Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh

Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh
singa garang bak kelinci menggoda


__ADS_3

happy reading all 😘😘


.


.


.


.


.


.


.


bismillah


.


.


.


hay assalamualaikum , ada yang kangen sama aa Rama, neng Nara, dan si mboy engga ?? mimin kasih bonus part lagi nih...


Tak terasa mboy sudah menginjak umur 5 bulan dia sudah duduk dan mulai merangkak .


" Sini boy..kasep (cakep) jangan kesitu , jangan nyatu sama pan* tat ibu ibu , nanti ketubruk !" seru abah mengambil Azka yang tak mau diam . Pinggang abah sering sakit semenjak Azka semakin aktif , ia tak mau diam sama seperti Rama saat masih kecil..tentunya menurut kedua mertuaku.


" adududuh ...pinggang abah sakit! " pekiknya menggendong Azka yang ia bawa dengan cara bermain kuda kudaan.


" hah ! abah sudah tua jangan so so an jadi kuda Sumbawa buat cucu nya !" jawab ambu tergelak.


Di rumah memang sedang ramai orang memasak , acara kesekian kalinya di rumah ini dan besok adalah acara turun taneuh (injak tanah) nya Azka.


" assalamualaikum !!" pekikku merentangkan kedua tangan pada Azka , yang tersenyum lebar tau jika sumber hidupnya baru saja pulang. Belum aku memeluk Azka dengan kecepatan merangkaknya bak flash si cepat , dari belakangku Rama sudah berlari menyambut dan mengangkat badan gemoy itu dan melayangkannya di udara, mungkin pikir Azka ini dia dua kesayangannya yang rusuh.


" anak daddy !!" pekiknya, Azka tergelak ala bayi di terbangkan seperti itu.


" aa , ke air dulu sebelum megang mboy ," yang mulia ratu sudah berucap .


" iya mbu, habisnya sudah rindu ," ucap Rama.

__ADS_1


.


.


Sinjang panjang (kain panjang untuk menggendong), kain putih panjang untuk tikar , makanan yang berupa jaddah atau beras ketan yang berwarna warni diatas piring , segenggam padi yang masih ada batangnya, beberapa barang barang miniatur dan uang kertas pecahan seratus dan lima puluh ribuan , sudah disiapkan untuk acara besok termasuk bunga setaman .


Tumpeng menjulang gagah bersama rekan rekannya di meja makan panjang , sungguh menggiurkan untuk segera dilahap ditambah bakakak ayam .


Tembang dan lantunan doa adat sunda mengalun mengisi ruang ruang seisi rumah.Mboy ku sudah seperti pangeran dari tanah sunda , walaupun ia tak mau diam karena risih dengan pakaian yang ia pakai.


" bunda sayang makin hari makin cantik deh, minta dilahap tiap waktu ," bisik Rama.


" daddy sayang makin hari makin gombal sama mesum deh , minta di cubit tiap waktu ," jawabku tak mau kalah.


" mboy minta adik tuh , yang !" bisiknya menarik pinggangku yang sudah kembali ramping berkat usaha ku olahraga zumba tiap minggu.


" mboy belum ngerti adek , a!" seruku.


" tapi kasian yank , mboy kesepian ," nafas mint segarnya menerpa kulit wajahku yang terlapisi bedak.


" mboy sudah ada abah dan ambu , ada Nia juga ," jawabku .


" hey pasangan most of the year tuh ambu sudah memanggil katanya acara sudah mau mulai , malah pacaran aja !" sarkas Nia , melongo dari arah luar kamar karena pintu yang tidak ditutup rapat.


" cihhh!!" decih Nia menghentakkan kakinya kesal.


Kain tikar di bentangkan bersamaan ditaruhnya beberapa barang di atasnya ada beberapa piring jaddah berjejer, padi, motor motoran, uang , dan perhiasan emas .Kaki kecil Azka di cuci dengan air bunga setaman olehku , kakinya sedikit mengangkat mungkin karena dingin. Wajahnya yang melongo menggemaskan mungkin kalau boleh bicara ia akan bertanya apa yang akan dilakukan oleh bundanya pada dirinya.


Rama yang menggendong Azka lantas menapakkan selangkah demi selangkah kaki Azka yang kembali terangkat karena merasa aneh di atas jaddah. Kemudian kakinya menginjak padi dan perhiasan emas , prosesi ini bertujuan kelak Azka akan mampu mencari nafkah untuk dirinya sendiri dan keluarganya kelak.


