
happy reading all 😍
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
.
" ya udah hati hati a...!!" jawabku
ia mengangguk " dede tunggu di rumah sama bunda,yah..." katanya sebelum ia mengecup perut ku.
Rama segera meraih jaketnya lalu kunci motor dan tancap gas...kali ini ia berhasil menghindar dari rasa asamnya mangga muda .
.
.
.
.
Rama memarkirkan motornya di parkiran pasar , setelah mendapat kabar dimana perusuh yang sudah membuat kegaduhan di pasar yang selalu damai, kecuali suara teriakan teriakan para pedagang yang menawarkan dagangannya, beberapa anak buahnya yang menjaga ketertiban langsung mengarahkan ia menuju belakang pasar ,matanya mendapati seorang pemuda memakai jaket kulit hitam , bercelana jeans seperti miliknya dan sepatu khas anak sekolah sedang menantang beberapa anak buah Rama dengan gagahnya, perawakannya sama seperti Rama , Rama mendekat dengan tergesa lalu bersiap menghantamkan kepalan tangannya pada si pemuda ,ia menarik jaket belakangnya dan mendaratkan bogeman mentahnya di rahang si pemuda hingga ia tersungkur ke tanah dan tumpukan keranjang ,bibirnya dihadiahi luka robekan namun ia masih bisa tersenyum dan tertawa.
" bro meningan kalian ngurusin pasar,biar dia jadi urusan gue..." pekik Rama yang diangguki oleh lainnya.
berkali kali ia melayangkan kepalan namun Rama berhasil menangkisnya malah mendorongnya hingga kembali tersungkur , Rama malah menarik jaketnya hingga si empunya terbawa ,masuk ke toilet pasar dan mengguyurnya dengan air dingin.
" amarah harus disiram oleh air....!!" ucapnya
" ampun a..." jawabnya memegang sekujur tubuhnya yang terasa sakit.
Rama meninggalkannya tergeletak di kamar mandi ,si pemuda keluar dan terduduk di depan toilet dengan keadaan yang basah kuyup ia menunduk .
" nih..ganti pakaian mu..." Rama menyerahkan kaos miliknya yang ada di kios Abah.
ia mendongak " makasih a..." jawabnya , Rama duduk di sebelahnya , menatap langit senja yang sudah menunjukan cahaya jingganya,
" kabur ???" tanya nya.
" a Rama selalu tau kalo gue lagi ada masalah..." jawabnya membuka jaket kulit dan t-shirt nya yang basah menampilkan tubuh atletis bak model susu l-men.
" ga usah pamer,gue juga punya yang kaya loe...!!" sarkas Rama menepuk perut tahu kotaknya.
" iya gue tau...kang Miftah sama yang lain apa kabar,a??" tanya nya
" Alhamdulillah baik..."
" istri loe ???"
" baik...lagi hamil sekarang...." jawab Rama.
ia tertawa " selamat aa bro udah mau jadi calon ayah...gue jadi penasaran cewek kaya apa yang bisa naklukin panglima perang bin nyeleneh kaya loe..." ucapnya entah itu bentuk pujian ataukah ledekan .
" yu ke rumah tapi rapiin dulu baju loe..jangan sampe istri gue liat loe kaya gitu ,yang ada gue yang kena imbasnya ..." Rama berdiri menuju motornya. Armilo terkekeh
" kenapa loe takut ga dikasih jatah ???atau disuruh ngecengin nyamuk ???" ia semakin tergelak,ia tau dengan datang ke Bandung dan menemui sobatnya yang sudah ia anggap kakanya sendiri adalah keputusan yang benar untuk sejenak menenangkan pikiran dari semua masalahnya.
Rama pulang, tapi ia tak sendiri ada motor dibelakangnya mengekor.
" assalamualaikum...."
" wa'alaikumsalam....."
alisku mengernyit ,tapi sepertinya abah dan ambu sudah tak asing lagi dengan sosok ini ,aku jadi heran dengan kedua mertuaku apa jangan jangan mereka pun salah satu anggota geng motor ???hehehe mereka selalu mengenal anak anak macam ini ,atau mereka membuka rumah yatim dulunya ??,aku yang sedang berada di halaman belakang membaca buku seputar pelajaran kampus di gazzebo belakang mendekat menghampiri , Rama langsung berjalan ke arahku dan mengecup keningku
" emhhh...bundanya dede udah wangi..." ucapnya
" iya ..,! dan daddy masih bau..." hidungku mengendus endus tubuh Rama " bau ayam ihhh ...mandi sana..." usirku mendorong dorong Rama menuju kamar mandi.
