Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh

Cintaku Dipalak Preman Pasar Soleh
seserahan..


__ADS_3

happy reading all 😍


bismillah


" neundeun omong (menyimpan janji)"


para tetamu yg hadir dipersilahkan duduk di tempat yg disediakan, terkhusus keluarga pihak laki laki sedang berhadapan langsung dengan keluarga dari pihak perempuan, sebenarnya prosesi ini hanya simbolis, dilakukan untuk memastikan bahwa calon pengantin perempuan tidak sedang terikat dengan siapapun...dengan ustadz Hasan sebagai juru bicara dari pihak Rama, terlihat wajah Rama yg tegang padahal lamarannya sudah kuterima..


" a...mukanya biasa aja atuh ,jangan horor gitu..." bisik teh Ayu dikekehi Gilang, Bayu dan Ridwan


" baru kali ini liat Rama wajahnya tegang ,padahal mau ngadepin preman yg badannya segede Hulk saja santai santai saja...giliran yg beginian udah pucat " gumam Bayu


" tukkk...!!" Rama menjitak kepala Bayu


" ekhemmmm....!!!"


deheman dari abah membuat mereka terdiam


" maaf bah..silahkan lanjutkan ..."


setelah mengutarakan maksud dan tujuan,, pihak dari keluarga ku yg diwakili om Nunu angkat bicara


" kami selaku pihak dari keluarga Narasheila Caramelia Yudhistira menerima lamaran dari pihak Ramadhan Restu Al Kahfi...." suara dari mik yg diperbesar lewat pengeras suara , sontak memantik sorak sorai dari arah luar.


" yeeee... Alhamdulillah....!!" suara membahana membuat riuh bagaikan suporter bola..setelah prosesi neundeun omong selesai ,aku dibawa turun didampingi bang Akhsan " bang... Nara deg degan..." cicitku mengeratkan pelukan di lengan bang Akhsan.. nervous..tentu saja...


" relax... Rama ga akan berani nerkam loe...adek gue udah gede..." ia mengusap ekor matanya dengan punggung jari ,dengan anggun aku berjalan menuju tempat acara ,rambut panjang yg tersanggul rapi berhiaskan jepitan bunga jadi pemanis penampilan ku ,aku hanya bisa menundukkan kepala tak mampu menatap semua yg hadir ,apa make up ku terlalu tebal ,,,akhh tidak bahkan aku hanya memakai lipstick berwarna nude...

__ADS_1


deg...deg...deg...aku menghela nafas dimana semua mata tertuju padaku ,bisakah aku lari saja...?senyum semuanya tersungging apalagi Rama ,tatapan kami bertemu dengan genitnya ia mengedipkan sebelah matanya padaku ,aku mengernyit lalu menggelengkan kepala.. duduk di antara mamah dan papah dan dihadapan keluarga besar Rama,aliran darahku terasa berhenti , tubuhku mati rasa ,prosesi lalu dilanjutkan dengan prosesi "NYEUREUHAN (lamaran) ",Ambu berdiri dengan membawa kotak nampan yg sangat cantik berwarna maroon dan gold dengan tutup kaca berisi sirih beserta uang pengikat sebagai isyarat bahwa pihak Rama bersedia ikut membiayai pernikahan ini,selain itu pihak Rama juga memberikan sebuah kotak cincin berisi cincin meneng atau cincin belah rotan sebagai ikatan...., Gilang berdiri mengarahkan kamera ke setiap angle yg dirasa good looking, menjadikannya sebagai dokumentasi.... begitupun saat ambu menyerahkan nampan sirih pada mamah ...sang MC yg dari awal memandu acara melanjutkan acara dengan prosesi selanjutnya yaitu "NYANDAKEUN (SESERAHAN) "semua barang seserahan yg dibawa oleh sebagian pasukan Rama kini mulai estafet diwakili teh Ayu diberikan pada pihak keluarga ku yg diwakili bang Akhsan isinya berupa perlengkapan untuk pernikahan kulihat ada selimut dan handuk yg dibentuk sedemikian rupa seperti seekor angsa dalam sebuah kotak,belum lagi sepatu dan sandal yg terlihat memang adalah barang dengan merk dan model yg biasa kupakai ,alat make up,alat ibadah,pakaian dalam dan baju tidur ,tas cantik yg kutau harganya tidaklah murah, satu set perhiasan emas putih ,makanan dan buah-buahan...itu semua tersusun cantik di dalam setiap kotak seserahan yg indah berwarna maroon dan gold.... begitupun dari pihakku ,membalas seserahan Rama....


