
happy reading all 😍
.
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
.
karena rasa tak nyaman aku mengambil tissue basah lalu tanganku bergerak menggeser spion depan menghapus make up yang terasa berat di wajahku ,,hingga terlihat wajah asli ku yang natural tanpa make up , kuraih bedak dan touch up seperti dandanan biasa ku .
senyumku terukir ,ringan sudah wajahku , terlihat dari kejauhan wajah tampan lelakiku, itulah idaman gadis gadis di luar sana namun akulah pemiliknya.
ia masuk ke dalam mobil ,ia menoleh lalu tangannya mengusap lembut kepalaku " ko udah dihapus aja make up nya ???" tanya nya .
" ga nyaman...." jawabku ,ia tersenyum " kamu cantik apa adanya...." katanya, lalu melajukan mobilnya
" yang .. udah siang ...makan dulu yu ,kasian dede..." tanpa harus aku meminta lelaki ini selalu tau yang kubutuhkan.
" kuyy...!!" jawabku bersemangat.
ditengah tengah menunggu lampu merah Rama menoleh dan mengusap perutku lembut " dede lagi mau makan apa ???" tanya nya, bagi Rama keinginanku adalah keinginan anaknya
" emmmhhh" aku mengetuk ngetuk daguku.
" dede mau ayam bakar..." jawabku menirukan suara anak kecil
" oke dicopy...!!" Rama tancap gas mencari rumah makan yang menyediakan ayam bakar,jangan lupakan Rama itu udah kaya driver online yang tau seluk beluk kota Bandung sepertinya barang brojol dia sudah mengeksplore kota kembang ini...
aku sampai lupa dengan barang temuanku tadi...
" a...dapet darimana...???" kutunjukkan sebuah foto seorang siswi SMA yang sedang duduk di bangku kelas saat teman teman yang lain sedang rusuh karena guru mapel tidak masuk.
" ambil darimana ????" kekeh Rama.
" tuh...!!" telunjukku mengarah ke dashboard nya.
" ko disimpen di dashboard sih...??buat nakut nakutin kecoa ???" ucapku sekenanya,Rama tertawa
" ide bagus yang...ko aku baru kepikiran ya??!" Rama menjentikkan jarinya , sontak aku menepuk bahunya " ihhh ga lucu...!!"
" biar selalu ngerasa ditemenin kemanapun ,yang...bukan cuma di dashboard ko ,tapi disini juga ada...." tunjuknya pada saku belakang celananya,mungkin maksud nya dompet.
" dapet darimana sih ???setauku itu yang foto kan Mita..!" jawabku masih memandangi foto gadis itu.
" ga gampang loh dapetnya ...melalui perjuangan yang melelahkan... " jawabnya.
flashback on
"ayo dong Ra...!! sekali aja ,pengen nyimpen foto kamu, mumpung jamkos..." Mita memaksa ,terpaksa aku mengiyakan.,
ternyata dari bangku belakang Rama memperhatikan .
saat sudah masuk gerbang kampung Mita di hadang oleh Rama cs, ia mengernyitkan dahi
" ada apa ??" tanya Mita .
" tadi loe fotoin Nara kan ???mana gue mau liat???" tanya Rama memaksa Mita untuk menyerahkan ponselnya ., Mita menepis tangan Rama
" apaan ...!! emangnya loe siapanya Nara ???" tanya Mita jumawa.
" calon pacarnya..calon imam..." sarkas Rama dengan suara lantang.
" baru calon kan ???!! gue ga mau ahhh nanti yang punya wajah marah..." jawab Mita.
" loe bisa simpen rahasia ,ta ayolah......" pinta Rama
" gue dapet apa ???harus simbiosis mutualisme dong...!!" ucap Mita bersidekap.
" apasih pake bawa bawa pelajaran biologi segala..." Abay ikut meramaikan tawar menawar Rama dan Mita yang sudah seperti di pasar.
Gilang menarik dan membekap Abay " diemmm!!!" ucapnya tanpa bersuara
" oke !!! loe mau apa ???" tanya Rama , Mita berfikir
" gue mau mangga di pohonnya pak Ranu..." jawab Mita , Rama mengangkat alisnya sebelah pasalnya pak Ranu adalah orang yang sulit untuk didekati pak Raden versi nyata ,halaman rumahnya dipenuhi pepohonan buah buahan super lebat membuat siapapun yang melihat pasti tergiur...,sayangnya pak Ranu adalah orang yang pelit dan galak , tak jarang anak anak kampung yang nekat mencuri diuber sampai dapat ,belum lagi ujian dari ulat dan semut rangrang....
" wah...wah....gue ga ikutan deh kalo yang itu, Ram....gue cuma bisa bantu do'a...!!" ucap Abay angkat tangan.