" yang...kenalin Armilo ,temenku dari Jakarta.." Rama memperkenalkan Milo..
" Narasheila....istri gue ..." ucap Rama tak mengijinkan Milo untuk berjabat tangan denganku, jadi aku hanya tersenyum saja
" oh jadi ini cewek yang bisa naklukin panglima perang bin konyol kaya loe ,a...." jawab Milo " gue Milo kaka ipar.." jawabnya
" Milo..!" pekik Abah
" abah. !!! Milo kangen bah..!!!" Milo berlari menuju Abah,jika kang Miftah manja pada ambu , Milo lebih klop dengan Abah haji .
__ADS_1
" dia siapa sih a ??" tanyaku
" dia salah satu anak bawang di geng, udah lama dia pindah ke Jakarta ikut orang tuanya." jawab Rama
" udah lah jangan diomongin lagi dia yang...! mening sekarang kamu siapin baju buat ku,mau mandi !! nanti bundanya dede ga mau dipeluk peluk ..kan bahaya.."
ucap Rama sambil mengecup pipiku lalu berlari menuju tangga .
" ihhh ...daddy genit !!!" aku menyusul mengejar Rama dengan pipi bersemu merah.
" yang ...!!! jangan lari lari...!!" pekik Rama memperingati ,aku segera berhenti berlari kecil dan mulai berjalan.
" bah..aa sejak kapan jadi aktor Bollywood, kejar kejaran lebay gitu???" tanya Milo ,yang tak lepas melihat moment manis semanis madu dari sepasang pengantin lawas.
" sejak mengenal neng Nara...." jawab Abah menyeruput kopi hitamnya.
sejenak Milo menjadi sendu, otaknya selalu terngiang wajah menggemaskan Caramel... gadis imut , cantik namun yg selalu ia tutupi dengan tampilan cupunya,namanya pun hampir sama denganku
"gimana kabar papahmu ??" tanya Abah membuyarkan lamunannya.
" ba.. baik bah..." jawab Milo tak ingin lebih panjang lagi membahas perihal kedua orangtuanya,yang menjadi salah satu penyebab ia kabur kesini.
.
.
.
.
" a...pake baju yang ini aja ya...." usulku menunjukan t-shirt berwarna merah muda yang tersimpan rapi di dalam lemari Rama,baju ini tak pernah terlihat dipakai oleh Rama,lalu kenapa hanya menjadi pajangan saja di lemari ,kan sayang padahal kupikir lucu kalau Rama memakai baju berwarna merah muda ,gemes gemes gimana gitu...
Rama menggeleng " jangan yang....itu kaya cewek.."
Rama tak pernah mengenal warna colorful yang ia tau hanya warna warna gelap kebanyakan hitam,putih,coklat tua,dan navy...
" terus kenapa ada di lemari kamu???kan sayang jarang dipake... " jawabku.
" itu baju lama dikasih si Milo...jangan yg itu..." jawab Rama yg masih belum memakai sehelai benang pun dengan bagian bawah terlilit handuk .
" ini aja daddy..lucu loh..daddy nya dede gemesin..." ucapku gemas
" ya...ya..ya...????" rayuku...
" ayo dong daddy...." pintaku " dede mau liat daddy pake baju itu..." rengekku.
Rama menghela nafasnya " tapi kalo mau jamaah ganti ....!!" syaratnya.
aku mengangguk cepat " iya ,kalo lagi bareng aku di rumah aja pake nya..." antusias ku ,mau tak mau Rama memakainya ,mataku berbinar melihat si pinkyboy di depanku
hancur sudah harga diri badboy kejam dan terkenal sebagai panglima tempur geng motor yg paling disegani di kota Bandung ,hanya karena menanam bibit unggulnya di dalam rahim seseorang yg sangat dicintainya,ia rela menjadi seorang anggota boyband unyu unyu , seperti sekarang ia sedang bergaya manis dengan menaruh kedua tangannya di bawah dagu , tersenyum seolah wajahnya adalah bunga yang mekar...
bila anaknya sudah lahir nanti dan tumbuh besar ,kelak kisah ini akan kuceritakan betapa beruntungnya aku dicintai oleh ayahnya.
aku tergelak melihat wajah masam Rama,
" yang...! sudah masuk waktu maghrib aku ganti dulu baju terus ke masjid..." ijinnya
" ya udah,nih baju kokonya a...kaos pinknya taro aja disitu buat ganti nanti ...." tunjukku ke ranjang.