astaga dragon...!!!ini yg Rama sebut pernikahan sederhana...ia membawakanku barang barang yg kuinginkan, sejak kapan Rama tau ?? rasanya aku tak pernah minta apapun darinya,,, MC membaca do'a dan menutup acara untuk hari ini semuanya mengikuti dan mengamini .


" eittss !!! mau kemana??" Gilang menahan Rama yg ingin menghampiri ku


" belum saatnya brad...hari ini cukup sampai sini saja melihat calonnya ,jangan terlalu lama ...masih ada besok dan hari hari selanjutnya..." kekeh Gilang yg tertawa puas ,kapan lagi ia melihat Rama yg seperti cacing kepanasan.. karena ingin menghampiri ku


" iya Ram..kata orang tua dulu mah pamali...belum boleh berdekatan..." tambah Bayu tertawa geli , Rama hanya pasrah akhirnya tak hilang akal dia mengirimkan chat untukku lewat ponsel ,


ponselku bergetar terlihat pesan darinya


" kasih sun jauh dong...."


wajahku memerah dan senyum senyum sendiri "kenapa Ra ??" tanya ka Annisa


" engga ka ...aku ga apa-apa..."


" hati hati ntar kesambet..." goda ka Annisa


aku mencari dimana Rama , ternyata ia sedang memperhatikan ku dari tadi ,dengan bod*ohnya aku mengiyakan permintaan konyolnya sambil mengedipkan sebelah mataku dan mengirimkan sun jauh ,lalu pergi kembali menuju kamar


sorenya setelah keluarga Rama pulang diadakan pengajian di rumahku dengan mengundang ibu ibu majlis taklim dan tetangga sekitar sebagai restu dan do'a dari lingkungan sekitar...


sekejap rumahku bernuansa putih ,ruangan dengan lantunan do'a dan ayat suci Al-Quran petuah beserta nasihat dan do'a dilantunkan untukku kelak bersama Rama,acara yg sama diadakan di kediaman Rama juga...aku meminta ijin dari semua anggota keluarga terutama mamah dan papah...aku kembali bersimpuh berurai air mata di dekapan kedua orang yg telah membuatku hadir di dunia ini...,rumah kembali mengharu biru....


" papah,mamah .....menatap kilauan jernih yg ada padamu ...., sepasang mata terindah yg tak pernah lepas menatap Nara semenjak dalam rahim, dalam buaian hingga kini Nara menjadi dewasa ,mata yg selalu ingin melihat Nara bahagia di dalamnya,..mata yg terkadang Nara buat menangis..."

__ADS_1


aku sesenggukan dengan suara yg bergetar dan segenap perasaan ku yg terdalam menyentuh palung hati


"Sepasang tangan yg mulai kuyu milik mu yang menyentuh,memeluk ,merengkuh dan mengusap dari kekejaman dunia ini.Tangan yg rela tergores,teriris, terluka hanya demi sebuah kehidupan ... tangan yg dengan setia menerima dengan terbuka lebar saat Nara pulang dengan tangisan dan kekecewaan... pah,mah.. Nara mencintai engkau setulusnya, untuk itu maafkanlah Nara bila belum bisa menjadi apa yg engkau inginkan, sering membuat engkau kecewa, Nara hanyalah putri mu yg selalu khilaf dan akan selalu butuh nasihat dan bimbingan mu dalam menjalani kehidupan yg baru kelak...semoga papah dan mamah selalu diberi kesehatan dan kebahagiaan, terimakasih atas semuanya yg belum bisa Nara bahkan tidak akan bisa Nara balas sampai kapanpun,ijinkan Ramadhan Restu Al Kahfi mempersunting Nara , putri papah dan mamah ..."


