
happy reading all 😍
.
.
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
sudah tiga hari aku berada di rumah omah ,, seperti nya seminggu disini pulang ke Bandung aroma ku sudah berubah menjadi bau minyak angin.
pijit sana pijit sini ,,,besok besok aku mengikuti kelas memijit saja biar sekalian buka panti pijat ....pahala,ra.....!!! ucapku bermonolog menghibur diriku sendiri...
aku menerima titah Oma dengan senyuman ,sebagai cucu yg baik yg takut dihapus dari daftar surat warisan..
" oma udah ya...tangan Nara udah pegel.... " pintaku yg masih mengoleskan minyak angin dan memijit lembut kakinya ,oma yg sudah manggut-manggut dengan mata tertutup berucap.
" iya makasih cucu oma yg cantik...."
" nih.....jajan buat Nara karena udah baik mau mijitin oma..." 2 lembar uang pecahan seratus ribu membuat mataku mengkilat.
" makasih oma.." dibalik cucu yg baik selalu ada uang jajan yg menanti minta dijajankan...
aku menciumi uang dua lembar itu ,bagiku harum harum saja meski sedikit bau minyak angin
tok.. tok...tok..tok....
aku mencium aroma aroma ikan ...
" mang...sini...!!" dari ambang gerbang aku memanggil ,ia berbalik membawa gerobaknya ke depan gerbang rumah dengan senyuman manis
siomay mang cihuyyy !!!
aku tertawa kecil melihat tulisan pada kaca gerobak.
siomay ...ahhh mengingatkan ku pada Rama ku, terakhir kita bertemu di Bandung,memakan siomay.... sedang apakah dia ??? janjinya bohong.... katanya setiap jam akan menghubungiku tapi nyatanya sejak dua hari yg lalu dia tak ada menghubungi ku lagi...chat , panggilan tak ada yg dibalas olehnya nomornya pun tak aktif ,,kemana dia ???dimana Rama ku??? sedang apa dia sekarang ??bahkan aku menghubungi Rania tidak pernah diangkat chat hanya dibaca saja....
ada apa sebenarnya...??? perasaan ku mulai tak tenang ,ingin segera pulang ke Bandung dan memukul lengan Rama kuat kuat karena sudah membuatku tak tenang memikirkan dirinya .
"dek..ini siomaynya.."
" ahhh iya pak..makasih..ini uangnya..." ucapku kembali ke rumah dan menutup pintu gerbang.
aku makan sambil terus memandangi ponselku tapi nihil tak ada chat atau panggilan apapun dari Rama.
__ADS_1
fixx Rama minta ku jorokin di selokan depan komplek..awas saja kalau dia menghubungi ku akan kumaki habis habisan bahkan tidak akan ku balas ataupun kuangkat panggilan nya biar sama sama merasakan rindu . ..
" loh...kenapa siomayku hanya tinggal setengahnya,rasanya aku baru makan satu suapan...." pikirku aku mengedarkan pandanganku ,aku mengepalkan tanganku dan mulai memukuli tersangka kasus pencurian siomay yg duduk tenang sambil smulean di sampingku.
hemmm indahnya dunia ....
" Abang....!!!!!" pekikku sambil terus memukulinya
" AW... Ra...sakit ampun...."
" balikin siomay Nara....kalo mau beli sendiri ishhhh...." gerutu ku
" pelitttt..kuburan loe sempit ntar...." jawab bang Akhsan.
" cih...." aku mengambil piring dan membawanya di teras depan saja
semenjak tau aku di Jakarta Robin tak henti-hentinya menghubungi,mengajak jalan, bahkan datang kesini pula...namun aku selalu ingat kata kata Rama ,dan janjiku sendiri aku akan tetap menjaga hati dan pikiranku dari cowo cowo calon pengacau hubungan ku dengan Rama, kata Rama dia akan datang di mimpiku dan mencubitku sekeras kerasnya kalau aku sampai lirik sana sini atau jalan dengan laki laki lain.
...ajari aku apapun Ram,...
...tapi jangan mengajarkan ku...
...bagaimana aku tanpamu...
...aku rindu........
5 hari..!!!!!!
sangat keterlaluan ,, Rama dimana kamu ???....semua tentangmu hilang bagai cerahnya mentari di telan gelap saat malam tiba....
melihat bang Akhsan yg asyik bertelfonan dengan pacarnya ,bikin aku ngiler setengah mati...mana yg katanya mau nyuruh gubernur DKI untuk menyuruhku pulang ,jangankan nyuruh gubernur,chat ku saja tidak pernah terbaca olehnya...
ya Tuhan....inikah yg dinamakan rindu ....
aku memutuskan menelfon Vina ,untuk memastikan bahwa cowo yg satu itu masih bernafas dan berada di muka bumi yg sama denganku...sampai tiba saatnya aku yg akan mengakhiri hidupnya dengan tanganku sendiri...
" hallo Vin..."
" haloo , Ra...."
" Vin ,apa kabar ??"
" baik, Ra...katanya kamu liburan di Jakarta ya..." tanya nya
" iya Vin.. Vin...ada yang mau aku tanyain sama kamu ..." kataku ragu
" apa Ra tanya aja ??"
aku menarik nafas panjang " Rama apa kabar??"