" iya sayangkuhhhh apa yang engga buat bunda sama dede...." cubitnya gemas
.
.
.
.
.
hanya beberapa hari Milo menginap di rumah ,ia sudah kembali ke Jakarta katanya ada urusan yang mendadak dan harus ia selesaikan.
aku tengah berdiri di depan cermin , pakaian putih-putih lengkap dengan kerudung yg kusampirkan satu sisinya di pundak .
" cantik...!!" kecup Rama yg juga sudah memakai kemeja koko berwarna senada, nampak tampan.
" yuu turun,tamu udah pada datang..." ajakku.
ambu mengadakan pengajian 4bulanan ,dan mengundang ibu ibu tetangga sekitar , keluarga ku juga hadir , Rama yang tengah sibuk sibuknya bekerja pun menyempatkan diri untuk hadir dan melantunkan do'a do'a untuk calon buah hatinya
suasana begitu khidmat ,usia kandungan 4 bulan dalam Islam ialah usia dimana Allah meniupkan ruh pada janin yang dikandung,inilah awal dimana bayi sudah dapat merasakan sentuhan dan mendengar suara dunia luar .
rumah abah masih ramai oleh para tetangga yang baru selesai melakukan pengajian dengan busana putih putih layaknya orang orang yang sedang manasik haji... hidangan kue kue berjejer sebagai suguhan untuk tetamu ,kotak kotak makanan dan bingkisan tertata rapi untuk diberikan pada tamu pengajian yang hadir ,ambu dan mamah betul betul merencanakan acara ini dengan sempurna.
.
.
.
satu persatu tamu yang hadir berangsur pulang ,dengan keluargaku yang masih berada disini untuk bercengkrama karena sudah lama tidak pernah bertemu,ada yang spesial hari ini teh Ayu pulang bersama suami tentara nya...
karena pengap dengan suasana banyak orang di dalam rumah ,aku lebih memilih duduk di gazzebo belakang mencari angin dan udara sejuk.
__ADS_1
" dukk...!!" Rama tiba tiba mengagetkanku dengan menaruh kepalanya di pahaku, kepalanya menghadap ke arah perutku mengelusnya sayang dan mengecupnya mesra , terlihat kasih sayang yg teramat walaupun anak ini belum lahir .
tanganku menyentuh dan mengusap kepala Rama , Rama menutup matanya menikmati moment ini mulutnya terlatih melantunkan shalawat nabi dan surat surat yang tercantum di Al-Qur'an ,seolah mengajak calon buah hatinya untuk bersenandung bersama.
" sehat sehat ya nak..." gumamnya
ada sesuatu yang aneh terjadi disana , seperti mengerti apa yang diucapkan oleh Rama, perutku bergerak seperti jelly dan Rama merasakan itu...
ia tersentak kaget dan sontak menarik kepalanya "yang...!! yg tadi itu apa ???" tanya nya dengan ekspresi wajah yg membuatku tergelak , ekspresi kaget dan melongo menjadi satu .
" dede bilang kesempitan a..makanya dia nendang nyuruh geser..." jawabku mewakili jawaban calon anakku tak tau benar atau tidak aku hanya menjawabnya asal .
" itu tadi dede yang nendang aku ,yang ???" tanya nya ,aku mengangguk senyumnya mengembang seperti adonan donat yg diragiin..
tangannya ditempelkan lagi ke perutku ,ia memulai obrolan nya dengan sang anak ...
" de...dede bisa denger daddy kan ??? tanya nya
perutku kembali bergerak seakan merespon setiap ucapan Rama,ia senang bukan main ,si kecil yg masih dalam kadunganku bergerak untuk pertama kalinya dan itu karena responnya atas suara ayahnya..entah dia senang atau risih karena ayahnya cerewet bak tukang panci yang selalu menawarkan dagangannya pada ibu ibu kampung.
" dede jangan nakal ya nak...daddy nungguin dede disini sama bunda, daddy sama bunda sayang banget sama dede..."ucapnya ,aku tertawa lagi karena merasakan geli di bagian kulit perutku , aktivitas janin yang ada di perutku lumayan intens ,aku menyimpulkan bayi ini seperti ayahnya ,,, nakal dan tak mau diam...