aku sudah tidak kuat lagi untuk melanjutkan ucapan ku ,kurasa itu sudah cukup mewakili semua perasaan ku...


papah dan mamah membangunkanku membawaku ke dalam pelukannya


" Nara...putri mamah dan papah...sampai kapanpun Nara adalah anak kami..nasihat dan tegur tentu kami akan lakukan bila engkau melakukan kesalahan,selesai sudah tanggung jawab papah mamah terhadap Nara,kini papah dan mamah ijinkan Ramadhan Restu Al Kahfi meminangmu..putri kesayangan papah dan mamah...papah percayakan Nara pada laki laki pilihan Nara...ikuti dan hormati suamimu sebagaimana engkau menghormati kami sesuai perintah agama....setiap air mata yg kami keluarkan untuk mu adalah butiran kasih sayang untuk mu , terimakasih sudah menjadi amanah Allah terindah untuk kami berdua..." papah pun menyimpan mik dan memelukku dalam tangisnya


acara pengajian ku lebih awal dari acara di rumah Rama,acara sungkemku pada keluarga ku disambungkan oleh bang Akhsan pada ponsel Gilang...yg disaksikan langsung oleh Rama.. Bayu dan Ridwan tak pernah lepas berada disana juga ikutan melihat


" wehhhh .... kelilipan euy..." kilah Bayu langsung menjauh...


" euhhh cengeng...!!" sarkas Gilang


" peakkk... menghayati..." Ridwan membela karena ia pun sama matanya sudah berair..


preman preman berhati si bawang putih....


lelah....hari ini hari yg menguras emosi ,hari esok masih ada lagi prosesi lainnya yg harus aku dan Rama jalani...aku mengistirahatkan tubuhku di ranjang milikku , sudah sejak 3 hari yg lalu aku tidak boleh pergi kemanapun,hanya dipingit di rumah ,sambil berbaring aku memainkan ponselku beberapa puluh chat masuk ke dalam ponselku kebanyakan isinya adalah chat teman teman sewaktu SMA ku yg mengirim emoticon menangis dan kata kata terharu ,aku menjadi bingung sendiri apa yg sudah terjadi atau apa yg kulewatkan ,ku scroll ternyata potongan video saat aku sungkem tadi di story kan oleh Gilang dan Vina....


untung saja mataku tidak bengkak, hari ini adalah prosesi adat " NGEUYEUK SEUREUH " ,kali ini hanya ada dua mobil yg datang masih dengan tampilan seperti kemarin namun dengan pakaian yg berbeda pagi pagi kami sudah bersiap , beberapa hari ini aku selalu sarapan di awal ,ada rasa senang karena dikesempatan ini aku bisa bertemu Rama..entah kenapa wajah Rama terlihat semakin berbinar di hari hari menjelang pernikahan .


" Om,tante..pihak laki-laki sudah datang ...." pekik Kirei ia adalah keponakan papah , sepupu ku dari Jakarta... bang Akhsan yg sedang menikmati cemilan segera bangkit dan menelannya bulat-bulat lalu minum " hah ?!dah dateng Gilak..!! cepet banget.." gerutunya, keluargaku menyambut pihak Rama kembali ,prosesi ngeuyeuk seureuh ini dipimpin oleh pengeuyeuk . kedua orangtuaku dan Rama duduk di kursi yg sudah disediakan, halaman rumahku disulap menjadi sebuah tempat acara dengan hiasan bunga yg menempel rapi dan cantik ,ada lesung dan alu di dekat pagar jangan lupakan mayang jambe ,buah pinang dan perintilannya tergantung di awal masuk .Pengeuyeuk mempersilahkan aku dan Rama bersampingan meminta ijin , do'a dan restu dari kedua orangtua diiringi lagu kidung oleh Pengeuyeuk , suasana berubah menjadi sakral meskipun aku dan Rama bersampingan tapi kini tak ada rasa ingin bercanda seperti yg biasa kami lakukan


TBC

__ADS_1


__ADS_2