Rama bimbang bukan karena ia tak berani tak ada sejarahnya seorang Rama takut atau tak bisa menaklukkan hanya saja mencuri ???? tak mungkin..!! ditambah wajahnya sudah di cap pak Ranu sejak dulu karena sering mengambil buah buahan miliknya bersama ketiga makhluk berlabel kawan sejati, ia menjentikkan jarinya otak konyolnya sudah berputar.
" oke...!!" ucap Rama... Mita tersenyum sedangkan yang lain hanya meringis sambil menelan saliva.
.
.
.
kini mereka sudah berada di samping benteng rumah pak Ranu, Rama membuka seragamnya,kancing demi kancing ia buka menyisakan t-shirt hitam ,sepatu warrior bertempelkan hansaplast coklat dibagian pinggirnya menapaki tembok rengginang milik pak Ranu tangannya dengan lincah menggapai ujung benteng ,memang kemampuan Rama dalam urusan naik menaiki sudah diasah sejak SD ,makanya kini ia jago sekali bila disuruh naik...dengan sekali hentakan ia berhasil berada di puncak benteng dan bergeser ke arah pohon mangga tangannya mulai meraih raih buah mangga yang ditunjuk Mita dengan teman temannya yang berada di bawah menyemangatinya mereka hanya memainkan perannya sebagai pemandu sorak saja.
" misi pak Ranu, saya mau minta mangga nya satu ya...!! buat tuker tambah sama foto bidadari pujaan hati..." ucapnya bermonolog di atas benteng seperti orang kurang waras
" oh ya boleh aa Rama ganteng silahkan aja ,ambil satu pohon juga boleh...!!" jawabnya sendiri sekarang suaranya diberatkan meniru suara pak Ranu ,yang lain dibawah tergelak melihat tingkah konyol seorang panglima tempur...
__ADS_1
" trekk....". sebuah dahan yang menyangga buah mangga di patahkan Rama ,tak sengaja sebuah sarang semut rangrang dikoyak Rama yang sontak membuat sang pemilik sarang merasa marah karena rumahnya sudah diusik dan dirusak ,semut pun mengerti jika kehidupannya diusik ia akan membalas dengan cara menggerayangi tubuh Rama dan menggigiti kulit Rama,membuat si empunya bergidik, kelimpungan mengusir semut semut itu dan menjatuhkan diri ke bawah ke arah pemandu soraknya ,mereka yang tertindih sontak ikut merasakan amukan dari gerombolan semut rangrang...
" anj*immmmm.....!!!!" pekik mereka berusaha menjauhkan beberapa semut yang menggigiti kulit mereka sedangkan Mita tertawa terbahak melihat keempat badboy ini kelabakan karena semut ,memang semutnya hanya seekor tapi temannya satu pasukan kompi....
kegaduhan mereka terdengar oleh si pemilik rumah ,
" tetot...!!!"
" woyyyy....!!!" pak Ranu keluar dengan membenarkan sarung kotak kotak cap gajah terbang dan kopiah hitam sedikit miring dengan tanduk yang sudah keluar seperti siluman kerbau.
" cabutttt...!!!" Rama dan yang lain langsung beranjak dan mengambil langkah seribu ,pada saat seperti ini siapapun akan berubah menjadi seorang atlit lari jarak jauh...seraya terbahak mereka berlari sekencang-kencangnya ,termasuk Mita.
setelah cukup jauh mereka menghentikan langkah kaki yang sudah pegal ,peluh yang keluar dan membanjiri pelipis mereka seka dengan lengan.
" orang lain yang jatuh cinta ,gue yang apes...!!!" ucap Ridwan ditertawai yang lain, inilah pertemanan, giliran jatuh cinta dirasakan sendiri giliran susahnya dibagi bagi....sudah badan merah merah polkadot seperti legging cabe cabean,ditambah diuber oleh manusia paling menakutkan di kampung mereka sungguh pertemanan yang sangat indah ...
cinta memang butuh perjuangan,tapi percayalah usaha tidak akan mengkhianati hasil
cinta adalah yakin ,bila sudah yakin perjuangkanlah !kejar kemanapun dia pergi, dunia itu berujung ,maka niscaya kamu akan sampai padanya......
Ramadhan Restu Al Kahfi
sesuai janji Mita mengirimkan foto gadis itu pada ponsel Rama,
flashback off
Rama tertawa sendiri dengan lamunannya,
" kenapa sih??? ketawa sendiri ??? aa ga kesambet kan ???"
Rama menggeleng " aku bayar mahal loh buat foto itu ,makanya udah dapet musti dicetak banyak..."
aku membalikkan foto ada tulisannya memakai tinta merah.
" ujung duniaku..." gumamku ,alisku mengernyit
orang orang tuh nulis cintaku kek,jodohku kek atau apa gitu yang sweet tapi ini ujung dunia ko kesannya serem ya....apa aku semenyeramkan itu untuknya ???
alisku menukik pipiku menggembung seperti balon yang siap meletus
" ko ujung duniaku ???" tunjukku pada tulisan itu ..