" a ..udah a..geli...!!" ucapku sambil meringis dan berusaha menjauhkan kepala Rama.
Rama sudah seperti mendapat mainan barunya kini,tangannya tak pernah lepas memeluk perutku , mulai hari ini pa*ha ku akan menjadi sebuah bantalan untuk Rama menaruh kepalanya kala ia melepas rindu pada anaknya.
.
.
.
.
aku membaringkan kepala ,posisi tidurku sekarang seringnya menyamping karena anjuran dokter kandungan.
" pukk.....!!" Rama melompat ke atas ranjang membuatku langsung terbangun duduk
" ihh....aa jangan gitu...!!!" sarkasku mendorong bahu Rama yang nyengir lebar bukan lagi memposisikan memelukku dari belakang, kini aku seperti tersisihkan ,bagai anak ayam yang mati seekor ... dilupakan !!? kaya anak yang terbuang , Rama berbaring menyamping menghadap perutku lalu memeluknya sambil mengajaknya mengobrol sesekali mengecupnya.
" a...aku udah ga dianggap ya a???" bibirku cemberut menatap Rama yang mendongak
" jadi sekarang bunda sirik sama dede nih ???" tanya nya menjiwir hidungku
" udah ngelonin dede nanti bunda ,gantian..." jawabnya.
" dede udah bobo a....." kembali aku merengut manja.
" kata siapa ???ko dede ga bilang gitu barusan..." kilah Rama ,ia mengangkat kepalanya jadi di hadapanku jaraknya hanya beberapa senti saja,sampai hawa segar nafasnya terasa di kulitku
" emang barusan dede bilang apa ??" tanyaku ,Rama ini sudah seperti cenayang penyambung komunikasi pada calon anaknya saja.
" dede bilang katanya mau dijenguk daddy ,yang...! mau main sama daddy nya..." ia mengusap rambutku dan merapikannya
aku menepuk dadanya keras hingga terdengar suara
" plakkkk....!!"
" aww...." ia mengaduh tapi kemudian tertawa.
" ga mungkin dede ngomong kaya gitu...!!" sarkasku
" darimana kamu tau ???" tanyanya menantang seakan bisa tau apa yang dikatakan janin 18 minggu.
" aku bundanya a..yang ngandung dede jadi tau apa yang dimau dede..." jawabku dengan penuh penekanan di setiap katanya ,
" tapi aku daddy nya !! yg nanem bibit ,dede bisa jadi karena airnya dari aku...!!" aku langsung membekap mulutnya
" air...air... dikira aku torn... tampungan air..." sewotku
mataku yang tadinya sudah sayu karena rasa kantuk, malah jadi terjaga gara gara suami mesum ini...
Rama membuka bekapan tanganku dari mulutnya " dede kepingin ditengok sama daddy nya yang...titik !!" ucap Rama.
" ga denger...ga denger...." goda ku sambil menutup telinga dan mataku
Rama menangkap tanganku lalu menguncinya dan mendorong tubuhku sampai terlentang, menyimpan kedua tanganku di atas kepalaku
" bunda diem aja...daddy mau main sama dede..." matanya menatap mataku lekat
" trekkk....!!!"
lampu dimatikan dan aku hanya pasrah saat Rama mulai menelusup masuk menengok anaknya dan desahan itu keluar dari mulutku tak terkontrol..
.
.
.
.
.
pasti penasaran kan siapa Armilo dan Caramel ,tenang gengs setelah selesai cerita CDPPS ,kita selami kehidupan sohib Rama yang satu ini yang insyaallah ga kalah seru ya guyss...mimin pernah dapet saran untuk meneruskan cerita Rama nyambung sampe anaknya dan dibuat sekuel kedua tapi mimin rasa mimin tak mampu gengs...hanya do'akan saja supaya mimin masih bisa bawa cerita CDPPS di versi sudut pandang aa Ramadhan,mungkin cerita CDPPS tidak akan sampai beratus ratus kaya tango atau kaya sinetron tukang bubur naik motor....😂😂 paling banyak juga palingan 150an kalau sampe ya guys.. don't forget like vote rate and koment ya
__ADS_1
gengs jangan lupa juga jaga kesehatan ya..mimin sama keluarga CDPPS ga mau loh sampe readers kesayangan aa Rama sakit , kalaupun sudah,, get well soon gengs semoga Allah cepat mengangkat kembali penyakit nya ,aamiin...😄😄