Vina sedikit terdiam cukup lama sampai aku memanggil manggilnya
"hah iya ..kenapa Ra... Rama ya...ada ... Rama ada ko...dia baik baik aja....malah semalem masih nongkrong sama anak anak di rumah pohon..."
hatiku bergemuruh ,ko sakit ya...rasanya
awas kamu Rama......
" oh gitu ya Vin,ok deh makasih vin assalamualaikum..."
aku membanting ponselku di kasur ,jelas aku tak berani kalau harus di lantai aku bukanlah seorang anak konglomerat yg hartanya tidak habis tujuh turunan ,yg bisa membeli barang hanya dengan sekali menjentikkan jari...
__ADS_1
hari ini aku akan pulang ,,,dengan membawa oleh-oleh segunung rasa kesal dan amarah ... sepertinya kalau tak ada yg menahanku bisa jadi Rama akan menjadi perkedel untuk makan malamku nanti ...
" kenapa muka loe di tekuk terus ??? asemm banget tau ga?? udah kek ta*i kucing..." ujar bang Akhsan yg tidak berperikemanusiaan... yg menyebut adiknya sendiri seperti kotoran hewan yg satu itu.
" plakkk.. "
" diem loe...." saat ini aku sedang berada di mode seorang psikopat , dimana dan kemanapun targetku yg membuatku marah akan ku kejar dan kuhabisi...
" weittss marah dia .....jangan marah marah tuh kulit loe banyak keriputnya..." kekeh bang Akhsan
" ishhh " aku menepis tangannya " ga lucu...." bibirku masih lencang depan.
" kenapa sih loe...???pasti gegara Rama lagi ???"
aku menoleh namun hanya diam " bener kan gue ???" tebakan nya memang tepat sasaran
" so tau..." jawabku ketus
" ngaku aja... iya juga ga akan bikin loe diketawain satu RT kali..." ledeknya
" btw...si Rama apa kabar .....??"
" auuu mati kali di bakar sama raja api..." jawabku ngasal saking kesalnya ,seakan puas bang Akhsan hanya tertawa dan well inilah kelakuan abang yg ga ada akhlak dia malah semakin senang menggoda adik manisnya ini .
" lahh loe pacarnya bukan sii ....??" pertanyaan biasa itu cukup membuatku menohok bagaimana tidak moodku sedang hancur gara gara dia ,tak bisa tidur tak enak makan gara-gara mikirin dia ,nah makhluk yg satu ini malah sengaja ngungkit ngungkit...
" bukan...gue wanita penghibur....puas...."
" wahhh jangan jangan si Rama punya cewe baru lagi,,kalo diliat liat kan si Rama boleh lah walaupun dibawah gue...."
" sabar Nara ...sabar...tahan emosi loe....jangan terpancing sama bisikan syaitan yg terkutuk..." aku mengelus dada menenangkan pikiran ku
kata katanya itu loh...!!
pikiranku melayang ingin rasanya aku menyumpalkan granat nanas di mulut lemes si lambe turah versi cowok ini ....di luar saja terkenal cowo cool tapi di dalam rumah beuuhhhh saingannya indra herbambang....
" bisa diem ga loe...ga usah jadi kompor... Nara lagi kesel jangan mancing mancing " intonasi ku mulai meninggi sambil mengangkat sendalku sebelah hendak kulayangkan ke arah bang Akhsan.
" ihhh ckckckckck garangnya....heran gue ko si Rama mau sih sama cewe mirip singa betina gini ..."gidiknya semakin membuat ku marah
" duarrrr!!!!" letupan lava pijar gunung sudah meleleh...
" pukkk....." sebelah sendal berpita ku mendarat mulus di punggung bang Akhsan
" rasain loe.."
lebih mengesalkan nya lagi dia membawa sendalku dan melemparkannya ke genting rumah oma ...
" huwaaaaa abang.....!!!huu..huuu..huuu..." dengan menunduk sambil berjongkok tangis yg sedari tadi kutahan pecah ,aku menangis sesenggukan membuat bang Akhsan diam dan menghampiri ku
dada ku rasanya nyeri bukan karena sendal ku yg tersangkut dilempar bang Akhsan tapi.....menahan kesal dan rindu berlama-lama...
aku refleks memeluk bang Akhsan dan menceritakan semua keluh kesah ku ....
namun segaris senyum di bibirnya hanya segaris tipis
" ya udah bentar lagi kan kita juga balik....nah lu samperin deh tuh...trus lu cincang deh pake piso daging abah nya..." kekeh bang Akhsan
setelah aku tenang aku lebih memilih masuk kamar dan membereskan pakaian ku ,karena nanti sore aku akan pulang
dari luar teras depan seseorang berada di sambungan telfon bersama bang Akhsan lebih tepatnya panggilan video
__ADS_1
" puas kan loe???...ntr sore kita balik ,di rumah ada bi Lastri,loe masuk aja... gue juga udah bilang sama bi Lastri kalo loe ma temen temen loe bakal ke rumah.
" oke bang ,makasih ya... sorry..." ucapnya tertawa kecil.