" iyalah , tempat pelabuhan terakhir ku ...." jawabnya
" ga ada tempat bertualang ataupun berkelana lagi kalo udah di ujung dunia ..." tambahnya
aku diam,lelaki ini memang tak ada matinya kalau sudah bicara tentang cinta ,dia selalu membuat aku terbang melayang menembus awan cumolonimbus....badai dong Ra...!!!
.
.
.
.
.
Berapa lama aku tenang dalam lelap ,saat kugerakan badanku terasa empuk ,aku mengerjapkan mata ,kini aku sudah berada di atas ranjang...
siapa lagi kalau bukan Rama yang memindahkan ku,tapi kemana dia sekarang...sudah hampir ashar ,aku beranjak turun dari ranjang melihat ke arah luar jendela ,mataku langsung berbinar ,bagaimana tidak ,di parkiran bawah tersaji pemandangan menyejukkan mata si ganteng nan sexy tengah main basah basahan dengan si jagur...dengan spons dan selang air,kalau tukang cuci mobilnya ganteng kaya gini kujamin pelanggan akan berbondong-bondong datang ke tempat cucian mobil, entah itu berniat mencuci mobilnya ataupun hanya sekedar ngecengin pegawai nya.
haaaa ??!!apa aku buka usaha pencucian mobil dengan anak anak geng Rama yang good looking sebagai pegawainya ,cucian mobil plus plus...
aku membuka jendela kamar dan mencoba menggoda daddy nya dede ....
" suuttt...!! hey ganteng...!! cuci nya yang bersih ya...!!!" pekik ku , Rama menoleh dan tersenyum seraya menggelengkan kepalanya
" sini turun...!!" pekiknya ,aku menutup kembali jendela kamar dan segera turun ke bawah berinisiatif membuatkan Rama segelas jus jeruk dingin
" pelan pelan yang licin...takut jatuh...." ia mewanti-wanti dengan sedikit memekik.
aku berjalan sedikit berjinjit lalu menyodorkan segelas jus yang gelasnya berembun ,
" maacihhhh....!!" ucapnya selucu mungkin.
"macama...!!" jawabku.
aku duduk diikuti Rama ,ia meneguk sampai habis ,menyenderkan kepala di dada nya sudah menjadi kebiasaan baruku
" a...dede makin lama makin besar di dalem sini..." tunjukku pada perutku ,mulai ada rasa mengganjal di bagian perut, " kayanya besok aku mau ngomong sama temen temen kalau kita udah nikah...." ucapku mendongakkan kepala meminta persetujuan Rama.
" jadi kamu udah siap buat publikasiin hubungan kita ???aku mengangguk " ga nyesel udahan jadi pacar pura pura nya kang Miftah???" ia terkekeh,aku menggeleng
" ga ada yang pura pura jadi pacar kang Miftah ,a...." belaku tak terima.
" oke besok aku anter ke kampus...." jawabnya mengecup pucuk kepalaku, Rama menjauhkan dan menegakkan badanku
" yang...minggu depan ,aku mau anter Gilang buat lamar Vina ..." ucapnya santai,mataku membola seperti globe.
" serius a ???!!!!" pekikku " ko bisa ???!!! Vina sama Gilang ko ga ngomong sihhh ... udah mau lamaran aja...." wajah ceria berubah menjadi kesal
" ini kan udah ngomong..."
" ko dadakan ,kamu udah tau sejak kapan ??? cecar ku
" satu satu yang nanya nya...." jawab Rama.
aku bersidekap memandang Rama dengan alis menukik tajam
" Alhamdulillah beberapa hari kemarin bapa sama ibunya Vina ngerestuin hubungan mereka...makanya sesuatu yang baik itu kan mesti disegerakan , takut mereka berubah pikiran..." Rama membereskan selang air.
aku hanya mengangguk sebagai tanda menyimak dan mengiyakan.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.
baru saja kemarin aku berucap syukur dan memikirkan pasal kandungan ku ,hari ini ku teliti lagi bentuk perutku yang sudah lewat dari 3 bulan ini aga sedikit membulat mungkin karena kemarin memakai rok rempel makanya tak terlalu mencolok ,memang sudah tak bisa aku memakai celana jeans ketat ku lagi say goodbye to my jeans , sementara waktu kamu hiatus dulu...
kulirik lagi penampilan ku yang memakai dress selutut lumayan tersamarkan.
" mau pake apapun ,tetep cantik ko...!!" Rama yang baru keluar dari kamar mandi menggosok rambutnya dengan handuk kecil.
" jeans nya udah ga muat a..." ketusku
" pensiunin dulu...!!! pake baju yang bikin kamu sama dede nyaman...kasian nanti dede kepencet..." Rama merapikan rambut nya di depan cermin bersampingan dengan ku.
