
happy reading all 😍
.
.
.
.
.
bismillah
.
.
.
.
.
hari ini kelas XII sudah mulai belajar untuk mempersiapkan ujian ,jam belajar pun bertambah belum lagi aku yg disibukkan dengan les privat ku ,semenjak kejadian tertangkapnya Kenzi,dia seakan menghilang ditelan bumi, begitupun ayahnya yg tadinya mencalonkan menjadi anggota dewan pun tak terdengar kabar beritanya
saat sampai di parkiran sekolah, Willy menyapa ia sudah tak canggung lagi menyapaku dan Rama,membuat keadaan menjadi membaik ,yahhh walaupun tidak bisa seperti dahulu lagi setidaknya hubungan antara Rama dan Willy membaik...
aku tengah merapikan rambut ku yg acak acakan tertiup angin hingga dua siswa adik kelas menghampiri aku dan Rama
" maaf ka Ramadhan...." senyumnya malu malu kucing ,membuatku menaruh curiga bukan tidak tau hal seperti ini pernah aku alami juga ...
" iya " Rama mendongak sambil menyugar rambutnya
" ka ini coklat buat kaka .... semoga kaka suka..." salah satu diantaranya yg memakai bando memberikan Rama sebuah coklat yg diberi pita pink
excuse me hello !!!gue dianggap apakah disini...???apa gue hanya butiran debu yg cuma menghiasi ujung spion motor Rama???
Rama melirikku " waduhhh coklat ya...tapi nanti kaka gendut kalo makan coklat " jawabnya ramah
what ???kaka ????mataku sudah mendelik seperti mata kucing dan bersidekap, Rama yg menyadari betapa bahayanya jika wanita marah hanya meringis menelan saliva .
" tapi ini ga akan bikin gendut ko ka ,cuma bisa bikin kaka bahagia aja...ka boleh ga aku minta nomer kaka ???" tanya nya
fix gue dianggap hantu perawan sama ni bocah...
" ekhem...."
deheman ku memutus lovey dovey senior dan junior di depanku..
" yang ....! rambut kamu jangan keren keren gini kek...banyak laler ngiterin kamu ...tuh...fuhhhh...." aku merapikan rambut Rama asal, bersikap menjadi pacar over, memberi peringatan halus namun telak pada kedua junior ini.
maaf adik adik kaka Rama sudah tersegel rapi siap di paket cuma buat Nara....
" dorrrr...." tepat sasaran ,si bando pink merengut memasang wajah lesu
" jadi ini ....." tunjuknya ,si teman baik yg merangkul mencoba menguatkan si bando pink yg tersenyum getir.
" iya kenalkan dek ....??"
" Vita...." jawab nya macam gumaman...
" dek Vita ,ini Nara pacar ka Rama...." jelas Rama
__ADS_1
" oh iya...ka maaf ya ka udah lancang ....kalo gitu kita duluan...." terlihat punggung yg bergetar mereka menjauh
" kasian....kaka Rama nya udah punya pacar..." ledekku langsung meninggalkan Rama
" Ra...tunggu..." sambil terkekeh Rama menyusul ku dan merangkulku dari samping ,mengacak rambut ku gemas " tadi aja pake sayang sayang , sekarang malah ditinggal...."
" maaf ka Rama tapi adek mau masuk...udah mau bel..." jawabku semenyebalkan mungkin
Rama malah semakin terlihat gemas ia mencubit pipiku " emmhhh lucu deh kalo lagi cemburu...makin gemesin..."
" awas...!!! " sarkasku
tapi Rama mencekal tanganku " marah ???" tanyanya ,aku hanya diam tak menjawab...
pake ditanya lagi (hayooo readers angkat tangan buat kaum cewek yg kaya gitu ,kalo pacaran suka cemburu ga jelas marah marah ga jelas pengennya diperhatiin)
" Ra...." panggil nya menahan lenganku
" enggak!!!" jengahku " minggir...!!"
" ga mau..." goda Rama menghalangi jalanku
" bilang dulu kalo kamu lagi cemburu.??" pintanya
aku memang tengah dilanda rasa jealous tapi tak mungkin segamblang itu untuk mengungkapkan nya ,gensi ku terlalu tinggi,ralat gengsi cewek....
