
sebelumnya mau ngucapin selamat menunaikan ibadah puasa bulan Ramadhan buat yg menjalankan....semoga diberi kelancaran ya dalam menjalankan nya...
happy reading all 😍
.
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
aku mengusap keningku yg kepentok dada Rama
" kamu ga apa-apa ??sini coba aku liat .." Rama menunduk dan mengusap keningku.
" ini dada apa beton sihh....keras banget ..heran deh badan anak SMA ko kaya gini..." aku menepuk Rama sembarang dan menggerutu.
tapi Rama tidak buru buru menjawab matanya tertuju ke arah belakang ku tepatnya ke arah preman yg tadi mencoba memalak ku.
" kamu diapain sama dia ??" tunjuknya ke arah belakang ku ,aku langsung menyembunyikan diri di balik badan Rama ,baru ingat kalau aku sedang lari dari seseorang.
" aku takut, Ram...dia mau malak aku..." adu ku ,detak jantung ku mulai stabil ketika Rama datang , sungguh tepat waktu....
aku mengekor dengan masih memegang baju Rama ,tapi Rama malah berbalik.
" kamu tunggu dulu di situ ya..sebentar aja .." senyumnya tipis... sebenarnya aku masih ragu ,takut kalau kalau preman yg sempoyongan dan menyeramkan macam tadi ada kloning nya,namun tatapan Rama menyiratkan seolah ia tak ingin di debat ,maka aku menurut saja .
aku menuju sebuah kios yg ditunjuk Rama dan duduk di luar kios yg menjual sembako itu ...melihat Rama dari kejauhan ,tampak olehku sorot matanya yg berubah drastis,, sungguh dingin menusuk sampai ke ulu hati tak ada keramahan sama sekali ,begitukah Rama kalau sedang marah ???
aku semakin mengerutkan alis melihat beberapa teman teman Rama yg lain menyeret si preman yg tadi memalakku , membawanya menjauhi kerumunan pasar ,benar benar diseret karena memang si preman berambut acak acakan itu seperti hilang kesadaran nya .
aku benar benar penasaran apa yg akan terjadi,,,,baru kali ini aku melihat kejadian langka seperti ini , menurutku. apa mesti gue abadikan.....!!!
sejarah banget nih....
aku diam diam mengikuti mereka ke arah belakang pasar ,mataku membelalak dan rahang ku dengan otomatis membuka lalu segera menutup nya menggunakan tangan ,,kaget dengan apa yg baru saja kulihat.
__ADS_1
" byuurrrr.....!!!"
Rama menyiramnya dengan air yg diambil dari toilet umum
" disiram dong jowwww!!!" gumamku pelan.
" mandii !!!!!!" ucap Rama
si preman yg kesadarannya tinggal setengah ini mendongak namun anehnya di tengah sisa sisa kesadarannya ia masih dapat mengenali orang yg ada di hadapannya sekarang.
" a Rama??? ampun a...hampura (maaf)...." ucapnya sambil menunduk dan mengatupkan kedua tangannya.
Rama berjongkok menghadapnya " sok mandi dulu biar seger... ges kitu tobatan nasuha.....(udah gitu tobatan nasuha)!!!!!" ucap Rama lantang.
gue kia bakal dipukul gitu atau disuruh apa ternyata eh ternyata disuruh tobat dong.....aku cekikikan....ini mah judulnya preman pasar sholeh.. kelewat sholeh bang.....
" jangan sekali-kali lagi kamu mabuk...haram....kalo memang ada masalah diselesaikan baik baik...." lalu Rama berdiri... meninggalkan si preman yg sudah basah kuyup bersama yg lain.
" baturan bro...(temenin bro...)" pinta Rama pada yg lain.
sepertinya Rama sudah akan kembali aku segera kembali ke tempatku semula ,dan duduk manis seolah-olah tidak tau apa-apa.
" assalamualaikum....lama ga ???" tanya nya kembali dengan senyum cerahnya secerah mentari pagi di dalam bait sebuah lagu.
aku menggeleng "ngga " aku melirik jam tangan " udah jam 2 siang nih ntr aku telat...." ucapku mengingatkan bahwa aku sudah harus berada di tempat les....
" oh iya !!!" seru Rama " mau jalan sekarang tuan putri ???" tanyanya aku mengangguk dan tertawa kecil mengangkat sedikit rok rempel ku layaknya putri putri ala kerajaan " baiklah pengawal ...." jawabku
" terus ???"
" tabib istana..!!!" pekik Rama....
kami berdua tergelak " pangeran dong...."ralat Rama
" iya deh pangeran ...." ucapku mencubit gemas pipi Rama.
_________________
" ati ati.... belajar yang bener....jadi calon ibu yg pinter buat calon anak anak kita..." ucapnya membuat pipiku menghangat.
" siap bos qu....!!!" aku menghormat seolah menghormat pada bendera merah putih...
tawaku dan Rama berhenti seketika saat melihat Kenzi datang bersama Inggrid mereka nampak mesra layaknya seorang sepasang kekasih, saling mengacak rambut gemas dan cubit cubitan pipi pegangan tangan mereka juga tak luput dari perhatian aku dan Rama ,kami berdua saling melirik
" udah kaya truk aja gandengan ..."kekeh Rama
" husss....!!!" tepukku di pundak Rama
ia pun terkekeh " mereka pacaran???" gumamku yg sebenarnya ditujukan untuk diriku sendiri.
" ga tau .....mau kutanyain ???" ucap Rama
__ADS_1
aku menarik tangan Rama dan mencubitnya saking gemasnya,,ya Allah Rama... Rama....
" ga usah ditanyain juga kali...."
" ya udah biarin aja itu urusan mereka ...ya udah kamu masuk sana ntr telat...pulangnya seperti biasa aku jemput. . ."
__________________
hari ini adalah hari terakhir ujian..
aku meregangkan otot-otot ku sambil menghirup nafas dalam dalam saat keluar dari ruang ujian
akhirnya beres sudah ujian kenaikan , biasanya kalau ujian berakhir di sekolah akan diadakan pensi untuk mengisi hari jeda ,untuk siapa saja yg ingin menyumbangkan bakat nya dipersilahkan disana.
kulirik sepertinya preman lutchu ku belum keluar ruangan ,aku memutuskan untuk ke kantin membeli minum , sebelum nya aku mengirim pesan pada Rama.
jalanku sejajar dengan seseorang
" Willy...."
" Nara....."
" hay Ra...apa kabar ???"
" Alhamdulillah...."
baik aku dan Willy merasakan situasi canggung dan aku tak suka ,aku memulai percakapan
" eh... Will... Inggrid pacaran sama Kenzi ya ??" tanyaku
rasanya lidahku gatal ingin mengetahui kabar ini... penasaran saja kalau benar syukur alhamdulillah
" iya sepertinya.." jawab Willy tak yakin
Willy melirik minuman kotak yg kubeli
" bu sama yang itu ya.... kembaliannya ambil saja...."
" ehh.. Will..ga usah aku bisa...."
Willy berlalu sambil melambaikan tangannya
pada dasarnya Willy tetaplah anak yg baik ,aku hanya berharap persahabatan nya dengan Rama kembali seperti dulu.
aku duduk di bangku... bukan bukan tepatnya tempat duduk dari tembok yg dibuat di sepanjang pinggir lapang basket yg dihiasi banyak pohon Bougenville berbunga lebat sampai sampai bunganya berguguran ....
seseorang menutup mataku dari arah belakang
" Rama...ga usah kaya anak kecil deh...." ucapku
tapi tunggu ini bukan aroma parfum khas kayu dan citrus nya Rama.....
__ADS_1
_____________