Rama menaruh Azka di depan kesemua barang yang ditaruh berjejer rapi di atas tikar, kini Azka lah yang akan memilih jalan hidupnya sendiri dengan memilih barang barang di depannya , Azka nampak kebingungan .


Bukan Rama namanya jika hanya jadi penonton setia saja , tanpa jadi suporter fanatik Azka dan mencoba menghasut anaknya untuk jadi satu kubu dengannya .


" ayo mboy pilih motor sama uang dek..biar gampang cari pacar !!" sungguh nasihat yang hebat dari seorang ayah.


" husss!! pacar , pacar , kenapa ga disimpen daging disitu , biar Azka kaya abah " abah menepuk pundak putranya itu yang merupakan ayah Azka.


" e..e..e..ini kenapa malah jadi pada berantem abah sama daddy nya " lerai ambu.


Azka semakin bingung untuk memilih , disatu sisi Rama adalah ayahnya di satu sisi abah adalah kakeknya ia menatapku nanar seakan ingin segera menangis karena tak sanggup jika harus memilih salah satunya .


" ambil saja nak sayangnya bunda , Azka mau apa ??" tanyaku , entah mengerti atau tidak namun senyumnya kembali terbit , ibu memang akan selalu menjadi konsultan terbaik untuk anaknya , give applause for para mommy....

__ADS_1


Azka meraih mobil mobilan dan juga tanaman padi , membuat Rama , abah dan para tamu yang hadir bersorak, begitupun mc acara.


" wah anak daddy mau jadi drifter , ckckckck boleh boleh saingan buat dapetin bunda nih !!"


" wahhh ! cucu abah mau jadi juragan beras !!" seru abah puas.


Rama langsung meraih dan memangku Azka , prosesi terakhir adalah siraman memakai air bunga setaman , Azka hanya di siram dua kali saja karena takut ia akan dingin dan masuk angin , wajahnya yang mengap mengap lucu sekali tapi tak lama menangis karena dingin.


Dengan segera aku mengganti pakaiannya dan mengusapkan minyak telon lalu memberinya ASI agar Azka berhenti menangis.


Selesai sudah prosesi adat turun taneuh , yang ditutup oleh pembacaan ayat suci Al Quran mendo'akan agar kelak Azka menjadi anak yang berguna dan siap menjejaki kehidupan di luar sana.


Seperti biasanya makhluk yang satu ini , yang berjuluk daddy Azka ini adalah manusia terjahil sepanjang masa , orang yang katanya adalah the best daddy in the world ...malah sedang mencolek colek pipi gemoy Azka yang sudah terlelap.


" a..bisa diem ga ??!" bentakku.


" anaknya lagi tidur , mau ku cubit nih ??" ancamku.


" cubit aja yank! ikhlas ko apalagi kalo udah dicubit terus dielus elus ikhlas lillahitaalla...dunia akherat " jawabnya menyebalkan.


" a..!" kaki ku menyenggol kaki Rama.


" apa sayang ??" godanya.


" mau di colek juga ? " tanya nya , ini dia manusia yang harusnya di ruqyah be* ncong tuh yang kaya gini nih , makin hari kelakuan bapak satu anak ini semakin naik level kemesuman dan kegenitannya .


" aa udah pernah nyobain keselek golok belum , a?" kesalku semakin aku menahan kesabaran semakin ingin aku belajar kungfu saja pada jackie chan agar bisa melempar buaya kedarat daratan di depanku ini ke lembah yang ada di film ninja hatori.


" belum yank, ga mau ahh nanti mboy ga punya ayah se amaze aa , yank .." kekehnya.


" mening keselek cintanya sayang aja," ia malah berpindah tempat jadi berbaring dan memelukku .


" a , diem ga ? atau mau ku sikut !!" ancamku garang seperti kucing yang sedang beranak.


" jangan galak galak , nanti daddy makin cinta. Kamu galak gini malah makin tambah keliatan sexy, " ucapnya absurd , memang jika laki laki yang sudah on fire itu kata kata pedas pun dianggapnya sebuah gombalan , seblak level 10 saja berasa kaya martabak dan perempuan segarang singa pun terlihat seperti kelinci yang menggoda.


" yank , bikin dede buat mboy yu !" ajak Rama .


.


.


.

__ADS_1


.


__ADS_2