" ga usah kamu jawab...aku seneng kamu cemburu , Ra..itu tandanya kamu sayang ..tapi please jangan lebih dari ini ya....jangan diemin aku..." ucapnya mengiba
" aku mening dipukul sekalian deh daripada harus kamu diemin.. ."
oke permintaan diterima
" buk....!!!buk...!!!"
aku memukul lengan dan dada Rama
" katanya minta dipukul...." jawabku sewot
Rama tertawa kecil
" dasar gila..." aku berbalik badan hendak masuk kelas , Rama masih menahan tanganku " aku suka cara kamu cemburu ,cara kamu mempertahankan aku , Ra..." Rama mengedipkan matanya sebelah padaku lalu berlalu masuk kelas.
aku yang marah tapi aku juga yg malah kena getahnya... sebenarnya aku sudah tak marah pada Rama , toh coklat yg diberikan Vita dibagi bagi oleh Rama untuk teman temannya bahkan ia sama sekali tidak memakannya ia lebih memilih membeli snack di kantin
istirahat.... ,menjadi jam terusuh di kelas kami ditambah waktu kami di sekolah sudah tak banyak hanya tinggal menunggu beberapa bulan sampai kelulusan
Rama dengan kakinya yg diangkat ke atas meja dan memakan kacang yg dimakan dengan cara dilempar ke atas dan langsung ditangkap dengan mulutnya bak raja yg sedang dikelilingi para dayang .... pemandangan ini sudah biasa...
sekembali dari kantin aku kembali duduk bersama Vina, Rama menurunkan kakinya
" hay honey...." aku sedikit menjauh
" ihhh...masih marah nih...??" ia memposisikan duduk disamping ku menarik Mita menjauh, lalu sebelah tangannya bertumpu di meja menangkup kepalanya .
" Ra...???" lirihnya.
" engga... jawabku singkat ,aku hanya ingin menjahilinya saja membalas sikapnya yg tadi
" kan bukan salah aku , Ra kalau ada yg suka sama aku...." jawabnya wajahnya kini khawatir,membuatku ingin tertawa ,aku melirik lalu kembali menatap buku
" iya kaka...." jawabku malas
" oh jadi gara gara panggilan itu...oke besok besok kalo ada yg manggil aku bakal suruh panggil sayang aja...." jawabnya dengan sengaja.
__ADS_1
mataku membulat " jahat...jahat...ih...jahat...." kesalku kini tak tertahan
Rama malah tergelak ,seakan pukulan ku hanya gelitikan untuk nya .
" tetaplah jadi Nara yg doyannya mukulin kalo lagi marah ,ga usah berlagak so so diem... " katanya
" kamu nyebelin Ram,,,ga peka....aku udah kaya obat nyamuk ...pake bales panggilan mesranya lagi...ga tau apa yg disebelah udah kebakaran..."
sepasang mata tak ketinggalan melihat moment uwu receh ini..
" lucu weh liat si Nara...manja manja gitu sama Rama..." ucap Gilang yg tengah bermanja-manja di lengan Vina...
" iya si Rama nya usil terus...."
" emang yg kaya gitu serunya di usilin kaya kamu..." Gilang mencubit hidung Vina
" aduuduhhh sakit be*go....." Vina menepis tangan Gilang
dan di belakang duduk lah 2 orang jomblo akut Ridwan dan Bayu yg setia menjadi penonton sinetron cinta remaja dua pasangan di depannya sambil bertopang dagu
" hofff nasib jomblo bay..." Ridwan menghembuskan nafas lelah
" sabar kawan kau tak sendiri...." Bayu menepuk-nepuk punggung Ridwan ,para jomblo ngenes ini saling menguatkan , seperti nya kali ini takdir belum berpihak pada mereka ...
" SMA udah hampir selesai , tapi kita ga punya pengalaman terindah ,atau mantan terindah...mirisss men....!!" Ridwan merutuki masa putih abu-abu nya yg tidak berwarna selain putih dan abu....
.
.
.
" nanti jemput kan ???" tanyaku setelah turun dari motor Rama tepat di depan bangunan tempat les ku , jari jemari Rama memainkan poni rambutku merapikannya agar tak menghalangi pandangan ,ia mengangguk.
" jam 4 kan ???"
" betull...." jawabku cepat
" ya udah masuk sana ,aku pergi kalo kamu udah masuk ...." ucapnya
" ya udah aku masuk...." entah ide gila darimana aku meraih tangan Rama lalu menyalami dan mengecup punggung tangan nya seperti salam pada orangtua. Rama tercekat matanya membola namun tak lama senyum lebar terlukis di wajah tampannya
" fuhhhhh......!!!" aku meniup wajah Rama menyadarkannya dari keterpakuan , Rama mengerjap
" jangan bengong...!! assalamualaikum calon imam .."
eaaa....eaaa...eaaa......geli sih tapi ya sudahlah sekali kali aku ikutan konyol tak apa..
" wa... wa'alaikumsalam...." jawabnya terbata
kali ini Rama kubuat mati kutu dengan wajah yg merona ,lalu meninggalkannya
" Narasheila...." pekiknya aku berbalik
Rama menautkan tanda love dari jari tangan nya ....aku membalas kiss bye padanya hingga Rama menangkap ciumku dari jauh lalu memasukannya ke kantung jaketnya ,aku tertawa melihat tingkah konyolnya...
.
.
.
.
__ADS_1
.
.