosesi siraman bersampingan dengan sebuah bokor , mamah dan papah menuangkan air siraman kedalamnya, dan mengaduknya, terdiri dari air bunga setaman (tujuh macam bunga wangi).
musik kecapi suling mengiringi prosesi ini ,aku di bimbing oleh seorang perias menuju ke tempat yg sudah disediakan dengan menginjak 7 helai kain , disana pula sudah berjejer 11 orang yg ingin bergantian menyiramiku,memanglah jumlah penyiramnya harus ganjil antara 7,9,11 orang...
aku duduk mulai dari papah,mamah dilanjutkan bang Akhsan dan seterusnya
air yg semerbak wangi bunga menyirami tubuhku sedikit demi sedikit,mataku kadang menyipit kadang menutup dan sesekali juga aku menunduk
siang siang di mandiin...brrrrrr....!!!!!
" bang ..ga usah dilama lamain ,dingin tau..cepetan ihhh..." gumamku saat bagian bang Akhsan yg menyiramiku memang sengaja dilama lamakan
dasar abang terlucknut.....iseng bener...
" bodo...bweeee..!!!" ia malah memeletkan lidah ,pori poriku sudah sensitif,buku romaku sudah meremang ,tandanya aku kedinginan,masih ada satu lagi untuk menuntaskan prosesi ini NGERIK ATAU POTONG RAMBUT ,perias memotong sedikit dibagian ujung rambutku sebagai lambang mempercantik diri lahir dan batin, namun aku kaget setelah semuanya ku kira selesai perias membawa peralatan nya karena ternyata dilanjutkan dengan prosesi NGENINGAN yakni menghilangkan semua bulu bulu halus pada wajah,kuduk,dan membentuk amis cau atau sinom ,membuat godeg serta membuat kembang turi...
.
.
.
.
" Lang ,gimana kaset udah beres ,???udah diambil belum ???" tanya Rama
" udah Ram...tinggal eksekusi ...!!nih..." Gilang menunjukkan sebuah bungkusan berisi kaset
" prosesi pra nikah udah dimasukin flashdisk ??siap on kan ??" tanya nya kembali
" ready Ram kalem aja....udah sekarang mah loe tidur siapkan tenaga ,mental buat tempur besok..." jawab Gilang
__ADS_1
" hooh.. Ram..calon manten ga boleh bobo mayem..mayem..." goda Ridwan
jangankan Rama yg " boga lakon...", Gilang, Ridwan dan Bayu saja tak dapat memejamkan mata
" kira kira Nara lagi apa ya ???dia bisa tidur ga ya ???" gumam Rama
" pasti si Nara lagi luluran Ram..biar mulus..." jawab Bayu
" bwahahahahah....." Ridwan dan Bayu tergelak, Bayu dihadiahi bogeman mentah dari Rama pada perutnya,sehingga keripik yg sedang dikunyahnya tersembur keluar
" uhuukk "
" sa*rap...!!"seru Bayu, ditertawai Gilang dan Ridwan , Bayu terbatuk-batuk
" sokoorrr..!!" pekik keduanya memukuli Bayu dengan bantal
" lagian loe ngomong ga pake filter sih...si Nara udah calon orang masih dibayangin mulus segala..." ucap Gilang
" hooh ..nyaho loe... bayangin Nara, jadi kena bogem calon lakinya ....!!nikmeh kan ??" Ridwan berpendapat
" gue becanda kali , Ram...lagian ga gue bayangin si Nara emang mulus kali..." jawab Bayu
" bukkk....!"
kembali Rama menonjok Bayu " sekali lagi loe bilang Nara mulus ,atau berani bayangin Nara ,gue rendem di empang lele Abah..." ucap Rama
" hahahahahah ga kapok kapok ni anak..." kekeh Gilang
" udah udah...berisik...nanti dimarahin ambu ,nanti dikira kita ngajak calon penganten bergadang..."
malam ini ketiga cs Rama menginap menemani sang calon mempelai laki-laki...
" thanks bro...!!!dari awal perjalanan gue sama Nara kalian selalu ada buat gue sama Nara..." ucapan tulus dari dalam hati teruntuk para sahabat rasa saudara...
" brad kita keluarga loe...jangan ngomong kaya gitu , Ram...malah loe yg sering bantu kita..." Gilang, Bayu dan Ridwan menepuk pundak Rama
" ngomong ngomong brad...loe udah hafal ijabnya belum...??" tanya Bayu
" udah atuh.... !!!" seru Rama
" jangan tegang Ram....rilex..." seru Ridwan " anggap saja yg nonton tenyom... "
" kamp*ret... termasuk loe dong...!!" Gilang sewot
" si Rama bukan karena tegang dilihatin atuh, Wan.. tapi itu merupakan janji yg diucapkan sekali seumur hidup, janji sehidup semati mengambil tanggung jawab atas perempuan..." jelas Bayu ,semua melongo mendengar penjelasan Bayu yg terbilang sangat lengkap
" tumben pinter....!!" jawab Rama
" ehhh siapa dulu atuh..?? kenalin Bayu...!! calon penghulu..."
" wkwkwkwkkwkwk....!!!"
.
.
.
.
.
.
huffftttt....!!!tegang gak sih gengs...??? kok mimin ikutan deg degan sihh 😂😂 kaya Rama sama Nara... Rana ini udah kek anak anak mimin tau gak...part selanjutnya kita bikin mereka sah ya...
jangan lupa selalu dukung mimin ya ....dengan cara tinggalkan jejak ,mimin sedikit sedih karena banyak yg sider deh banyak yg memfavoritkan tapi tak nak kasih like,dan jejak cinta lainnya...tetep stay tune bareng mimin ya...buat ikutin kisah Rana ..
.
.
__ADS_1
.
.