" mau kupinjemin dasternya ambu???" tanya nya .
" ga daster ambu juga kali ,a..." mata Rama menyipit pantulan diriku di cermin
" kalo makin gede..keliatan jelek ga sih ???" tanyaku yang masih merasa tak pede seraya melirik lirik bentuk tubuhku sendiri, Rama memperhatikan setiap gerak gerikku
" bilang aja abis keselek..." jawab Rama asal.
" keselek?? ngaco...keselek apa yang bikin bunting???" jawabku menoleh sekilas
" keselek bibit unggul mas Rama...." kekehnya ,mataku memutar malas.
" makin montok deh yang...aura nya bumil memang beda," Rama mencolek daguku ,ia menarik pinggangku merapatkan jarak
"apalagi si kembar yang makin aduhay...." katanya sambil lirikan matanya mengarah pada gunung kembar ku .
" kebiasaan !! kalo mandi otaknya ikut di cuci ga sih ??? banyak pasirnya...ngeres...!!!" sarkasku.
" abisnya ketemunya kamu lagi kamu kan racun terindah ....." jawabnya
kalo si buaya sudah berucap , kata apapun bisa menjadi sebuah gombalan receh...
" buaya...!!! pinter gombal !! pasti dulu mantannya banyak ya..." aku menjiwir hidung Rama yang seperti perosotan anak TK..
ia tersenyum " banyak banget sampe bisa bikin peradaban mantannya Ramadhan...." jawabnya
ada rasa tak suka saat Rama berkata itu ,rasa egoisku yang hanya ingin menjadi satu satunya orang yang pernah di hati Rama timbul ....aku melepaskan pelukannya lalu menyiapkan buku buku untuk hari ini.
ia malah terkikik " cemburu ??? " tanya nya
" engga !!" bohongku ,suara hati dan bibirku berbanding terbalik.
dosakah aku jika egois untuk hal yang satu ini???
Rama melangkah mendekat dan membisikan tepat di telingaku
" kamu bukan yang pertama tapi kamu yang terakhir... "
sebelum akhirnya ia keluar dari kamar...
kyaaaa...!!!!!!! bunga mawar, kenanga, Lili, sakura, Bougenville,tak bisa kusebutkan satu satu ini hati apa taman bunga sihhhh.....
ucapan Rama barusan membuatku bahagia sekaligus penasaran , siapakah cinta pertama Rama??bukankah cinta pertama sulit untuk dilupakan???
.
.
.
.
.
" Rin....!!" pekikku melambaikan tangan pada yang lain
" sendiri ???" tanya nya ,aku menggeleng
" sama bapak satpam..!! kekehku
" Ra...keren lah...!!! ko gue baru tau kalo istri orang kerennya kebangetan..." sapa bang Satria.
" bang Sat..jangan muji muji gue..tuh yang disebelah udah kaya cerobong asap..." godaku pada Airin
" siapa ???gue ??? idihhh amit amit jabang bayi..." sarkas Airin.
" ihhh dia mah emang cerobong asap beneran , Ra...kalo ngomong pake emosi ...ngebul...!!!" jawab bang Sat.
" idihh jangan curhat pak..." sewot Airin
senang saja aku melihat kalau mereka sudah berantem manja kaya gini bikin perutku ngakak...
" cieee...udah ibu bapak sekarang panggilan nya " goda ka Nisa...
" jodoh lu..." ucap bang Akhsan
" naudzubilah gue jodoh sama dia...yang ada dunia ancur..." sarkas bang Satria bergidik lalu menyeruput lemon tea di depannya
" meningan jadi perawan tua gue...!! kalo di muka bumi lakinya tinggal dia..." tunjuknya dengan dagu pada laki-laki calon sarjana manajemen semester 6 ini
kang Miftah memilih menyeruput kopi latte nya dibanding ikut nimbrung mengurusi complex relationship antara bang Sat dan Airin, begitupun ka Maria yang lebih memilih memperhatikan kang Miftah ,satu persatu dari orang-orang yang kemarin hadir di acara kompetisi berdatangan termasuk para suporter yang ikut peran menyemangati , Kiara cs pun hadir begitupun Rizal
" hay, Ra.." sapa Rizal ,aku mengangguk dan tersenyum
" oke , karena semuanya sudah hadir ,gue sengaja ngundang kalian kesini buat traktir kalian buat merayakan kemenangan kita kemarin..."
horeeee....!!!! pekik mereka
" makasih atas kerja kerasnya , oh ya kemarin gue langsung didatengin seseorang buat sampein sesuatu khususnya sama band kampus kita...." ucap kang Miftah melirik satu persatu dari aku , Vico, Nino dan yang lain.
.
.
.
.
__ADS_1
.